• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKONOMI REGIONAL PROVINSI SULAWESI TENGGARA: Pendekatan Sektor Basis dan Analisis Input‐Output | Subanti | JESP: Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan 1281 3570 1 SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EKONOMI REGIONAL PROVINSI SULAWESI TENGGARA: Pendekatan Sektor Basis dan Analisis Input‐Output | Subanti | JESP: Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan 1281 3570 1 SM"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Lima sektor produksi di propinsi Nusa Tenggara Barat yang memberikan nilai tambah bruto terbesar secara berturut-turut, sebagaimana disajikan pada Tabel 33, adalah :

Berdasarkan tabel 6 yang tergolong dalam sektor basis adalah sektor basis adalah sektor industri pengolahan, listrik, gas dan air bersih, sektor bangunan, sektor

a) Sektor unggulan ialah sektor Pengadaan Listrik dan Gas, sektor Konstruksi, sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, sektor Transportasi

Hasil dari penelitian ini adalah Kota Surakarta memiliki sektor unggulan yaitu sektor pengangkutan & komunikasi, sektor listrik, gas dan air bersih, sektor keuangan,

Sektor yang merupakan non basis antara lain sektor pertanian, kehutanan dan perikanan; sektor industri pengolahan; sektor pengadaan listrik dan gas; sektor pengadaan

Ekspor Kota Medan diperoleh dari sektor basis, dalam pembahasan sebelumnya yang menjadi sektor basis Kota Medan selama periode 2000-2012 adalah Listrik, Gas dan

Berdasarkan Tabel 23 terlihat bahwa selama periode 2003-2005 sektor- sektor basis dalam perekonomian (yaitu sektor pertanian, listrik, gas, dan air bersih, bangunan, perdangan,

Gambar 4.10 Peta Pola Keterkaitan Ekonomi (Sektor Listrik, Gas dan Air) Kabupaten/Kota di Propinsi Sulawesi Tenggara... 133 Gambar 4.11 Peta Pola Keterkaitan