• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANGAN AKTUALISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RANCANGAN AKTUALISASI"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

RANCANGAN AKTUALISASI

MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI SISWA KELAS 5 SDN 02

NANGA DANGKAN KECAMATAN SILAT HULU

DISUSUN OLEH :

YANI SAFITRI, S.Pd SD

NIP.198506252020122002

40

BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN

SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU

BEKERJASAMA DENGAN

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

PROVINSI KALIMANTAN BARAT

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

4

KATA PENGANTAR

Segala Puji dan Syukuar penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat, dan dan rahmatn-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan rancangan aktualisasi yang bertujuan untuk menerapkan nilai – nilai dasar di SD Nageri 02 Nanga Dangkan Kabupaten Kapuas Hulu dengan sikap dan prilaku yang terdiri dari: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dam Anti Korupsi(ANEKA).

Penulis menyadari bahwa rancangan ini dapat terwujud karena bantuan dan dorongan dari banyak pihak.Penulis dengan rendah hati mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Fransiskus Diaan, S.H. selaku Bupati Kapuas Hulu.

2. Bapak H. Sarbani, S.E.,M.A.P. selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kapuas Hulu.

3. Bapak Petrus Kusnadi, S.Sos.,M.Si. selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.

4. Bapak Abang Ruslinadi, S.Pd.SD. selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu.

5. Bapak Uray Feriyuanda, S.S.T.P., M.Ec.D.Ev. selaku penguji pada seminar rancangan aktualisasi

6. Bapak Surya Warsa, S.IP,M.Si selaku Coach yang telah memberikan bimbingan, masukan dan pengarahan.

7. Bapak Rusdie, S.Pd SD selaku mentor yang telah memberikan bimbingan,masukan dan pengarahan.

8. Panitia Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan III Angkatan LXXI (71) Tahun 2021 yang telah memberikan bantuan dan motivasi. 9. Rekan peserta latihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXI Formasi

Umum Tahun 2021 yang telah memberikan bantuan dan motivasi

10. Orang Tua Tercinta dan Keluarga yang telah memberikan doa dan dukungan yang tiada henti-hentinya.

Penulis berharap masukan dari berbagai pihak untuk menyusun rancangan laporan agar menjadi lebih baik sehingga rancangan ini dapat di jadikan sebagai dasar dalam pelaksanaan dan pelaporan aktualisasi nilai dasar ASN di instansi serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi semua pihak yang membutuhkan.

Putussibau, 20 Maret 2021

(7)

DAFTAR ISI Halaman LEMBAR PERSETUJUAN ... BERITA ACARA ... LEMBAR PENGESAHAN... KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... iii

BAB 1 PENDAHULUAN ... 6

A. Latar Belakang ... 6

B. Tujuan Aktualisasi ... 7

C. Manfaat Aktualisasi ... 7

D. Ruang Lingkup Aktualisasi ... 8

BAB II GAMBARAN UMUM ORGANISASI ... 8

A. Keadaan Umum ... 8

B. Visi,MisidanTujuan SekolahDasar Negeri 2 Nanga Dangkan ... 10

C. Nilai-nilai Organisasi di SD Negeri 2 Nanga Dangkan ... 11

D. Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi ... 12

E. Uraian Tugas Guru Kelas ... 13

BAB III NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN ... 14

A. Identifikasi Nilai-nilai Dasar ASN ... 14

B. Peran dan Kedudukan ASN dalam NKRI ... 16

BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI ... 18

A. Identifikasi Isu dan Gagasan Pemecahan ... 18

B. Keterkaitan Substanti Mata Pelajaran ... 23

C. Jadwal Implementasi Aktualisasi ... 34

D. Jadwal Konsultasi dengan Coach ... 35

E. Jadwal Konsultasi dengan Mentor ... 36

DAFTAR PUSTAKA ... 37

(8)

6

BAB I PENDAHULUAN

A. LatarBelakangAktualisasi

Salah satu kebijakan pemerintah untuk mewujudkan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang profesional yaitu dengan melaksanakanPelatihan dasar bagiCalon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal tersebut sesuai dengan yang tercantum pada Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 maka perlu adanya ASN yang mempunyai integritas tinggi dan berkualitas. ASN yang berkualitas dan mempunyaiintegritasdiharapkan mampu sebagai pembangun bangsa Indonesiasesuaidengancita-citabangsa Indonesia yang termuatdalampembukaan UUD 1945. Hal ini sejalan dengan PP No. 11 Tahun 2017 tetang Manajemen ASN Pasal 1 disebut kan bahwa manajemen Pegawai Negeri Sipil adalah pengelolaan pegawai negeri sipil untuk menghasilkan pegawai negeri sipil yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Peran ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan, pelayan publik dan perekat dan pemersatu bangsa adapun Peran ASN dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pemerintah, memberikan pelayanan publik yang baik serta mampu memperekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas guru sebagai ASN perlu menanamkan nilai-nilai dasar profesi yang disingkat dengan “ANEKA”, yaitu: (1) Akuntabilitas, (2) Nasionalisme, (3) Etika Publik, (4) Komitmen Mutu, (5) Anti Korupsi. Kelima nilai dasar tersebut diharapkan mampu menjadi pedoman ASN melaksanakan tugas dan kewajibannya.Khususnya tanggung jawab seorang guru sebagai pengajar akan menekankan kepada tugas merencanakan dan melaksanakan pengajaran. Dalam tugas ini guru dituntut memiliki kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi sosial.

(9)

Guru juga harus melaksanakan tugas sesuai dengan Sasaran Kerja Pegawai seperti melaksanakan penyusunan program pengajaran, melaksanakan penyajian program pengajaran, melaksanakan evaluasi belajar, melaksanakan analisis evaluasi belajar, menyusun dan melaksanakan program perbaikan.

Berdasarkan uraian di atas penulismelihat pentingnya nilai-nilai dasar PNS, oleh sebab itu peserta Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan IIItahun 2021 ditugaskanuntuk membuat rancangan aktualisasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan tugas jabatannya di masing-masing instansi. Dalam hal ini rancangan nantinya akan diaktualisasikan penulis dalam kegiatan belajar mengajarkhususnya pada kelas 5adapundalamhalinipenulissebagai guru kelasahlipertama di SDN 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu, sebagai bentuk implementasi ilmu yang sudah didapat selama mengikuti Pelatihan Dasar.

B. Tujuan Aktualisasi

Pelatihan Dasar Calon PNS diselenggarakan untuk membentuk PNS profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, dalam hal ini PNS harusdibentukkarakternya oleh sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS , serta menguasai bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan pernannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat. Sedangkan sasaran penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon PNS adalah terwujudnya PNS profesional yang berkaraktersertaberintegritas sebagai pelayan masyarakat.

C. Manfaat Aktualisasi

Adapunmanfaataktualisasiadalahsebagaiberikut :

a. Meningkatkan efektivitas, efesiensi, inovasi, serta mutu pelayanan pendidikan di SDN 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu

b. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta didik di SDN 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu

(10)

8

c. Meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai dasar akuntabilitas nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi sebagai landasan dalam menjalankan profesi sebagai guru kelas ahli pertama.

D. Ruang Lingkup Aktualisasi

Ruanglingkupaktualisasimeliputitugaspokok dan fungsisebagai Guru Kelas Ahli pertama pada kelas5 SDN 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu dengan menerapkan nilai-nilai dasar profesi Aparatur Sipil Negara yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etikapublik, komitmenmutu, dan anti korupsi

BAB II

GAMBARAN UMUM ORGANISASI

A. KeadaanUmum

1. ProfilSekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu

Berikut adalahprofilSDN 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu :

PROFILSEKOLAH

Nama Sekolah : Sekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan

Alamat : Jalan Perintis No.7 KecamataSilat Hulu Kabupten Kapuas Hulu

Kab/Kota : Kapuas Hulu No. Telp/ HP : -

Nomor Pokok Sekolah Nasional : 30103025 Jenjang Akreditasi : B

(11)

Status Tanah : Pemerintah Daerah Luas Tanah : 5000

2. Kondisi Geografi,DemografidanTenaga Pengajar

Sekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu merupakan unit kerja pemerintah dibidang pendidikan dasar yang berada dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Sekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan berada di Jalan Perintis No.7,Dangkan Kota Kecamatan Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu.

Tabel 2.1 Daftar Tenaga Pendidik dan kependidikan SDN 2 Nangan Dangkan

NO NAMA NIP JABATAN PANGKAT/ GOLONGAN 1 Abang Ruslinadi, S.Pd SD 196706121992031015 PLT Kepala Sekolah III/D Guru Dewasa Tingkat 1

2 Rakimin, S.Pd.I 196303051981111002 Guru Mapel

IV/A Guru Pembina 3 Nana Diana, S Pd - Guru Kelas

4 Aminatussahraini,

S.Pd - Guru Kelas 5 Lina Marlina,S.Pd - Guru Kelas

6 Veronika

Buririana,S.Pd - Guru Kelas

7 Dayang Lisa

Rosalina,S.Pd - Guru Kelas

(12)

10

NO KELAS JUMLAH SISWA

1 Kelas I 37 2 Kelas II 27 3 Kelas III 37 4 Kelas IV 30 5 Kelas V 31 6 Kelas VI 28 Jumlah 190

Tabel 2.3 Daftar Keadaan Sarana dan Prasarana SDN 2 Nanga Dangkan Kec.Silat Hulu

Nama Ruangan Jumlah

RuangKelas 8 Ruang KantorGuru 1 Ruang Perpustakaan 1 Ruang WC siswa 1 Ruang WC guru 1 Ruang

B. VISI DAN MISI SDN 2 NANGA DANGKAN KEAMATAN SILAT HULU

1. Visi Sekolah Dasar Negeri02 Nanga Dangkan

VISI

“ TERWUJUDNYA KAPUAS HULU YANG HARMONIS, ENERGIK, BERDAYA SAING, AMANAH DAN TERAMPIL”

2. Misi Sekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan

MISI

1. Mewujudkan Masyarakat Kapuas Hulu yang Harmonis dalam kerukunan kehidupan beragama,budaya dan keamanan.

(13)

2. Mewujudkan Kapuas Hulu yang kreatif menuju desa mandiri,pengembangan aktivitas ekonomi yang adil dan pro rakyat,serta ramah investasi.

3. Mewujudkan Masyarakat Kapuas Hulu yang berbudaya, mandir, cerdas dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang memiliki daya saing.

4. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan tersedianya infrastruktur publik yang berbasis transparansi, responsibilitas dan akuntabilitas. 5. Mewujudkan Kapuas Hulu yang sejahtera dalam pelayanan

kesehatan dasar yang bermutu bagi masyarakat.

C. Nilai-nilai Organisasi di SD Negeri 02 Nanga Dangkan

Nilai-Nilai organisasi di SDN 02 Nanga Dangkan

1. Religius 2. Sopan 3. Disiplin 4. J u j u r 5. Kerja sama 6. Percaya Diri 7. Mandiri 8. Tanggungjawab D. StrukturOrganisasi,Tugas,danFungsi 1. StrukturOrganisasi

Struktur organisasi merupakansebuahsusunanberbagai komponen atauunit-unitkerjadalamsebuahorganisasi yangadadi masyarakat. Struktur organisasi menunjukkanadanyapembagian tugassemua komponenyang terlibatdalamorganisasi.

(14)

12

Struktur organisasi SD Negeri 02 Nanga Dangkanterdiri dari kepalasekolah,guru kelas,guru mata pelajaran, petugas operator,Petugaspenjagasekolah.

2. Tugas danFungsi Kepala Sekolah

Berdasarkan Permendikbud No.6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah pada pasal 15, Tugas pokok kepala sekolah adalah melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan dalam rangka mengembangkan sekolah dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan8 (delapan) standar nasional pendidikan. Selain itu,kepala sekolah dapat melakukan tugas pembelajaran atau pembimbingan pada satuan pendidikan yang bersangkutan apa bila terjadi kekurangan guru agar proses pembelajaran atau pembimbingan tetap berlangsung.

3. Tugas Pokok dan Fungsi Guru Kelas

Berdasarkan Permendiknas No. 35tahun2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya,tugas utama gurua dalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan,melatih, menilai,danmengevaluasipesertadidikpadapendidikananakusiadini

jalurpendidikanformal,pendidikandasar,danpendidikanmenengah.

Khusus untuk subunsur proses pembelajaran atau pembimbingan dan subunsur pengembangan keprofesian berkelanjutan, ketentuannya adalah sebagai berikut:

a. Setiap guru wajib melaksanakan butir kegiatan subunsur proses pembelajaranataupembimbingan

b. Semakin tinggi jenjang jabatan guru semakin luas dan berattugas dan tanggungjawa bserta wewenangnya

c. Kewajibangurudalampembelajaran/pembimbinganmeliputi: 1) Merencanakanpembelajaran/pembimbingan

(15)

2) Melaksanakanpembelajaran/pembimbinganyangbermutu 3) Menilaidanmengevaluasihasilpembelajaran/pembimbingan

4) Melaksanakanperbaikandanpengayaan

5) Melaksanakan pengembangan ke profesian berkelanjutan sesuai dengan kebutuhannya

d. Khusus untuk guru kelas, di samping wajib melaksanakan proses pembelajaran tersebut,wajib melaksanakan program bimbingan dan konseling terhadap peserta didik dikelas yang menjadi tanggung jawabnya.

E. UraianTugasGuruKelas

Seorang guru tentunya memiliki rincian kegiatan yang sesuai dengan tugas pokok jabatannya. Rincian kegiatan guru kelas tertuang dalam Permendiknas No.35tahun2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Gurudan Angka Kreditnya. Adapun rincian kegiatan tersebut antara lain:

1. Menyusunkurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan 2. Menyusunsilabus pembelajaran

3. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran 4. Melaksanakan kegiatanpem belajaran

5. Menyusunalat ukur/soalsesuaimata pelajaran

6. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada matapelajaran dikelasnya

7. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran

8. Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi

9. Melaksanakan bimbingan dan konseling dikelas yang menjadi tanggung jawabnya(khusus guru

10. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah/madrasah dan nasional

(16)

14

11. Membimbing guru pemula dalam program induksi

12. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses pembelajaran 13. Melaksanakan pengembangan diri

14. Melaksanakan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif 15. Presentasi ilmiah

BAB III

NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN

A. Identifikasi Nilai-Nilai Dasar ASN

Sebagaimana yang tercantum dalam rancangan undang-undang mengenai Aparatur Sipil Negara, bahwa dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, perlu dibangun aparatur sipil negara yang profesional, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Untuk mencapai terciptanya aparatur sipil Negara seperti yang disebutkan di atas, maka perlu adanya penerapan nilai-nilai dasar profesi PNS semenjak dilakukannya diklat pelatihan dasar.

Berdasarkan Peraturan LAN-RI Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III, peserta diklat diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri dalam penerapan dan aktualisasi pada tempat tugas, sehingga peserta latsar dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Nilai dasar tersebut merupakan seperangkat prinsip yang menjadi landasan dalam menjalankan profesi. Nilai-nilai dasar tersebut diantaranya adalah : Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.

(17)

Akuntabilitas adalah kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab dan amanahnya. Amanah seorang PNS adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai publik. Nilai-nilai publik tersebut adalah tanggung jawab, jujur, kejelasan target, netral, mendahulukan kepentingan publik, adil, transparan, konsisten dan partisipatif

2. Nasionalisme

Nasionalisme adalah pondasi bagi aparatur sipil negara untuk mengaktualisasikan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya dengan orientasi mementingkan mementingkan kepentingan publik, bangsa dan negara. Nilai nasionalisme dapat dinilai dengan indikator: religius (patuh ajaran agama), hormat menghormati, berjasama, tidak memaksakan kehendak, jujur, amanah (dapat dipercaya), adil, menjunjung persamaan derajat, tidak diskriminatif, mencintai sesama manusia, tenggang rasa, membela kebenaran, menjaga persatuan, rela berkorban, cinta tanah air, memelihara ketertiban, disiplin, mengedepankan musyawarah, kekeluargaan, menghormati keputusan bersama, tanggung jawab, mendahulukan kepentingan bersama, gotong royong, berjiwa sosial, tidak menggunakan hak yang bukan miliknya, hidup sederhana,kerja keras dan senantiasa menghargai karya orang lain.

3. Etika Publik

Etika merupakan refleksi atas standar norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah tindakan keputusan, perilaku untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. Hal tesebut tercermin pada pola perilaku jujur, bertanggung jawab, integritas tinggi, cermat, disipilin, hormat, sopan, taat pada peraturan perundang-undangan, taat perintah dan menjaga rahasia negara.

4. Komitmen Mutu

Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik dengan berorientasi pada kualitas hasil, dipersepsikan oleh individu terhadap produk/jasa berupa ukuran baik/buruk. Komitmen Mutu merupakan pelaksanaan pelayanan

(18)

16

publik dengan berorientasi pada keunggulan produk/jasa yang diberikan kepada pelanggan(customer) sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Untuk menciftakan mutu pelayanan prima diperlukan perubahan orientasi sikap dan cara kerja. Indikator seorang PNS memiliki komitmen mutu adalah efektivitas, efisiensi, senantiasa berinovasi dan berorientasi mutu.

5. Anti Korupsi

Anti korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk memberantas segala tingkah atau tindakan yang melawan norma-norma dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi, merugikan negara atau masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.Tindak pidana korupsi terdiri dari kerugian keuangan negara, suap menyuap, pemerasan, perbuatan curang, penggelapan, benturan kepentingan dalam pengadaan dan gratifikasi. Jiwa anti korupsi dapat dinilai dari indikator jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, dan peduli sesama

B. Peran dan Kedudukan ASN dalam NKRI 1. Manajemen ASN

Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional,memiliki nilai dasar,etika profesi,bebas dari intervensi politik,bersih dari praktik korupsi,kolusi,dan nepotisme.

Manajemen ASN meliputi manajemen PNS dan manajemen Pegawai tidak tetap pemerintah. Sesuai dengan UU No.5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, terdiri dari 2 yaitu :

1) Pegawai Negeri Sipil (PNS),dan

2) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Adapun peran ASN dalam kedudukannya adalah sebagai Pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat dan pemersatu bangsa.ASN berfungsi,bertugas dan berperan untuk melaksanakan kebijakan yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan

(19)

perundang-undangan.selain itu ASN berfungsi bertugas dan berperan untuk memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas.

2. Whole Of Government ( WoG)

WOG adalah sebuah pendekatan penyelenggaraan pemerintah yang meyatukan upaya-upaya kolaboratif pemerintah dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program dan pelayanan publik. Di dalam Whole Of Goverment terdapat beberapa nilai indikatornya yaitu, komunikasi, integrasi, singkronisasi, simpilkasi.

3. Pelayanan Publik

Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan pelayanan administratif yang disediakan oleh penyeleggara pelayanan publik. Pelayan publik adalah proses pemenuhan keinginan dan pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas jasa, barang dan atau pelayanan administrasi yang di sediakan oleh penyelenggaraan publik. Didalam pelayanan publik terdapat beberapa asas yaitu kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, keamanan, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, disiplin/ sapa /ramah, dan kenyamanan,sebagai seorang ASN seharusnya kita mampu menjadi pelayan publik yang baik mampu menerapkan asas-asas pelayan publik.

(20)

18

RANCANGAN AKTUALISASI

A. IDENTIFIKASI ISU dan GAGASAN PEMECAHAN

Dalam kegiatan belajar selalu melibatkan dua pelaku aktif yaitu guru dan peserta didik. Guru sebagai pengajar merupakan pencipta kondisi belajar peserta didik yang didesain secara sengaja, sistematis dan berkesinambungan. Sedangkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran merupakan pihak yang menikmati kondisi belajar yang diciptakan guru, sehingga perpaduan keduanya akan melahirkan interaksi edukatif dengan bahan ajar sebagai mediumnya.

Guru tidak akan terlepas dengan masalah hasil belajar peserta didiknya apabila kegiatan belajar mengajar tidak akan berjalan sebagai mana mestinya. Karena hasil belajar merupakan alat ukur untuk mengukur sejauh mana peserta didik menguasai materi yang telah disampaikan. Apabila hasil belajar peserta didik menunjukkan hasil yang baik maka dapat dikatakan kegiatan belajar mengajar telah berjalan dengan baik, begitu pula sebaliknya.

Dalam melaksanakan proses pembelajaran disekolah, terdapat berbagai isu/masalah yang aktual yang dihadapi, yang berpengaruh pada warga sekolah di Sekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan di antaranya :

Untuk menambah wawasan atau pengetahuan anak dengan penerapan literasi membaca setelah pembelajaran selesai yang dilakukan selama 15 menit, akan tetapi masih belum berjalan optimal. Hal ini dikarenakan mnat baca siswa masih belum terlihat dan implikasinya terhadap pemahaman siswa dengan bacaan yang siswa baca.

Sekolah merupakan tempat untuk melatih peserta didik agar dapat belajar dengan baik, akan tetapi minat dan kreativitas siswa dalam pembelajaran masih kurang optimal yang mengakibatkan hasil belajar siswa rendah

(21)

Rendahnya kemampuan siswa dalam mengenal lagu-lagu Nasional dan lagu anak-anak. Setiap awal pembelajaran, penulis mengajak siswa untuk menyanyikan lagu indonesia raya dan salah satu lagu nasional namun siswa belum terbiasa mendengar lagu tersebut sehingga seringkali siswa diam dan ada yang bernyanyi namun keliru nada lagu tersebut. Siswa lebih tau mengenai lagu-lagu anak band di bandingkan lagu-lagu nasional. Hal tersebut terjadi karena di luar jam sekolah, siswa lebih sering mendengar lagu-lagu anak band di bandingkan dengan lagu nasional.

Belum terlaksananya kegiatan ekstrakurikuler di SDN 02 Nanga Dangkan. Berdasarkan hasil konsultasi dengan mentor dan rekan sejawat, dibuktikan dengan adanya pengamatan bahwa belum adanya tenaga pendidik yang berkompeten di bidang tesebut.

B . Penetapan isu

Berdasarkan rumusan isu yang dikemukakan pada identifikasi diatas, maka selanjutnya untuk menentukan isu aktual dalam rancangan aktualisasi ini digunakan pemilihan isu aktual dengan kriteria teknik APKL.

1 Aktual adalah isu benar terjadi dan hangat dibicarakan

2. Problematik adalah isu memiliki dimensi-dimensi masalah yang komplek dan perlu dicarikan solusi

3. Kehalayakan adalah isu yang diangkat menyangkut hajat hidup orang banyak 4. Layak adalah isu yang masuk akal dan realistis serta relepan untuk di munculkan

inisiatif pemecahan masalahnya

Tabel 4.1

Isu Aktual di Sekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan

NO NO ISU ISU AKTUAL KRITERIA RANK A P K L

1 Belum optimalnya penerapan budaya membaca siswa kelas V SDN 02 Nanga Dangkan

Da Dangkan

4 4 5 5 18 I

2 Rendahnya minat dan kreatifitas siswa dalam pembelajaran di SDN 02 Nanga Dangkan

(22)

20

3 Masih rendahnya rasa sadar akan kebersihan lingkungan di SDN 02 Nanga Dangkan

3 3 4 3 13 III

4 Belum terlaksananya kegiatan ekstrakurikuler

diSDN 02 Nanga Dangkan 3 3 3 3 12 IV Keterangan : 5 : Sangat Tinggi 4 : tinggi 3 : sedang 2 : rendah 1 : sangat rendah

Dari hasil analisis diatas, maka isu aktual yang akan di angkat dalam rancangan aktualisasi ini adalah “RENDAHNYA BUDAYA LITERASI SISWA KELAS 5 DI SD NEGERI 02 NANGA DANGKAN”.

Untuk menentukan masalah pokok prioritas tersebut digunakan teknik USG yaitu : 1 . Urgency adalah seberapa mendesak suatu isu harus dibahas,

2 . Seriuousness adalah seberapa serius suatu isu harus dibahas, dikaitkan dengan akibat yang akan di timbulkan.

3 . Growth adalah seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak di Tangani segera.

Tabel 4.2

Analisis Masalah dengan teknik USG

NO Penyebab Masalah Isu U S G total rank 1 Rendahnya minat dan kreativitas siswa

dalam pembelajaran.

3 4 3 12 2

2 Belum optimalnya penerapan budaya

membaca 4 5 5 14 1 3 Belum optimalnya dalam menggunakan 3 3 3 9 3

(23)

metode pembelajaran

4 Belum adanya motivasi untuk membaca 3 2 3 8 4 Keterangan :

5 . Sangat Tinggi 2 . Rendah 4 . Tinggi 1 . Sangat Rendah 3 . Sedang

C . Gagasan Pemecahan Isu

Berdasarkan analisis menggunakan teknik USG tersebut, maka penyebab utama isu yaitu : Media yang digunakan kurang menarik dan kurang sesuai dengan kebutuhan siswa untuk berlatih membaca.

Maka gagasan penyelesaian isu yang di ajukan adalah:

“ MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI SISWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR

NEGERI N0.02 NANGA DANGKAN”.

Isu yang di angkat adalah kurang optimalnya latihan membaca bagi siswa kelas 5. Untuk penulis berupaya meningkatkan minat membaca untuk siswa kelas 5 Sekolah Dasar 02 Nanga Dangkan adalah dengan membudayakan literasi membaca.

Pengertian membaca artinya kegiatan meresapi, menganalis, dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan dalam media tulisan.Menurut Mr. Smith (2005) membaca adalah proses yang membangun sebuah pemahaman teks bacaan yang tertulis. Membaca permulaan adalah tahapan proses belajar membaca bagi siswa sekolah dasar kelas awal.

Manfaat membaca bagi siswa :

a. Mengembangkan kefasihan dan keluwesan dalam bertutur kata b. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman

(24)

22

Pengertian media secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar yang digunakan untuk merangsang pikiran,perasaan, perhatian dan kemampuan pembelajar sehingga sehingga terjadi proses belajar mengajar. Menurut Briggs (1977) media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, vidio dan sebagainya.

Berdasarkan judul di atas, maka rancangan kegiatan penyusun rumuskan sebagai berikut :

a. Membuat Pojok Baca di dalam kelas b. Membuat pohon literasi

c. Membuat mading kelas

d. Membuat kompetisi bercerita antar teman satu kelas

C. Tabel Rancangan Aktualisasi

Berdasarkan identifikasi dan penetapan isu aktual yang dipilih pada rancangan aktualisasi ini dengan gagasan pemecahan isu yang akan dilakukan, maka keterkaitannya dengan nilai dasar ASN dapat dilihat pada tabel rancangan aktualisasi nilai – nilai dasar ASN berikut

(25)
(26)

24

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 1 Membuat pojok baca di dalam kelas 1. Membuat konsep pojok baca kemudian mulai menyiapkan Terlaksananya membuat pojok baca dalam kelas

1. Pada tahap ini saya akan membuat konsep pojok baca dengan memperhatikan

langkah-Dengan membuat pojok baca didalam kelas keterkaitan dengan visi yaitu

Telaksannya membuat pojok baca di kelas maka saya akan berkontribusi Unit kerja : Sekolah Dasar Negeri No. 02 Nanga Dangkan

Identifikasi isu : 1. Belum optimalnya penerapan budaya membaca siswa kelas 5 diSekolah Dasar Negeri 02 Nanga Dangkan. 2. Rendahnya minat dan kreatifitas siswa dalam

pembelajaran di SD Negeri 02 Nanga Dangkan

3. Rendahnya kemampuan siswa kelas 5 dalam mengenal lagu-lagu Nasional di SD Negeri 02 Nanga Dangkan 4. Belum terlaksananya kegiatan ekstrakurikule diSD

Negeri 02 Nanga Dangkan

Isu yang di angkat : Rendahnya budaya literasi siswa kelas 5 SD Negeri 02 Nanga Dangkan

(27)

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 perlengkapannya 2. Mengkonsultasikan

ide membuat pojok baca didalam kelas kepada kepala sekolah 3. Membuat hiasan dinding, bisa ditempel kertas origami yang sudah dibentuk 4. Membuat pojok baca

bersama siswa

5. Menempatkan rak buku dari kardus bekas,dengan buku-buku atau bahan bacaan lain yang telah disiapkan sebelumnya. langkahnya. (Akuntabilitas : Tanggung Jawab) 2. Saya akan mengkonsultasikan ide membuat pojok baca sederhana agar para peserta didik mempunyai minat membaca lebih baik.

(Etika Publik; Sopan .Akuntabilitas: kejelasan) WoG:Komunikasi

3. Saya akan menyiapkan berbagai bahan yang diperlukan untuk membuat hiasan,supaya para peserta lebih semangat dalam belajar

(etika publik:cermat)

Terwujudnya masyarakat kapuas hulu yang Berdaya saing, amanah dan terampil.

misi yaitu poin ke 3.

Mewujudkan masyarakat Kapuas Hulu yang berbudaya,mandiri,cerdas dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang memiliki daya saing.

terhadap penguatan nilai-nilai organisasi yaitu percaya diri

(28)

26

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 6. Membuat jadwal

kegiatan membaca. 4. Saya dan peserta akan menyiapkan meja yang tidak terpakai untuk mempermudah saat siswa mambaca buku

(Anti korupsi:kerja keras Nasionalisme:Persatuan)

5. Saya akan melibatkan siswa dalam menyiapkan buku-buku yang telah dipilih sesuai dengan minat peserta.

(Etika Publik: Integritas tinggi)

6. Saya memberikan inovasi bagi kelas dengan membuat kegiatan tersebut yang belum pernah dilakukannya

(29)

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 (Kmitmen Mutu:inovatif) Manajemen ASN:Efektif dan efisien 2 Membuat pohon literasi 1. Berkonsultasi dengan mentor 2. Berkonsultasi

dengan rekan guru

3. Bekerja sama dengan rekan yang lain membuat pohon literasi

4. Membiasakan siswa membaca buku melalui pojok baca 5. Mengajak siswa

Terciftanya pohon literasi

1. Saya akan mengkomunikasikan kepada mentor dan kepala sekolah agar kegiatan yang dilakukan tercapai

(Etika publik : sopan )WoG:Koordinasi

2. Saya akan membahas kepada rekan guru yang lainya untuk membuat pohon literasi (Akuntabilitas: Tanggung jawab) Dalam Manajemen ASN:Keterbukaan Dengan kegiatan menyiapkan media pohon literasi maka saya memberikan kontribusi pada visi yaitu Terwujudnya Kapuas Hulu yang Harmoni,Energik,Berdaya saing,Amanah dan Terampil

Dan misi pada point 3 yaitu

Mewujudkan masyarakat Kapuas Hulu yang berbudaya,mandiri, cerdas

Dengan membuat media pembelajaran maka saya akan berkontribusi terhadap penguatan nilai-nilai organisasi yaitu kerjasama

(30)

28

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7

Buku dan tokoh cerita pada daun literasi

6. Menggantungkan daun literasi keranting pohon literasi

3. Saya akan mengajak penjaga sekolah membuat pohon literasi

(Nasionalisme : Musyawarah) pada pelayanan publik terdapat

asas kesederhanaan

4.Saya akan mengajak siswa membaca dipojok baca.(

Komitmen Mutu : orientasi)

5. saya akan membagikan kepada siswa daun literasi kepada masing-masing siswa untuk menuliskan hasil bacanya. ( Anti korupsi:

kerja keras)

dan mutu pendidikan yang memiliki daya saing

(31)

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 6. Memberikan pengarahan kepada siswa untuk menggantungkan hasil tulisannya kepohon literasi.(Nasionalisme:

Persatuan) pada WoG terdapat indikator;komunikasi 3 Membuat Mading Kelas 1. Berkonsultasi dengan mentor 2. Membuat mading yang bertema minat baca siswa

Terlaksananya kegiatan membuat mading

1. Saya akan berkonsultasi dengan mentor tentang mading dikelas

(Nasionalisme:

Musyawarah) pada Manajemen ASN terdapat nilai etika profesi

Dengan kegiatan membaca 15 menit maka saya memberikan kontribusi pada visi sekolah yaitu

Terwujudnya Kapuas Hulu yang Harmonis, Energik, Berdaya

Dengan menyusun alat ukur/soal pembelajaran, maka saya akan berkontribusi terhadap penguatan nilai-nilai organisasi yaitu mandiri

(32)

30

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 gunakan 4. Mengumpulkaan hasil karya siswa berupa puisa,pantun

5. Memasang mading di tempat yang bisa dibaca

2. Saya akan memberikan penjelasan kepada siswa untuk membuat mading

(Akuntabilitas:kejelasan dan tanggung jawab)

3. Saya akan Mencari bahan materi untuk membuat mading

(Anti korupsi: kerja keras) Etika publik:cermat

4 Saya mengumpulkan hasil karya siswa. . (Anti

krupsi:peduli) WoG:Singkronisasi

5 .saya mengajak siswa mencari tempat yang cocok untuk memasang mading hasil diskusi kelompok.(Komitmen

Terampil.

Dan misi sekolah pada poin 3

Mewujudkan masyarakat Kapuas Hulu yang berbudaya, mandiri, cerdasmpulkan dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mengmuutu pendidikan yang memiliki daya saing

(33)

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 Mutu:inovasi) Pelayanan publik: kejelasan 4 Melakukan kompetisi bercerita antar teman satu kelas

1. Berkonsultasi dengan mentor 2. Menyiapkan materi bercerita 3. Menentukan metode penilaian 4. Meminta siswa untuk menghapalkan cerita 5. Secara bergiliran siswa maju untuk bercerita

6. Memberikan

penghargaan kepada siswa yang paling bagus Terlaksananya kegiatan kompetesi bercerita 1. Sebelum melakukan kegiatan saya akan berkonsultasi dengan

mentor (Etika

publik:sopan)

2. Saya akan menyiapkan materi bercerita yang akan di kompetisi(Anti

Korupsi:Tanggumg jawab) Pelayanan publik:

3. Saya akan membuat rentang penilaian untuk hasil membaca cerita

(Etika publik: kebijakan) Manajemen ASN:Keadilan

Dengan kegiatan mengunjungi perpustakaan sekolah kontribusi pada visi sekolah yaitu Terwujudnya kapuas hulu yang harmonis, energik Berdaya Saing, Amanah dan Terampil. Misi sekolah yaitu

Mewujudkan masyarakat Kapuas Hulu yang berbudaya, mandiri, cerdas, dan inovatif dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang memiliki daya saing

Dengan melaksankan kegiatan kumjungan maka saya akan berkontribusi terhadap penguatan nilai-nilai organisasi yaitu disiplin

(34)

32

No Nama Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil/ Kegiatan

Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan

Nilai Dasar ANEKA

Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi Misi dan

Tujuan Organisasi Kontribusi Output/Hasil Kegiatan terhadap Penguatan Nilai-nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7

4. Saya akan memberikan

kesempatan kepada siswa untuk menhafal cerita.

(Etika Publik: cermat) WoG:Integrasi

5. Saya akan memandu siswa bergiliran maju kedepan untuk bercerita

(Nasionalisme: adil) Manajemen

ASN:Keterpaduan

6. Saya akan memberikan penghargaan kepada siswa yang membaca paling bagus

(Akuntabilitas:Tanggun g jawab) pelayanan publik:akurat

(35)
(36)

34

D . Jadwal Implementasi Aktualisasi

Tabel 4.4 Jadwal Implementasi Aktualisasi

Nama Peserta Yani Safitri, S.Pd SD

Instansi Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu

Unit Aktualisasi SDN 02 Nanga Dangkan

NO KEGIATAN Tanggal Pelaksanaan

OUTPUT

1 Membuat pojok baca Di dalam kelas

29 Maret-3 April 2021

Tersedianya membuat pojok baca dalam kelas

2 Membuat pohon literasi 5 – 10 April 2021 Tersedianya membuat pohon literasi

3 Membuat Mading Kelas 12 – 17 April 2021 Terlaksananya kegiatan membuat mading

4 Membuat kompetisi Bercerita antar teman satu

19 – 24 April 2021 Terlaksananya kegiatan kompetisi bercerita dikelas

(37)
(38)
(39)

DAFTAR PUSTAKA

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu. 2021. Panduan Penyelenggaraan

Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXI Tahun 2021. Kabupaten Kapuas Hulu: Badan

Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Anti

Korupsi. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS :

Akuntabilitas. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Etika

Publik. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Komitmen

Mutu. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Manajemen

Aparatur Sipil Negara. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS :

Nasionalisme. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Pelayanan

Publik. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Whole of

Government. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2015. PeraturanLembagaAdministrasi Negara Republik

Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 TentangPelatihanCalonPegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga

Administrasi Negara Republik Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika. 2015. Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor

315 Tahun 2015 tentang Nilai-Nilai Kementerian Komunikasi dan Informatika. Jakarta : Menteri

(40)

38

BIODATA DIRI Nama Lengkap : Yani Safitri, S.Pd SD

Nama Panggilan : Yani

Nip : 198506252020122007 Tempat Tanggal Lahir : Nanga Nuak, 25 Juni 1985 Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Dusun Sungai Nangka, Desa Domet Permai Kecamatan Ella Hilir No Hp. : 082149335916

Email : [email protected] Status : Kawin

Pendidikan Terakhir : S1 PGSD

Unit Kerja : SDN 09 Nanga Lungu Kecamatan Silat Hulu Unit Aktualisasi : SDN 02 Nanga Dangkan Kecamatan Silat Hulu

Gambar

Tabel 2.1 Daftar Tenaga Pendidik dan kependidikan SDN 2 Nangan Dangkan
Tabel 2.3 Daftar Keadaan Sarana dan Prasarana SDN 2 Nanga Dangkan Kec.Silat  Hulu

Referensi

Dokumen terkait

Didalam program Nawacita sebagai program prioritas Pemerintah selaras dengan tujuan reformasi birokrasi yang fokus pada perbaikan tata kelola pemerintah dengan melakukan

Melaksanakan koordinasi perencanaan, kebutuhan tenaga, perlengkapan dan fasilitas, pemantauan dan pengawasan asuhan keperawatan serta mutu etika asuhan perawatan.

Agar perangkat Android dapat dimanfaatkan oleh petugas marketing support maka diperlukan sebuah aplikasi berbasis android yang dapat melakukan input data calon

Laporan rutin puskesmas ini di tingkat dinas kesehatan akan direkapitulasi dan digabung dengan data pelayanan kesehatan dari fasilitas kesehatan non puskesmas

Kepolisian sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang berhak untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan dalam upaya menemukan pelaku eksploitasi

Distribusi margin pada saluran satu tingkat ini menunjukkan bahwa keuntungan hanya dimiliki pedagang pengecer saja, sehingga dapat dikatakan bahwa bagian keuntungan

Rancangan kegiatan aktualisasi ini akan dilaksanakan melalui beberapa tahap kegiatan yaitu melakukan diskusi dengan menthor tentang point-point yang akan ditampilkan dalam

Berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur e. Terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang terbagi atas berbagai kelompok jabatan fungsional sesuai dengan