R E M A T I K
R E M A T I K
Definisi Umum
Definisi Umum
:
:
Penyakit yg menyerang sendi dan struktur
Penyakit yg menyerang sendi dan struktur
atau jaringan di sekitar sendi.
atau jaringan di sekitar sendi.
150 jenis ( WHO )
Penyakit2 Rema Paling Sering Dijumpai
Penyakit2 Rema Paling Sering Dijumpai
:
:
1.
1.
Osteoarthritis ( OA )
Osteoarthritis ( OA )
2.
2.
Rheumatoid Arthritis ( RA )
Rheumatoid Arthritis ( RA )
3.
Seorang ibu usia 54 tahun datang ke poli rematik Seorang ibu usia 54 tahun datang ke poli rematik
sebuah rumah sakit dengan keluhan nyeri pada sebuah rumah sakit dengan keluhan nyeri pada
persendian kaki. Sehari-hari dia bekerja sebagi buruh persendian kaki. Sehari-hari dia bekerja sebagi buruh
gendong di Pasar Bringharjo. Nyeri tersebut sudah lama gendong di Pasar Bringharjo. Nyeri tersebut sudah lama
dirasakan. Untuk menegakkan diagnosis dokter dirasakan. Untuk menegakkan diagnosis dokter
merekomendasikan foto roentgen . Hasilnya ditemukan merekomendasikan foto roentgen . Hasilnya ditemukan
adanya pembentukan tulang baru disendi kaki. Dari foto adanya pembentukan tulang baru disendi kaki. Dari foto
rontgent tersebut dokter mendiagnosis pasien rontgent tersebut dokter mendiagnosis pasien
mengalami osteoartitis (OA). Oleh dokter pasien diberi mengalami osteoartitis (OA). Oleh dokter pasien diberi
Pertanyaan:Pertanyaan:
Apa yang dimaksud dengan osteoatitis? Apa gejala Apa yang dimaksud dengan osteoatitis? Apa gejala
spesifiknya? spesifiknya?
Apa dasar dokter mendiagnosis pasien tersebut Apa dasar dokter mendiagnosis pasien tersebut
menderita OA? menderita OA?
Bagaimana patofiologi OA?Bagaimana patofiologi OA?
Adakah kaitan antara pekerjaan ibu tersebut dengan Adakah kaitan antara pekerjaan ibu tersebut dengan
resiko OA? resiko OA?
Apa tujuan Dokter memberikan Na Diklofenak dan Apa tujuan Dokter memberikan Na Diklofenak dan
Simetidin pada kasus OA? Simetidin pada kasus OA?
Apa suntikan pelumas sendi yang dimaksudkan dalam Apa suntikan pelumas sendi yang dimaksudkan dalam
OSTEOARTRITIS
OSTEOARTRITIS
Sindrom klinis yg ditandai dgn menipisnya
Sindrom klinis yg ditandai dgn menipisnya
kartilago secara progresif, disertai dgn
kartilago secara progresif, disertai dgn
terbentuknya tulang baru pd tepi sendi
terbentuknya tulang baru pd tepi sendi
(osteofit)
(osteofit)
Etiologi / Risk Factor :
Etiologi / Risk Factor :
1. Usia > 40 th, wnt >>>
1. Usia > 40 th, wnt >>>
2. pembebanan sendi
2. pembebanan sendi
- pekerjaan
Patofisiologi
Patofisiologi
Perubahan biokimia di kartilago---- peningkatan air di Perubahan biokimia di kartilago---- peningkatan air di
matrik kartilago matrik kartilago
mengurangi proteoglikan hidrofilik--- kerapatan kartilago mengurangi proteoglikan hidrofilik--- kerapatan kartilago Perubahan komposisi glikosaminoglikan: keratin sulfat Perubahan komposisi glikosaminoglikan: keratin sulfat
dan rasio kondroitin 4-sulfat dan kondroitin 6-sulfat--- dan rasio kondroitin 4-sulfat dan kondroitin 6-sulfat---
menurunkan interaksi proteoglikan-kolagen di kartilago menurunkan interaksi proteoglikan-kolagen di kartilago
Kegagalan kartilago untuk memperbaiki diri sendiri--- Kegagalan kartilago untuk memperbaiki diri sendiri---
efek: penipisan kartilago, nyeri efek: penipisan kartilago, nyeri
Perubahan di tulang ---- pembentukan tulang baru di tepi Perubahan di tulang ---- pembentukan tulang baru di tepi
sendi sendi
Diagnosis:
Diagnosis:
1. Radiologi
1. Radiologi
2. Tes darah tdk berarti, cz semua normal
2. Tes darah tdk berarti, cz semua normal
Gejala :
Gejala :
nyeri pada sendi yang terkena OA,
nyeri pada sendi yang terkena OA,
terutama pd saat bergerak.
terutama pd saat bergerak.
7-an terapi :
7-an terapi :
menghilangkan nyeri dan inflamasi, kekakuan
Penatalaksanaan :
Penatalaksanaan :
A.
A.
SYSDOA= Symptom Modifying Drugs for
SYSDOA= Symptom Modifying Drugs for
OA
OA
1. OAINS non spesifik
1. OAINS non spesifik
a. Kondrodegeneratif :
a. Kondrodegeneratif :
ex: indometasin, aspirin, ibuprofen dan
ex: indometasin, aspirin, ibuprofen dan
naproksen.
naproksen.
b. Kondronetral : diklofenak.
b. Kondronetral : diklofenak.
c. Kondroprotektif : piroksikam
c. Kondroprotektif : piroksikam
,as.tioprofenat
,as.tioprofenat
Analgetik yang dapat digunakan : parasetamol,
Analgetik yang dapat digunakan : parasetamol,
capsaisin, tramadol, propoxifen dan kodein
capsaisin, tramadol, propoxifen dan kodein
Jgn lupa berikan gastroprotektor .
2. OAINS Cox-2 Inhibitor: celecocib
2. OAINS Cox-2 Inhibitor: celecocib
(celebrek)
(celebrek)
3.Kondroprotektor Agent ( 4-6 bln )
3.Kondroprotektor Agent ( 4-6 bln )
ex : Glukosamin Sulfat, Kondroitin Sulfat
ex : Glukosamin Sulfat, Kondroitin Sulfat
dan Hyaluronic Acid ( rekonstitusi cairan
dan Hyaluronic Acid ( rekonstitusi cairan
sinovial)
sinovial)
B.DMOADs = Disease Modifying OA
B.DMOADs = Disease Modifying OA
Drugs.
Drugs.
digunakan untuk mengurangi progress
digunakan untuk mengurangi progress
penyakit.
DMOADs msh dlm tahap penelitian, but ada
DMOADs msh dlm tahap penelitian, but ada
bbrp yg potensial :
bbrp yg potensial :
- Tetrasiklin
- Tetrasiklin
- Glycosaminglycan
- Glycosaminglycan
- Pentosan Polisulfat.
Seorang bapak usia 60 tahun mengeluh
Seorang bapak usia 60 tahun mengeluh
nyeri dan kaku sendi tangan dengan
nyeri dan kaku sendi tangan dengan
pembengkakan yang simetris dan ada
pembengkakan yang simetris dan ada
nodus subkutan. Kekakuan sendi terutama
nodus subkutan. Kekakuan sendi terutama
dirasakan pada pagi hari lebih dari 1 jam.
dirasakan pada pagi hari lebih dari 1 jam.
Hasil pemeriksaan penunjang
Hasil pemeriksaan penunjang
menunjukkan LED dan leukosit naik .
menunjukkan LED dan leukosit naik .
Dokter mendiagnosis bapak tersebut
Pertanyaan:
Pertanyaan:
Apa yang dimaksud dengan RA? Apa gejala spesifiknya?Apa yang dimaksud dengan RA? Apa gejala spesifiknya?
Apa dasar dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita RA?Apa dasar dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita RA? Obat golongan apa yang digunakan untuk menghilangkan rasa Obat golongan apa yang digunakan untuk menghilangkan rasa
sakit?
sakit?
Obat golongan apa yang digunakan sebagai Obat golongan apa yang digunakan sebagai bridging therapybridging therapy pada pada kasus RA?
kasus RA?
Pada kasus RA dokter membrikan obat DMARDs? Apa yang Pada kasus RA dokter membrikan obat DMARDs? Apa yang dimaksud dengan DMARDs, apa tujuan pemberian golongan
dimaksud dengan DMARDs, apa tujuan pemberian golongan
tersebut?!
tersebut?!
Sebutkan macam-macam obat golongan DMARDs beserta Sebutkan macam-macam obat golongan DMARDs beserta contohnya!
contohnya!
Apa efek samping penggunaan klorokuin dan metotreksat pada Apa efek samping penggunaan klorokuin dan metotreksat pada kasus RA?
RHEUMATOID ARTHRITIS
RHEUMATOID ARTHRITIS
Autoimmun Disease
Antigen di membran sinovial
Antigen di membran
sinovial Di proses oleh antigen presenting cells (APC)
Di proses oleh antigen presenting cells (APC)
Berbagai jenis sel : synoviocyte A
Sel dendrit
Sel dendrit
APC ( disekresi ke permukaan sel)
APC ( disekresi ke permukaan sel)
Determinan dengan HLA
Determinan dengan HLA
Anti gen diikat oleh sel T
Anti gen diikat oleh sel T
Aktivasi mitosis sel T + CD4
Aktivasi mitosis sel T + CD4
Membentuk antibodi (rheumatoid factor)
Membentuk antibodi (rheumatoid factor)
Stimulasi Angiogenesis
Stimulasi Angiogenesis
Aktivasi sel B
Stimulasi makrpfag, monosit, synovial fibroblast
Produksi IL 1,2 dan TNF α
Peningkatan vaskularisasi dan
Diagnosis:
Diagnosis:
Mnrt ARA (American Rheumatism Association,1987), Mnrt ARA (American Rheumatism Association,1987), diagnosis RA dpt ditegakkan apabila 4 dari 7 diagnosis RA dpt ditegakkan apabila 4 dari 7
kriteria: kriteria:
1.
1. Morning Stiffness > 1 jamMorning Stiffness > 1 jam
2.
2. Artritis pada 3 sendi or lbh.Artritis pada 3 sendi or lbh.
3.
3. Artritis pada sendi tangan atau pergelangan tangan.Artritis pada sendi tangan atau pergelangan tangan.
4.
4. Pembengkakan sendi yg simetris.Pembengkakan sendi yg simetris.
5.
5. Nodus subkutan Nodus subkutan
6.
6. Faktor serum rematoidFaktor serum rematoid
7.
Pemeriksaan Penunjang :
Pemeriksaan Penunjang :
-
-
LED, leukosit, trombosit LED, leukosit, trombosit(trombositosis/trombositopenia), globulin meningkat. (trombositosis/trombositopenia), globulin meningkat.
- albumin serum menurun.albumin serum menurun.
7-an Terapi :
7-an Terapi :
1. mencegah kerusakan sendi.
1. mencegah kerusakan sendi.
2. mencegah kehilangan fungsi.
2. mencegah kehilangan fungsi.
3. mengurangi nyeri.
3. mengurangi nyeri.
4. mencapai remisi secepat mungkin.
TERAPI RA:
TERAPI RA:
Non Farmakologik Non Farmakologik
1. Edukasi 1. Edukasi
2. Exercise 2. Exercise
3. Okupasi 3. Okupasi 4. Dietetik 4. Dietetik
Farmakologik : 1. NSAID’s Farmakologik : 1. NSAID’s
2. DMARD’s 2. DMARD’s
3. Kortikosteroid 3. Kortikosteroid
I.
I. NSAID’s NSAID’s
I.
I.
Kortikosteroid
Kortikosteroid
1. Untuk RA yg berat dan mengancam jiwa,ex: 1. Untuk RA yg berat dan mengancam jiwa,ex: sdh tjd vaskulistis.
3. Dimulai dgn Glukokortikoid dosis rendah setara 3. Dimulai dgn Glukokortikoid dosis rendah setara prednison 10 mg pada pagi hari.
prednison 10 mg pada pagi hari.
4. Jk tjd peradangan berat pd 1 atau 2 4. Jk tjd peradangan berat pd 1 atau 2 persendiaan,dpt diberikan Triamcinolon acetonid / persendiaan,dpt diberikan Triamcinolon acetonid / heksasetonid i.a
heksasetonid i.a
5. ES Osteo :tambahkan suplemen Ca
5. ES Osteo :tambahkan suplemen Ca2+2+ 1500 1500
III.
III.
DMARD’s = Disease Modifying Arthritis
DMARD’s = Disease Modifying Arthritis
Rheumatoid Drugs ( 1-6 bln )
Rheumatoid Drugs ( 1-6 bln )
memperlambat progress penyakit RA.memperlambat progress penyakit RA.
- Semua Px RA adlh kandidat u trp DMARDs.Semua Px RA adlh kandidat u trp DMARDs.
- Efektif jika digunakan sedini mungkin, sjk 3 bln Efektif jika digunakan sedini mungkin, sjk 3 bln
diagnosis RA ditegakkan. diagnosis RA ditegakkan.
- Manfaat baru muncul stlh bbrp bln, meski remisi Manfaat baru muncul stlh bbrp bln, meski remisi
DMARD,s generasi I yg sdh mulai ditinggalkan : DMARD,s generasi I yg sdh mulai ditinggalkan : senyawa emas, penisilamin dan azatriopin. senyawa emas, penisilamin dan azatriopin.
Zat2 tersendiri : Zat2 tersendiri :
1.
1.Hidroksiklorokuin ( HCG )Hidroksiklorokuin ( HCG )
- di Indonesia plg byk digunakan, cz murah. - di Indonesia plg byk digunakan, cz murah.
- efektifitas rendah dibandingkan DMARDs lain. - efektifitas rendah dibandingkan DMARDs lain.
- dosis > 400 mg : gangguan retina. - dosis > 400 mg : gangguan retina. 2. Sulfasalazin ( SSZ )
2. Sulfasalazin ( SSZ )
- bekerja lbh cpt dr HCG - bekerja lbh cpt dr HCG
- Krg disukai cz ES mual, muntah - Krg disukai cz ES mual, muntah
- Dosis awal 500 mg/hari, kmd ditingkatkan sp - Dosis awal 500 mg/hari, kmd ditingkatkan sp
4x500 mg tiap mgg,jk ada perbaikan diturunkan 4x500 mg tiap mgg,jk ada perbaikan diturunkan
sd 1000 mg/mgg. sd 1000 mg/mgg.
3. Metotrexat ( MTX ) 3. Metotrexat ( MTX )
- Sbg DMARDs dosis yg digunakan lbh rendah, - Sbg DMARDs dosis yg digunakan lbh rendah,
7,5 mg/ minggu.
- Berikan Leucovorin ( aas, folinat ) u ES MTX - Berikan Leucovorin ( aas, folinat ) u ES MTX
4. Cyclosporin- A ( CS-A ) 4. Cyclosporin- A ( CS-A )
- merpkan AB & immunosupresan. - merpkan AB & immunosupresan.
- KI : Px ginjal, hipertensi,epilepsi. - KI : Px ginjal, hipertensi,epilepsi.
5.Leflunomide ( LFM ) 5.Leflunomide ( LFM )
- menghambat sintesis piridin- menghambat sintesis piridin - khasiat setara MTX.
- teratogenik dan hepatotoksik - teratogenik dan hepatotoksik
- lakukan pemeriksaan fgs hati tiap 2 mgg. - lakukan pemeriksaan fgs hati tiap 2 mgg.
- dosis awal 100 mg/hari slm 3 hari berturut2 dan - dosis awal 100 mg/hari slm 3 hari berturut2 dan
dilanjutkan 20 mg/hari. dilanjutkan 20 mg/hari.
- KI : terapi rifampisin, hepatitis,immunodefisiensi - KI : terapi rifampisin, hepatitis,immunodefisiensi
berat. berat.
Caution DMARDs: Caution DMARDs:
Kontrol darah tepi untuk semua DMARds, kecuali Kontrol darah tepi untuk semua DMARds, kecuali
IV. BRM= Biologic Response Modifiers
IV. BRM= Biologic Response Modifiers
Dasar terapi BRM :
Dasar terapi BRM :
Berdsrkan patogenesis RA, terutama mengenai peran Berdsrkan patogenesis RA, terutama mengenai peran sitokin dlm proses inflamasi & destruksi jaringan, a.l sitokin dlm proses inflamasi & destruksi jaringan, a.l
: IL-1 dan TNF : IL-1 dan TNF
BRM yg disetujui FDA & POM : BRM yg disetujui FDA & POM :
1. Inhibitor TNF 1. Inhibitor TNF
- Etanercept ( ETC ) = Enbrel ( Wyeth ) - Etanercept ( ETC ) = Enbrel ( Wyeth ) - Infliximab ( IFX )
Seorang pasien Tn X datang ke Poli rematik
Seorang pasien Tn X datang ke Poli rematik
dengan keluhan, nyeri dan bengkak pada
dengan keluhan, nyeri dan bengkak pada
pangkal ibu jari kaki. Nyeri dan bengkak ini
pangkal ibu jari kaki. Nyeri dan bengkak ini
dirasakan dalam beberapa hari terakhir
dirasakan dalam beberapa hari terakhir
terutama malam hari dan sangat mengganggu.
terutama malam hari dan sangat mengganggu.
Dari hasil pemeriksaan darah diperoleh data
Dari hasil pemeriksaan darah diperoleh data
kadar asam uratnya 10 mg/dL. Tn X selama ini
kadar asam uratnya 10 mg/dL. Tn X selama ini
suka mengkonsumsi daging jerohan dan
suka mengkonsumsi daging jerohan dan
emping. Dalam 2 bulan terakhir dia juga sedang
emping. Dalam 2 bulan terakhir dia juga sedang
menjalani terapi TBC fase intensif. Oleh dokter
menjalani terapi TBC fase intensif. Oleh dokter
Tn X diberi obat kolkisin 0,5 mg 2 x sehari,
Tn X diberi obat kolkisin 0,5 mg 2 x sehari,
Indometasin bila nyeri dan Allupurinol 2 Xsehari
Indometasin bila nyeri dan Allupurinol 2 Xsehari
1 tablet.
Diskusikan hal-hal di bawah ini:Diskusikan hal-hal di bawah ini:
Apa yang dimaksud dengan penyakit gout/ encok? Apa gejala Apa yang dimaksud dengan penyakit gout/ encok? Apa gejala khasnya?
khasnya?
Apa dasar dokter mendiagnosis pasien menderita gout?Apa dasar dokter mendiagnosis pasien menderita gout?
Adakah kaitan antara kebiasaan TN X mengkonsumsi emping dan Adakah kaitan antara kebiasaan TN X mengkonsumsi emping dan jerohan dalam
jerohan dalam memicu penyakit tersebut? Kalau ya ... jelaskan!memicu penyakit tersebut? Kalau ya ... jelaskan! Apakah konsumsi obat TBC bisa meningkatkan resiko Gout? Apakah konsumsi obat TBC bisa meningkatkan resiko Gout?
Jelaskan!
Jelaskan!
Jelaskan penggolongan obat-obat yang digunakan dalam terapi Jelaskan penggolongan obat-obat yang digunakan dalam terapi gout?
gout?
Bagaimana mekanisme kerja dari Kolkisin, Indometasin, Allupurinol, Bagaimana mekanisme kerja dari Kolkisin, Indometasin, Allupurinol, sulfinpirason serta probenesid dalam terapi gout?Apa efek
sulfinpirason serta probenesid dalam terapi gout?Apa efek
sampingnya?
Arthritis Urica=Gout= Encok=Hiperurisemia
Arthritis Urica=Gout= Encok=Hiperurisemia
Gangguan pd met as.urat yg berakibat mengendapnya kristal2
Gangguan pd met as.urat yg berakibat mengendapnya kristal2
monosodium urat monohidrat
monosodium urat monohidrat
Manifestasi Klinis :
Manifestasi Klinis :
1. Arthritis
1. Arthritis
2. Tofi
2. Tofi
3. Batu ginjal
3. Batu ginjal
Gejala :
Gejala :
1. rasa sakit biasanya tjd pd mlm hari.
1. rasa sakit biasanya tjd pd mlm hari.
2. daerah tofi yg khas adalah pangkal ibu jari
2. daerah tofi yg khas adalah pangkal ibu jari kaki sebelah dalam, lutut dan pada daerah telinga.
MANIFESTASI KLINIK
MANIFESTASI KLINIK
Nyeri pada malam hari di daerah sendi
Nyeri pada malam hari di daerah sendi
Terjadi inflamasi pada bagian sendi (ibu
Terjadi inflamasi pada bagian sendi (ibu
jari kaki sebelah dalam, lutut dan telinga)
jari kaki sebelah dalam, lutut dan telinga)
Kemerahan pada sendi yang bengkak
Kemerahan pada sendi yang bengkak
Kadar asam urat tinggi
Kadar asam urat tinggi
(
(
normal
normal
nya pada p
nya pada p
ria : 3,5-7 mg/dl
ria : 3,5-7 mg/dl
dan
dan
pada w
pada w
anita : 2,6-6 mg/dl
anita : 2,6-6 mg/dl
)
)
Patofisiologi
Patofisiologi
Gangguan metabolisme purin: sintesis purin,
Gangguan metabolisme purin: sintesis purin,
degradasi asam nukleat, diet purin
degradasi asam nukleat, diet purin
peningkatan aktivitas enzim phosporibosyl
peningkatan aktivitas enzim phosporibosyl
pyrophosphate (PRPP) sintetase menyebabkan
pyrophosphate (PRPP) sintetase menyebabkan
peningkatan produksi PRPP dan percepatan
peningkatan produksi PRPP dan percepatan
biosintesis
biosintesis
de novo
de novo
Kekurangan
Kekurangan
enzim hipoxantin-guanin
enzim hipoxantin-guanin
phosphoribosil-transferase (HGPRT)
phosphoribosil-transferase (HGPRT)
--- asam urat
--- asam urat
meningkat
meningkat
Peningkatan degradasi basa purin dari asam
Peningkatan degradasi basa purin dari asam
nukleat akibat penyakit atau obat
Makanan Gangguan metabolisme Kaya purin purin (sintesis DNA)
Purin
Hipoxantin
Xantin Oksidase (*)
Xanthin Ginjal
Xantin Oksidase (*) ( #)
Asam urat Urin Kristalisasi dlm jaringan
Fagositosis kristal jaringan (+)
Peradangan dan kerusakan jaringan (^)
* Allopurinol
# Probenesid dan sulfinpirazon + Kolkisin
PATOFISIOLOGI
PATOFISIOLOGI
Makanan Gangguan metabolisme Kaya purin purin (sintesis DNA)
Purin
Hipoxantin Xantin Oksidase
Xanthin Ginjal Xantin Oksidase
Asam urat Urin
Kristalisasi dlm jaringan
4 Tahap gout
4 Tahap gout
Hiperurisemia asimtomatik Hiperurisemia asimtomatik
Pada tahap ini peningkatan kadar asam urat tidak disertai rasa nyeri (tanpa Pada tahap ini peningkatan kadar asam urat tidak disertai rasa nyeri (tanpa
gejala), dan tidak membutuhkan pengobatan tetapi penderitanya harus gejala), dan tidak membutuhkan pengobatan tetapi penderitanya harus sadar diri untuk menurunkan kelebihan asam urat.
sadar diri untuk menurunkan kelebihan asam urat.
Artritis akut Artritis akut
Pada tahap ini gejalanya muncul tiba-tiba, sendi mengalami nyeri hebat disertai Pada tahap ini gejalanya muncul tiba-tiba, sendi mengalami nyeri hebat disertai
dengan rasa panas. Biasanya terjadi mendadak pada malam hari. Rasa dengan rasa panas. Biasanya terjadi mendadak pada malam hari. Rasa sakit pada persendian mungkin berkurang dalam beberapa hari, tapi bisa sakit pada persendian mungkin berkurang dalam beberapa hari, tapi bisa muncul kembali pada interval yang tidak tentu.
muncul kembali pada interval yang tidak tentu.
Fase interkritik Fase interkritik
Tahap dimana penderita asam urat mengalami serangan berulang yang tidak Tahap dimana penderita asam urat mengalami serangan berulang yang tidak
menentu. menentu.
Artritis kronis Artritis kronis
Tahap dimana massa kristal asam urat (tophi) menumpuk diberbagai wilayah Tahap dimana massa kristal asam urat (tophi) menumpuk diberbagai wilayah
jaringan lunak tubuh. Biasanya muncul jika penyakit diabaikan, bisa jaringan lunak tubuh. Biasanya muncul jika penyakit diabaikan, bisa tejadi 5-6 kali serangan dalam waktu setahun.
Diagnosa
Diagnosa
Diagnosis artritis gout didasarkan pada kriteria American Rheumatism
Diagnosis artritis gout didasarkan pada kriteria American Rheumatism
Association (ARA), yaitu :
Association (ARA), yaitu :
Terdapat kristal urat dalam cairan sendi atau tofus dan atauTerdapat kristal urat dalam cairan sendi atau tofus dan atau Bila ditemukan 6 dari 12 kriteria tersebut dibawah ini :Bila ditemukan 6 dari 12 kriteria tersebut dibawah ini :
1. Inflamasi maksimum pada hari pertama
1. Inflamasi maksimum pada hari pertama
2. Serangan artritis akut lebih dari satu kali
2. Serangan artritis akut lebih dari satu kali
3. artritis nonartikuler
3. artritis nonartikuler
4. Sendi yang terkena berwarna kemerahan
4. Sendi yang terkena berwarna kemerahan
5. Pembengkakan dan sakit pada sendi metatarsofalangeal
5. Pembengkakan dan sakit pada sendi metatarsofalangeal (ibu jari (ibu jari kaki)
kaki)
6. Serangan pada sendi metatarsofalangeal unilateral
6. Serangan pada sendi metatarsofalangeal unilateral
7. Serangan pada sendi tarsal unilateral
7. Serangan pada sendi tarsal unilateral (jari kaki) (jari kaki) 8. Adanya
8. Adanya ttooffusus ( (deposit besar dan tidak teratur dari natrium uratdeposit besar dan tidak teratur dari natrium urat)) 9. Hiperurisemia
9. Hiperurisemia ( (kadar asam urat dalam darah lebih dari 7,5 mg/dlkadar asam urat dalam darah lebih dari 7,5 mg/dl)) 10. Pada foto sinar-x tampak pembengkakan sendi asimetris
Klasifikasi asam urat
Klasifikasi asam urat
1.
1. Produksi urat berlebihanProduksi urat berlebihan
Hiperurisemia PrimerHiperurisemia Primer Idiopatik
Idiopatik
Defisiensi HGPRT
Defisiensi HGPRT
Aktivitas berlebihan dari enzim PRPP
Aktivitas berlebihan dari enzim PRPP
sintetase
sintetase
Hiperurisemia SekunderHiperurisemia Sekunder Konsumsi purin berlebihan
Konsumsi purin berlebihan
Penyakit myeloproliferatif atau
Penyakit myeloproliferatif atau
limfoproliferatif
Gangguan penyimpanan Glikogen, tipe 1,
Gangguan penyimpanan Glikogen, tipe 1,
3, 5, dan 7.
3, 5, dan 7.
2. Berkurangnya eksresi asam urat
2. Berkurangnya eksresi asam urat
Hiperurisemia PrimerHiperurisemia Primer Idiopatik
Idiopatik
Hiperurisemia SekunderHiperurisemia Sekunder
Penurunan fungsi ginjal
Penurunan fungsi ginjal
Asidosis Metabolik (ketoasidosis atau
Asidosis Metabolik (ketoasidosis atau
asidosis laktat)
Obat-obatan, termasuk siklosporin,
Obat-obatan, termasuk siklosporin,
pirazinamid, ethambutol, dan salisilat
pirazinamid, ethambutol, dan salisilat
dosis rendah
dosis rendah
Lead Nephopathy
Lead Nephopathy
3.Produksi berlebihan dan berkurangnya
3.Produksi berlebihan dan berkurangnya
eksresi
eksresi
Konsumsi alkohol
Konsumsi alkohol
Defisiensi
Defisiensi Glukosa-6-fosfatase Glukosa-6-fosfatase
Defisiensi Fruktosa-1-fosfat-aldolase
Penatalaksanaan terapi artritis gout
Penatalaksanaan terapi artritis gout
Hentikan serangan nyeri yang hebat pada
Hentikan serangan nyeri yang hebat pada
serangan artritis gout akut
serangan artritis gout akut
Berikan kolkisin sebagai pencegahan terhadap
Berikan kolkisin sebagai pencegahan terhadap
serangan berulang dari artritis gout
serangan berulang dari artritis gout
Evaluasi kadar asam urat dalam urine selama 24
Evaluasi kadar asam urat dalam urine selama 24
jam setelah terapi nonfarmakologi diberikan
jam setelah terapi nonfarmakologi diberikan
yaitu diet rendah purin dijalankan
yaitu diet rendah purin dijalankan
TERAPI GOUT
TERAPI GOUT
AKUT
AKUT
NSAID’s (indometasin, fenilbutason)NSAID’s (indometasin, fenilbutason) Kolkisin iv (1-2 mg dlm NaCl 0,9%)Kolkisin iv (1-2 mg dlm NaCl 0,9%) Kolkisin oral 0,5 mg (2-4 x sehari)Kolkisin oral 0,5 mg (2-4 x sehari)
Kortikosteroid oral (prednison 30-60/hari) atau i.a (triamsinolon 40 Kortikosteroid oral (prednison 30-60/hari) atau i.a (triamsinolon 40 mg)
probenesid (500mg/12 jam),
probenesid (500mg/12 jam),
sulfinpirason (300-1000mg/hari tiap 6 jam)
sulfinpirason (300-1000mg/hari tiap 6 jam)
Allupurinol (100 mg 2 x sehari)
Allupurinol (100 mg 2 x sehari)
Tofus berat: allupurinol + urikosurik lain
Tofus berat: allupurinol + urikosurik lain
PROFILAKSI ( serangan berulang dg kadar asam urat > 10 mg/dL):
PROFILAKSI ( serangan berulang dg kadar asam urat > 10 mg/dL):
Kolkisin (0,5-0,6 mg 2x sehari)
Pengolongan obat Pengolongan obat
1.
1. Urikosurik ( as.urat urin < 1000 mg/24 jam ) Urikosurik ( as.urat urin < 1000 mg/24 jam )
mencegah reabsorpsi as.urat pd tubulus ginjal. mencegah reabsorpsi as.urat pd tubulus ginjal.
ex : - probenesid dosis awal 0,5 mg/hari. ex : - probenesid dosis awal 0,5 mg/hari.
- sulfinpirazon- sulfinpirazon
2.
2. Inhibitor Xantin Oksidase ( > 1000 mg/24 jam )Inhibitor Xantin Oksidase ( > 1000 mg/24 jam )
ex : Allupurinol. ex : Allupurinol.
3.
3. KolkisinKolkisin
4.
4. OAINS / KortikosteroidOAINS / Kortikosteroid
VERTIGO
VERTIGO
Vertigo=vertere=memutar
Vertigo=vertere=memutar
Penyakit pada sistem keseimbangan tubuh
Penyakit pada sistem keseimbangan tubuh
ditandai dg sensasi berputar meskipun
ditandai dg sensasi berputar meskipun
tubuh kita berdiri tegak, lingkungan
tubuh kita berdiri tegak, lingkungan
seperti berputar
seperti berputar
Tidak cocok antara posisi sebenarnya dg
Tidak cocok antara posisi sebenarnya dg
yg dipersepsi oleh ssp
yg dipersepsi oleh ssp
GEJALA
GEJALA
Tempat terpijak seperti berputar atau
Tempat terpijak seperti berputar atau
bergerak-gerak
bergerak-gerak
Mual
Mual
Muntah
Muntah
Sulit berdiri atau berjalan
Sulit berdiri atau berjalan
Sensasi kepala terasa ringan
Sensasi kepala terasa ringan
Penyebab vertigo
Penyebab vertigo
Benigh paroxismal positional vertigo (BPPV)----
Benigh paroxismal positional vertigo (BPPV)----
otonia ( Ca dlm kanalis semisirkularis tdk stabil)
otonia ( Ca dlm kanalis semisirkularis tdk stabil)
Penyakit meneire: inflamasi di endolimfatik
Penyakit meneire: inflamasi di endolimfatik
telinga dalam (membran timpani)
telinga dalam (membran timpani)
Neuritis vestibular (Infeksi virus ,Infeksi bakteri
Neuritis vestibular (Infeksi virus ,Infeksi bakteri
(pada telinga tengah)
(pada telinga tengah)
Obat (aminoglikosid, diuretik loop, OAINS, der
Obat (aminoglikosid, diuretik loop, OAINS, der
kina, antineoplatik (Pt), antimikroba: sulfonamid,
kina, antineoplatik (Pt), antimikroba: sulfonamid,
metro, asam nalidiksat)
patofisologi
patofisologi
Teori rangsang berlebih (Teori rangsang berlebih (over stimulationover stimulation)---- hiperemi )---- hiperemi
kanalis semisirkularis--- fungsi terganggu kanalis semisirkularis--- fungsi terganggu
Teori konflik sensorik: tdk cocok antara sensor mata, Teori konflik sensorik: tdk cocok antara sensor mata,
vestibulum dan prorioseptik, sensor kanan & kiri tdk vestibulum dan prorioseptik, sensor kanan & kiri tdk
seimbang seimbang
Teori Teori neural mismatch: neural mismatch: otak mpy memori thd gerakan otak mpy memori thd gerakan
bila tdk sesuai ada reaksi dari sistem syaraf otonom bila tdk sesuai ada reaksi dari sistem syaraf otonom
Teori otonomik: adaptasi sistem saraf otonom thd Teori otonomik: adaptasi sistem saraf otonom thd
gerakan gerakan
Teori neurohumoral: histamin, dopamin, serotoninTeori neurohumoral: histamin, dopamin, serotonin Teori sinap : rangsang gerak---- CRF---- sistem Teori sinap : rangsang gerak---- CRF---- sistem
FARMAKOTERAPI
FARMAKOTERAPI
Kausatif…. Tgt penyebab
Kausatif…. Tgt penyebab
Perbaikan vestibular melalui modulasi
Perbaikan vestibular melalui modulasi
tranmisi
tranmisi
Antikolinergik gol skopolamin: hiosin
Antikolinergik gol skopolamin: hiosin
Antihistamin: betahistin, siklisin meklisin
Antihistamin: betahistin, siklisin meklisin
dll
FARMAKOTERAPI
FARMAKOTERAPI
Nama generikNama generik Nama dagangNama dagang Durasi (jam)Durasi (jam) Cyclisin
Cyclisin merezinemerezine 4-64-6
Dimenhidrinat
Dimenhidrinat dramamindramamin 4-64-6
Dipheniramin
Dipheniramin benadrilbenadril 4-64-6 Meclisin
Meclisin antivenantiven 12-2412-24
Prometasin
Prometasin 4-64-6
Scopolamin TD
Scopolamin TD 7272
Cinnarisin
Cinnarisin StugeronStugeron
hyosin