• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nasab dan perwalian anak hasil hubungan seksual sedarah (incest) dalam perspektif hukum Islam.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Nasab dan perwalian anak hasil hubungan seksual sedarah (incest) dalam perspektif hukum Islam."

Copied!
81
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Model bimbingan korban kekerasan seksual terhadap anak dalam perspektif Islam di sini penanganannya dengan pendekatan bercerita dimana dengan cerita mempermudah pembimbing

Hasil penelitian ini adalah, anak adopsi tidak mempunyai hubungan nasab dengan orang tua angkatnya, baik dilihat dari sudut pandang hukum Islam maupun hukum positif,

Misalnya, ada seseorang yang mengadopsi anak dari anak kecil (bayi) yang ditemukan di panti asuhan akan tetapi asal-usul anak tersebut tidak diketahui jelas

Kompilasi Hukum Islam tidak menyebutkan tentang anak zina, karena Kompilasi Hukum Islam berupaya untuk mengembalikan status kesucian anak yang dilahirkan. Seperti apapun

Ketentuan nasab yang tertuang dalam pasal 100 Kompilasi Hukum Islam memiliki ambiguitas pengertian, yakni yang dimaksud dengan anak luar perkawinan dapat dipahami:

(Nana Syaodin, 2009:41) Dengan metode penelitian tersebut, diharapkan dapat menjawab permasalahan seputar status hukum sewa rahim (Surrogate Mother) serta kedudukan anak

“Dari perkawina yang dilakukan oleh suami istri itu maka anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut yaitu anak zina, nikahnya saja sudah tidak dibolehkan dalam agama, negara, dan

i Muhammad As’ad Arifin, 2022: Prosedur Penetapan Wali Nikah Bagi Anak Hasil Zina pada Kantor Urusan Agama KUA Kota Pekanbaru dalam Perspektif Hukum Islam Penelitian ini dilatar