• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODEL KISI KISI DAN PERUMUSAN SOAL Bahasa Indonesia SMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MODEL KISI KISI DAN PERUMUSAN SOAL Bahasa Indonesia SMA"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

MODEL PENILAIAN BAHASA INDONESIA

MATERI TEKS PROSEDUR

Definisi

:

Teks prosedur merupakan bentuk penyajian gagasan yang berisi langkah-langkah atau tahap-tahap dalam melakukan sesuatu, termasuk melakukan suatu kegiatan tertentu langkah membuat sesuatu, yang disajikan secara sistematik. Tujuan

Tujuan penulisan teks prosedur yaitu membantu pembaca, pendengar, pemerhati untuk memahami cara melakukan atau membuat sesuatu sesuai dengan yang seharusnya.

Ciri-Ciri Teks Prosedur

 Menggunakan pola kalimat imperatif atau kalimat perintah.

 Menggunakan kata kerja aktif

 Menggunakan konjungsi atau kata penghubung untuk mengurutkan kegiatan atau cara.

 Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan cara, tempat dan waktu yang akurat.

Tujuan

Bagian tujuan teks prosedur bisa berupa judul dan juga berisikan tujuan dari pembuatan teks prosedur tersebut atau hasil akhir yang akan di capai jika kita melakukan tahapan pada teks prosedur tersebut.

Isi

Isi teks prosedur dalam membuat sesuatu meliputi bahan, alat atau material yang dibutuhkan. Tak semua teks prosedur memuat bagian ini. Pemuatan material hanya dijelaskan jika teks bertujuan untuk menjelaskan cara membuat sesuatu. Langkah-Langkah

Bagian ini berisi mengenai langkah-langkah yang harus dilewati untuk mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan teks

(2)

Kaidah Kebahasaan Teks Prosedur

Seperti halnya jenis teks lain, teks prosedur memiliki ciri kaidah kebahasaan tersendiri. Kaidah kebahasaan tersebut di antaranya:

a. Konjungsi temporal

Pada teks prosedur akan banyak ditemukan kata konjungsi temporal atau kata penghubung yang menyatakan waktu kegiatan yang hadir dan bersifat kronologis seperti selanjutnya, berikutnya, kemudian, lalu, dan setelah itu.

b. Kata kerja imperatif

Dalam teks prosedur juga akan banyak ditemukan kaliamt imperatif atau kalimat perintah dan larangan yang harus ditaati dalam pelaksanaan teks prosedur.

c. Verba material dan tingkah laku

Verba material adalah sesuatu yang mengacu pada tindakan fisik seperti potong wortel, haluskan bumbu dan lain sebagainya. Sedangkan verba tingkah laku merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan ungkapan. d. Partisipan manusia

Ini melibatkan orang yang ikutserta dalam pemanfaatan teks prosedur.

Contoh Teks Prosedur :

Cara Menanam Pepaya

(3)

Selain itu, apabila dilihat dari manfaat, pepaya mempunyai banyak kandungan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh seperti A dan C, selain itu buah pepaya yang dapat kita gunakan sebagai macam seperti jus, dodol, dan lain-lain. Menjadi salah satu buah yang paling dicari di masyarakat.

Pepaya memang banyak jenisnya, tetapi apabila ingin mendapatkan buah pepaya yang dapat dipanen setiap waktu. Maka dari itu, pepaya Bangkok adalah solusi yang dapat dijadikan saran untuk anda yang ingin memiliki buah papaya yang tidak dapat henti-hentinya berbuah. Selain itu, papaya Bangkok ini memiliki ketahanan yang baik. Sehingga apabila disimpan maka rentan waktu yang dibutuhkan pepaya ini tergolong lebih lama daripada umumnya. Untuk lebih jelas bagaimana cara menanam pepaya, mari kita ulas lebih lengkap proses penanamannya.

Teknik Memilih Benih

Untuk pembibitan yang akan digunakan menanam pepaya kita dapat menggunakan bibit yang bisa didapatkan dengan cara mengambil pada buah pepaya yang sudah matang. Kemudian pada bagian tengahnya yang terdapat bijinya dikeluarkan. Untuk pemilihan bibit itu sendiri, sebaiknya dengan memilih buah pepaya yang memiliki kondisi batang yang bagus, buah yang sehat serta tidak terdapat penyakit.

Setelah itu kita harus membersihkan biji tersebut dengan bersih serta memasihkan biji tersebut dari kulit yang terdapat diluarnya. Apabila telah bersih, kemudian, biji yang telah dibersihkan tersebut dikeringkan lagi di tempat yang teduh. Kemudian, perlu diperhatikan pula terhadap bibit yang digunakan, seperti jangan menggunakan biji dari buah yang sudah sangat matang, maupun buah yang berasal dari pohon yang sudah tua karena itu harus benar-benar dihindari.

Pembenihan

Untuk pembudidayaan pepaya berskala kebun. Maka, petani sebaiknya menyiapkan sedikitnya 60 gram setiap hektarnya, dengan 60 gram benih tersebut, maka dapat diperkirakan bahwa sekiranya timbul sekitar 2000 tanaman.

Bibit tanaman yang belum dibersihkan, terlebih dulu harus dilakukan perendaman dengan menggunakan larutan POC NASA 2 cc/liter dalam kurun waktu sekitar 1 – 2 jam, kemudian biji tersebut ditiriskan dengan berhati-hati.

(4)

Kemudian persiapkan 50 gram TSP yang telah dihaluskan sebelumnya dan 30 gram Natural GLIO. Kemudian semua bahan yang telah dipersiapkan dicampur agar dapat dijadikan bahan penyemaian bibit dari pepaya Bangkok

Penyiapan Media Tanam

Lahan yang digunakan untuk penanaman tanaman pepaya sebaiknya dibersihkan dari rumput, semak-semak dan berbagaimacam kotoran yang berada di sekitar lahan hingga telah benar-benar bersih. Kemudian, tanah digemburkan dengan menggunakan cakul agar racun dari tanah dikeluarkan dan terjadinya perputaran oksigen pada media tanam.

Teknik Penyemaian Bibit

Bibit yang sebelumnya telah dipersiapkan untuk penyemaian. Siapkan tanaman ditanam pada tempat media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya dengan kedalaman tanam untuk benih sedalam 1 cm dan ditutup dengan tanah. Biji yang telah disemaikan kemudian ditanamkan dengan membuat barisan jarak antar tanaman sebesar 5 – 10 cm. (Baca Juga: Mencangkok Tanaman)

Kemudian, jangan lupa untuk menyirami bibit setiap harinya dan kombinasikan dengan memberikan pupuk PPOC NASA dengan mmeberikan dosisi sebanyak 2 tutup/tangka. Pemberian air yang baik sebaiknya dilakukan setiap seminggu sekali. Benih biasanya akan mulai tumbuh tunasnya ketika mencapai usia 12 – 15 hari.

Saat umur dari bibit pepaya yang telah ditanaman mencapai umur 45 – 60 hari dan mencapai ketinggian 15 – 20 cm itu adalah tanda bahwa sebaiknya bibit dipindahkan. Kemudian pemindahan dari bibit menuju kebun sebaiknya diakukan ketika awal dari musim penghujan.

Pembedengan

Setelah membersihkan lahan yang akan digunakan untuk penanaman tanaman pepaya. Kemudian lahan yang digunakan untuk media tanam kemudian dibentuk bedengan dengan lebar ukuran sekitar 2 – 2.5 meter dan tinggi 20 -30 cm dengan menggunkan panjang yang disesuaikan untuk penanaman dari penanaman itu sendiri.

Kemudian jarak yang dibutuhkan antar bedengan adalah sekitar 60 cm. Setelah itu, buatlah lubang tanam di atas bendengan dengan ukuran 50 x 50 x 40 cm. Kemudian jarak antar tanaman yang diharuskan adalah sekitar 2 x 2.5 meter/tanaman.

(5)

Lubang tanam yang telah dibuat secara berurutan dengan ukuran 50 x 50 x 40 cm sebelumnya akan didiamkan beberapa waktu sebelumnya agar terkena cahaya dari matahari. Apabila telah terbilang cukup lama, kemudian isikan lubang tersebut dengan tanah yang sebelumnya telah dicampur dengan gabungan 3 tempat tutup organic yang telah matang.

Kemudian, cara menanam pepaya selanjutnya adalah lubang tanam ditutupi dengan membuat gundukan tanah, tanah

setelah itu didiamkan kembali selama kurang lebih 2 – 3 hari agar tanah yang dibuat gundukan tersebut mengendap. Setelah itu, lubang tanam kemudian akan siap untuk ditanami tanaman pepaya.

(6)

MODEL KISI-KISI DAN SOAL LOTS - HOTS

UNTUK ACUAN BIBINGAN DAN PELATIHAN GURU

DALAM PENULISAN SOAL

2017

NAMA SEKOLAH : SMA Maju Tak Gentar MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia.

KELAS : XI

SEMESTER : Satu

MATERI : Teks Prosedur

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge

No. Soa l

Kunci Jawab Argumen 1.  Mengonstruksi

informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur Mengonstruksi informasi berupa pernyataan-pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur (KD 3.1 kels XI)

1. Disajikan teks prosedur. setelah selesai

membacanya, peserta didik menemukan hal yang baru.

Setelah Anda membaca teks prosedur, ciri-yang manakah yang tak sesuai dengan kandungan teks yang Anda baca terdapat pada pernyataan berikut:

A. Menggunakan pola kalimat imperatif atau kalimat perintah.

B. Menggunakan fakta kegiatan.

C. Menggunakan kerja aktif

Kempetensi yang diuji pada soal ini ialah mengingat kembali isi bacaan dan

menentukan

(7)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge

 Merancang pernyataan umum dan tahapan-tahapan dalam teks prosedur dengan organisasi yang tepat secara lisan dan tulis (KD 4.1 Kelas X1)

penghubung untuk mengurutkan kegiatan atau cara.

E. Menggunakan kata keterangan untuk menyatakan cara, tempat, dan waktu.

2. Siswa mengingat definisi teks prosedur.

Definisi teks prosedur yang paling tepat terpat pada pernyataan:

A. Teks prosedur adalah penyajian gagasan yang memuati langkah-langkah atau tahap-tahap melakukan, yang disajikan secara sistematik.

B. Teks yang berisi langkah-langkah yang seharusnya dilakukan.

C. Teks yang menyajikan tahap-tahap kegiatan untuk mencapai tujuan

D. Teks yang berisi langkah-langkah kegiatan yang dianjutkan untuk membuat sesuatu.

E. Teks yang bersikan pengarahan untuk melakukan sesuatu sesuai petunjuk.

Meng ingat

konsep 2 Kunci jawab A

Siswa mendapat tantangan untuk mengingat definisi sehingga dapat menilih definisi yang paling sesuai dengan konsep yang pernah

(8)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge perumusan teks prosedura dengan tepat.

Berikut disajikan langkah-langkah perumusan teks structural.

1. Mengembangkan Informasi ke dalam langkah-langkah pekerjaan

2. Menghimpun sumber informasi

3. menentukan topik 4. Menyusun teks

prosedur secara utuh 5. Mengurutkan tahap

kegiatan yang paling tepat.

Pentahapan kegiatan yang paling tepat.

A. 3, 2, 1, 5, 4.

Prosedur 2 Kunci Jawab A

Urutan itu sesuai dengan struktur yang siswa pelajari.

4. Disajikan teks prosedur singkat, siswa dapat memilih pernyataan mengenai teks prosedur yang bukan fakta.

Pernyataan yang bukan fakta terdapat pada pilihan:

A.Untuk pembudidayaan pepaya berskala kebun, petani sebaiknya

menyiapkan sedikitnya 60 gram setiap hektarnya.

Memaha mi

Konesep 2 Kunci jawaban A

(9)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge

No. Soa l

Kunci Jawab Argumen B.Pembudidayaan pepaya

berskala kebun demgan luas satu hektar memerlukan sedikitnya 200 bibit.

C.Bibit tanaman yang belum dibersihkan, terlebih harus direndam terlebih dahulu sekitar 1 – 2 jam, kemudian ditiriskan.

D.Dengan

memperhatikan pengalaman, benih akan mulai bertunas ketika mencapai usia 12 – 15 hari.

E.Lahan yang digunakan untuk media tanam dibentuk bedengan dengan lebar sekitar 2 – 2.5 meter dan tinggi 20 -30 cm.

dalam isi bacaan.

5. Dasajikan penggalan teks prosedur, siswa dapat

menerapkan konjungsi yang paling sesuai

Perhatikan dengan seksama kalimat berikut:

Bibit yang sebelumnya telah

dipersiapkan untuk

penyemaian. … siapkan

Menerap kan

(10)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge dengan kedalaman setiap bent1 cm dan ditutup dengan tanah. Biji yang telah disemaikan kemudian

ditanamkan dengan

A. selanjutnya,

B. berikutnya,

C. kemudian,

D. lalu, dan

E. setelah itu

6. Disajikan penggalan teks procedural, siswa dapat menganalisis membandingkan pernyataan yang paling sesuai dengan

karakteristik teks

Perhatikan teks berikut

Setelah membersihkan lahan yang akan digunakan untuk penanaman tanaman pepaya.

Kemudian lahan yang

digunakan untuk media tanam kemudian dibentuk bedengan dengan lebar ukuran sekitar 2 – 2.5 meter dan tinggi 20 -30 cm dengan menggunkan panjang yang disesuaikan untuk penanaman dari penanaman itu

Mengan alisis perbeda

an

Fakta 4 Kunci D

Pada soal ini siswa dilatih untuk menganalisas kesesuaian makna setiap pilihan

(11)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge unsur yang berbeda.

sendiri. Kemudian, jarak antara bedengan adalah 60 sentimeter. menyimpang

Tentukan pernyataan yang berbeda dengan karakteristik teks dari pilihan jawaban berikut.

A. Setelah membersihkan

lahan yang akan

digunakan, selanjutnya dibentuk dalam bentuk bedengan.

B. Bedengan yang akan ditanami papaya dibentuk dengan lebar 2-2,5 meter.

C. Lahan sebagai media tanam berketinggian 20-30 sentimeter.

D. Panjang bedengan

disesuaikan dengan lebar lahan atau panjang lahan,

E. Jarak antarbedangan adalah 60 cm.d

7. Disajikan teks prosedur, siswa siswa

menentukan kalimat yang sudah sesuai dengan kaidah yang benar.

Perhatikan kembali teks berikut:

Setelah membersihkan

lahan yang akan

digunakan untuk

penanaman tanaman pepaya. Kemudian lahan yang digunakan untuk

Mengeva luasi

Prosedur 5 Kunci Jawaban : D

(12)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge

No. Soa l

Kunci Jawab Argumen

media tanam kemudian

dibentuk bedengan

dengan lebar ukuran sekitar 2 – 2.5 meter dan tinggi 20 -30 cm dengan menggunkan panjang yang disesuaikan untuk

penanaman dari

penanaman itu sendiri. Kemudian, aturlah agar jarak bendengan sejauh

60 sentimeter.

Selanjutnya buatlah lubang tanam di atas

bendengan dengan

ukuran 50 x 50 x 40 cm. Kemudian atur jarak antar tanaman yang diharuskan adalah sekitar 2 x 2.5 meter/tanaman.

Pernyataan manakah

menurut Anda yang sudah sesuai dengan

kaidah penyusunan

kalimat dari beberapa pilihan berikut:

A. Setelah

membersihkan lahan

yang akan

digunakan untuk penanaman

dengan cara menibang sistematika

(13)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge

No. Soa l

Kunci Jawab Argumen

tanaman pepaya.

B. Kemudian lahan

yang digunakan

untuk media tanam kemudian dibentuk bedengan dengan lebar ukuran sekitar 2 – 2.5 meter dan tinggi 20 -30 cm dengan menggunkan

panjang yang

disesuaikan untuk

penanaman dari

penanaman itu

sendiri.

C. Kemudian, aturlah

agar jarak

bendengan sejauh 60 sentimeter

D. Selanjutnya, buatlah

lubang tanam di atas bendengan dengan ukuran 50 x 50 x 40 cm.

(14)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge 8. Disajikan teks

prosedur, siswa memilih masalah yang palin selaras dengan pernyataan umum pada teks prosedur.

Perhatikan teks berikut:

Pepaya, buah yang berasal dari dataran benua Amerika yang lebih tepatnya adalah bagian tengah adalah salah satu buah yang sangat mudah ditemui di Indonesia. Alasannya sederhana, karena pada dasarnya tanaman ini bukanlah tanaman yang tergolong sulit untuk dirawat karena pada dasarnya tanaman ini sangat mudah untuk dibudidayakan di berbagai tempat yang ada di dunia ini, seperti daerah tropis maupun sub tropis.

Selain itu, apabila dilihat dari manfaat, pepaya mempunyai banyak kandungan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh seperti A dan C, selain itu buah pepaya yang dapat kita gunakan sebagai macam seperti jus, dodol, dan lain-lain. Menjadi salah satu buah yang paling dicari di masyarakat.

Masalah utama yang melandasi teks tersebut

Mencipta Fakta 6 Kunci : B

Pada soal ini siswa ditantang untuk menggunakana argumentasinya dalam membuat keputusan. Argumentasi yang paling relevan dengan masalah B adalah pepaya mudah didapat, mudah ditanam, mudah jual, dan banyak

(15)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge

A. Mengapa pepaya mudah ditemukan di Indonesia?

B. Mengapa papaya banyak dipilih petani untuk ditanam di Indonesia?

C. Mengapa papaya tumbuh subur di Indonesia?

D. Mengapa papaya papaya tak sulit di rawat di Indonesia?

E. Mengapa papaya dibutuhkan oleh tubuh manusia?

Soal Uraian Berkarya

9. Disajikan teks prosedur, siswa dapat merevisi teks yang kurang sistematik dengan mencu pada tujuan yang diangkat dari teks yang dibacanya,

Ubahlah teks berikut ke dalam struktur kalimat Anda sendiri Sesuai dengan tujuan penulisan:

Setelah membersihkan

lahan yang akan

digunakan untuk

penanaman tanaman pepaya. Kemudian lahan yang digunakan untuk media tanam kemudian

7 Kunci jawaban:

Rumusan tujuan ditetapkan secara ringkas dan terarah.

Isi teks sesuai dengan tujuan yang

ditetapkan.

(16)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge sekitar 2 – 2.5 meter dan tinggi 20 -30 cm dengan menggunkan panjang yang disesuaikan untuk diharuskan adalah sekitar 2 x 2.5 meter/tanaman.

Jawaban:

Tujuan perumusan teks:

….?

Teks hasil perbaikan:

……

stuktur yang fungsional.

Hubungan

antarkalimat terpadu.

Setiap unsur mendapat skosr 10

Stkor akhir diperoleh dari rata-rata

pencapaian.

10. Disajikan teks pernyataan umum teks prosedur, siswa

Pepaya, buah yang berasal dari dataran benua Amerika yang

Mencipta Metakog nisi.

(17)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge

teks pertanyaan umum berdarkan masalah yang berbeda daripada teks yang dibacanya

Alasannya sederhana, karena pada dasarnya ada di dunia ini, seperti daerah tropis maupun sub tropis.

Selain itu, apabila dilihat dari manfaat, pepaya mempunyai banyak kandungan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh seperti A dan C, selain itu buah pepaya yang dapat kita

gunakan sebagai

macam seperti jus,

 Kejelasan masalah

 Kejelasan tujuan

 Kejelasan alasan memilih topik

 Sistematika penyajian

(18)

No. Kompetensi Dasar Indikator Soal Uraian Soal Kognitif tahuanPenge

No. Soa l

Kunci Jawab Argumen dodol, dan lain-lain.

Menjadi salah satu buah yang paling dicari di masyarakat.

• Rumus Sebaran Pilihan : ∑ SOAL

(19)

Jika diperlukan pada kisi-kisi tak perlu langsung diurai soalnya, cara yang baik jika Anda menggunakan kartu soal seperti contoh berikut:

KARTU SOAL NOMOR PILIHAN GANDA

Mata Pelajaran : ……… Kelas/Semester : ………. Kompetensi Dasar : ………. Materi Pelajaran : ………. Indikator Soal : ………. Level Kognitif : ………

Pengetahuan : ………

Uraian Soal:

Kunci Jawaban:

Bogor, 10 Januari 2018 Mengetahui Bogor, 5 Januari 2018 Mengetahui Kepala Sekolah Guru Mapel

(20)

Nama Nama Nama

Referensi

Dokumen terkait

PRA UN SMA 2017 Universitas Gunadarma Akreditasi Institusi Peringkat “A” dan STMIK Jakarta STI&K Akreditasi Institusi Peringkat “B” 2.. Mengapa perawatan kulit tubuh

Ketidaksesuaian sebaran angka tingkat kesulitan soal UN dilihat dari hasil identifikasi tingkat kesulitan soal UN Bahasa Indonesia SMA IPA, IPS, Bahasa, dan SMK tahun ajaran

PETUNJUK PENGERJAAN SOAL OBI UNEJ 20211. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. 2. Naskah soal terdiri dari 50 butir soal pilihan ganda. 3. Waktu yang disediakan untuk menyelesaikan semua soal adalah 60

Setelah membaca iklan Bapak yang dimuat harian Kompas, 30 Desember 2010, saya tertarik dengan syarat-syarat yang Bapak tuliskan dalam iklan tersebut, kemudian saya mengajukan

• Dapat menjelaskan beda interval waktu periode sinodis dan sideris bulan. • Dapat menjelaskan aturan kalender bulan

Tiga belas konstruk tersebut antara lain, (1) pokok permasalahan ada pada pokok soal; (2) tidak terdapat pengulangan kata dalam pilihan; (3) soal berupa satu rumusan masalah; (4)

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,