• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Masalah Bisnis dengan Business Model Generation (BMG) mpdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Identifikasi Masalah Bisnis dengan Business Model Generation (BMG) mpdf"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SYNCORE - always deliver value

Identifikasi Masalah Bisnis Dengan Business Model Generation (BMG) posted by admin on April 14, 2014

Kami menggunakan salah satu pendekatan terbaru dalam memahami bisnis dan mengidentifikasi masalah bisnis yaitu menggunakan Business Model Generation (BMG) yang dikembangkan oleh Ostewarlder dan Pigneur. Alat ini sangat simple namun cukup powerful dalam membantu kita melakukan analisa bisnis.

(2)

Setelah mengisi customer maka selanjutnya kita harus mengidentifikasi Value Proposition. Value Proposition adalah apa yang kita tawarkan ke customer. Hal ini bisa berupa barang dan jasa. Pertanyaan selanjutnya adalah apa keunikan dan keunggulan dari barang dan jasa tersebut dibandingkan barang dan jasa yang sama yang ditawarkan oleh pesaing.

Dari dua kegiatan sederhana tersebut kita bisa mengidentifikasi beberapa masalah. Pertama apakah perusahaan telah menyasar segmen yang tepat. Kita tahu bahwa saat ini segmen pasar terus bergeser dan berkembang. Segmen pasar yang dahulu besar bisa jadi saat ini mengecil dan sebaliknya. Contoh dahulu bisnis wartel sangat bagus, karena segmen pasar yaitu orang yang tidak memiliki telepon tetapi ingin menggunakan jasa telepon sangat besar. Namun saat ini keadaa telah berubah. Semakin banyak orang yang memiliki telepon genggam jadi segmen tersebut sudah sangat menyusut.

Permasalah selanjutnya adalah apakah value proposition yang kita tawarkan masih cukup

mumpuni untuk menghadapi persaingan yang ada. Apabila kita dilihat oleh konsumen relatif lebih baik dari pesaing maka konsumen akan memilih kita, dan sebaliknya.

Pertanyaan - pertanyaan kritis bisa terus kita ajukan dari analisa ini. Business Model Generation memang alat yang sederhana namun cukup ampuh dalam mengidentifikasi kekuatan dan

permasalahan kita.

Tags: Konsultasi Bisnis

Referensi

Dokumen terkait

Untuk itu, penelitian ini akan mengkaji lebih dalam mengenai bagaimana model bisnis pada PT X dan membuat model bisnis yang baru dengan menggunakan business model canvas

Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas BMC dan analisis SWOT dalam mengidentifikasi dan merumuskan alternatif strategi perbaikan

Namun pada penelitian ini juga menggunakan Analitical Hirarchy Proses (AHP) dan digabungkan dengan Business Model Canvas untuk menciptakan usulan pengembangan bisnis

Namun pada penelitian ini juga menggunakan Analitical Hirarchy Proses (AHP) dan digabungkan dengan Business Model Canvas untuk menciptakan usulan pengembangan bisnis

Gambar 3.1 Model Konseptual Penelitian ini memiliki tujuan agar menghasilkan model bisnis baru yang menggunakan pendekatan business model canvas pada model bisnis eksisting Atelier

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menentukan model bisnis yang telah diadopsi oleh MOMOSUM dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas BMC serta merumuskan

Model Bisnis UMKM menggunakan pendekatan BMC (Business Model Canvas) sebagai kerangka kerja untuk merancang dan menjelaskan elemen-elemen kunci dari bisnis

Merumuskan strategi bisnis menggunakan pendekatan Business Model Canvas untuk meningkatkan daya saing PT Mojadi Aplikasi Indonesia di tengah persaingan industri pendidikan yang