• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ayo Kita Pelajari

Dalam dokumen Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (Halaman 85-91)

1. Cerita “Macan Besar Bernyali Ciut seperti Tikus” mengajarkan kepada kita mengenai hidup yang sungguh-sungguh baru. Hidup yang baru bukan semata mata terletak pada perubahan fisik, tetapi semangat serta mental yang dihayati secara baru. Meskipun badan telah berubah menjadi anjing, bahkan menjadi macan, akan tetapi tidak disertai perubahan mental serta keberanian, maka tikus tetap memiliki ketakutan.

2. Kisah di atas mengajak kita untuk memiliki hidup yang baru. Hidup yang baru bukan karena memiliki penampilan fisik yang baru, melainkan karena memiliki semangat hidup yang baru. Semangat hidup itu berasal dari Roh Allah sendiri. Roh Allah mengubah hidup kita dan menjadikan hidup kita sama sekali baru.

Menemukan Kehendak Tuhan

Ayo Membaca Kitab Suci!

Pemberitahuan tentang kelahiran Yohanes Pembaptis

(Bdk. Luk 1:5-25)

Zakharia adalah seorang imam yang bertugas di Bait Allah dan isterinya bernama Elisabet. Mereka orang yang baik dan taat kepada Allah.

Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.

Suatu hari, Zakharia mendapat giliran untuk bertugas memimpin ibadat, sehingga ia harus masuk ke dalam bait Suci dan membakar ukupan, sementara seluruh umat berkumpul di luar. Tiba-tiba tampaklah seorang malaikat Tuhan. Zakharia sangat terkejut dan ketakutan. Tetapi malaikat itu berkata: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki- laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Kelahirannya akan membawa sukacita, sebab ia dipenuhi Roh Kudus sejak dari rahim ibunya. Ia akan membawa Israel bertobat kembali kepada Allah, untuk menyiapkan jalan Tuhan.” Jawab Zakharia: “Bagaimanakah aku tahu bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya.” Malaikat itu menjawab: “Akulah Gabriel yang diutus menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu karena tidak percaya akan perkataanku sampai menjadi nyata kebenarannya pada waktunya.”

Semua umat merasa heran karena Zakharia sangat lama di dalam Bait Suci. Bahkan ketika keluar, Zakharia menjadi bisu tidak dapat berkata- kata. Maka mereka pun mengerti bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Apa pekerjaan Bapak Zakharia?

2. Mengapa mereka belum memiliki anak sampai pada masa tua mereka?

3. Apa yang terjadi pada waktu Zakharia melaksanakan tugas sebagai imam di Bait Suci?

4. Mengapa Zakharia menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata?

5. Apa isi kabar gembira yang disampaikan malaikat Tuhan kepada Zakharia?

Ayo Kita Dalami

Setelah selesai menjalankan tugasnya, Zakharia pulang ke rumah. Isterinya pun mengandung dan berkata: “Inilah perbuatan Tuhan bagiku, Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.”

Ayo Kita Pelajari

1. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Tuhan memilih Zakharia dan Elisabet untuk menunjukkan keagungan-Nya. Zakharia dan Elisabet yang dikatakan mandul, karena mereka tidak memiliki anak sampai memasuki usia tua, menerima kabar gembira bahwa mereka akan memiliki anak. Elisabet akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang harus diberi nama Yohanes. Kelahirannya akan membawa sukacita, pertobatan, dan mempersiapkan jalan bagi kedatangan Tuhan.

Menemukan Kehendak Tuhan

Ayo Membaca Kitab Suci!

Pemberitahuan tentang kelahiran Yesus

(Luk 1: 26-38)

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud;

nama perawan itu Maria.

Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.

Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”

Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”

2. Kabar sukacita itu membuat Zakharia bisu dan tidak dapat berkata- kata karena ia merasa ragu-ragu dengan kabar yang dianggap mustahil bagi manusia tersebut.

3. Dengan dikandungnya bayi di dalam rahimnya, Elisabet merasa gembira dan bersukacita karena Tuhan telah menjawab doa-doanya, menjauhkan aib dari dirinya dan karena bagi sebagian orang pada waktu itu, kemandulan masih dianggap sebagai aib.

Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki- laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Ayo Kita Dalami

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Berdasarkan Lukas 1:26-38, siapakah Maria itu?

2. Apa isi kabar gembira yang disampaikan Malaikat Gabriel kepada Maria?

3. Apa jawaban pertama yang disampaikan Maria atas kabar yang disampaikan Malaikat Gabriel itu?

4. Kabar apa yang disampaikan Malaikat Gabriel kepada Maria, mengenai Elisabet saudaranya?

5. Apa jawaban Maria atas kabar gembira yang diterimanya dari Malaikat Gabriel?

6. Dari kabar gembira yang disampaikan oleh Malaikat Gabriel, hal apa yang dianggap mustahil bagi Maria?

Ayo Kita Pelajari

1. Maria adalah seorang perawan yang telah bertunangan dengan Yusuf.

Maria berasal dari keturunan Raja Daud.

2. Kabar gembira yang dibawa Malaikat Gabriel: “Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.”

3. Jawaban Maria "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"

4. Kabar gembira lain tentang Elisabet, yaitu bahwa “Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki- laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

5. Jawaban Maria atas kabar gembira dari Tuhan "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu."

Dalam dokumen Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti (Halaman 85-91)