• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERUBAHAN LUAS RUANG TERBUKA HIJAU DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI JAKARTA SELATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS PERUBAHAN LUAS RUANG TERBUKA HIJAU DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI JAKARTA SELATAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.    Keterkaitan  antara  tujuan  penelitian  dengan  jenis  data  dan  teknik  analisis  data
Tabel  1.    Keterkaitan  antara  tujuan  penelitian  dengan  jenis  data  dan  teknik  analisis  data
Gambar 2. Jumlah Penduduk dan Laju Jumlah Penduduk Jakarta Selatan Tahun  2000-2007  0.005000.0010000.0015000.0020000.0025000.0030000.00 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 Kepadatan Penduduk (Jiwa/Km2)

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan untuk mendapatkan persamaan hubungan antara luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan potensi emisi CO 2 terhadap suhu udara di Kota DKI

Berdasarkan klasifikasi tutupan lahan yang dilakukan pada tahun 2014, luasan tutupan lahan berupa tegakan pohon kurang dari 10% di masing-masing wilayah kota

Persyaratan umum tanaman untuk ditanam di wilayah perkotaan menurut Anonim pada makalah Lokakarya Pengembangan Sistem RTH di Perkotaan, antara lain: (a)

Sehingga wilayah yang paling potensial berada di kawasan zona B yang fungsi kawasan berupa tanah ladang dan rumput sehingga zona B dapat dijadikan RTH baru sebagai

Dalam hal ini Jakarta Selatan merupakan wilayah yang sangat ideal untuk dibangun adanya suatu condominium, mengingat banyaknya perusahaan-perusahaan besar yang berada

Dari 10 kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Selatan, terdapat 4 kecamatan yang memiliki peluang untuk menarik investor menanamkan modalnya di sektor pariwisata antara lain, yaitu

Faktor yang berpengaruh terha- dap perubahan luas RTH adalah pertambahan lahan kosong yang berperan nyata negatif terhadap perubahan luas RTH, sedangkan pertambahan

Beberapa hasil penelitian yang diperoleh (1) bahwa kurun waktu 13 tahun dari tahun 1997 sampai dengan tahun 2010 ditemukan bahwa ruang-ruang hijau terbuka menurun dari 48,86%