1. Barthwal MS. Pitfalls in the management of bronchial asthma. Medicine Update. 2008;18:283-9.
2. Corrigan C. Asthma: Tips and pitfalls in diagnosis and treatment. Prescriber.
2010;21:17-26.
3. Khilnani GC, Banga A. Aerosol therapy. Indian J Chest Dis Allied Sci.
2008;50:209-19.
4. Papadopoulus NG, Arakawa H, Carlsen KH, Custovic A, Gern J, Leman- ske R, dkk. International consensus on (ICON) pediatric asthma. Aller- gy.2012;67:976-97.
Fungsi Nama
Generik Dosis Contoh nama
dagang yang tersedia di Indonesia
Sediaan Keterangan
Obat pengendali (controller)
Golongan kombinasi steroid + LABA Budesonid +
Formoterol
Flutikason + Salmeterol
DPIObat pereda dan pengendali:
≥12th: 2 inhalasi/hari Obat pengendali: anak ≥12th:1- 2 inhalasi 2 kali/hari. Anak ≥6 th: Turbuhaler 80/4.5 mcg 1 inhalasi/hari
DPITitrasi dosis hingga dosis terendah yang tidak menimbulkan gejala asma
SymbicortR
SeretideR Diskus
Turbuhaler 80/4.5 mcg/dosis, Turbuhaler 160/4.5 mg/dosis
Diskus 100 mcg/50 mcg (flutikason 100 mcg dan salmeterol 50 mcg);
Diskus 250 mcg/50 mcg, Diskus 500 mcg/ 50 mcg Golongan kombinasi steroid + LABA
Flutikason + Salmeterol MDI
Anak ≥12 th: 2 inhalasi 2 kali/
hariAnak ≥4 th: 2 inhalasi Seretide 50, 2 kali/hari
SeretideR
Inhaler Seretide 50 mcg/25 mcg (flutikason 50 mcg dan salmeterol 25 mcg), Seretide 125 mcg/25 mcg
Golongan obat kerja panjang/lepas terkendali Teofilin lepas
lambat Oral
Anak >6 th: ½ kaplet, 2 kali/hari
pagi dan malam Kaplet lepas lambat 300 mg Golongan antileukotrien
Zafirlukas Montelukas
OralUsia ≥12 th 20mg/hari
OralUsia ≥15 th 10mg/hari; 6-14 th 5mg/hari; 2-5 th 4mg/hari; 12 bln-2 th 4 mg/hari oral granule
AccolateR Tablet salut film 20 mg
Oral granule 4 mg;
tablet kunyah 4 mg dan 5 mg; tablet salut film 10 mg
Golongan anti-IgE Omalizumab Subkutan
75-600 mg dalam 1-4 injeksi subkutan tiap 2-4 minggu
XolairR Powder for injection 150 mg + solvent for injection
* LABA yang memunyai awitan kerja pendek Fungsi Nama
Generik Dosis Contoh nama
dagang yang tersedia di Indonesia
Sediaan Keterangan
Obat pereda (reliever)
Fenoterol + ipratropium bromida
MDISerangan akut anak >6 th: 2 semprot, ulangi bila diperlukan.
Terapi jangka panjang 1-2 semprot, 3 kali/hari, maksimal 8 semprot/hari
BerodualR Ipratropium Br 0.02 mg dan fenoterol HBr 0.05 mg per semprot
Procaterol Oral
Anak ≥6 th: 25 mcg 2 diberikan kali/hari, <6 th: 1.25 mcg/kgBB diberikan 2-3 kali/hari Nebuliser Anak: 10-30 mcg/dosis DPIAnak: 10 mcg hingga 4 kali/hari
MeptinR
MeptinR inhalation solution MeptinR swinghaler
Tab 50 mcg, Minitab 25 mcg, Syr 25 mcg/5ml Inhalation solution 100 mcg/0.3 ml DPI 10 mcg/dosis
LABA awitan cepat, durasi panjang
Ipratropium Bromida MDI
Anak >12 th: 2 semprot diberikan 4 kali/hari. Maksimal 12 semprot/hari
Nebuliser
Anak ≥14 th 0.4-2 ml, anak 6-14th 0.4-1 ml diberikan 3-4 kali sehari
AtroventR MDI 0.02 mg/dosis
Inhalation solution 0.025% (0.25 mg/ml) Golongan xantin
Teofilin Oral
3-4mg/kgBB/kali, 4 kali/hari Tab 150mg Syr 150mg/15ml
Obat pengendali (controller)
Golongan antiinflamasi steroid Budesonid Nebuliser
Awal: ≥12th 1-2mg 2 kali/hari, 3bln-12th 0,5-1 mg 2 kali/hari Rumatan: ≥12th 0.5-1mg 2 kali/
hari, 3bln-12th 0.25-0.5mg 2 kali/hari
DPIAwal 200-1200 mcg/hari dibagi 2-4 dosis, rumatan 200-400mcg 2 kali/hari
PulmicortR Respule
PulmicortR Turbuhaler ObucortR Swinghaler
Respule 0.25mg/ml (2ml), 0.5mg/ml (2ml)
200mcg/dosis
Flutikason Nebuliser
Anak >16th 500-2.000 mcg 2 kali/hari, anak 4-16 th 1.000 mcg 2 kali/hari
FlixotideR Nebule 0.5mg/2ml
Lampiran 3
Obat antihistamin untuk rinitis alergi sebagai komorbiditas asma
Nama Generik Nama
Dagang Sediaan Dosis
Setirizin RyzenR tablet 10 mg, tetes 10mg/ml, sirup 5mg/5ml
Usia 2-6 tahun: 2,5 mg, sekali sehari Usia > 6 tahun: 5-10 mg, sekali sehari Desloratadin Tablet 5 mg, sirup
2.5 mg/5 ml Usia ≥12 th 10 ml (5 mg) sekali sehari Usia 6-11 th: 5 ml (2.5 mg) sekali sehari Usia 1-5 th: 2.5 ml (1.25 mg) sekali sehari
Lampiran 4
Perbaikan kondisi lingkungan
Sprei Harus mencuci sprei dan menjemur di bawah sinar matahari Kasur Jangan gunakan kasur kapuk
Sofa Penggunaan sofa terbuat dari kulit atau kulit artifisal Boneka mainan Menggunakan mainan yang dapat dicuci
Furniture Gunakan furniture mudah dibersihkan Tirai jendela Gunakan tirai yang mudah dicuci Hewan peliharaan Tidak ditempatkan dalam kamar
Alat pembersih Gunakan vacuum cleaner yang dilengkapi kantong debu Pot tanaman Jangan menanam tanaman di dalam kamar
Laundry Jangan menggantung pakaian di dalam kamar Gas/pemanas Saluran pembuangaan keluar rumah
Bahan bangunan Hindari bahan kimia yang mudah menguap seperti aldehid/fenol Tembakau/rokok Tidak merokok di dalam ruangan
Sumber: Hamasaki Y, Kohno Y, Ebisawa M, Kondo N, Nishima S, Nishimuta T, dkk. Japanese guideline for childhood asthma. Allergol Int. 2014;63:335-56
Lampiran 2
Daftar obat untuk nebulisasi
Fungsi Nama Generik Dosis Contoh
nama da- gang
Sediaan
Obat pere- da(reliever)
Golongan agonis β
Terbutalin BB >25kg: 5mg, 2-4 kali/
hari BricasmaR Respule 2.5mg/
ml Salbutamol Dosis awal 2.5 mg lalu
dapat diulang 4 kali/hari VentolinR Nebule 2.5 mg/2.5 ml Fenoterol Anak >12 th: 0.5-2 ml,
ulangi bila perlu hingga 4 kali/hari.
Anak 6-12 th (22-36kgBB) 0.25-1.5ml ulangi bila perlu hingga 4 kali/hari.
Anak <6 th: 50 mcg/
kgBB/dosis ulangi bila perlu hingga 3 kali/hari
BerotecR
Inhalation solution 0.1% (1 mg/ml)
Procaterol Anak: 10-30 mcg/dosis MeptinR Inhalation solution 100 mcg/0.3 ml Golongan antikolinergik
Ipratropium
Bromida Anak ≥14 th 0.4-2 ml, anak 6-14th 0.4-1 ml diberikan 3-4 kali sehari
AtroventR Inhalation solution 0.025%
(0.25 mg/ml) Golongan agonis β + antikolinergik
Salbutamol + ipratropium bromida
Dosis awal 2.5 mg lalu
dapat diulang 4 kali/hari CombiventR Unit Dose Vial (UDV) 2.5ml (Ipratroprium Br 0.5mg, salbu- tamol sulfate 2.5 mg)
Obat pen- gendali (controller)
Golongan antiinflamasi steroid
Budesonid Awal: ≥12th 1-2mg 2 kali/
hari, 3bln-12th 0,5-1 mg 2 kali/hari
Rumatan: ≥12th 0.5-1mg 2 kali/hari, 3bln-12th 0.25-0.5mg 2 kali/hari
PulmicortR Respule 0.25mg/
ml (2ml), 0.5mg/
ml (2ml)
Flutikason Anak >16th 500-2.000 mcg 2 kali/hari, anak 4-16 th 1.000 mcg 2 kali/hari
FlixotideR Nebule 0.5mg/2ml
bisa dilihat pada skala wadah obat. Rata-rata volume isi yang dianjurkan adalah 4-5 ml.
4. Pasangkan kabel listrik ke stop kontak.
5. Sambungkan kompresor dan selang ke alat inti nebuliser 6. Pasangkan antarmuka ke alat inti nebuliser, nyalakan tombol.
7. Bila cairan nebulisasi mulai muncul, sambungkan antarmuka ke mulut pasien (mouthpiece) atau mulut dan hidung pasien (masker).
Lampiran 7
Macam-macam DPI
c.
Lampiran 5
Perbandingan kesetaraan dalam steroid inhalasi (SI)
Jenis obat Dosis rendah
(mcg) / hari Dosis menengah
(mcg) / hari Dosis tinggi (mcg) / hari
Fluticasone (FP) 100 200 400
Beclomethasone (BPD) 100 200 400
Ciclesonide (CIC) 100 200 400
Budesonide (BDP-DPI) 200 400 800
Budesonide Inhalation Solution (BIS) 250 500 1.000
Dosis tinggi SI sebaiknya diberikan di bawah pengawasan seorang dokter dengan pengalaman yang cukup dalam manajemen asma anak.
Sumber: Hamasaki Y, Kohno Y, Ebisawa M, Kondo N, Nishima S, Nishimuta T, dkk. Japanese guideline for childhood asthma. Allergol Int. 2014;63:335-56
Lampiran 6
Petunjuk pemakaian nebuliser jet
1. Siapkan alat nebuliser jet yang terdiri dari (1) kompresor, (2) selang, (3) alat inti nebuliser, dan (4) antarmuka berupa mouthpiece atau masker.
2. Siapkan obat yang akan diberikan yaitu zat aktif dan NaCl fisiologis.
3. Masukkan obat dalam wadah nebuliser, bila volume obat belum memenuhi volume isi, tambahkan NaCl seperlunya. Volume isi dapat berbeda untuk tiap alat nebuliser, batas minimal dan batas maksimalnya
Lampiran 9
Macam-macam spacer
Keterangan
a. Spacer dengan indikator warna (http:www//saffron.pharmabiz.com) b. Spacer dengan volume kecil dan katup sensitif (http:www//
monaghanmed.com)
c. Spacer dengan bahan metal antistatik (www.paride.com)
d. Spacer dengan bahan silikon(http://www.itinhaler.fr/index.html) e. Spacer yang dapat berbunyi (http://www.funhaler.fr/index.html
Lampiran 8
Petunjuk pemakaian DPI Turbuhaler
Langkah-langkah penggunaan DPI yang ideal:
1. Memastikan alat dan mouthpiece bersih dan bebas dari sumbatan 2. Memasukkan sejumlah dosis yang diperlukan (untuk alat dosis tunggal) 3. Memegang inhaler sejajar dengan mouthpiece dan menghadap ke bawah 4. Mengangkat kepala sedikit ke belakang, ekspirasi perlahan tanpa
bernapas ke dalam alat
5. Menempatkan gigi di mouthpiece dan menutup sekitar tabung dengan bibir, serta memastikan lidah tidak menutup jalan alat
6. Bernapas dengan kuat dan dalam (2-3 detik) lewat mulut untuk mengaktivasi aliran obat.
7. Pindahkan alat dari mulut. Menahan napas, lalu melepas napas perlahan melawan bibir. Langkah ini penting agar obat menempel pada di saluran respiratori.
Lampiran 11
Kode ICD-10 untuk asma
ICD-10 Diagnosis
J45.20 Asma Intermiten tanpa komplikasi
J45.21 Asma intermiten ringan dengan eksaserbasi serangan akut J45.22 Asma intermiten ringan dengan status asmatikus
J45.30 Asma persisten ringan tanpa komplikasi
J45.31 Asma persisten ringan dengan eksaserbasi serangan akut J45.32 Asma persisten ringan dengan status asmatikus
J45.40 Asma persisten sedang tanpa komplikasi
J45.41 Asma persisten sedang dengan eksaserbasi serangan akut J45.42 Asma persisten sedang dengan status asmatikus J45.50 Asma persisten berat tanpa komplikasi
J45.51 Asma persisten berat dengan eksaserbasi serangan akut J45.52 Asma persisten berat dengan status asmatikus
Lampiran 10
Teknik penggunaan MDI dengan spacer Lampiran 10. Teknik penggunaan MDI dengan spacer
2. Masukkan canister MDI ke dalam ujung karet aerochamber (spacer) 1. Kocok tabung terlebih dahulu
3. Lakukan ekspirasi maksimal, kemudian letakkan aerochamber ke dalam mulut di antara gigi anda. Usahakan supaya aerochamber dalam posisi rapat dengan menggunakan bibir anda
4. Tekan MDI ke bawah sekali untuk menyemprotkan obat. Obat akan terjebak di ruang spacer. Inspirasi perlahan dan dalam
5. Tahan napas anda ± 6-10 detik. Ekspirasi perlahan