• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Kami mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dari seluruh staf Sekretariat Daerah Kota Banjar.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR. Kami mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dari seluruh staf Sekretariat Daerah Kota Banjar."

Copied!
149
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Puji Syukur Kami Panjatkan Kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa, karena atas Petunjuk dan Hidayah Nya sehingga Penyusunan Rencana Strategis Sekretariat Daerah 2018-2023 terhadap tugas pokok dan Fungsi Sekretariat Daerah Kota Banjar dapat diselesaikan.

Penyusunan Rencana Strategis merupakan faktor mendasar guna lebih mengarahkan Tujuan serta Sasaran Perencanaan Pembangunan Daerah yang berkesinambungan selama 5 tahun dan dapat dipertanggungjawabkan untuk semua Kebijakan, Program dan Sasaran serta sebagai review evaluasi Rencana Kerja Awal.

Kami menyadari dalam penyusunan Rencana Strategis 2018 – 2023 ini masih banyak terdapat kekurangan didalam penyajiannya untuk itu kami mengharapkan saran serta masukan dari berbagai pihak guna kesempurnaan Rencana Kerja Perubahan dimaksud untuk masa mendatang.

Kami mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dari seluruh staf Sekretariat Daerah Kota Banjar.

DAFTAR ISI

Banjar, Juni 2019 SEKRETARIS DAERAH

Dr. Drs. H. ADE SETIANA, M.Pd NIP. 19630608 198803 1 008

(3)

DAFTAR ISI ii

DAFTAR GAMBAR iii DAFTAR TABEL iv BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah... 1

1.2. Landasan Hukum... 2

1.3. Maksud dan Tujuan... 4

1.4. Sistematika Penulisan... 4

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SEKRETARIAT DAERAH 1. Susunan Organisasi dan Tugas Fungsi Sekretariat Daerah Kota Banjar... 7

2. Sumber Daya Sekretariat Daerah Kota Banjar... 27

3. Kinerja Pelayanan Sekretariat Daerah Kota Banjar... 34

4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Sekretariat Daerah Kota Banjar... 81

BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS 1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi . . 85

2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah ... 88

3. Telaahan Renstra Kementerian dan Renstra Pemerintah Provinsi... 90

4. Potensi Pengembangan Wilayah... 96

5. Penentuan Isu-Isu Strategis Sekretariat Daerah Kota Banjar... 105

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN... 109

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN... 112

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN... 114

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN ... 144

BAB VIII PENUTUP... 144

DAFTAR GAMBAR 1. Struktur Organisasi Sekretariat Daerah Kota Banjar... 9

2. Gtrafik Jumlah SDM Menurut Pendidikan... 28

(4)

DAFTAR TABEL

1. Daftar Nomatif Pegawai Negeri Sipil dan Tenaga Honorer... 30 2. Daftar Nomatif Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan... 31 3. Komposisi Jenis Kelamin dalam Jabatan Struktural... 32 4. Rekapitulasi Sarana dan Prasarana

(5)

Daerah Kota Banjar... 35

6. Rekapitulasi Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Sekretariat Daerah Kota Banjar Tahun 2018... 38

7. Anggaran dan realisasi Anggaran Sekretariat Daerah Kota Banjar Tahun 2014-2018... 39

8. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Sekretariat Daerah Kota Banjar... 81

9. Identifikasi Permasalahan Sekretariat Daerah Kota Banjar... 85

10. Janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih... 89

11. Faktor Penghambat dan faktor Pendorong... 92

12. Faktor Kekuatan dan Faktor Kelemahan... 102

13. Isu Strategis... 105

14. Penjabaran Isu-Isu Strategis... 106

15. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah... 110

16. Indikator Kinerja Utama (IKU) Sekretariat Daerah Kota Banjar... 111

17. Tujuan, Sasaran, Strategis dan Kebijakan Sekretariat Daerah Kota Banjar... 113

18. Rencana Program, Kegiatan dan Pendanaan Sekretariat Daerah Kota Banjar... 115

19. Indikator Kinerja Sekretariat Daerah Kota Banjar Yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD... 143

(6)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah adalah Dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun, berfungsi sebagai pedoman penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT), Rencana Kerja dan anggaran Perangkat daerah serta digunakan sebagai instrumen evaluasi keberhasilan dan ketidak berhasilan kinerja Perangkat Daerah dalam waktu 5 (lima) tahun sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan jangka menengah Perangkat Daerah yang tidak terpisahkan dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD). Dalam penyusunannya Renstra Perangkat Daerah melewati tahapan – tahapan seperti persiapan penyusunan, penyusunan rancangan, penyusunan rancangan akhir dan penetapan Renstra, sebagaimana diatur dalam pasal 89 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, kemudian dokumen Renstra Perangkat Daerah di evaluasi dan dikendalikan untuk mendapatkan kesesuaian dengan dokumen RPJMD. Rancangan akhir Renstra Perangkat Daerah disusun dengan mengacu kepada RPJMD yang sudah ditetapkan dengan peraturan daerah.

Renstra Sekretariat Daerah Kota Banjar 2018-2023 yang berfungsi sebagai deokumen perencanaan kinerja dalam penyelenggraan pemerintah daerah memiliki keterkaitan tentang Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan dengan RPJMD Kota Banjar Tahun 2018-2023 sesuai dengan Peraturan Daerah

Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

(RPJMD) Kota Banjar Tahun 2018-2023. Renstra disusun untuk mendukung pencapaian RPJMD yang diimpelemntasikan melalui pelaksanaan program pembangunan daerah yang berisi program –program prioritas untuk mewujudkan visi dan misi Kepala Daerah.

(7)

1.2 Landasan Hukum

Peraturan-peraturan terkait yang dijadikan acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang menjadi landasan penyusunan Rencana Strategis ini adalah :

1) Undang-undang nomor 27 tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Banjar di

Provinsi Jawa Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 130, Tambahan Lembaran negara Republik Indonesia Nomor 4246);

2) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara

(Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4286);

3) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara

(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4355);

4) Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);

5) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan

Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4700);

6) Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan

jangka Panjang nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara republic Indonesia nomor 4700);

7) Undang-Undang Nmor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Repbulik Indonesia Nomor 5679);

8) Undang-Undang Nomor Nmor 30 tahun 2014 tentang Administrasi

Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 5601);

(8)

10) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

11) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rancangan Pembangunan Jangkja Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan jangka Mengeah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

12) Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (LEmbaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663);

13) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4817);

14) Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 8 Seri E, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 45);

15) Raturan DaerahProvinsi Jawa Barat Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan ke dua Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan jangka Panjang Daerah Provinsi jawa barat Tahun 2005-2025;

16) Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023;

17) Peraturan Daerah Kota Banjar No. 9 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Banjar Tahun 2005-2025.

18) Peraturan Daerah Kota Banjar No. 9 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjar Tahun 2013-2033.

19) Peraturan Daerah Kota Banjar No. 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Banjar.

(9)

1.3 Maksud dan Tujuan

Penyusunan Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Banjar dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang visi, misi tujuan dan berbagai kebijakan, program dan kegiatan serta Indikator kinerja Sekretariat Daerah Kota Banjar.

Sedangkan tujuan penyusunan Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Banjar Tahun 2018-2023 adalah sebagai berikut:

1. Menjamin keselarasan antara visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan Pemerintah Kota Banjar dengan Sekretariat Daerah Kota Banjar, sehingga bermanfaat bagi proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pertanggungjawaban bagi Sekretariat Daerah Kota Banjar.

2. Sebagai landasan operasional secara resmi bagi seluruh bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Banjar dalam menentukan prioritas program dan kegiatan tahunan yang akan diusulkan untuk dibiayai dari APBD Kota Banjar, sehingga pencapaian hasil sesuai dengan rencana atau target yang telah ditetapkan.

3. Memudahkan seluruh jajaran pada masing-masing Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Banjar dalam mencapai tujuan dengan cara menyusun program dan kegiatan secara terpadu, terarah dan terukur.

4. Memudahkan seluruh jajaran pada masing-masing bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Banjar untuk memahami dan menilai arah kebijakan dan program serta kegiatan operasional tahunan selama kurun waktu lima tahun. 5. Menterjemahkan visi, misi dan program pembangunan dalam RPJMD

Kota Banjar secara nyata ke dalam visi, misi, program dan kegiatan Setda Kota Banjar sesuai dengan tugas dan fungsi.

6. Mewujudkan perencanaan dan penganggaran terpadu yang berbasis hasil/kinerja. 1.4 Sistematika Penulisan

Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Banjar tahun 2018-2023 sistematika penulisannya mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah

(10)

Sistematika Penulisan Renstra Sekretariat Daerah Kota Banjar tahun 2018-2023, adalah sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan

Pendahuluan membahas secara ringkas mengenai pengertian Renstra Sekretariat Daerah Kota Banjar, Fungsi Renstra dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, proses penyusunan Renstra Sekretariat Daerah Kota banjar, keterkaitan Renstra Sekretariat Daerah Kota Banjar dengan RPJMD, dan keterkaitan Renja, RKT dengan Renstra.

Bab II Gambaran Pelayanan Sekretariat Daerah Kota Banjar

Memuat tugas, fungsi dan struktur organisasi Sekretariat Daerah Kota Banjar, sumber daya yang dimiliki oleh Setda Kota Banjar, kinerja pelayanan sampai saat ini, tantangan dan peluang pengembangan pelayanan Setda Kota Banjar.

Bab III Permasalahan dan Isu-Isu Strategis Sekretariat Daerah Kota Banjar Memuat permasalahan-permasalahan pelayanan Perangkat Daerah, telaahan visi, misi dan program KDH terpilih, telaahan Renstra K/L, telaahan terhadap RTRW dan penentuan isu-isu strategis.

Bab IV Tujuan dan Sasaran

Memuat penjabaran tujuan dan sasaran Perangkat Daerah yang lebih spesifik dan terukur sebagai upaya mewujudkan visi dan misi rencana pembangunan jangka menengah daerah yang akan dicapai selama kurun waktu lima tahun kedepan

Bab V Strategi dan Arah Kebijakan

Strategi yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan, dirancang secara konseptual, analisis, realistis, rasional, dan komprehensif. Strategi diwujudkan dalam kebijakan dan program. Dan Kebijakan yang diambil oleh Perangkat Daerah dalam menentukan bentuk konfigurasi program dan kejadian untuk mencapai tujuan.

(11)

Bab VI Rencana Program dan Kegiatan Serta Pendanaan

Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif, membahas mengenai penjelasan tentang program-program dan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai target yang telah ditetapkan selama lima tahun secara bertahap serta jumlah dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan program dan kegiatan.

Bab VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan

Memuat Indikator Kinerja Sekretariat Daerah Kota banjar yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD, memuat mengenai indikator kinerja yang secara langsung menunjukan kinerja yang akan dicapai Perangkat Daerah dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.

Bab VIII Penutup

Berisi ringkasan singkat dari maksud dan tujuan penyusunan dokumen Renstra Setda Kota Banjar, disertai dengan harapan bahwa dokumen ini mampu menjadi pedoman pembangunan 5 (lima) tahun kedepan.

(12)

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN SEKRETARIAT DAERAH

2.1 Susunan Organisasi dan Tugas Fungsi Sekretariat Daerah Kota Banjar Kedudukan Sekretariat Daerah yang merupakan unsur staf, pendukung Kepala Daerah dipimpin Sekretaris Daerah berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Wali Kota mempunyai tugas membantu Wali Kota dalam penyusunan Kebijakan dan pengkoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Banjar Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Banjar (Lembaran Daerah Kota Banjar Nomor 8 Tahun 2016, Tambahan Lembaran Daerah Kota Banjar 13); dan berdasarkan Peraturan Wali Kota Banjar Nomor 64 Tahun 2018 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi , Tugas dan fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Kota Banjar, dalam melaksanakan tugas tersebut Sekretariat Daerah Kota Banjar menyelenggarakan fungsi :

a. Pengoordinasian dan penyusunan kebijakan daerah; b. Pengoordinasian dan pelaksanaan tugas perangkat daerah;

c. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan daerah; d. Pelayanan dan pelaksanaan administratif;

e. Pembinaan aparatur sipil negara pada perangkat daerah;

f. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh wali kota terkait dengan

tugas dan fungsinya.

Struktur Organisasi Sekretariat Daerah Kota Banjar berdasarkan Peraturan Wali Kota Banjar Nomor 64 Tahun 2018, susunan Sekretariat Daerah Kota Banjar terdiri dari :

a. Sekretaris Daerah

b. Asisten umum, hukum dan pemerintahan , membawahi bagian: 1) Bagian umum, terdiri dari:

 Sub bagian tata usaha, Kepegawaian dan perencanaan;

 Sub bagian keuangan;

 Sub bagian rumah tangga dan protokol pimpinan.

2) Bagian Hukum dan Organisasi, terdiri dari:

(13)

 Sub bagian jaringan dokumentasi informasi hukum, bantuan hukum dan hak asasi manusia;

 Sub bagian organisasi, tatalaksana dan pelayanan publik.

3) Bagian Pemerintahan, terdiri dari:

 Sub bagian kerjasama daerah;

 Sub bagian pemerintahan umum;

 Sub bagian bina wilayah.

c. Asisten Kesejahteraan, Ekonomi, dan Pengadaan, membawahi bagian: 1) Bagian Kesejahteraan Rakyat, terdiri dari:

 Sub bagian agama, pendidikan dan pemuda;

 Sub bagian pelayanan sosial ketenagakerjaan dan bencana;

 Sub bagian kesehatan dan kependudukan.

2) Bagian Ekonomi Pembangunan, terdiri dari:

 Sub bagian bina perekonomian;

 Sub bagian pengendalian pembangunan;

 Sub bagian bina investasi dan pengembangan usaha daerah.

3) Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa terdiri dari:

 Sub bagian bina pengadaan barang/jasa;

 Sub bagian pemilihan penyedia barang/jasa;

 Sub bagian LPSE.

d. Staf Ahli terdiri dari:

1) Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik dan Pemerintahan. 2) Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan. 3) Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia e. Kelompok Jabatan Fungsional.

(14)
(15)

2.1.1 Sekretaris Daerah

Sekretariat Daerah dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Wali Kota, mempunyai tugas pokok membantu Wali Kota dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif. Sekretaris Daerah melaksanakan uraian tugas sebagai berikut:

a. melakukan finalisasi rancangan kebijakan daerah;

b. menetapkan kebijakan daerah di lingkungan sekretariat daerah; c. melakukan penandatanganan pada lembaran dan berita daerah;

d. memimpin dan mengendalikan pengkoordinasian dan pelaksanaan tugas perangkat daerah;

e. memimpin dan mengendalikan pengkordinasian dan pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan daerah;

f. memimpin dan mengendalikan pelayanan dan pelaksanaan administratif pada perangkat daerah;

g. memimpin dan mengendalikan pembinaan aparatur sipil negara pada perangkat daerah;

h. memimpin dan memotivasi setiap pegawai ASN melalui : kepeloporan dalam bidang : keahlian profesional; analisis dan rekomendasi kebijakan; dan kepemimpinan manajemen;

i. mengembangan kerja sama dengan instansi lain;

j. memberikan keteladanan dalam mengamalkan nilai dasar ASN dan melaksanakan kode etik dan kode perilaku ASN; dan

k. melaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh wali kota terkait dengan tugas dan fungsinya.

2.1.2 Asisten Umum, Hukum dan Pemerintahan

Asisten Umum, Hukum dan Pemerintahan mempunyai tugas membantu Sekretariat Daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif bagian umum, bagian hukum dan organisasi, bagian pemerintahan, staf ahli, Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta sebagian perangkat daerah lingkungan pemerintah daerah. Asisten Umum, Hukum dan Pemerintahan Sekretaris Daerah melaksanakan uraian tugas :

a. melakukan validasi rancangan kebijakan daerah pada bagian umum, hukum dan organisasi serta bagian pemerintahan sekretariat daerah, staf ahli, wali kota dan wakil wali kota serta pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah pada perangkat daerah yang membidangi urusan badan perencanaan pembangunan daerah, badan pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, sekretariat

(16)

kependudukan dan pencatatan sipil, satuan polisi pamong praja, badan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan daerah, dinas pemberdayaan masyarakat, desa, kesatuan bangsa dan politik, kecamatan dan kelurahan dan desa;

b. mengoordinasikan pelaksanaan tugas pada bagian umum, hukum dan organisasi serta bagian pemerintahan sekretariat daerah, staf ahli, wali kota dan wakil wali kota serta pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah pada perangkat daerah yang membidangi urusan badan perencanaan pembangunan daerah, badan pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, dinas arsip dan perpustakaan, dinas kependudukan dan pencatatan sipil, satuan polisi pamong praja, badan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan daerah, dinas pemberdayaan masyarakat, desa, kesatuan bangsa dan politik, kecamatan dan kelurahan dan desa;

c. mengkoodinasikan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah pada bagian umum, hukum dan organisasi serta bagian pemerintahan sekretariat daerah, staf ahli, wali kota dan wakil wali kota serta pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah pada perangkat daerah yang membidangi urusan badan perencanaan pembangunan daerah, badan pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, dinas arsip dan perpustakaan, dinas kependudukan dan pencatatan sipil, satuan polisi pamong praja, badan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan daerah, dinas pemberdayaan masyarakat, desa, kesatuan bangsa dan politik, kecamatan dan kelurahan dan desa;

d. mengkoordinasikan pelayanan dan pelaksananaan administratif pada bagian umum, hukum dan organisasi serta bagian pemerintahan sekretariat daerah, staf ahli, wali kota dan wakil wali kota serta pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah pada perangkat daerah yang membidangi urusan badan perencanaan pembangunan daerah, badan pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, dinas arsip dan perpustakaan, dinas kependudukan dan pencatatan sipil, satuan polisi pamong praja, badan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan daerah, dinas pemberdayaan masyarakat, desa, kesatuan bangsa dan politik, kecamatan dan kelurahan dan desa;

e. mengkoordinasikan dan melaksanakan pembinaan aparatur sipil negara bagian umum, bagian hukum dan organisasi serta bagian pemerintahan sekretariat daerah, staf ahli, perangkat daerah lingkungan pemerintah daerah, kepala desa, perangkat desa dan badan permusyawaratan desa;

(17)

f. mengkoordinasikan pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi penunjang urusan perencanaan, evaluasi, penelitian dan pengembangan, kepegawaian, pendidikan dan pelatihan serta keuangan lingkungan sekretariat daerah dan staf ahli;

g. memimpin dan memotivasi setiap pegawai ASN melalui : kepeloporan dalam bidang : keahlian profesional; analisis dan rekomendasi kebijakan; dan kepemimpinan manajemen;

h. melaksanakan pengembangan kerja sama dengan instansi lain;

i. melaksanakan pemberian keteladanan dalam mengamalkan nilai dasar ASN dan melaksanakan kode etik dan kode perilaku ASN; dan

j. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh sekretaris daerah terkait dengan tugas dan fungsinya.

Dalam melaksanakan tugas pokok Asisten Umum, Hukum dan Pemerintahan membawahi :

1. Bagian Umum;

2. Bagian Hukum dan Organisasi; 3. Bagian Pemerintahani.

2.1.2.1 Bagian Umum

Bagian Umum dipimpin oleh kepala bagian berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada sekretaris daerah melalui asisten umum, hukum dan pemerintahan sekretaris daerah.

Bagian Umum mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas sekretariat daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas sekretariat daerah serta pelayanan administratif tata usaha, kepegawaian dan perencanaan, keuangan, rumah tangga dan protokol pimpinan serta staf ahli.

Kepala Bagian Umum melaksanakan uraian tugas :

a. melakukan evaluasi dan verifikasi rancangan kebijakan daerah lingkungan sekretariat daerah bidang tata usaha, kepegawaian dan perencanaan, keuangan, rumah tangga dan protokol pimpinan serta staf ahli;

b. memimpin pengoordinasian dan pelaksanaan tugas lingkungan sekretariat daerah bidang tata usaha, kepegawaian dan perencanaan, keuangan, rumah tangga dan protokol pimpinan serta staf ahli;

(18)

c. memimpin pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah lingkungan sekretariat daerah bidang tata usaha, kepegawaian dan perencanaan, keuangan, rumah tangga dan protokol pimpinan serta staf ahli;

d. memimpin pelayanan dan pelaksanan administratif lingkungan sekretariat daerah bidang tata usaha, kepegawaian dan perencanaan, keuangan, rumah tangga dan protokol pimpinan serta staf ahli;

e. memimpin pembinaan aparatur sipil negara lingkungan sekretariat daerah, staf ahli dan staf pimpinan;

f. memimpin pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi penunjang urusan

perencanaan, evaluasi, penelitian dan pengembangan, kepegawaian, pendidikan dan pelatihan, keuangan serta aset lingkungan sekretariat daerah, staf ahli dan staf pimpinan; dan

g. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh asisten umum, hukum dan pemerintahan sekretaris daerah terkait dengan tugas dan fungsinya.

2.1.2.2 Bagian Hukum dan Organisasi

Bagian Hukum dan Organisasi dipimpin oleh kepala bagian berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada sekretaris daerah melalui asisten umum, hukum dan pemerintahan sekretaris daerah.

Bagian Hukum dan Organisasi mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas sekretariat daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif bidang pembentukan produk hukum daerah, jaringan dokumentasi informasi hukum, bantuan hukum dan hak asasi manusia, organisasi, tatalaksana dan pelayanan publik.

Kepala Bagian Hukum dan Organisasi melaksanakan uraian tugas :

a. melakuan evaluasi dan verifikasi rancangan kebijakan daerah bidang pembentukan produk hukum daerah, jaringan dokumentasi informasi hukum, bantuan hukum dan hak asasi manusia, organisasi, tatalaksana dan pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah;

b. melakukan evaluasi dan verifikasi rancangan kebijakan perangkat daerah lingkungan pemerintah daerah

c. melaksanakan autentifikasi produk hukum daerah;

d. memimpin pengoordinasian dan pelaksanaan tugas perangkat daerah bidang pembentukan produk hukum daerah, jaringan dokumentasi informasi hukum,

(19)

bantuan hukum dan hak asasi manusia, organisasi, tatalaksana dan pelayanan publik lingkungan pemerintah daerah;

e. memimpin pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah bidang pembentukan produk hukum daerah, jaringan dokumentasi informasi hukum, bantuan hukum dan hak asasi manusia, organisasi, tatalaksana dan pelayanan publik lingkungan pemerintah daerah;

f. memimpin pelayanan dan pelaksanaan administratif bidang pembentukan

produk hukum daerah, jaringan dokumentasi informasi hukum, bantuan hukum dan hak asasi manusia, organisasi, tatalaksana dan pelayanan publik lingkungan pemerintah daerah;

g. memimpin pembinaan aparatur sipil negara pada bagian hukum dan organisasi; dan

h. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh asisten umum, hukum dan pemerintahan sekretaris daerah terkait dengan tugas dan fungsinya.

2.1.2.3 Bagian Pemerintahan

Bagian Pemerintahan dipimpin oleh kepala bagian berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada sekretaris daerah melalui asisten umum, hukum dan pemerintahan sekretaris daerah.

Bagian Pemerintahan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas sekretariat daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif bidang kerjasama daerah, bidang pemerintahan umum dan bidang bina wilayah serta sebagian perangkat daerah.

Kepala Bagian Pemerintahan melaksanakan uraian tugas :

a. melakukan evaluasi dan verifikasi rancangan kebijakan daerah bidang kerjasama daerah, bidang pemerintahan umum dan bidang bina wilayah;

b. memimpin pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah pada perangkat daerah yang membidangi perencanaan pembangunan daerah, pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, arsip dan perpustakaan, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, satuan polisi pamong praja, kepegawaian, pendidikan dan pelatihan daerah, pemberdayaan masyarakat, desa, kesatuan bangsa dan politik, kecamatan dan kelurahan dan desa;

(20)

c. memimpin pengoordinasian dan pelaksanaan tugas perangkat daerah bidang kerjasama daerah, pemerintahan umum, bina wilayah serta pada perangkat daerah yang membidangi perencanaan pembangunan daerah, pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, arsip dan perpustakaan, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, satuan polisi pamong praja, kepegawaian, pendidikan dan pelatihan daerah, pemberdayaan masyarakat, desa, kesatuan bangsa dan politik, kecamatan dan kelurahan dan desa;

d. memimpin pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah bidang kerjasama daerah, pemerintahan umum, bina wilayah serta pada perangkat daerah yang membidangi perencanaan pembangunan daerah, pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, arsip dan perpustakaan, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, satuan polisi pamong praja, kepegawaian, pendidikan dan pelatihan daerah, pemberdayaan masyarakat, desa, kesatuan bangsa dan politik, kecamatan dan kelurahan dan desa;

e. memimpin pelayanan dan pelaksanaan administratif bidang kerjasama daerah, pemerintahan umum, bina wilayah serta pada perangkat daerah yang membidangi perencanaan pembangunan daerah, pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah, sekretariat daerah, sekretariat DPRD, inspektorat, arsip dan perpustakaan, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, satuan polisi pamong praja, kepegawaian, pendidikan dan pelatihan daerah, pemberdayaan masyarakat, desa, kesatuan bangsa dan politik, kecamatan dan kelurahan dan desa;

f. memimpin pembinaan aparatur sipil negara pada bagian pemerintahan; dan

g. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh asisten umum, hukum dan pemerintahan sekretaris daerah terkait dengan tugas dan fungsinya.

2.1.3 Asisten Kesejahteraan, Ekonomi dan Pengadaan

Asisten kesejahteraan, ekonomi dan pengadaan merupakan unsur staf, dipimpin oleh asisten sekretaris daerah berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada sekretaris daerah.

Asisten Kesejahteraan, Ekonomi dan Pengadaan mempunyai tugas membantu sekretariat daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan

(21)

administratif bagian kesejahteraan rakyat, ekonomi pembangunan dan layanan pengadaan barang/ jasa serta sebagian perangkat daerah lingkungan pemerintah daerah.

Asisten Kesejahteraan, Ekonomi dan Pengadaan Sekretaris Daerah melaksanakan uraian tugas :

a. melakukan validasi rancangan kebijakan daerah bagian kesejahteraan rakyat, ekonomi pembangunan dan pengadaan barang/ jasa serta rancangan kebijakan daerah pada perangkat daerah yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan, pemuda, olahraga dan pariwisata, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, tenaga kerja, badan penanggulangan bencana daerah, kesehatan, pengendalian penduduk dan kelurga berencana, badan layanan umum daerah rumah sakit umum daerah, ketahanan pangan, pertanian dan perikanan, koperasi usaha kecil, menengah dan perdagangan, komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, lingkungan hidup, perhubungan, penanaman modal dan pelayananterpadu satu pintu, badan usaha milik daerah dan badan usaha milik desa;

b. mengoordinasikan dan melaksanakan tugas sekretariat daerah bagian kesejahteraan rakyat, ekonomi pembangunan dan pengadaan barang/jasa serta pengoordinasian pelaksanaan tugas pada perangkat daerah yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan, pemuda, olahraga dan pariwisata, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, tenaga kerja, badan penanggulangan bencana daerah, kesehatan, pengendalian penduduk dan kelurga berencana, badan layanan umum daerah rumah sakit umum daerah, ketahanan pangan, pertanian dan perikanan, koperasi usaha kecil, menengah dan perdagangan, komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, lingkungan hidup, perhubungan, penanaman modal dan pelayananterpadu satu pintu, badan usaha milik daerah dan badan usaha milik desa;

c. mengoordinasikan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah bagian kesejahteraan rakyat, ekonomi pembangunan dan pengadaan barang/ jasa serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah pada perangkat daerah yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan, pemuda, olahraga dan pariwisata, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, tenaga kerja, badan penanggulangan bencana daerah, kesehatan, pengendalian

(22)

umum daerah, ketahanan pangan, pertanian dan perikanan, koperasi usaha kecil, menengah dan perdagangan, komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, lingkungan hidup, perhubungan, penanaman modal dan pelayananterpadu satu pintu, badan usaha milik daerah dan badan usaha milik desa;

d. mengoordinasikan pelayanan dan pelaksanaan administratif bagian kesejahteraan rakyat, ekonomi pembangunan dan pengadaan barang/ jasa serta pelayanan administrasi pada perangkat daerah yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan, pemuda, olahraga dan pariwisata, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, tenaga kerja, badan penanggulangan bencana daerah, kesehatan, pengendalian penduduk dan kelurga berencana, badan layanan umum daerah rumah sakit umum daerah, ketahanan pangan, pertanian dan perikanan, koperasi usaha kecil, menengah dan perdagangan, komunikasi dan informatika, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, lingkungan hidup, perhubungan, penanaman modal dan pelayananterpadu satu pintu, badan usaha milik daerah dan badan usaha milik desa;

e. mengoordinasikan pembinaan aparatur sipil negara pada bagian kesejahteraan rakyat, ekonomi pembangunan dan pengadaan barang/jasa lingkungan sekretariat daerah serta sebagian perangkat daerah; dan

f. memimpin dan memotivasi setiap pegawai ASN melalui : kepeloporan dalam

bidang : keahlian profesional; analisis dan rekomendasi kebijakan; dan kepemimpinan manajemen;

g. melaksanakan pengembangan kerja sama dengan instansi lain;

h. melaksanakan pemberian keteladanan dalam mengamalkan nilai dasar ASN dan melaksanakan kode etik dan kode perilaku ASN; dan

i. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh sekretaris daerah terkait dengan

tugas dan fungsinya.

Dalam melaksanakan tugas pokok Asisten Umum, Hukum dan Pemerintahan membawahi :

1. Bagian Kesejahteraan Rakyat;

2. Bagian Ekonomi Pembangunan;

(23)

2.1.3.1 Bagian Kesejahteraan Rakyat

Bagian Kesejahteraan Rakyat dipimpin oleh kepala bagian dibawah dan bertanggungjawab kepada sekretaris daerah melalui asisten kesejahteraan, ekonomi dan pengadaan sekretaris daerah.

Bagian Kesejahteraan Rakyat mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas sekretariat dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif agama, pendidikan dan pemuda, pelayanan sosial, ketenagakerjaan dan bencana, kesehatan dan kependudukan serta sebagian perangkat daerah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat melaksanakan uraian tugas :

a. melakukan evaluasi dan verifikasi rancangan kebijakan daerah bidang agama,pendidikan dan pariwisata, kesehatan dan sosial, kependudukan dan bencana;

b. memimpin pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah pada perangkat daerah yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan, pemuda, olahraga dan pariwisata, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, tenaga kerja, penanggulangan bencana daerah, kesehatan, pengendalian penduduk dan kelurga berencana, badan layanan umum daerah rumah sakit umum daerah; c. memimpin pengoordinasian dan pelaksanaan tugas perangkat daerah bidang

agama, pendidikan dan pariwisata, kesehatan dan sosial, kependudukan dan bencana serta pada perangkat daerah yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan, pemuda, olahraga dan pariwisata, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, tenaga kerja, penanggulangan bencana daerah, kesehatan, pengendalian penduduk dan kelurga berencana, badan layanan umum daerah rumah sakit umum daerah;

d. memimpin pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah bidang agama, pendidikan dan pariwisata, kesehatan dan sosial, kependudukan dan bencana serta pada perangkat daerah yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan, pemuda, olahraga dan pariwisata, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, tenaga kerja, penanggulangan bencana daerah, kesehatan, pengendalian penduduk dan kelurga berencana, badan layanan umum daerah rumah sakit umum daerah;

e. memimpin pelayanan dan pelaksanaan administratif bidang agama, pendidikan dan pariwisata, kesehatan dan sosial, kependudukan dan bencana serta pada

(24)

pemuda, olahraga dan pariwisata, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, tenaga kerja, penanggulangan bencana daerah, kesehatan, pengendalian penduduk dan kelurga berencana, badan layanan umum daerah rumah sakit umum daerah;

f. memimpin pembinaan aparatur sipil negara pada bagian kesejahteraan rakyat;

dan

g. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh asisten kesejahteraan, ekonomi dan pengadaan sekretaris daerah terkait dengan tugas dan fungsinya.

2.1.3.2 Bagian Ekonomi Pembangunan

Bagian Ekonomi Pembangunan dipimpin oleh kepala bagian berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada sekretaris daerah melalui asisten kesejahteraan, ekonomi dan pengadaan sekretaris daerah.

Bagian Ekonomi Pembangunan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas sekretariat daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif bidang bina perekonomian, pengendalian pembangunan serta bidang bina subbagian bina investasi dan pengembangan usaha daerah serta sebagian perangkat daerah.

Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan melaksanakan uraian tugas :

a. melakuan evaluasi dan verifikasi rancangan kebijakan daerah bidang bina perekonomian, pengendalian pembangunan serta bidang bina investasi dan pengembangan usaha daerah serta pengoordinasian kebijakan daerah urusan ketahanan pangan, pertanian dan perikanan, koperasi usaha kecil, menengah dan perdagangan, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, lingkungan hidup, perhubungan, penanaman modal dan pelayananterpadu satu pintu, badan usaha milik daerah dan badan usaha milik desa;

b. memimpin pengoordinasian dan pelaksanaan tugas perangkat daerah bidang bina perekonomian, pengendalian pembangunan serta bidang bina investasi dan pengembangan usaha daerah serta penggordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah yang membidang urusan ketahanan pangan, pertanian dan perikanan, koperasi usaha kecil, menengah dan perdagangan, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, lingkungan hidup, perhubungan,

(25)

penanaman modal dan pelayananterpadu satu pintu, badan usaha milik daerah dan badan usaha milik desa;

c. memimpin pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah bidang bina perekonomian, pengendalian pembangunan, bidang bina subbagian bina investasi dan pengembangan usaha daerah serta pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah perangkat daerah yang membidangi urusan ketahanan pangan, pertanian dan perikanan, koperasi usaha kecil, menengah dan perdagangan, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, lingkungan hidup, perhubungan, penanaman modal dan pelayananterpadu satu pintu, badan usaha milik daerah dan badan usaha milik desa;

d. memimpin pelayanan dan pelaksanaan administratif bidang bina perekonomian, pengendalian pembangunan serta bina investasi dan pengembangan usaha daerah serta pelayanan administratfif perangkat daerah yang membidangi urusan ketahanan pangan, pertanian dan perikanan, koperasi usaha kecil, menengah dan perdagangan, pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan dan kawasan permukiman, lingkungan hidup, perhubungan, penanaman modal dan pelayananterpadu satu pintu, badan usaha milik daerah dan badan usaha milik desa;

e. memimpin pembinaan aparatur sipil negara pada bagian ekonomi pembangunan; dan

f. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh asisten kesejahteraan, ekonomi

dan pengadaan sekretaris daerah terkait dengan tugas dan fungsinya. 2.1.3.2 Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa

Bagian Layanan Pengadaan Barang/ Jasa dipimpin oleh kepala bagian berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada sekretaris daerah melalui asisten kesejahteraan, ekonomi dan pengadaan sekretaris daerah.

Bagian Layanan Pengadaan Barang/ Jasa mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas sekretariat daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif bidang bina pengadaan barang/ jasa, pemilihan penyedia barang/ jasa

serta layanan pengadaan secara elektronik lingkungan pemerintah daerah serta

(26)

a. melakukan evaluasi dan verifikasi rancangan kebijakan daerah bidang bina pengadaan barang/jasa, pemilihan penyedia barang/jasa serta layanan pengadaan secara elektronik lingkungan pemerintah daerah;

b. memimpin pengoordinasian dan pelaksanaan tugas perangkat daerah bidang bina pengadaan barang/ jasa, pemilihan penyedia barang/jasa serta layanan pengadaan secara elektronik lingkungan pemerintah daerah;

c. memimpin pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah bidang bina pengadaan barang/ jasa, pemilihan penyedia barang/ jasa serta layanan pengadaan secara elektronik lingkungan pemerintah kota daerah;

d. memimpin pelayanan dan pelaksanaan administratif bidang bina pengadaan barang/ jasa, pemilihan penyedia barang/ jasa serta layanan pengadaan secara elektronik lingkungan pemerintah daerah;

e. memimpin pembinaan aparatur sipil negara pada bagian layanan pengadaan barang/ jasa;

f. memimpin pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi bidang bina pengadaan

barang/ jasa, pemilihan penyedia barang/ jasa serta layanan pengadaan secara elektronik lingkungan pemerintah daerah; dan

g. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh asisten kesejahteraan, ekonomi dan pengadaan sekretaris daerah terkait dengan tugas dan fungsinya.

2.1.4 Staf Ahli

Staf Ahli mempunyai tugas pokok membantu Walikota dalam memberikan telaahan mengenai masalah Pemerintahan Daerah Bidang Hukum dan Politik, Bidang Pemerintahan, Bidang Pembangunan, Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia serta Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Staf ahli terdiri dari:

a. Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan b. Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan c. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

a. Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan

Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan mempunyai tugas pokok memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian sebagai bahan pertimbangan dalam penyiapan kebijakan bidang hukum ,politik. Dan Pemerintahan.

(27)

Rincian tugas Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik :

a. menyusun rencana kerja Staf Ahli Bidang Hukum ,Politik. Dan Pemerintahan;

b. melaksanakan konsultasi kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah dan Lembaga lainnya atas perintah serta izin Wali Kota.

c. Melaksanakan koordinasi dan bekerjasama dengan Staf Ahli bidang Lainnya dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan tugas

dan fungsinya

d. Melaksanakan koordinasi dan mengembangkan kerjasama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan Unit Kerja lainnya di tingkat Pemerintah Kota Banjar.

e. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyiapan bahan kebijakan produk hukum;

f. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian di

dalam penyelenggaraan kebijakan penegakan Peraturan Daerah, Peraturan Wali Kota dan Keputusan Wali Kota;

g. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan koordinasi perlindungan dan penegakan Hak

Asasi Manusia (HAM);

h. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan koordinasi perlindungan anak;

i. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan politik meliputi kebijakan dalam ketahanan ideologi, kesatuan bangsa, bela negara dan wawasan kebangsaan;

j. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam pembinaan serta pengawasan penyelenggaraan hukum di tingkat Kecamatan, Kelurahan, Desa dan Masyarakat serta kebijakan penyelenggaraan politik;

k. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam meningkatkan Kapasitas Aparatur, Kesatuan Bangsa dan

Kebijakan Penyelenggaraan Politik;

l. menyusun konsep telaahan mengenai masalah Pemerintahan Daerah

Bidang Hukum ,Politik dan Pemerintahan;

(28)

n. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyiapan bahan kebijakan pemerintahan umum yang meliputi pengembangan otonomi daerah, pembinaan Organisasi Perangkat Daerah dan pemeliharaan ketentraman dan ketertiban umum.

o. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan penyiapan kebijakan pemerintahan yang meliputi fasilitasi dekonsentrasi, tugas pembantuan dan kerja sama.

p. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan pembinaan pemerintahan desa meliputi

pembinaan kelembagaan dan tata pemerintahan desa.

q. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengembangan kapasitas

pemerintah desa dan kelurahan.

r. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa dan

kelurahan.

s. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan catur tertib pertanahan dan fasilitasi penyelesaian sengketa tanah;

t. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan penataan organisasi, kelembagaan, perangkat daerah, ketatalaksanaan dan analisis jabatan;

u. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan pengelolaan administrasi kepegawaian;

v. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan pengelolaan dan pengembangan wilayah perbatasan;

w. menyusun konsep telaahan mengenai masalah pemerintahan daerah bidang pemerintahan;

x. melakukan konsultasi dan koordinasi serta monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah bidang pemerintahan;

y. menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas kepada Wali Kota. z. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah

(29)

b. Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan mempunyai tugas pokok memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian sebagai bahan pertimbangan dalam penyiapan kebijakan Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

a. menyusun rencana kerja Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan.

b. melaksanakan konsultasi kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah dan Lembaga lainnya atas perintah serta izin Wali Kota.

c. Melaksanakan koordinasi dan bekerjasama dengan Staf Ahli bidang Lainnya dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan tugas dan fungsinya.

d. melaksanakan koordinasi dan mengembangkan kerjasama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan Unit Kerja lainnya di tingkat Pemerintah Kota Banjar.

e. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraa pembangunan yang meliputi pembangunan perkotaan dan pedesaan.

f. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan pembangunan masyarakat desa.

g. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan perencanaan tata ruang daerah.

h. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan pembangunan fisik dan prasarana pemerintahan daerah meliputi koordinasi penyediaan sarana dan prasarana perhubungan, kebinamargaan, pengaiaran, permukiman, penataan ruang dan tata kota, pelestarian lingkungan hidup, pertambangan dan energi serta kepariwisataan.

i. konsep telaahan mengenai masalah pemerintahan daerah bidang

pembangunan.

j. melakukan konsultasi dan koordinasi serta monitoring dan evaluasi atas

(30)

l. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah Wali Kota. m. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan pengembangan dan pembangunan pertanian, industri, perdagangan, koperasi, usaha kecil menengah (UKM), pengembangan usaha daerah, kehutanan dan perkebunan serta pengembangan agribisnis.

n. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan perekonomian daerah meliputi optimalisasi lembaga koperasi, perdagangan, industri kecil dan menengah.

o. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan kerjasama ekonomi daerah, penyertaan modal daerah dan penggalian investasi / penanaman modal.

p. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

q. memberikan pemikiran, saran, pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan pengembangan, pemeliharaan, pengamanan dan pemanfaatan kekayaan / peralatan daerah dan barang daerah.

r. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan perencanaan dan perumusan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

s. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan perumusan penggalian dan peningkatan sumber pendapatan daerah.

t. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan pengelolaan keuangan daerah.

u. menyusun konsep telaahan mengenai masalah pemerintahan daerah bidang ekonomi dan keuangan.

v. melakukan konsultasi dan koordinasi serta monitoring dan evaluasi atas penyelenggaraan pemerintahan daerah bidang ekonomi dan keuangan. w. menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas kepada Wali Kota. x. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah Wali Kota.

c. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia

(31)

mempunyai tugas pokok Memberikan Pemikiran, Saran, Pendapat, Penelaahan dan Pengkajian sebagai bahan Pertimbangan dalam penyiapan kebijakan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Rincian Tugas Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia :

a. menyusun rencana kerja Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia;

b. melaksanakan konsultasi kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah dan Lembaga lainnya atas perintah serta izin Wali Kota.

c. melaksanakan koordinasi dan bekerjasama dengan Staf Ahli bidang Lainnya dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan tugas dan fungsinya.

d. melaksanakan koordinasi dan mengembangkan kerjasama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan Unit Kerja lainnya di tingkat Pemerintah Kota Banjar.

e. memberikan saran, pendapat, penelaahan dan kajian sesuai dengan Bidang Keahliannya.

f. melakukan hubungan kerja Staf Ahli dengan Organisasi Perangkat

Daerah dan Lembaga lain bersifat konsultatif dan koordinatif.

g. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan pembangunan, pengembangan dan

peningkatan pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan perempuan. h. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan perencanaan pembangunan pendidikan, keagamaan, kesehatan, perlindungan

sosial,kependudukan,ketenagakerjaan,transmigrasi, kepariwisataan,

kebudayaan, kepemudaan dan olah raga;

i. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan pengembangan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, bantuan pelayanan sosial, penanggulangan bencana alam, pelayanan ketenagakerjaan dan kesempatan kerja;

j. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan kebijakan penguatan kelembagaan dan pengembangan partasipasi masyarakat;

(32)

dalam penyelenggaraan pemberdayaan adat dan pengembangan kehidupan sosial budaya masyarakat;

l. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian

dalam penyelenggaraan koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pelatihan masyarakat;

m. memberikan pemikiran, saran pendapat, penelaahan dan pengkajian dalam penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pelatihan masyarakat;

n. menyusun konsep telaahan mengenai masalah pemerintahan daerah bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia;

o. melakukan konsultasi dan koordinasi serta monitoring dan evaluasi atas penyelenggaraan pemerintahan daerah bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia;

p. menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas kepada Wali Kota; dan q. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan perintah Wali Kota. 2.1.5 Kelompok Jabatan Fungsional

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian fungsi Sekretariat Daerah sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.

a. Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah Pegawai Negeri Sipil dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.

b. Setiap Kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh tenaga fungsional senior yang ditunjuk oleh Sekretaris Daerah serta berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Daerah.

c. Jumlah Jabatan fungsional ditentukan berdasarkan sifat jenis kebutuhan dan beban kerja.

d. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2.2 Sumber Daya Sekretariat Daerah Kota Banjar

2.2.1 Sumber Daya Manusia

Untuk menunjang kelancaran tugas pokok dan fungsi Sekretariat Daerah Kota Banjar, SDM yang dimiliki Sekretariat Daerah Kota Banjar cukup beragam. Jumlah SDM Sekretariat Daerah per 31 Desember 2018 sebanyak 142 orang, terdiri

(33)

dari 85 orang PNS dan 57 orang tenaga Honorer, jumlah Laki-laki 77 orang atau

54,22%,dan Perempuan sebanyak 65 orang ataur sebesar 45,77 %.

Sedangkan untuk tingkat pendidikan, Sekretariat Daerah Kota Banjar memliki SDM dengan tingkat Pendidiikan sebagai berikut :

- Pendidikan S3 sebanyak 1 Orang atau 0,70% - Pendidikan S2 sebanyak 16 orang atau 11,27% - Pendidikan S1sebanyak 66 orang atau 46,48% - Pendidikan D4 sebanyak 5 orang atau 3,52% - Pendidikan D3 sebanyak 7 orang atau 4,93% - Pendidikan D1 sebanyak 1 orang atau 0,70% - Pendidikan SLTA sebanyak 45 orang atau 31,69% - Pendidikan SLTP sebanyak 1 orang atau 0,70%

Dari data tersebut dapat dilihat bahwa jenjang pendidikan pegawai pada Sekretariat Daerah Kota Banjar di dominasi oleh Pendidikan S1, hal ini menggambarkan bahwa jenjang pendidikan pegawai yang ada sudah cukup baik.

Selengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut Gambar. 2.2

Jumlah SDM Menurut Pendidikan

Sumber : Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Banjar Tahun 2018

(34)

pendidikan S1 lebih banyak di dominasi oleh jenis kelamin perempuan, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar. 2.3

Perimbangan Jenjang Pendidikan Per Jenis Kelamin

Sumber : Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Banjar Tahun 2018

Sementara bila dipilah lagi menurut eselon, datanya menunjukkan bahwa semakin tinggi eselon, persentase perempuan semakin sedikit. Beberapa upaya perlu didorong untuk membuat pengembangan karir perempuan semakin terbuka termasuk dalam posisi-posisi strategis dalam pengambilan keputusan. Apalagi karena melihat data sebelumnya, bahwa dari segi jenjang pendidikan, semakin tinggi tingkat pendidikan, kesenjangan gendernya justru semakin kecil.

Gambar.2.4

Komposisi Jenis Kelamin Dalam Jabatan Struktural

(35)
(36)
(37)

Tabel 2.3

Komposisi Jenis Kelamin Dalam Jabatan Struktural

No. Jabatan L P Jumlah

1 Eselon IV 11 7 18

2 Eselon III 3 2 5

3 Eselon II 6 6

Jumlah 20 9 29

(38)

2.2.2. Sarana dan prasarana

Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Daerah didukung sarana dan prasarana sebagaimana Tabel 2.3 sebagai berikut :

Tabel. 2.3

Rekapitulasi Sarana dan Prasarana Sekretariat Daerah Kota Banjar Sampai dengan 31 Desember 2018

Kode

Barang Nama Barang Jumlah

Kondisi Barang

01 Tanah 19 Baik

02 Alat-alat Besar 2 Baik

03 Alat-alat Angkutan 220 Baik

04 Alat Bengkel dan Alat Ukur 41 Baik

05 Alat Pertanian 8 Baik

06 Alat Kantor dan Rumah Tangga 2.598 Baik

07 Alat Studio dan Alat Komunikasi 140 Baik

08 Alat-alat Kedokteran 1 Baik

09 Alat Laboratorium 38 Baik

11 Bangunan Gedung 32 Baik

12 Monumen 6 Baik

13 Jalan dan Jembatan 9 Baik

14 Bangunan Air/irigasi 5 Baik

15 Instalasi 19 Baik

16 Jaringan 5 Baik

17 Buku dan Perpustakaan 1.464 Baik

(39)

2.3 Kinerja Pelayanan Sekretariat Daerah Kota Banjar

Sesuai dengan tugas pokok Sekretariat Daerah membantu Wali Kota dalam penyusunan kebijakan dan pengoordinasian administratif terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah serta pelayanan administratif, kinerja pelayanan Sekretariat Daerah Kota Banjar berdasarkan Renstra periode Tahun 2014-2018 dapat diketahui dari tingkat Capaian Kinerja Sekretariat Daerah Kota Banjar berdasarkan sasaran/target Renstra 2014-2018 menurut indikator kinerja pelayanan dan indikator lainnya adalah sebagai berikut :

1. Tersusunnya Laporan Keuangan Semester, Tahunan dan Capaian Kinerja Tepat Waktu; 2. Persentase Jabatan yang disusun berdasarkan standar kompetensi Jabatan;

3. Persentase aparatur yang memenuhi syarat untuk memperoleh hak/Tambahan penghasilan PNS; 4. Persentase Pegawai yang menyusun SKP;

5. Skor Evaluasi Lakip; 6. Skor Evaluasi LPPD;

7. Terfasilitasinya Kegiatan Implementasi dan koordinasi masalah perundang – undangan secara sinergis;

8. Penanganan Perkara Pidana;

9. Tersusunnya dokumen hasil evaluasi kelembagaan termasuk tugas pokok dan fungsi internal di lingkungan organisasi perangkat daerah;

10. Meningkatnya Penggunaan standar kinerja dalam proses manajemen pemerintahan daerah ( SP, SOP, SPM );

11. Terfasilitasinya Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah; 12. Terfasilitasinya Kerjasama antar daerah;

13. Ketersediaan Informasi pembangunan daerah bagi masyarakat yang disampaikan kepada publik; 14. Meningkatkan Kualitas Unit Pelayanan Publik;

15. Regulasi Pelayanan Publik yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah;

16. Terselenggaranya Koordinasi mengenai peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan masalah sosial di masyarakat;

17. Terfasilitasi nya kegiatan keagamaan.

Menurut Indikator Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah atau indikator lainnya disajikan pada Tabel 2.4 :

(40)

Tabel 2.4

Pencapaian Kinerja Sekretariat Daerah Kota banjar Tahun 2014-2018 No Indikator Kinerja Sesuai Tugas dan Fungsi Setda Target RPJMD 2014 s.d 2018

Target Renstra Setda Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun

ke-2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 1 Tersusunnya Laporan Keuangan Semester, tahunan dan capaian kinerja tepat waktu 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 2 Persentase jabatan yang disusun berdasarkan standar kompetensi 10% 10% 10% 10% 10% 10% 10% 10% 10% 10% 10% 100% 100% 100% 100% 100% 3 Persentase Aparatur yang memenuhi syarat untuk memperoleh hak/tambahan penghasilan PNS 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 4 Persentase Pegawai yang menyusun SKP 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 5 Skor Evaluasi LAKIP

65,00 Poin 58,00 Poin 60,00 Poin 65,00 Poin 65,00 Poin 65,00 Poin 50,15 Poin 56,94 Poin 60,11 Poin 63,08 Poin 86,47% 94,90% 92,48% 97,05% 6 Skor Evaluasi

LPPD 3,00 Poin 3,00 Poin 3,00 Poin 3,00 Poin 3,00 Poin 3,00 Poin 2,84 Poin 3,08 Poin 3,16 Poin 3,22 Poin 94,67% 102,67% 105,33% 107,33% 7 Terfasilitasinya Kegiatan Implementasi dan Koordinasi masalah perundang-100% 100% 100% 100% 100% 100% 93,75% 92,00% 100% 100%i 93,33% 93,75% 92,00% 100% 100%i 93,33%

(41)

No Kinerja SesuaiIndikator Tugas dan

Target RPJMD 2014 s.d

Target Renstra Setda Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun

ke-2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 undangan secara sinergis 8 Penanganan Perkara Pidana 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 9 Tersusunnya dokumen hasil evaluasi kelembagaan termasuk tugas pokok dan fungsi internal di lingkungan organisasi perangkat daerah 5 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 1 Dokumen 100% 100% 100% 100% 100% 10 Meningkatnya Penggunaan Standar Kinerja dalam proses manajemen Pemerintahan Daerah ( SP, SOP, SPM ) 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 11 Terfasilitasinya Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 12 Terfasilitasinya Kerjasama Antar Daerah 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 13 Ketersediaan Informasi Pembangunan daerah bagi masyarakat yang disampaikan kepada publik 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

(42)

No Kinerja SesuaiIndikator Tugas dan

Target RPJMD 2014 s.d

Target Renstra Setda Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun

ke-2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 14 Meningkatnya Kualitas Unit Pelayanan Publik 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 15 Regulasi Pelayanan Publik yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah

ada ada ada ada ada ada ada ada ada ada ada 100% 100% 100% 100% 100%

16 Terselenggarany a koordinasi mengenai peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan masalah sosial di masyarakat 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 98,08% 99,83% 100% 100% 100% 98,08% 99,83% 100% 17 Terfasilitasinya Kegiatan Keagamaan 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 98,08% 99,83% 100% 100% 100% 98,08% 99,83% 100%

(43)

2.3.1. Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Sekretaria Daerah Kota Banjar

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Sekretariat Daerah membutuhkan anggaran. Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai pelayanan pengembangan pegawai, mutasi pegawai dan pelayanan pendidikan dan pelatihan pegawai.

Selain kinerja pelayanan yang telah dijelaskan di bagian awal, kinerja Sekretariat Daerah juga terlihat dari realisasi pendanaannya. Adapun anggaran dan realisasi pendanaan ditampilkan pada Tabel 2.5

Tabel 2.5

Rekapitulasi Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Sekretariat Daerah Kota Banjar

Tahun 2018

NO Uraian Anggaran 2018 Rp. Realisasi 2018 Rp. %

BELANJA 30.654.375.474,52 27.022.293.107,00 88,15

1. Belanja Tidak Langsung 12.648.554.461,52 10.265.764.797,00 81,16

Gaji dan Tunjangan Kepala

Daerah dan Wakil 186.928.172,00 147.417.763,00 78,86

Biaya Penunjang Operasional

Kepala Daerah dan Wakil 400.000.000,00 278.120.000,00 69,53 Gaji dan Tunjangan Pegawai 12.061.626.289,52 9.840.227.034,00 81,58

2. Belanja Langsung 18.005.821.013,00 16.756.528.310,00 93,06

Sumber:Bagian Umum Setda Kota Banjar

Anggaran keuangan Sekretariat Daerah Kota Banjar pada tahun 2018 untuk belanja sebesar Rp. 30.654.375.474,52 yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 12.648.554.461,52 dan belanja langsung sebesar Rp. 18.005.821.013,00 dapat direalisasi sebesar Rp. 27.022.293.107,00 yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 10.265.764.797,00 dan belanja langsung sebesar Rp. 16.756.528.310,00.

Referensi

Dokumen terkait

Justeru kajian ini dilaksanakan bertujuan bagi merungkai tahap kefahaman dan kemahiran guru Agama terhadap pengajaran matapelajaran Jawi, mengenal pasti perbezaan

Judul : PEMANFAATAN LIMBAH AIR KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN TABLET NATA DE COCO DENGAN VARIASI PENAMBAHAN AMILUM MANIHOT DAN VITAMIN C.. Kategori :

Dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi intensi untuk keluar (intention to turnover) cukup banyak, maka peneliti membatasi sebatas persepsi pekerja tentang gaya

Seringkali ticlak semudah seperti ditunjukkan dalam Gambar 4.2, untuk menentukan arah dari regangan dan tegangan utama pada suatu titik.. Namun, dengan mengukur

Berdasarkan Peraturan Walikota Mojokerto Nomor 15 Tahun 2008 tentang Rincian tugas pokok dan fungsi Sekretariat Daerah Kota dan Staf Ahli Kota Mojokerto,

Selenium amorf biasanya berwarna merah (bentuk serbuk) atau hitam (dalam bentuk seperti kaca). Selenium Kristal monoklinik berwarna merah tua, sedangkan selenium Kristal

Adapun metode analisis dilakukan dengan studi kepustakaan terutama mempelajari buku-buku literatur yang berkaitan dengan sistem pengendalian internal piutang usaha, survei pada

DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA DEPOK.. Daerah adalah Kota Depok. Wali Kota adalah Wali Kota Depok. Wakil Wali Kota adalah Wakil Wali Kota Depok.