SERAT DHIRILAKSITA (Suatu Tinjauan Filologis)

Teks penuh

(1)

ii

SERAT DHIRILAKSITA

(Suatu Tinjauan Filologis)

Disusun Oleh

HIZKIA DIAN ARDIANTO C0111015

Telah disetujui oleh pembimbing Pembimbing I

Drs. Sisyono Eko WIdodo, M. Hum NIP. 196205031988031002

Pembimbing II

Dr. Supana, M. Hum NIP. 196405061989031001

Mengetahui,

Kepala Prodi Sastra Daerah

(2)

iii

Telah Disetujui oleh Tim Penguji Skripsi

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Pada Tanggal……….

Jabatan Nama Tanda tangan

Ketua Drs. Imam Sutarjo, M.Hum 196001011987031004

………

Sekretaris Dra. Endang Tri Winarni, M.Hum 195811011986012001

………

(3)

iv

PERNYATAAN

Nama : Hizkia Dian Ardianto NIM : C0111015

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi berjudul Serat Dhirilaksita (Suatu Tinjauan Filologis) adalah betul-betul karya sendiri, bukan

plagiat, dan tidak dibuatkan oleh orang lain. Hal-hal yang bukan karya saya dalam skripsi ini diberi tanda kutipan dan ditunjukkan dalam daftar pustaka.

Apabila di kemudian hari terbukti pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan skripsi dan gelar yang telah diperoleh dari skripsi tersebut.

Surakarta, April 2017 Yang Membuat Pernyataan

(4)

v

MOTTO

Tuhan memberikan bukan berdasar atas apa yang kita inginkan, namun berdasar apa yang kita butuhkan.

(NN)

Gusti Yesus banjur mandeng marang para sakabat sarta ngandika:”Tumraping manungsa bab iku mokal, nanging mungguhing Allah

samubarang kabeh bisa kalakon.”

(Mateus 19:26)

“... hidup adalah soal keberanian menghadapi yang tanda tanya, tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar, terimalah dan hadapilah ...”

(5)

vi

PERSEMBAHAN

Sekripsi ini penulis persembahkan untuk: 1. Bapak dan Ibuku

Tercinta.

(6)

vii

KATA PENGANTAR

Penulis mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala Rahmat yang telah diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Serat Dhirilaksita (Suatu Tinjauan Filologis) ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Sastra pada Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Dalam penulisan skripsi ini, penulis banyak mengalami kesulitan. Dalam penyelesaian penulis ini, penulis dibantu oleh banyak pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Prof. Drs. Riyadi Santosa, M. Ed, Ph. D, selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Dr. Supana, M. Hum. selaku Kepala Program Studi Sastra Daerah Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan kesempatan dan ilmunya dalam penyusunan skripsi ini.

3. Dra. Dyah Padmaningsih, M. Hum selaku Pembimbing Akademik yang dengan sabar selalu menuntun dan mengingatkan penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.

4. Drs. Sisyono Eko Widodo, M. Hum, selaku Pembimbing Pertama, yang dengan penuh kesabaran membimbing, menuntun, memberi petunjuk dan mengoreksi hingga penyusunan skripsi ini terselesaikan.

(7)

viii

6. Bapak dan Ibu dosen Jurusan Sastra Daerah yang telah memberikan bekal ilmu kepada penulis selama kuliah.

7. Kepala dan Staff Perpustakaan Pusat Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Perpustakaan Fakultas Sastra dan Seni Rupa atas fasilitas penyediaan referensi dan pelayanan yang baik sehingga memberikan kelancaran kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

8. Rekan-rekan Guru dan Karyawan SMP Widya Wacana I Surakarta yang senantiasa memberikan semangat dan kesempatan dalam saya menyelesaikan skripsi.

9. Bapak dan Ibu untuk semua jerih payah, pengorbanan, kasih sayang dan doa yang tak pernah hentinya mengalir bagiku.

10.Para sahabat teman-teman KKTT WISWAKARMAN. Terima kasih atas kebersamaan selama ini, kegilaan dan kekonyolan bersama kalian yang sulit untuk dilupakan.

11.Persekutuan Pemuda-pemudi Oikumene Purbowardayan (PPO) Yohanes Rian Ardianto, Kevas Tidar Baskoro, Dito Primadya, Dian Widiyanto, Yudi Praditya, Rahardhian Tri Susanto, Febri Ferdiyanto, Adhitiya Krisdian, Natanael Inung, Aris, Agus Prasetyo Adi, Anung Pranojo, Harry, Erwan, Andre, Imanuel Aji dan taman-taman yang lainnya. Terimakasih atas pertumbuhan Iman dalam Kristus yang terjalin lewat tali persaudaraan ini.

(8)

ix

menemukan kembali. Terima kasih sudah memberikan api semangat yang tidak pernah padam dalam jiwa ini.

Penulis menyadari sepenuhnya dalam penyusunan skripsi ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun penulis harapkan demi perbaikan dan kesempurnaan skripsi ini.

Surakarta, April 2017

(9)

x

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

HALAMAN PERNYATAAN ... iv

HALAMAN MOTTO ... v

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi

KATA PENGANTAR ... vii

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

ABSTRAK ... xiv

SARIPATHI ... xv

ABSTRACT ... xvi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Rumusan Masalah... 10

C. Tujuan Penelitian ... 10

D. Batasan Masalah ... 10

E. Kajian Teori ... 11

F. Data dan Sumber Data ... 21

G. Metode dan Teknik ... 21

H. Sistematika Penulisan ... 24

(10)

xi

A. Kajian Filologis ... 25

1. Deskripsi Naskah ... 25

2. Kritik Tesk ... 32

3. Suntingan Teks dan Aparat Kritik ... 42

B. Kajian Isi... 161

BAB III KESIMPULAN ... 179

A. Kesimpulan ... 179

B. Saran ... 181

DAFTAR PUSTAKA ... 183

(11)

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

(12)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Cover luar (sampul) naskah SD ... 4

Gambar 2. Kolofon Naskah SD ... 5

Gambar 3. Lakuna Naskah SD ... 6

Gambar 4. Lakuna Naskah SD ... 6

Gambar 5. Adisi Naskah SD ... 7

Gambar 6. Adisi Naskah SD ... 7

Gambar 7. Hiperkorek Naskah SD ... 8

Gambar 8. Ketidakkonsistenan penulisan Naskah SD ... 8

Gambar 9. Penambahan huruf, kata, suku kata atau kalimat Naskah SD 7 Gambar 10. Kover depan Naskah SD ... 26

Gambar 11. Cara penulisan Naskah SD ... 28

(13)

xiv

ABSTRAK

Hizkia Dian Ardianto. C0111015. 2017. Serat Dhirilaksita (Suatu Tinjauan Filologis). Skripsi: Jurusan Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Unversitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini membahas: (1) bagaimana teks dari naskah Serat Dhirilaksita yang benar? (2) apa isi atau kajian isi teks dari naskah Serat Dhirilaksita?

Tujuan penelitian ini adalah: (1) menyajikan teks naskah Serat Dhirilaksita yang asli atau mendekati aslinya serta suntingan teks yang benar (2) menjelaskan isi dari naskah Serat Dhirilaksita.

Bentuk penelitian ini adalah penelitian filologis, sebuah penelitian pustaka, yang bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah teks Serat Dhirilaksita dan isi dari Serat Dhirilaksita yang benar. Naskah SD berbentuk sebuah gancaran atau prosa yang ditulis dalam huruf Jawa carik dan memiliki 186 halaman.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu (1) membaca 8 katalog naskah yang tersimpan di museum dan mendatangi tempat koleksi naskah (pribadi dan teroganisir) (2) mendaftar judul naskah (3) memastikan keberadaan naskah di tempat penyimpanan dan melakukan pengamatan (4) mendeskripsikan naskah (5) mendigitalisasi naskah (6) mentransfer ke komputer dengan program Microsoft Office Picture Manager untuk dilakukan transliterasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis filologi dan analisis isi teks.

Simpulan penelitian ini adalah (1) Naskah Serat Dhirilaksita tersimpan di Museum Radyapustaka dengan nomor katalog RP 60 yang berbentuk gancaran atau prosa adalah naskah tunggal yang memiliki 186 halaman. Metode penyuntingan naskah tersebut menggunakan metode standar, karena isi naskah dianggap sebagai cerita biasa, bukan cerita yang dianggap suci, sehingga tidak perlu diperlakukan secara khusus atau istimewa dan juga menggunakan teknik filologi mulai dari inventarisasi naskah, deskripsi naskah, transliterasi, suntingan teks dan aparat kritik, serta terjemahan (sinopsis). Terdapat varian-varian seperti lakuna, adisi, hiperkorek, dan ketidakkonsistenan penulisan dalam teks Serat Dhirilaksita. Setelah melalui teknik filologi dimulai dari deskripsi naskah, kritik teks, aparat kritik hingga transiliterasi (sinopsis), maka suntingan teks Serat Dhirilaksita dalam penelitian ini merupakan teks yang bersih dari kesalahan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. (2) Serat Dhirilaksita adalah naskah jenis sastra sejarah. Serat Dhirilaksita menceritakan kisah perjalanan hidup dan karir Kanjeng Raden Adipati Sasradiningrat IV, yang merupakan seorang patih Keraton Surakarta pada masa Pakubuwana IX dan Pakubuwana X. Perjalanan karirnya diawali dari menjadi seorang lurah abdi dalem punakawan sekar kedhaton dengan gelar Raden Mas Pangeran Wuryaningrat hingga dipercaya menjadi seorang patih bergelar Kanjeng Raden Adipati Sasradiningrat IV.

(14)

xv

SARI PATHI

Hizkia Dian Ardianto. C0111015. 2017. Serat Dhirilaksita (Suatu Tinjauan Filologis). Skripsi: Jurusan Sastra Dhaerah Fakultas Ilmu Budaya Rupa Pawiyatan Sebelas Maret Surakarta Hadiningrat.

Prêkawis ingkang dipunrêmbag wontên panalitèn punika (1) kados pundi suntingan teks Sêrat Dhirilaksita ingkang rêsik saking kalêpatan (2) punapa isi ingkang kawrat wonten ing Serat Dhirilaksita?

Wujud panalitènipun inggih punika panalitèn filologi ingkang sipatipun deskriptif kualitatif. Jinis panalitènipun inggih punika panalitèn pustaka. Dhata panalitènipun inggih punika Sêrat Dhirilaksita ingkang wujudipun gancaran utawa prosa mawi aksara Jawi carik lan wonten 186 kaca.

Teknik pengumpulan dhata kawiwitan saking (1) inventarisasi mawi katalog-katalog naskah ingkang kasimpên wontên ing museum utawi instansi. (2) irah-irahan naskah didundhaptar, (3) dipunwontênakên panalitèn lan mirsani lêrêsipun kawontênan naskah dhatêng panggènan ingkang nyimpên naskah kalawau. (4) deskripsi naskah, (5) teknik reproduksi, tegesipun naskah dipunpoto mawi kamera digital tanpa hangginakakên blitz, (6) dhata dipunlêbêtakên wontên ing komputêr, inggih punika program Microsoft Office Picture Manager. Salajêngipun, Serat Dhirilaksita dipuntranslit, têgêsipun ingkang wau sêratan Jawa kasêrat mawi sêratan Latin. Teknik analisis dhata mawi teknik analisis filologi lan analisis isi teks.

Dudutan panalitèn inggih punika (1) Sêrat Dhirilaksita kagunganipun Muséum Radyapustaka Surakarta kanthi angka katalog RP 60 kasêbut inggih punika naskah tunggal lan cacahipun 186 kaca. Metode penyuntingan Sêrat Dhirilaksita inggih punika metode standar, amargi isi saking Sêrat Dhirilaksita punika sagêd dipunwastani sêrat ingkang botên dipunpitados naskah ingkang suci saéngga pangruwatanipun kados limrahipun lan ugi salajêngipun dipuntêliti kanthi cara kerja filologi kawiwitan saking inventarisasi naskah, deskripsi naskah, kritik teks, aparati kritik, transliterasi (sinopsis). Ing salêbêtipun pinanggih varian-varian ing antawasipun lakuna, adisi, hiperkorek lan panyêratan ingkang botên ajêg pramila suntingan teks Sêrat Dhirilaksita wontên ing panalitèn punika dipuntêtêpakên minangka teks ingkang rêsik saking kalêpatan saha sagêd dipuntanggéjawabakên kanthi ilmiah. (2) Sêrat Dhirilaksita inggih punika naskah ingkang kalêbêt jinis naskah babad utawa sejarah. Ing salêbêtipun kakandhut lêlampahaning gêsang saking miyosipun Kanjêng Radèn Adipati Sasranagara IV dumugi sédanipun. Kanjêng Radèn Adipati Sasranagara IV inggih dados patih dalêm nalika jumênêngipun nata inggih punika Ingkang Sinuhun Kanjêng Susuhunan ingkang kaping IX saha Ingkang Sinuhun Kanjêng Susuhunan ingkang kaping X. Lêlampahanipun kawiwitan saking dados lurah abdi dalêm punakawan sêkar kadhaton pinaringan nama Radèn Mas Pangèran Wuryaningrat ugi salajêngipun dipunpitados dados patih dalêm kapatêdhan nama Kanjêng Radèn Adipati Sasranagara IV.

(15)

xvi

ABSTRACT

Hizkia Dian Ardianto. C0111015. 2017. Serat Dhirilaksita (Suatu Tinjauan Filologis). Minor Thesis. Surakarta: Javanese Literature Program Faculty of Humanity Sebelas Maret University.

This research discussed about: (1) how Serat Dhirilaksita are correctly edited? (2) what are contents or study contents of Serat Dhirilaksita?

The purposes of this research were: (1) presenting script of original or originally approach of Serat Dhirilaksita and its correctly edited script; and (2) explaining the contents of Serat Dhirilaksita.

The form of this research is philology research, a kind of literacy research, which has descriptive qualitative characteristic. Data in this research was a script of Serat Dhirilaksita. Serat Dhirilaksita formed a prose which is written in Javanese script and has 186 pages number.

Collecting data technique were: (1) read 8 script catalogs which are secured in the museum and going to script collection place (personal and organized); (2) register the title of script; (3) make sure of script existance in the secured place and observing; (4) describe script; (5) digitalize script; (6) transfer the data to a computer using Microsoft Office Picture Manager to transliteracy. Analysis data technique used philology technique and text content analysis.

The conclussions of this research are: (1) Serat Dhirilaksita is secured in Radyapustaka Museum which has RP 60 as catalog number. It formed a single script prose which has 186 pages number. Editing method for Serat Dhirilaksita used standart method, because the contents of script considered as a common story, not a holy story, so that it was not necessary to use a special method. It used philology technique started from script inventory, script description, transliteracy, edited script and critical apparatus, and synopsis. There were varians like lacuna, adition, hypercorrect, and writing inconsistency in Serat Dhirilaksita. After the philology technique, started from script inventory, script description, transliteracy, edited script and critical apparatus, and synopsis, edited script of Serat Dhirilaksita in this research formed a faultless script and it has responsibility of scientific. (2) Serat Dhirilaksita is historical script. It tells the journey of life and career of Kanjeng Raden Adipati Sasradiningrat IV who had job as a governor of Keraton Surakarta in Pakubuwana IX and Pakubuwana X period. His career journey started from being an inner servant headman of punakawan sekar kedhaton who was called Raden Mas Pangeran Wuryaningrat then being trusted as a governor who was called Kanjeng Raden Adipati Sasradiningrat IV.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...