B. Penyajian dan Analisis data
1. Dasar dan Tujuan Pendidikan Agama Islam a. Dasar Pendidikan Agama Islam
Dasar Pendidikan Agama Islam di indonesia mempunyai status yang cukup kuat, hal ini perlu diketahui pendidikan agama agar mereka tidak ragu- ragu melaksanakan tugasnya, karena jelas-jelas didukung / dilindungi oleh hukum dan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di Indonesia mempunyai dasar- dasar yang cukup kuat, dan dasar-dasar tersebut dapat ditinjau dari :
1). Religius
2.) Yuridis/ Hukum 3.) Sosial Pskologis
Sebagaimana dikatakan oleh bapak Abdul Hamid Lc, sebagai guru Agama sejarah Islam di MA Bustanul Ulum Mengatakan Bahwa : dasar-dasar Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu dari ketiga dasar pelaksanan Pendidikan Agama Islam di indonesia yakni pada religius, yang di maksud dasar religius adalah-dasar yang terdapat pada dasar Pendidikan Agama Islam itu sendiiri yakni yang bersumber dari ajaran agama Islam yang tertera dalam ayat Al-quran Maupun Hadist,. Menurut ajaran Islam, bahwa melaksanakan Pendidikan Agama adalah merupakan perintah dari tuhan dan merupakan ibadah kepada-nya. Hal ini sebagaiaman dijelaskan dalam Al-quran surat An- Nahl ayat 125 yang artinya : “ Ajaklah kepada agama tuhanmu dengan cara yang bijaksana dengan nasehat yang baik”.
Selanjutnya bapak Bapak Hasyim Baidlowi selaku kepala Madrasah mengatakan disamping pokok ajaran agama Islam yang dilaksanakan dalam pendidikan agama juga ada dasar yang dikembangkan para ulama’ yaitu perkataan, perbuatan, sikap para sahabat dan ijtihad. Alquran dan Hadist sebagai dasar pokok, sedangkan sikap arif para sahabat serta ijtihad disebut sebagai dasar tambahan . dasar-dasar Pendidikan Agama Islam tersebut dijadikan dasar dalam memberikan pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada peserta didik. ( Interview Tanggal 03 April )
Sedangkan landasan yuridis menurut Abdul Hamid lc adalah seperangkat konsep peraturan perundang- undangan yang menjadi titik tolak system pendidikan Indonesia, yang menurut Undang-Undang Dasar 1945 meliputi, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia, Ketetapan MPR,
Undang-Undang Peraturan Pemerintah pengganti undang-undang, peraturan pemerintah, Keputusan Presiden, peraturan pelaksanaan lainnya, seperti peraturan Menteri, Instruksi Menteri, dan lain-lain. ( Interview tanggal 01 April 2011 )
Kemudian Bapak Syarif Sukron S.Pd.i selaku guru agama al-quran hadist menegaskan Landasan yuridis atau hukum pendidikan, yaitu asumsi- asumsi yang bersumber dari peraturan perundang-undangan yang berlaku yang menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan.
Dalam hal ini MA Bustanul Ulum Berlandaskan dasar Undang-undang repuplik indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional pasal 38 ayat 2 dan 51 ayat 1 Yaitu pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor Kementrian Agama Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah dan Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah.
Disamping itu Bapak Hasyim Baidlowi menegaskan yang menjadi dasar yuridis dari lembaga ini adalah peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan pasal 17 ayat 1 bahwa Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI /MTs//MA/ SMK, atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi
daerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik. ( Interview tanggal 01 April 2011 )
Dasar psikologis sebagaimana yang dijelaskan oleh bapak Fauzi S.Pd.i Selaku guru agama fiqih berkaitan dengan prinsip-prinsip belajar dan perkembangan anak. Pemahaman terhadap peserta didik, utamanya yang berkaitan dengan aspek kejiwaan merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, hasil kajian dan penemuan psikologis sangat diperlukan penerapannya dalam bidang pendidikan.
Jadi perkembagan peserta didik menjadi landasan penting sebagai bekal dasar untuk memahami peserta didik dan menemukan keputusan dan atau tindakan yang tepat dalam membantu proses tumbuh kembang itu secara efektif dan efisien.
( Interview tanggal 01 April 2011 )
Berdasarkan dari keterangan di atasa diketahui bahwa dasar dari pendidikan agama islam Di MA. Busatnul Ulum Bangsalasari salama ini megacu dan tidak menyimpang pada dasar yang ada dalam Agama Islam itu sendiri dan juga undang-undang yang ada.
b. Tujuan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Setiap usaha kegiatan selalu didahului dengan tujuan. Dengan demikian pula dengan tujuan pembelajaran yang merupakan central dalam kegiatan pembelajaran.
Berdasarkan interviu dengan bapak H. Ach Hasyim Baidlowi S.Pd.i Pendidikan Agama Islam diberikan atau di ajarkan pada peserta didik disebuah
lembaga pendidikan formal, semisal MA Bustanul ulum bulugading ini, dimana pemahaman sudah cukup, namun urgensi Pendidikan Agama Islam masih perlu ditanamkan sedini mungkin dengan penuh konsekwensi dan dilaksanakan secara kontinu. Hal ini sebagai upaya pemberian bekal kepada peserta didik khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, dalam tujuan ini bukan hanya sekedar keinginan saja akan tetepi kemauan seorang guru untuk mencinptakan output yang baik harus tingkatakan juga.
Melalui upaya tersebut diharapakan nantinya peserta didik dihantarkan menjadi insan kamil yang memiliki cakrawakala berfikir yang intergral tentang kehidupan duniawi dan ukhrowi serta menghormati agama lain dalam hubungan kerukunan antar ummat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkan persatuan nasional . ( Interview tanggal 03 April 2011 )
Tentang tujuan pendidikan nasional termaktub dalam UU Sikdiknas tahun 2003 pada hakekatnya sama dengan tujuan Pendidikan Agama Islam yang disekolah MA Bustanul Ulum Bulugading Bagsalsari, adanya kesamaan tersebut dapat diketahui dengan melihat kedua tujuan pendidikan tesebut.
Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan YME dan berbudi luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani maupun rohani, kepribadian yang mantap, mandiri serta rasa tanggung jawab terhadap masyarakat, Negara dan bangsa.
Dengan demikian sangat jelas sekali memiliki kesamaan dengan tujuan
Pendidikan Agama Islam di MA Bustanul Ulum Bulugading diantaranya sebagai berikut :
1). Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik kepada Allah SWT yang telah ditanamkan dalam lingkungan keluarga
2). Menyalurkan peserta didik yang memiliki bakat tersebut dapat berkembang secara optimal, sehingga dapat bermanfaat untuk dirinaya sendiri dan bagi orang lain.
Namun secara khusus Madrasah Aliyah Bustanul ulum Bertujuan untuk mengahasilkan keluaran /output yang memiliki kualitas dalam dalam hal :
a). Menyipkan siswa untuk melanjutkan pendidikan jenjang yang lebih tinggi
b). Menyiapkan siswa agar mapu mengembangkan diri sejalan dengan perkembagan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang dijiwai dengan ajaran agama Islam
c). Menyiapkan siswa agar mampu menjadi anggota masyarakat dalam megadakan interaksi soisal, budaya dan alam sekitar yang dijiwai dengan nuansa suasan serta semangat keislaman.