• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 4 Kepribadian dan Nilai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Bab 4 Kepribadian dan Nilai"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

Bab EMPAT

Kepribadian

Kepribadian

dan

dan

Nilai

(2)

• Total jumlah dari cara-cara dimana

seorang individu bereaksi dan berinteraksi

dengan orang lain; diukur dalam bentuk

sifat-sifat yang diperlihatkan oleh

seseorang

Karakteristik abadi yang menggambarkan

perilaku seorang individu

Faktor-faktor penentu

Faktor-faktor penentu

Kepribadian

Kepribadian

KeturunanKeturunanLingkunganLingkunganSituasiSituasi

Apakah Kepribadian itu?

Apakah Kepribadian itu?

(3)

Indikator Tipe Myers-Briggs

Indikator Tipe Myers-Briggs

Indikator Tipe Myers-Briggs

Indikator Tipe Myers-Briggs

• Indikator Tipe Myers-Briggs (MBTI)

Sebuah tes kepribadian yang menyadap empat karakteristik dan mengelompokkan orang-orang kedalam salah satu dari 16 tipe kepibadian.

Tipe Kepribadian

Ekstrovert atau Introvert (E atau I) Menginderai atau Intuitif (S atau N) Berfikir atau Merasakan (T atau F)

Merasakan atau Menimbang-nimbang (P atau J)

(4)

Myers-Briggs, lanjutan

Myers-Briggs, lanjutan

Myers-Briggs, lanjutan

Myers-Briggs, lanjutan

Hasil Myers-Briggs

− Dapat berguna juga untuk kesadaran diri

dan bimbingan karir.

TETAPI

(5)

Model 5 Besar dari Dimensi Kepribadian

Model 5 Besar dari Dimensi Kepribadian

Mampu bersepakat

Suatu dimensi kepribadian yang menggambarkan seseorang yang baik hati, kooperatif, dan mempercayai.

Mendengarkan kata hati

Suatu dimensi kepribadian yang menggambarkan seseorang yang

bertanggung jawab, dapat diandalkan, tekun, dan berorientasi prestasi.

Ekstraversi

Suatu dimensi kepribadian yang menggambarkan seseorang yang senang bergaul,banyak bicara, dan tegas.

Kemantapan emosional

Suatu dimensi kepribadian yang mencirikan seseorang yang tenang,

bergairah, terjamin (positif), lawan tegang, gelisah, murung dan tidak kokoh (negatif).

Keterbukaan terhadap pengalaman

(6)

Mengukur Kepribadian

Mengukur Kepribadian

Mengukur Kepribadian

Mengukur Kepribadian

Kepribadian diukur dengan

Survei Laporan Diri

Survei Penilaian Pengamat

Pengukuran Rancangan

Tes Noda Tinta Rorschach

(7)

Atribut Kepribadian Utama yang Mempengaruhi OB

Atribut Kepribadian Utama yang Mempengaruhi OB

Atribut Kepribadian Utama yang Mempengaruhi OB

Atribut Kepribadian Utama yang Mempengaruhi OB

• Evaluasi Inti Diri

Penghargaan Diri

Sumber Kendali

• Machiavellianisme

• Narsisme

• Pemantauan Diri

• Pengambilan Resiko

(8)

Harga Diri

Derajat individu untuk menyukai atau tidak menyukai diri mereka sendiri.

Sumber Kendali

Suatu tingkatan dimana seseorang menyakini bahwa merekalah yang menentukan nasib mereka sendiri.

- Internal (Sumber Kendali dari dalam)

Individu yang yakin bahwa merekalah yang

mengendalikan apa yang terjadi pada diri mereka.

- Eksternal (Sumber kendali dari luar)

Individu yang yakin bahwa apa yang terjadi pada diri mereka dikendalikan oleh kekuatan yang berasal

(9)

Paham Machiavelli

Paham Machiavelli

Paham Machiavelli

Paham Machiavelli

Machiavellianisme (Mach)

Tingkatan dimana seorang individu bersifat

pragmatis, menjaga jarak emosional, dan percaya

bahwa suatu tujuan dapat menghalalkan cara.

Kondisi yang mendukung Mach Tinggi

Interaksi secara langsung dengan orang lain

Mempunyai aturan dan peraturan yang minim

Keterlibatan emosional yang

mengalihkan perhatian orang lain

Kondisi yang mendukung Mach Tinggi

Interaksi secara langsung dengan orang lain

Mempunyai aturan dan peraturan yang minim

Keterlibatan emosional yang

(10)

Paham Narsisme

Paham Narsisme

Paham Narsisme

Paham Narsisme

Seseorang yang Narsis

•Memiliki Rasa Kepentingan Diri yang Tinggi

•Membutuhkan banyak pujian atau penghargaan •Memiliki kesadaran akan hak dirinya

•Sombong, angkuh.

(11)

Pemantauan Diri

Pemantauan Diri

Pemantauan Diri

Pemantauan Diri

Pemantauan Diri

Suatu ciri kepribadian yang mengukur kemampuan individu untuk

menyesuaikan perilakunya pada fakto-fakto situasional luar.

Pemantau Diri yang Tinggi

Menerima lebih banyak promosi

Lebih sering muncul sebagai pemimpin

Menunjukkan komitmen yang rendah terhadap organisasi

Pemantau Diri yang Tinggi

Menerima lebih banyak promosi

Lebih sering muncul sebagai pemimpin

(12)

Pengambilan Resiko

Pengambilan Resiko

Pengambilan Resiko

Pengambilan Resiko

Para Manajer Pengambil Resiko Tinggi

Membuat keputusan dengan cepat

Menggunakan lebih sedikit informasi dalam mengambil keputusan

Beroperasi dalam organisasi yang kecil dan lebih ke bidang yang berhubungan dengan pengusaha.

Para Manajer Pengambil Resiko Rendah

Lambat dalam membuat keputusan

Menggunakan lebih banyak informasi dalam membuat keputusan

Bertahan di dalam organisasi yang besar dengan lingkungan yang stabil

Kecenderungan Resiko

Meluruskan kecenderungan para manajer pengambil resiko

(13)

Tipe Kepribadian

Tipe Kepribadian

Tipe Kepribadian

Tipe Kepribadian

Tipe A

1. Selalu bergerak, berjalan dan makan dengan cepat. 2. Merasa tak sabar dengan kemajuan suatu peristiwa.

3. Bergulat keras untuk memikirkan atau melakukan dua hal atau lebih

secara serentak.

4. Tidak dapat mengatasi waktu luang

5. Terobsesi dengan bilangan, yang mengukur kesuksesan mereka dalam bentuk seberapa banyak semua hal dapat mereka peroleh

Tipe B

1. Tidak pernah merasakan urgensi waktu yang diikuti dengan

ketidaksabaran.

2. Tidak merasakan perlunya memperagakan atau membahas prestasi mereka kecuali bila paparan semacam itu dituntut oleh situasi.

3. Bermain lebih untuk kesenangan dan santai, daripada untuk

memperagakan keunggulan mereka dengan biaya berapapun.

(14)

Tipe Kepribadian

Tipe Kepribadian

Tipe Kepribadian

Tipe Kepribadian

Kepribadian yang agresif

Individu yang mengetahui

kesempatan, menunjukkan inisiatif, mengambil tindakan, dan tekun

hingga perubahan yang berarti terjadi. Menciptakan perubahan yang positif bagi lingkungan sekitarnya,

(15)

BAB EVALUASI:

Kepribadian

BAB EVALUASI:

Kepribadian

Manakah diantara pilihan dibawah ini yang bukan tipe ciri kepribadian yang berkaitan dengan relevansi organisasi?

Sumber Kendali

Sumber Kendali

Pemantauan Diri

Pemantauan Diri

Penaikan Diri

Penaikan Diri

Penghargaan Diri

Penghargaan Diri

Machiavellianisme

Machiavellianisme

Diskusikan dengan tetanggamu bagaimana setiap ketiga kepribadian diatas akan mempengaruhi perilaku guru di perguruan tinggi dan

(16)

BAB EVALUASI:

Kepribadian

BAB EVALUASI:

Kepribadian

Alison tiba di kelas dan menyadari bahwa ia lupa

membawa pekerjaan rumahnya. Dia berkata “ Oh Tuhan, ini bukan hari keberuntunganku”. Alison mempunyai

Alison memiliki sumber kendali yang tinggi. Dia percaya bahwa sesuatu yang di luar kendalinya menentukan apa yang terjadi.

Jika Alison bekerja dalam satu tim dengan Anda, dan anda mempunyai kontrol eksternal yang tinggi, menurut anda jenis diskusi apa yang akan anda dan Alison miliki? Diskusikan dengan teman anda.

(17)

Bab Evaluasi

:

Kepribadian

Bab Evaluasi: Kepribadian

Julia dikenal sebagai pribadi pengambil resiko . Dia tidak pernah meninggalkan tugas tanpa

selesai, meliputi berbagai macam kegiatan.

Ditambah lagi, dia adalah juara satu di kelasnya. Beberapa waktu dia sangat sibuk, dia lupa untuk berhenti dan makan siang. Julia dapat

dikategorikan sebagai pribadi yang memiliki jenis kepribadian?

(18)

BAB EVALUASI

: Kepribadian

:

BAB EVALUASI

:

:

Kepribadian

Julia juga sepertinya menjadi tidak ?

Bahagia?

Senang?

Kreatif?

Stress?

Secara umum, Orang dengan Kepribadian Tipe A jarang menjadi kreatif karena biasanya mereka tidak mengalokasikan waktu yang penting untuk

perkembangan solusi yang baru; mereka biasanya bergantung pada pengalaman masa lalu untuk

(19)

NILAI

NILAI

NILAI

NILAI

Pengertian: Keyakinan dasar bahwa suatu modus perilaku atau keadaan akhir eksistensi yang khas lebih disukai

secara pribadi atau sosial daripada suatu modus perilaku atau keadaan akhir yang berlawanan (contoh; yang benar dan yang salah).

Nilai Terminal

• Keadaan akhir yang sangat diinginkan

Nilai Instrumental

• Sejumlah cara untuk mencapai nilai terminal seseorang

Sistem Nilai: Suatu hirarki yang didasarkan pada suatu peringkat nilai seorang individu dalam hal intensitasnya.

(20)

Pentingnya Nilai

Pentingnya Nilai

Pentingnya Nilai

Pentingnya Nilai

Memberikan pemahaman akan sikap,

motivasi dan perilaku individual dan budaya.

Mempengaruhi persepsi akan dunia disekitar

kita.

Mewakili penafsiran benar dan salah.

(21)

Tipe Nilai – Survei Nilai Rokeach

Tipe Nilai – Survei Nilai Rokeach

Nilai Terminal

Keadaan akhir eksistensi yang sangat diinginkan; tujuan yang ingin dicapai selama hidupnya.

Nilai Instrumental

Modus perilaku yang lebih

(22)

Nilai Terminal

Nilai Terminal

Suatu hidup nyaman (hidup makmur)

Suatu hidup yang menggairahkan (hidup aktif, merangsang)

Rasa berprestasi (kontribusi lama)

Suatu dunia damai (bebas dari perang dan konfik) Suatu dunia yang indah (keindahan alam dan seni) Kesamaan (persaudaraan, kesempatan yang sama untuk semua)

Keamanan keluarga (merawat orang lain) Kebebasan (kemerdekaan, pilihan bebas) Kebahagiaan (kepuasaan)

Harmoni batin (bebas dari konfik batin)

Cinta yang dewasa (kekariban seksual dan spiritual) Keamanan nasional (perlindungan dari serangan) Kesenangan (hidup santai dan dapat dinikmati) Keselamatan (hidup abadi dan terselamatkan) Hormat kepada diri (menghargai diri)

Pengakuan sosial (respek pengaguman) Persahabatan sejati (perkawanan karib)

(23)

Nilai dalam Survei Rokeach (lanjutan)

Nilai dalam Survei Rokeach (lanjutan)

Ambisius (kerja keras, bercita-cita tinggi) Berpikiran luas (berpikiran terbuka)

Kapabel (mampu, efektif) Riang (senang, gembira) Bersih (rapi, teratur)

Berani (tegak mempertahankan keyakinan)

Memaafkan (bersedia mengampuni orang yang dicintai) Membantu (bekerja unutk kesejahteraan orang lain) Jujur (tulus, tidak berbohong)

Imaginatif (berani, kreatif)

Bebas (berdikari, mencukupi diri)

Intelektual (cerdas, reflektif [penuh renungan]) Logis (konsisten, rasional)

Mencintai (penuh kasih sayang, lembut) Patuh (menurut, penuh hormat)

Sopan (santun, budi bahasa)

Tanggung jawab (handal, dapat bergantung) Kendali diri (disiplin diri, tenang)

Ambisius (kerja keras, bercita-cita tinggi) Berpikiran luas (berpikiran terbuka)

Kapabel (mampu, efektif) Riang (senang, gembira) Bersih (rapi, teratur)

Berani (tegak mempertahankan keyakinan)

Memaafkan (bersedia mengampuni orang yang dicintai) Membantu (bekerja unutk kesejahteraan orang lain) Jujur (tulus, tidak berbohong)

Imaginatif (berani, kreatif)

Bebas (berdikari, mencukupi diri)

Intelektual (cerdas, reflektif [penuh renungan]) Logis (konsisten, rasional)

Mencintai (penuh kasih sayang, lembut) Patuh (menurut, penuh hormat)

Sopan (santun, budi bahasa)

Tanggung jawab (handal, dapat bergantung) Kendali diri (disiplin diri, tenang)

(24)

EKSEKUTIF

Terminal

1. Hormat Diri 2. Keamanan

Keluarga 3. Kebebasan 4. Rasa Prestasi 5. Kebahagiaan Instrumental 1. Jujur 2. Tanggung jawab 3. Kapabel 4. Ambisius 5. Bebas ANGGOTA SERIKAT Terminal 1. Keamanan keluarga 2. Kebebasan 3. Kebahagiaan 4. Hormat Diri 5. Cinta yang

matang Instrumental 1. Tanggung jawab 2. Jujur 3. Berani 4. Bebas 5. Kapabel AKTIVIS Terminal 1. Persamaan 2. Dunia Aman 3. Keamanan

Keluarga 4. Hormat Diri 5. Kebebasan Instrumental 1. Jujur 2. Membantu 3. Berani 4. Tanggung jawab 5. Kapabel

PERINGKAT NILAI RATA-RATA DARI PARA EKSEKUTIF, ANGGOTA SERIKAT DAN

AKTIVIS

PERINGKAT NILAI RATA-RATA DARI PARA EKSEKUTIF, ANGGOTA SERIKAT DAN

AKTIVIS

(25)

NILAI, KESETIAAN dan PERILAKU ETIS

NILAI, KESETIAAN dan PERILAKU ETIS

Iklim etis dalam organisasi

Iklim etis dalam organisasi

Iklim etis dalam organisasi

Iklim etis dalam organisasi

Nilai Etis dan Perilaku

Nilai Etis dan Perilaku

Pimpinan

(26)

Nilai-Nilai Sepanjang Budaya: Kerangka

Kerja Hofstede

Nilai-Nilai Sepanjang Budaya: Kerangka

Kerja Hofstede

Jarak Kekuasaan

Individualisme lawan Kolektivisme

Kuantitas Kehidupan lawan Kualitas Kehidupan

Penghindaran Ketidakpastian

Orientasi Jangka Panjang lawan Orientasi Jangka

(27)

Kerangka Kerja Hofstede untuk Menilai Budaya

Kerangka Kerja Hofstede untuk Menilai Budaya

Jarak Kekuasaan

Tingkatan dimana masyarakat menerima bahwa kekuasaan dalam institusi dan organisasi

didistribusikan secara tidak sama.

Jarak Kekuasaan Rendah

Berkisar dari yang relatif sama antara mereka yang memiliki status/kesejahteraan dan mereka yang tidak

Jarak Kekuasaan Tinggi

(28)

Kerangka Kerja Hofstede (lanjutan)

Kerangka Kerja Hofstede (lanjutan)

Individualisme

Suatu tingkatan dimana seorang individu hanya

menekankan atau menyukai perhatian akan diri mereka sendiri daripada menjadi anggota kelompok

lawan Kolektivisme

Kerangka sosial yang

(29)

Kerangka Kerja Hofstede

Kerangka Kerja Hofstede

Kuantitas kehidupan

Atribut budaya nasional yang menggambarkan sejauh mana nilai-nilai kemasyarakatan

dicirikan oleh ketegasan dan materialisme.

Kualitas Kehidupan

Atribut budaya nasional yang memperlihatkan sedikit

perbedaan peraturan antara laki-laki dan wanita dan

memperlihatkan kepekaan dan keprihatinan untuk

(30)

Kerangka Kerja Hofstede

Kerangka Kerja Hofstede

Suatu atribut budaya nasional yang

menekankan masa depan, penghematan dan ketekunan.

Suatu Atribut budaya nasional yang menekankan

penghargaan masa lalu, dan masa sekarang serta

menekankan penghargaan akan tradisi dan memenuhi kewajiban sosial.

lawan

(31)

Kerangka Kerja Hofstede (lanjutan)

Kerangka Kerja Hofstede (lanjutan)

Penghindaran Ketidakpastian

Suatu tingkatan dimana suatu masyarakat merasa terancam oleh situasi yang tidak pasti dan ambigu dan mencoba untuk menghindari situasi tersebut.

Penghindaran Ketidakpastian yang Tinggi: Masyarakat tidak menyukai situasi ambigu dan berusaha untuk menghindarinya.

Penghindaran Ketidakpastian yang rendah: Masyarakat tidak keberatan berada dan

(32)

Mencocokkan Kepribadian dan Pekerjaan

Mencocokkan Kepribadian dan Pekerjaan

Teori Kesesuaian Kepribadian-Pekerjaan (Holland)

Mengenali 6 tipe kepribadian dan mengemukakan bahwa kesesuaian antara tipe kepribadian dan

lingkungan kerja menentukan kepuasan dan keluar masuknya karyawan.

Tipe Kepribadian

Realistis

Menyelidiki

Sosial

Konvensional

Pengusaha

Artistik

Tipe Kepribadian

Realistis

Menyelidiki

Sosial

Konvensional

Pengusaha

(33)

Kepribadian Kongruen

Tipe

Realistis: Lebih menyukai kegiatan fisik yang menuntut keterampilan, kekuatan dan koordinasi.

Menyelidik: Lebih menyukai kegiatan yang melibatkan pemikiran, organisasi dan pemahaman.

Sosial: Lebih menyukai kegiatan yang melibatkan bantuan dan pengembangan orang lain.

Konvensional: Lebih menyukai aturan-aturan, tertib dan kegiatan yang tak kembar arti.

Pengusaha: Lebih menyukai kegiatan verbal dimana ada kesempatan

mempengaruhi orang laindan meraih kesuksesan.

Artistik: Lebih menyukai kegiatan kembar-arti dan tidak sistematis yang

memungkinkan ungkapan kreatif.

Tipologi Kepribadian dan Jabatan Kongruen Holland Tipologi Kepribadian dan Jabatan Kongruen Holland

Montir, operator bor-kempa, pekerja lini perakitan, petani.

Biolog, ekonom, matematisi, wartawan berita.

Pekerja sosial, guru, penyuluh, psikolog klinis.

Akuntan, manajer korporasi, kasir bank, pegawai berkas. Pengacara, agen real-estate, spesialis humas, manajer bisnis kecil.

(34)

Hubungan antara

Tipe

Kepribadian Jabatan

Hubungan antara

Tipe

Kepribadian Jabatan

(35)

Bermanfaat untuk menentukan kesesuaian

organisasi seseorang.

Survei yang memaksa pilihan atau

tingkatan nilai personal seseorang.

Membantu untuk mengidentifikasi nilai yang

lebih penting bagi organisasi (dalam rangka

menciptakan kesesuaian yang baik).

Profil Budaya Organisasi (OCP)

(36)

Di kota J, kebanyakan dari tim manajemen puncak bertemu para karyawan Di kota J, kebanyakan dari tim manajemen puncak bertemu para karyawan

di bar setempat untuk sekedar minum pada hari Jumat, dan tidak ada parkir di bar setempat untuk sekedar minum pada hari Jumat, dan tidak ada parkir

area yang dipesan. Semua orang berada dalam daftar nama dasar dengan area yang dipesan. Semua orang berada dalam daftar nama dasar dengan

yang lainnya.

yang lainnya. Kota J, berdasarkan Kerangka Kerja Hofstede, kemungkinan

rendah dalam dimensi?

BAB EVALUASI: Nilai

BAB EVALUASI: Nilai

Kolektivisme

Orientasi Jangka PanjangPenghindaran KetidakpastianJarak Kekuasaan

Bagaimana sebuah perguruan tinggi atau universitas di kota J

Bagaimana sebuah perguruan tinggi atau universitas di kota J

berbeda dengan perguruan tinggi atau universitas di kota Anda?

berbeda dengan perguruan tinggi atau universitas di kota Anda?

Identifikasikan 3 perbedaan dan diskusikan dengan tetangga

Identifikasikan 3 perbedaan dan diskusikan dengan tetangga

Anda.

Anda.

Bagaimana sebuah perguruan tinggi atau universitas di kota J

Bagaimana sebuah perguruan tinggi atau universitas di kota J

berbeda dengan perguruan tinggi atau universitas di kota Anda?

berbeda dengan perguruan tinggi atau universitas di kota Anda?

Identifikasikan 3 perbedaan dan diskusikan dengan tetangga

Identifikasikan 3 perbedaan dan diskusikan dengan tetangga

Anda.

Referensi

Dokumen terkait

Dari proses diatas dalam poin penerimaan atlet diketahui bahwa padepokan Gajah Lampung belum memiliki adminstrasi dan pendataan yang baik untuk atlet yang berlatih

Berdasarkan hasil penelitian dari data angket yang disebarkan kepada nasabah BSGPS sebagai responden, ditemukan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa

activity based costing dan kinerja perguruan tinggi lebih tinggidibandingkan dengan korelasi antar kedua konstruk tersebut.Untuk korelasi antara konstruk keunggulan bersaing

[r]

Konotasi bunga yang belum diseri kumbang dalam peribahasa ini merujuk kepada golongan wanita yang masih bergelar gadis iaitu berusia antara 13 tahun hingga 18

Determination of monolayer moisture content can be used to calculate the surface area of solid from food product using BET and GAB model based on Equation 1.. Surface area of solid

Bagian pe- rangan dirasakan sangat menarik, karena gerak sepasang penari didominasi gerakan jongkok yang terkesan seperti gerak-gerik sepasang ayam laki-laki (bahasa Jawa disebut

Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dari data yang bersumber untuk mendapatkan informasi mengenai tingkat kesiapsiagaan para pelajar di lereng barat Gunung