• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Limbah Botol Plastik dan Abu Batu Sebagai Bahan Substitusi Dalam Pembuatan Batako

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemanfaatan Limbah Botol Plastik dan Abu Batu Sebagai Bahan Substitusi Dalam Pembuatan Batako"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK DAN ABU BATU

SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI DALAM

PEMBUATAN BATAKO

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat untuk Menempuh Ujian Sarjana Teknik Sipil

Disusun Oleh :

(2)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Allah SWT yang telah memberi kesehatan dan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini. Shalawat dan salam kepada Baginda Rasulullah Muhammad SAW yang telah memberi keteladanan tauhid, ikhtiar dan kerja keras sehinggga menjadi panutan dalam menjalankan setiap aktifitas kami sehari-hari, karena sungguh suatu hal yang sangat sulit dapat diselesaikan dengan ketekunan dan kesabaran serta pantang menyerah dalam menyelesaikan penulisan ini.

Penulisan skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan studi pada Program Studi Strata Satu (S1) Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara. Adapun judul skripsi yang diambil adalah:

Pemanfaatan Limbah Botol Plastik dan Abu Batu Sebagai Bahan

SubstitusiDalam Pembuatan Batako”

Penulis menyadari bahwa dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini tidak terlepas dari dukungan, bantuan serta bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada beberapa pihak yang berperan penting yaitu:

1. Bapak Prof. Dr. Ir. Bustami Syam, MSME selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara;

(3)

3. Bapak Ir. Zulkarnain A. Muis, M. Eng, Sc selaku Koordinator Program Pendidikan Ekstensi Universitas Sumatera Utara;

4. Bapak Ir. Syahrizal, MT selaku Sekretaris Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara;

5. Ibu Nursyamsi, ST. MT. selaku Dosen Pembimbing, yang telah banyak memberikan bimbingan yang sangat bernilai, masukan, dukungan serta meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam membantu Penulis menyelesaikan Tugas Akhir ini;

6. Bapak Ir. Besman Surbakti, MT selaku dosen pembanding yang telah memberikan masukan, arahan, dan juga bimbingan kepada penulis;

7. Ibu Rahmi Karolina, ST, MT selaku dosen pembanding yang telah memberikan masukan, arahan, dan juga bimbingan kepada penulis;

8. Bapak/Ibu Dosen Staf Pengajar Departemen Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan bantuannya;

9. Seluruh pegawai administrasi Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan bantuan selama ini kepada penulis;

10. Seluruh Asisten Laboratorium Bahan Rekayasa Departemen Teknik Sipil yang telah banyak membantu selama pelaksanaan Tugas Akhir ini;

(4)

12. Teman-teman Mahasiswa Ekstensi Teknik Sipil USU yang telah banyak membantu, memberikan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.

13. Teman – teman komplek Griya Raihan khususnya Taslim, yang telah memberikan tenaga dan waktu mulai dari pengecoran di laboratorium sampai pembuatan skripsi.

14. Adik– adiku Acil, Irwansyah, Mus, Agus, Afif, Fahmi, Chairuman, Erfan dan adik – adik USD yang telah membantu do’a dalam pembuatan skripsi

ini.

15. Sahabat – sahabatku di Langsa yang selalu menyemangati Penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Terima kasih Nadra, Mukhlis, Andre, Rachmi, Iroel, Fira, Eka, Putri, Khamil, Roji dan lainnya.

Mengingat adanya keterbatasan-keterbatasan yang penulis miliki, maka penulis menyadari bahwa laporan Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna. Olehkarena itu, segala saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca diharapkan untuk penyempurnaan laporan Tugas Akhir ini.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih dan semoga laporan Tugas Akhir ini bermanfaat bagi para pembaca.

Medan, September 2015 Penulis,

(5)

ABSTRAK

Lingkungan menjadi isu utama dalam melakukan pengujian ini. Bahan alternatife yang digunakan untuk mengganti sebagian pasir dalam pembuatan batako adalah abu batu dan cacahan plastik tipe PET, yang kedua bahan tersebut merupakan bahan limbah organik dan non-organik yang sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Penelitian menggunakan empat macam komposisi campuran dengan jumlah sampel tiap komposisi sebanyak tiga sampel untuk penelitian kuat tekan dan kuat tarik belah, serta lima buah sampel untuk pengujian visual dan penyerapan. Analisis data menggunakan ketentuan SNI 03-0349-1989. Setelah melalui masa perawatan selama 28 hari, batako diuji secara mekanik dan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan abu batu dan plastik PET sebagai pengganti sebagian berat pasir dalam pembuatan batako dengan komposisi 0%, 25%, 30% dan 35% telah memenuhi syarat besar penyerapan air bata beton pejal mutu I menurut ketentuan SNI 03-0349-1989, yaitu mempunyai penyerapan rata-rata di bawah 25%. Dalam penggunaannya, batako dengan penambahan campuran tersebut dapat digunakan untuk pasangan dinding. Menurut SNI 03-0349-1989, campuran batako 0% masuk dalam batako tingkat mutu I dengan kuat tekan rata-rata sebesar 6,98 Mpa, dan batako komposisi substitusi 25% dan 30% termasuk dalam batako tingkat mutu II, dengan kuat tekan rata-rata masing-masing sebesar 4,64 Mpa dan 6 Mpa. Sedangkan batako dengan komposisi substitusi 35% mempunyai kuat tekan rata-rata terendah yaitu sebesar 3,05 Mpa. Apabila ditinjau dari hasil pengujian visual dan nilai kuat tarik belah, tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Nilai kuat tarik terbesar terdapat pada komposisi batako 0% yaitu sebesar 1,24Mpa. Sedangkan nilai kuat tarik belah terendah adalah batako komposisi 35%, yaitu 0,83 Mpa. Pengujian daya serap, kuat tekan dan kuat tarik belah dapat disimpulkan bahwa campuran yang paling optimum adalah batako dengan komposisi 0%, yaitu tanpa tambahan abu batu dan cacahan plastik PET. Namun demikian, semua komposisi campuran batako yang dilakukan pada penelitian ini masuk dalam kriteria batako yang aman menurut SNI 03-0349-1989.

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ... i

ABSTRAK ... iv

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... x

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 3

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ... 3

1.4 Manfaat Penelitian ... 4

1.5 Pembatasan Masalah ... 4

1.6 Lokasi Penelitian ... 6

1.7 Sistematika Penulisan ... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ...

9

2.1 Batako ... 9

2.1.1 Pengertian Batako ... 9

2.1.2 Klasifikasi Batako ... 10

2.2 Bahan Pembentuk Batako ... 15

(7)

2.2.2 Pasir ... 17

2.1.3 Air ... 18

2.2.4 Botol Plastik Jenis PET ... 19

2.2.5 Abu Batu ... 22

2.3 Pengujian Batako ... 24

2.3.1 Pengujian Ukuran dan Tampak Luar ... 24

2.3.2 Pengujian Daya Serap ... 25

2.3.3 Pengujian Kuat Tekan ... 26

2.3.4 Pengujian Kuat Tarik Belah ... 29

2.4 Penelitian Abu Batu dan Cacahan Botol Plastik Terdahulu 31 2.4.1 Pratikto (UI Depok, 2010)... 31

2.4.2 Endang Kasiati (ITS, 2011)... 33

2.4.3 Apryadi Dwi Widodo (UMY, 2014) ... 33

2.4.4 A.P. Sudarno (Univ. Sebelas Maret, 2006)... 34

2.4.5 Sutarno (Politeknik Negeri Semarang, 2007) ... 36

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ...

39

3.1 Umum ... 39

3.2 Desain Penelitian ... 39

3.3 Lokasi dan Waktu Pengujian ... 40

(8)

3.4.3 Air ... 41

3.4.4 Botol Plastik dan Abu Batu ... 42

3.5 Pemeriksaan Bahan-bahan Penyusun Batako ... 42

3.5.1 Analisa Ayak Agregat Halus (SNI 03-1968-1990) 42 3.5.2 Berat Isi Agregat Halus (ASTM C-29) ... 44

3.5.3 Pengujian Kadar Organik Pasir/Colorimetric Test (SNI 03-2816-1992) ... 47

3.5.4 Pengujian Berat Jenis Semen (SNI 15-2531-1991) 50 3.5.5 Pemeriksaan Kadar Lumpur (Pencucian Pasir Lewat Ayakan No.200) ... 53

3.6 Pemotongan atau Pencacahan Botol Plastik Jenis PET... 55

3.7 Pembuatan Benda Uji ... 56

3.7.1 Benda Uji Batako ... 56

3.7.2 Benda Uji Silinder ... 57

3.8 Perawatan Benda Uji ... 59

3.8.1 Benda Uji Batako ... 59

3.8.2 Benda Uji Kubus ... 59

3.9 Pengujian Benda Uji ... 60

3.9.1 Pengujian Visual ... 60

3.9.2 Pengujian Penyerapan Air ... 61

3.9.3 Pengujian Kuat Tekan ... 63

(9)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ...

69

4.1 Pengujian Visual ... 69

4.1.1 Pemeriksaan Tampak Luar ... 69

4.1.2 Pemeriksaan Ukuran ... 62

4.2 Pengujian Daya Serap ... 72

4.3 Pengujian Kuat Tekan ... 74

4.4 Pengujian Kuat Tarik Belah ... 77

4.5 Penentuan Komposisi Terbaik... 79

4.6 Diskusi Hasil Pengujian ... 79

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ...

82

5.1 Kesimpulan ... 82

5.2 Saran ... 83

DAFTAR PUSTAKA ...

85

(10)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1.1. Jumlah Keseluruhan Benda Uji... 6

Tabel 2.1. Massa Jenis dan Suhu Operasi Maksimum Plastik... 21

Tabel 2.2. Persyaratan Ukuran dan Toleransi (PUBI hal. 28) ... 25

Tabel 2.3. Syarat-Syarat Fisis Bata Beton Menurut SNI 03-0349-1989 .... 28

Tabel 4.1. Perbandingan Hasil Pemeriksaan Visual dengan Syarat Mutu ... 69

Tabel 4.2. Analisis Penyimpangan Ukuran Batako ... 70

Tabel 4.3. Perbandingan Penyimpangan Ukuran Rata-Rata dengan Syarat Mutu... 71

Tabel 4.4. Hasil Pengujian Penyerapan Air ... 72

Tabel 4.5. Perbandingan Daya Serap Air Rata-Rata dengan Syarat Mutu ... 73

Tabel 4.6. Hasil Pengujian Kuat Tekan ... 75

Tabel 4.7. Perbandingan Kuat Tekan Rata-Rata dengan Syarat Mutu... 76

(11)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1.1. Bentuk Benda Uji ... 6

Gambar 2.1. Contoh Batako Putih ... 10

Gambar 2.2. Contoh Batako Semen/Batako Pres ... 11

Gambar 2.3. Batako Padat dan Berlubang ... 12

Gambar 2.4. Tipe-tipe Batako... 13

Gambar 2.5. Bentuk Ikatan Dinding Batako ... 14

Gambar 2.6. Batako Press Menggunakan Abu Batu... 23

Gambar 2.7. Proses Hasil Pengujian Kuat Tarik Beton ... 30

Gambar 3.1. Bagan Alir Pengujian Analisa Ayak Agregat Halus ... 44

Gambar 3.2. Bagan Alir Pengujian Berat Isi Agregat Halus ... 47

Gambar 3.3. Bagan Alir Pengujian Colorimetric Test... 50

Gambar 3.4. Bagan Alir Pengujian Berat Jenis Semen... 52

Gambar 3.5. Bagan Alir Pengujian Kadar Lumpur Agregat Halus ... 55

Gambar 3.6. Bagan Alir Pengujian Visual... 61

Gambar 3.7. Bagan Alir Pengujian Penyerapan Air ... 63

Gambar 3.8. Bagan Alir Pengujian Kuat Tekan ... 65

(12)

Abu Batu + cacahan botol plastik ... 73

Gambar 4.2. Grafik Hubungan Kuat Tekan Batako terhadap variasi

Abu Batu + Cacahan Botol Plastik ... 76 Gambar 4.3. Grafik Hubungan Kuat Tarik Batako terhadap Abu Batu

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sifat karakteristik batako meliputi daya serap, berat jenis, porositas dan kuat tekan dengan penambahan agregat plastik pada

Dilihat dari Gambar V.2. di atas penambahan serat kelapa akan menaikan kuat tarik belah batako sampai pada presentase 0,15 % dan akan mengurangi kuat tarik belah batako pada

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai kuat tekan, kuat tarik belah, uji geser dan uji jatuh gravitasi batako, dengan memakai bahan tambah dari pecahan tempurung

diatas menunjukkan bahwa dengan penggantian fly ash batubara sebagai pengganti semen pada pembuatan produk batako, mula-mula akan meningkatkan kuat tekan produk

Bahwa kuat tekan yang dipakai untuk acuan pembuatan batako yaitu pada komposisi 6 dengan perbandingan campuran 1Pc:3,75Psr:1,25 sludge dan fas 0,5 yang kuat tekannya 25,33kg/cm2

Untuk pengujian kuat tekan semua benda uji memenuhi SNI, komposisi abu vulkanik Gunung Kelud sebesar 0% dan 25% tergolong dalam mutu I, sedangkan komposisi

Berdasarkan kuat tekan beton yang ditunjukkan pada Gambar 9 menunjukkan nilai kuat tarik belah meningkat kadar penambahan optimumnya pada 0,6 % dari volume Agregat..

Penggunaan campuran yang paling kuat untuk membantu menaikan kuat tekan adalah campuran dengan abu ampas tebu 8% + abu cangkang kerang 14% pada umur 28 hari dan