• Tidak ada hasil yang ditemukan

Skripsi Hukum Tata Negara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Skripsi Hukum Tata Negara"

Copied!
209
0
0

Teks penuh

Masyarakat dan teman-teman saya di Kabupaten Sidoarjo yang telah meluangkan waktu untuk mewawancarai dan memberikan data terkait penyusunan disertasi ini; Sahabat Pasca KKN 161 UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang memberikan dukungan penuh semangat dalam menyelesaikan disertasi ini; Teman-teman Organisasi GMNI UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang telah mendukung dan menyemangati saya untuk menyelesaikan disertasi ini;

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

8 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Pasal 1 Angka 1 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6109). Tak hanya itu, ditemukan pula kelompok lain di Facebook bernama “Ayo Kelompok Kulit Putih pada Pemilu 2009”. Golongan Putih (Golput) pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.”

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Bagi Kiai UIN Haji Achmad Siddiq Jember : Diharapkan dapat memberikan tambahan informasi bagi KPU Kabupaten Sidoarjo Kampus UIN K.H. Bagi KPU Kabupaten Sidoarjo : Diharapkan KPU dapat lebih memperkuat dan memperluas strateginya untuk meminimalisir Kelompok Putih pada saat Pemilu khususnya di Kabupaten Sidoarjo dan menjadi lembaga Pemilu yang lebih baik. Bagi Pemerintah : Diharapkan hal ini menjadi pembelajaran bagi pemerintah untuk membantu melakukan sosialisasi menjelang Pemilu yang diselenggarakan KPU Kabupaten Sidoarjo ke kota-kota di Kabupaten Sidoarjo.

Definisi Istilah

  • Pemilu (Pemilihan Umum)
  • KPU (Komisi Pemilihan umum)
  • Golput (Golongan Putih)
  • Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden

31 KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), https://kbbi.kata.web.id/komisi-peleksian-general/, Diakses pada 3 Oktober 2022. Jika banyak orang yang menganut golongan putih, dapat diartikan menunjukkan sikap acuh tak acuh sikap terhadap pemilihan umum. Pemilihan presiden disebut dengan pemilihan presiden. 36 Konstitusi mengatur mengenai pemilihan umum presiden dan wakil presiden.

Sistematika Pembahasan

Tahun Berdirinya 1945.38 Dengan diadakannya pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden, masyarakat dapat melihat pergantian dan pembaharuan para pemimpin yang akan menjadi kepala negara. Pembahasan teori secara luas dan mendalam akan semakin memperkaya pengetahuan penelitian dalam mengkaji suatu masalah yang akan diteliti sesuai dengan rumusan dan tujuan yang terkandung dalam skripsi ini; Dalam bab ini terdapat uraian tentang objek penelitian, penyajian dan analisis data, serta pembahasan dan temuan;

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

  • Siti Laelatul Badriyah, 2017, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Skripsi, Dampak Golongan Putih (Golongan Putih) Dalam
  • Neli Nurmala, 2019, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Skrispi, Strategi Sosialisasi Komisi Pemilihan umum
  • Karimun Sani Harahap, Skripsi, 2018, “Fenomena Golongan Putih (Studi Perilaku Politik Masyarakat Kota Padangsimpuan Pada
  • Muhamat Jais, 2019, Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Skripsi, Pelaksanaan Tugas Dan Kewenangan Komisi
  • Muhammad Rabbani, 2013, Universitas Hasanuddin Makassar, Skripsi, Fenomena Golongan Putih Di Kota Makassar Pada Pemilihan

Kesimpulan dari tesis ini adalah tingkat Golongan Putih pada pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Sumut tahun 2014 mencapai 37%. 1. Bagaimana strategi sosialisasi KPU dalam menurunkan jumlah kelompok kulit putih (white group) pada Pilgub tahun 2013 dan 2018. Faktor apa saja yang menyebabkan munculnya kelompok kulit putih pada pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2014 di DKI? 1.

Kajian Teori

  • Konsep Pemilihan umum
  • Sejarah Komisi Pemilihan Umum (KPU)
  • Konsep Golput (Golongan Putih)
  • Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
  • Konsep Siyasah Dusturiyah

53 Frenki, “Prinsip-prinsip Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Indonesia Menurut Fiqh Siyasah”, (Fakultas Syariah IAIN RadeN Intan Lampung), 57. 68 Dalam kaitannya dengan pemilihan umum presiden dan wakil presiden, KPU mempunyai tugas dan kewenangannya, yaitu sebagai berikut: . 67 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 1 Angka 9 dan 10 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6109).

Menyelenggarakan pemilihan umum pada pemilihan umum legislatif, pemilihan umum presiden dan wakil presiden, serta pemilihan umum. Kampanye berlangsung selama 1 bulan (30 hari) dan berakhir 3 hari sebelum dimulainya pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden. Format pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2019 berbeda dengan pemilu presiden dan wakil presiden tahun sebelumnya.

Dimana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan secara bersamaan atau dikenal dengan Pemilihan Umum. Namun pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden diselenggarakan terpisah dari pemilihan umum anggota legislatif.90. Ketentuan dan mekanisme pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Partai politik dan gabungan partai politik peserta pemilu mengajukan calon presiden dan wakil presiden.

METODE PENELITIAN

  • Pendekatan dan Jenis Penelitian
  • Lokasi Penelitian
  • Subyek Penelitian
    • Observasi Nonpartisipan
    • Wawancara
    • Dokumentasi
  • Analisis Data
  • Keabsahan Data
  • Tahap-Tahap Penelitian
    • Pra-Lapangan

KPU Kabupaten Sidoarjo yang beralamat di Jalan Raya Cemeng Kalang No.1, Kecamatan Cemeng Kalang. Bawaslu Kabupaten Sidoarjo yang beralamat di Jalan Pahlawan I No.5, Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kode Pos: 61212, Indonesia. Dewan Pimpinan Daerah (DPP) Partai Nasional Amanat (PAN) Kabupaten Sidoarjo yang beralamat di Jalan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kode Pos 61215, Indonesia.

Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Pimpinan KPU Kabupaten Sidoarjo, Koordinator Bagian Hukum dan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan Umum Bawaslu Sidoarjo dan Wakil DPD PAN Kabupaten Sidoarjo mengenai informasi yang dibutuhkan pada saat pelaksanaan Pemilu. riset. Ada beberapa masyarakat di Kabupaten Sidoarjo yang tidak mau menyebutkan nama aslinya saat diwawancara mengenai alasan mereka abstain pada Pilpres dan Wakil Presiden tahun 2019. Metode ini peneliti gunakan untuk mendokumentasikan saat wawancara dan observasi di Kabupaten Sidoarjo. KPU Kabupaten Sidoarjo.

Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui analisis bahan hukum primer dan sekunder. Yang dimaksud dengan penelitian deskriptif disini adalah berkaitan dengan pengumpulan data yang dapat digunakan untuk mengkaji atau menginformasikan suatu konsep sehingga dapat memberikan jawaban yang tepat atas pertanyaan-pertanyaan yang relevan sesuai dengan subjek penelitian. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengecekan kredibilitas agar diperoleh temuan yang valid.133 Dalam penelitian kualitatif, ada beberapa cara untuk memeriksa kredibilitas atau reliabilitas data yang dikumpulkan, yaitu triangulasi, observasi mendalam, percakapan dengan rekan sejawat, analisis. kasus negatif, pengecekan anggota, meningkatkan ketekunan penelitian.134.

Pada tahap pra lapangan ini mempersiapkan apa yang akan anda lakukan ketika hendak melakukan penelitian.136.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Objek Penelitian

  • Gambaran Umum Dan Geografis Kabupaten Sidoarjo

Sensus diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, dimana sensus dilakukan setiap 10 tahun sekali pada tahun yang berakhiran nol. Hingga saat ini, sensus penduduk yang ketujuh telah dilakukan sejak Indonesia merdeka dengan cara tradisional dan sederhana, yaitu pencatatan dan pencacahan setiap penduduk dari rumah ke rumah. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo, hasil sensus terakhir tahun 2020 sebanyak 2.082.801 jiwa, dimana rincian penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan penduduk perempuan.

Sektor perekonomian utama di wilayah Sidoarjo adalah perikanan, dimana Selat Madura di sebelah timur merupakan daerah produksi ikan seperti udang, ikan, kepiting, dll. Industri di wilayah Sidoarjo berkembang secara bertahap dan pesat karena letaknya yang strategis dan dekat dengan pusat bisnis yaitu Surabaya, Pelabuhan Tanjung Perak dan Bandara Juanda. 141 Perekonomian dan operasional Kabupaten Sidoarjo, tersedia di https://sidoarjokab.go.id/Ekonomi-bisnis, 5 Januari 2023.

143 Sekilas Kabupaten Sidoarjo, tersedia di https://jatim.bpk.go.id/kabupaten-sidoarjo/, pada 6 Januari 2023.

Adapun 18 kecamatan yang tergabung dalam Kabupaten Sidoarjo selengkapnya antara lain yaitu

  • Gambaran Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo
  • Berdasarkan pada pasal 18 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menjelaskan terkait tugas yang
  • Adapun pada pasal 19 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menjelaskan terkait kewenangan
  • Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Penyelenggara Pemilihan Umum juga menjelasakan tugas dan
  • Jumlah Hak Pilih Masyarakat Sidoarjo
  • Apa Yang Menyebabkan Terjadinya Golongan Putih Dalam Pemilihan Umum Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2019 Di
  • Wawancara terkait penyebab terjadinya Golongan Putih pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun
  • Wawancara terkait penyebab terjadinya Golongan Putih pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019
  • Wawancara terkait penyebab terjadinya Golongan Putih pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019
  • Bagaimana Peran Atau Strategi Dari KPU Kabupaten Sidoarjo Dalam Meminimalisir Atau Mengurangi Angka Golongan Putih Pada
  • Pembahasan Temuan
    • Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo
    • Koordintor Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sidoarjo
    • Wakil DPD PAN Kabupaten Sidoarjo
    • Beberapa Masyarakat Kabupaten Sidoarjo - Masyarakat yang tetap bekerja pada pabrik
    • Divisi Sosdiklih, SDM, dan Parmas
    • Peran Atau Strategi Dari KPU Kabupaten Sidoarjo Dalam Meminimalisir Atau Mengurangi Angka Golongan Putih Pada

Penyebab Golongan Putih pada Pilpres dan Wakil Presiden 2019 dinilai berdasarkan data KPU Kabupaten Sidoarjo. Penyebab Golongan Putih pada Pilpres dan Wakil Presiden 2019 dinilai berdasarkan data Bawaslu Kabupaten Sidoarjo. Penyebab Golongan Putih pada Pilpres dan Wakil Presiden 2019 dilihat dari masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

Peneliti telah melakukan pemantauan terhadap pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2019 khususnya di Kabupaten Sidoarjo. KPU Kabupaten Sidoarjo mengacu pada Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2018 tentang Sosialisasi, Edukasi dan Partisipasi Pemilih. Kadar Golongan Putih dalam pemilu, termasuk pemilu presiden dan wakil presiden di Kabupaten Sidoarjo, masih cukup tinggi.

KPU Kabupaten Sidoarjo juga memberikan dorongan dan motivasi untuk selalu berpartisipasi dalam Pemilihan Umum. Apa Penyebab Terjadinya Kelompok Putih pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Kabupaten Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo dalam meminimalisir atau mengurangi jumlah Golongan Putih pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Kabupaten Sidoarjo dalam Meminimalkan atau Mengurangi Jumlah Golongan Putih pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. Peran atau Strategi KPU Kabupaten Sidoarjo dalam Meminimalkan atau Mengurangi Jumlah Golongan Putih dalam Meminimalkan atau Mengurangi Jumlah Golongan Putih Kelompok dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Inilah peran KPU salah satunya KPU Kabupaten Sidoarjo yang sangat penting untuk meminimalisir persentase Golput khususnya pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

PENUTUP

KESIMPULAN

Pemilih penyandang disabilitas; Pemilih berkebutuhan khusus; masyarakat yang terpinggirkan; Komunitas; keagamaan; relawan demokrasi; dan warga internet (netizen); masyarakat umum; media, partai politik peserta pemilu, pemantau pemilu lokal dan pemantau pemilu asing, organisasi kemasyarakatan, masyarakat adat; dan lembaga pemerintah.

SARAN

Website khususnya aplikasi Instagram milik KPU Kabupaten Sidoarjo semakin diperbaiki dan dimodifikasi sehingga terlihat lebih menarik ketika dibaca oleh masyarakat dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum; Agar masyarakat Provinsi Sidoarjo lebih peduli dan berpartisipasi dalam menyelenggarakan pemilihan umum karena pemilihan umum ini merupakan salah satu cara untuk mendukung demokrasi di Indonesia dan menentukan pemimpin yang akan memimpin lima tahun ke depan.

DAFTAR PUSTAKA

Jamil, M.H

Pada saat pelaksanaan pemilihan umum merupakan hari libur nasional, sehingga masyarakat Kabupaten Sidooarjo rata-rata memanfaatkannya sebagai tempat rekreasi baik bersama keluarga, saudara maupun teman. Ada juga orang-orang di pabrik rumahan yang tidak mengambil cuti sehingga karyawannya tetap bekerja dan bisa jadi para karyawan tersebut lebih memilih bekerja karena nanti dapat uang, apalagi saat pemilu presiden dan wakil presiden orang tidak mendapat uang. pesangon atau santunan jika mau memilih Ya, kebanyakan masyarakat malas dalam memilih. Banyak masyarakat yang tidak mau memilih karena tidak mempunyai uang, mungkin itu tradisi, padahal mereka sudah tahu bahwa Kelompok Putih tidak boleh memilih, namun disisi lain masyarakat juga mempunyai hak yang biasa disebut hak asasi manusia, dimana mereka bebas melakukan apa saja selama tidak memilih, bersifat bermusuhan dan tidak tunduk pada paksaan dari pihak manapun.

Walaupun mereka Kelompok Putih, namun sampai saat ini belum pernah ada sanksi atau hukuman apapun ya Kak, sehingga mudah bagi mereka untuk bertindak sebagai Kelompok Putih. Kalau misalnya calonnya hanya ada dua pasang, maka biasanya yang bersangkutan ada rasa tidak suka atau tidak cocok dan tidak punya pilihan selain mempunyai dua pasang calon, maka tidak apa-apa, hanya Golongan Putih saja. Namun kami sebagai Bawaslu dan KPU Kabupaten Sidoarjo selalu berupaya semaksimal mungkin menjelang pemilu.

Jenderal berharap dapat berjalan lancar dan mengurangi jumlah Kelompok Putih di Kabupaten Sidoarjo.

Yoyok Priyo Utomo

Apalagi, pada pemilu presiden, persentase Golongan Putih pada pemilu kali ini justru lebih besar dibandingkan pada pemilu daerah dan parlemen. Pada saat pemilihan umum presiden dan wakil presiden, sebagian besar masyarakat tidak menerima uang atau kompensasi apa pun, bahkan sebagian besar masyarakat menerima hal tersebut pada saat pemilihan bupati dan gubernur. “Cara Mengatasi Persentase Jumlah Golongan Putih pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Kabupaten Sidoarjo.”

Kharis Matul Aziziah

Gambar

Lampiran 6: Foto Dokumentasi Penelitian
Gambar  4:  Observasi  KPU  Kabupaten  Sidoarjo  bersama  Bapak  Mukhammad
Gambar 5:  Wawancara  Bersama Bapak Mukhammad Iskak, S.E., selaku  Ketua KPU Kabupaten Sidoarjo
Gambar 8: Wawancara Bersama Bapak Jamil, S.H. M.H. Selaku Koordinator  Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten  Sidoarjo
+7

Referensi

Dokumen terkait

Ditinjau dari perspektif peraturan perundang – undangan dalam Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 Angka (1) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 sebagaimana di ubah

Pemilihan umum merupakan penyerahan hak dari rakyat kepada pemerintah dengan tidak dapat diwakili kepada siapapun.. Pernyataan ini sesuai

Pemilihan Umum yang selanjutnya disebut Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan

Pemilihan Umum yang biasa disebut dengan Pemilu adalah cara kedaulatan rakyat dalam memilih calon Presiden dan Wakil Presiden, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota

Pemilihan Umum yang selanjutnya disebut Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, Presiden

Dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 10 Tahun 2008 disebutkan bahwa pemilihan umum presiden dan wakil presiden diselenggarakan dengan tujuan untuk memilih presiden dan wakil presiden

Tujuan Pemilihan Umum Tujuan pemilihan umum yaitu melaksanakannya salah satu sistem yaitu sistem demokrasi yang kekuasaan pemerintahannya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat

Sedangkan pasal 1 angka 7 undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan menyatakan bahwa ― keputusan administrasi pemerintahan negara disebut keputusan tata usaha