• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONFLIK PENGATURAN EKSPOR MINERAL DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 2009 DENGAN ATURAN PELAKSANANYA Repository - UNAIR REPOSITORY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "KONFLIK PENGATURAN EKSPOR MINERAL DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 2009 DENGAN ATURAN PELAKSANANYA Repository - UNAIR REPOSITORY"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Pasal 36 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.. Meliputi kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi, dan studi kelayakan. 99 IUP eksplorasi

(1) Untuk pengolahan dan/atau pemurnian, pemegang IUP Operasi Produksi dan IUPK Operasi Produksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 dapat melakukan kerja sama

Pemegang IUPK Operasi Produksi Mineral Logam, IUP Operasi Produksi Mineral Logam, IUP Operasi Produksi khusus untuk pengolahan dan/atau pemurnian, dan pihak lain yang

penggunaan Tenaga Kerja Asing (PTKA) dan tenaga kerja Indonesia pada perusahaan pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP), IUP, dan PKP2B..

p. menyediakan data dan informasi yang diperlukan oleh Direktur JenderaljGubernurjBupatijWalikota*) setiap saat. Pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi

(3) Kegiatan usaha pertambangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dilaksanakan setelah mendapat izin dari Bupati dan/atau Dinas Teknis yang ditunjuk.. (4) Pemegang

(3) Pemegang IUP Operasi Produksi pasir besi, IUPK Operasi Produksi pasir besi, dan IUP Operasi Produksi khusus untuk pengolahan dan/ atau pemurnian pasir besi

(2) Pemegang IUP Operasi Produksi timbal dan seng, IUPK Operasi Produksi timbal dan seng, dan IUP Operasi Produksi khusus untuk pengolahan dan/atau pemurnian