• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa Sawit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa Sawit "

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Produk dan hasil samping dari pabrik kelapa sawit
Tabel 2. Komposisi nutrien dari pelepah sawit (bagian dalam), lumpur sawit, dan bungkil inti sawit yang digunakan pada percobaan
Tabel 3. Komposisi bahan baku yang digunakan pada masing-masing jenis/formula pakan ternak sapi potong
Gambar 3. Jumlah konsumsi pakan untuk masing-masing jenis/formula pakan selama waktu pemberian 6 minggu (Perlakuan dengan notasi huruf yang berbeda menunjukkan perbedaan yang nyata pada tingkat α = 5%)
+2

Referensi

Dokumen terkait

Tanaman kelapa sawit menghasilkan 3 jenis limbah utama yang dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak yaitu pelepah daun kelapa sawit, lumpur minyak sawit dan bungkil inti

Di samping Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Propinsi Sumatera Utara, terdapat beberapa perusahaan yang mengelola industri turunan (hilir) mengolah minyak CPO menjadi minyak

Bungkil Inti Sawit sebagai hasil ikutan dari industri minyak inti sawit sebagai bahan pakan lokal potensial untuk digunakan sebagai bahan pakan ternak unggas, hanya

Kabupaten Kampar memiliki luas areal perkebunan kelapa sawit yang cukup luas dan didukung dengan adanya kelompok tani yang mengintegrasikan dengan ternak sapi

Hasil samping dari perkebunan kelapa sawit sebagai bisa dijadikan sebagai pakan alternatif.Pelepah daun kelapa sawit merupakan hasil sampingan dari pemanenan buah

Oleh karena itu diperlukan suatu strategi guna peningkatan populasi ternak, khususnya pada areal dekat perkebunan kelapa sawit atau areal yang jauh di dalam perkebunan kelapa

Di samping Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Propinsi Sumatera Utara, terdapat beberapa perusahaan yang mengelola industri turunan (hilir) mengolah minyak CPO menjadi minyak

Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa perbandingan kinerja perkebunan kelapa sawit Indonesia dan Malaysia selama periode 2000 – 2015, khususnya komoditas