ANALISA PENDAPATAN PER KAPITA INDONESIA
Teks penuh
Dokumen terkait
kehilangan surplus pendapatan, karena Indonesia belum mempunyai tekhnologi sebanding dengan Malaysia, yang artinya komoditas dengan level endah jika dinaikan harganya maka
Kondisi ini dapat membuka peluang terjadinya peningkatan kemiskinan sebagai akibat dari meningkatnya ketimpangan pendapatan yang disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi
Perusahaan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan tahun 2017 sebesar 35% atau mencapai Rp19.490,11 miliar berdasarkan asumsi pertumbuhan ekonomi 5,5% dan selesainya proyek
Pertumbuhan tersebut terjadi pada semua sektor ekonomi yaitu sektor pengangkutan dan komunikasi mencapai pertumbuhan tertinggi sebesar 15,8 persen, sektor listrik, gas dan air
Pertumbuhan tersebut terjadi pada semua sektor ekonomi yaitu: Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih mencapai pertumbuhan tertinggi sebesar 14,0 persen, Sektor Pengangkutan dan
Kenaikan laba bersih tersebut disokong pendapatan perseroan yang tercatat mencapai Rp129,80 miliar atau meningkat 18,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
Dampak dari pertumbuhan yang melambat di sektor industri pengolahan migas alam cair tahun 2010 sebesar -4,74 persen secara nyata sejalan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi
Koefisien regresi tingkat suku bunga menunjukkan pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar – 0,012679 artinya apabila tingkat suku bunga meningkat 1 persen, maka pertumbuhan