• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembagian Harta Bersama Akibat Perceraian (Studi Pada Pengadilan Agama Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembagian Harta Bersama Akibat Perceraian (Studi Pada Pengadilan Agama Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hak-hak yang diperoleh masing- masing suami istri dari harta bersama setelah perceraian menurut hukum Islam, hukum adat, hukum

Putusnya perkawinan karena perceraian akan menimbulkan akibat hukum terhadap orang tua atau anak dan harta perkawinan. Seperti dalam Putusan Pengadilan Agama Lumajang

Idris Ramulyo, Hukum Perkawinan, Hukum Kewarisan, Hukum Acara Peradilan Agama Dan Zakat Menurut Hukum Islam, (Jakarta : Sinar Grafika 2006), h 23.. tidak disosialisasikan

Pembagian harta bersama dilaku- kan atas dasar Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, maka harta kekayaan yang diperoleh baik dari

Harta Kekayaan Perkawinan menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata adalah berdasarkan ketentuan Pasal 119 KUH Perdata, apabila calon suami isteri sebelum perkawinan dilangsungkan

Ramulyo, Idris, Perbandingan Hukum Kewarisan Islam dengan Kewarisan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Edisi Revisi), (Jakarta: Sinar Grafika, 2004), Cet.. Syarifudin,

Putusnya perkawinan karena perceraian akan menimbulkan akibat hukum terhadap orang tua atau anak dan harta perkawinan. Seperti dalam Putusan Pengadilan Agama Lumajang

Bila perkawinan putus karena perceraian maka harta bersama, menurut Pasal 37 UU No 1 / 1974 diatur menurut hukumnya masing- masing .  Selain dalam Undang-undang