• Tidak ada hasil yang ditemukan

Definisi Istilah

Dalam dokumen Skripsi Hukum Tata Negara (Halaman 31-35)

PENDAHULUAN

E. Definisi Istilah

Terkait definisi istilah ini memuat istilah yang menjadi point penting dalam proposal ini. Guna memudahkan pembahasa materi yang ada dalam proposal ini, penulis memaparkan beberapa point penting, yakni antara lain yaitu:

1. Pemilu (Pemilihan Umum)

Pemilihan umum dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) berasal dari kata dasar pemilihan yang mana pemilihan dilakukan serentak oleh seluruh rakyat suatu negara (untuk memilih rakyat dan sebagainya).28Sarana kedaulatan rayat untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil Presiden, dan untuk memilih anggota DPRD, yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 disebut dengan Pemilihan Umum.29Pemilihan umum bisa dimaknai sebagai alat atau sarana guna melakukan pemilihan wakil rakyat dalam pelaksanaan pemerintahan yang ada dalam suatu negara. Pemaknaan terkait dengan Pemilihan Umum merupakan serangkaian cara untuk memilih para penjabat pemerintahan untuk melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara.30Pemilihan umum yang dilakukan secara jujur,

28 KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) https://kbbi.lektur.id/pemilihan-umum, diakses pada 29 September 2022

29 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Pasal 1 Angka 1 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6109).

30 Fajlurrahman, Hukum Pemilihan umum, (Jakarta: Kencana Prenamedia Group, 2018), 1.

bersih, dan integritas merupakan salah satu cara untuk merawat dan melestatikan demokrasi yang ada di Indonesia. Dengan adanya pelaksanaan pemilihan umum, bisa mengupdate dan melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang memiliki visi dan misi untuk menjadikan negara Indonesia menjadi lebih baik dan maju.

2. KPU (Komisi Pemilihan umum)

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) arti kata dar KPU adalah lembaga atau badan yang dibentuk oleh Presiden yang terdiri dari atas wakil pemerintahan dan partai politik guna melaksanakan pemilihan umum yang ketuanya dipimpin oleh salah satu dari wakil tersebut.31

KPU merupakan singkatan dari Komisi Pemilihan umum. Dalam menyelenggarakan pemilihan umum yang berkualitas dan aksimal maka diperlukannya sebagai sarana guna mewujudkan kedaulatan rakyat dalam emerintahan negara Indonesia yang demokratis yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 (Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945). Guna mewujudkan pemilihan umum yang demokratis dibutuhkan adanya badan untuk menyelenggarakan Pemilihan Umum yang biasanya disebut KPU (Komisi Pemilihan umum) yang bijaksana, profesional serta mempunyai integritas dan akuntabilitas. 32 Ketika menjelang ajang pemilihan umum, KPU sangat berperan penting dalam mensosialisasikan kepada masyarakat terkait pentingnya membeikan hak

31 KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), https://kbbi.kata.web.id/komisi-pemilihan- umum/ , Diakses pada 3 Oktober 2022

32 Dian Ade, Retno Mawarini, “Peranan Komisi Pemilihan umum Dalam Mewujudkan Pemilihan Umum Yang Demokratis”, Jurnal Juristic, Volume 01, Nomor 01, April 2020, 1

pilihnya dalam pemilihan umum yang diharapkan bisa meminimalisir Golongan Putih dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

3. Golput (Golongan Putih)

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) arti kata Golput adalah golongan putih. Golongan Putih juga termasuk ke dalam akronim sehingga Golongan Putih merupakan kependekan yang berupa gabungan huruf atau suku kata, atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar.33Golongan Putih merupakan tindakan yang dilakukan masyarakat enggan atau tidak memberikan hak pilihnya dalam Pemilihan umum. Pemakarsa Golongan Putih antara lain yaitu Arief Budiman, Julius Usman, dan alm. Imam Maluju Sumali. Langkah mereka dipelopori oleh pandangan jika aturan main berdemokrasi tidak ditegakkan, lebih banyak diinjak-injak.34 Golongan Putih diartikan sebagai perilaku jenuh atau apatis. Kejenuhan ini dapat disebabkan karena beberapa faktor yakni terkait kondisi psikologi masyarakat karena penyelengaaraan Pemilihan Umum seperti pilpres, pilkada maupun pilkades dalam kurun waktu yang berdekatan dan penyelenggaraan Pemilihan Umum juga belum sepenuhnya memeberikan perbaikan nasib pada masyarakat. Tindakan Golongan Putih ini cukup pengkhawatirkan akan kualitas demokrasi yang

33 KKBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) https://kbbi.lektur.id/Golongan Putih#:~:text=Menurut%20Kamus%20Besar%20Bahasa%20Indonesia,kata%20Golongan

Putih%20adalah%20golongan%20putih., di akses pada 29 September 2022

34 Bismar Arianto, “Analisis Penyebab Masyarakat Tidak Memilih Dalam Pemilihan Umum”, Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan, Vol. 1, No. 1, 2011, 53

ada di Indonesia.35 Masyarakat perlu diberikan edukasi atau pengetahuan terakait pentingnya pemilihan umum di Indonesia. Jika masyarakat banyak yang melakukan Golongan Putih dapat diartikan bahwa menunjukkan sikap acuh tak acuh terhadap pemilihan umum. Padahal, satu suara dari masyarakat sangat penting dalam menciptakan Pemilihan Umum yang demokratis.

4. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Pilpres merupakan singkatan dari gabungan suku kata yang diucapkan menjadi kata yang wajar. Pilpres disebut sebagai Pemilihan Presiden.36 Dalam konstitusi mengatur terkait pemilihan umum Preside dan Wakil Presiden.

Di negara Indonesia menganut sistem presidensial dimana Presiden menjadi seorang pemimpin dalam suatu negara. Pemilihan umum Presiden dilaksanakan setiap 5 tahun sekali dengan maksimal menjabat dua kali periode agar bisa melahirkan pemimpin baru yang bisa membawa negara ke arah lebih baik.37Penyelenggaran Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan dengan tujuan memilih Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat agar mampu menjalankan fungsi kekuasaan di dalam pemerintahan guna tercapainya tujuan nasional seperti yang tercantum dalam Pembukan Undang-Undang

35 Soebagio, “Implikasi Golongan Putih Dalam Prespektif Pembangunan Perkembangan Demokrasi Di Indonesia”, Makara, Sosial Humaniora, Volume 12, Nomor 2, Desember, 2020, 83.

36 KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) https://kbbi.lektur.id/pilpres, diakses pada 01 Oktober 2022

37 Fajlurrahman, Hukum Pemilihan umum, (Jakarta: Kencana Prenamedia Group, 2018), 108.

Dasar Tahun 1945.38 Dengan dilaksanakannya pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden maka masyarakat bisa melihat pergantian dan pembaruan pemimpin yang akan menjadi kepala negara. Menjelang pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden, partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilihan Umum mengirimkan atau mengusulkan perwakilan pasangan calon yang nantinya akan bersaing dengan calon pasangan lainnya yang juga berasal dari partai politik.

Dalam dokumen Skripsi Hukum Tata Negara (Halaman 31-35)