BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Lokasi Penelitian
1. Gambaran Umum Kabupaten Jeneponto
Kabupaten Jeneponto secara geografis terletak antara 5o23’1,2”- 5o42’1,2” Lintang Selatan dan 119o29’12”- 119o56’44,9” Bujur Timur, berbatasan dengan Kabupaten Gowa dan juga Kabupaten Takalar, Kabupaten Bantaeng di sebelah Timur , Kabupaten Takalar disebelah Barat dan Laut Flores di sebelah Selatan. Luas wilayah Kabupaten Jeneponto adalah 749,79 km2 dan ada 342.700 jiwa (85.676 keluarga) yang tinggal di Kabupaten Jeneponto. Kabupaten Jeneponto terdiri dari 31 kelurahan dan 82 desa. Adapaun pembagian kecamatan dalam lingkup Kabupaten Jeneponto yaitu:
1. Kecamatan Arungkeke 7. Kecamatan Kelara 2. Kecamatan Bangkala 8. Kecamatan Rumbia 3. Kecamatan Bangkala Barat 9. Kecamatan Tamalatea
4. Kecamatan Batang 10. Kecamatan Tarowang
5. Kecamatan Binamu 11. Kecamatan Turatea 6. Kecamatan Bontoramba
Kabupaten Jeneponto juga dikenal sebagai penghasil Nener dan Benur ikan Bandeng yang banyak di budidayakan di Sulawesi Selatan.
Wilayah pesissir Kabupaten Jeneponto yang merupakan sentra produksi
garam di pulau Sulawesi. Kabupaten Jeneponto juga memiliki potensi pohon lontar yang begitu besar jumlahnya yang tersebar pada semua kecamatan.
a) Topografi
Kondisi topografi tanah wilayah Kabupaten Jeneponto pada umumnya memiliki permukaan yang bervariasi, ini dapat kita lihat, bahwa pada bagian utara terdiri dari dataran tinggi dan bukit-bukit yang membentang dari Barat ke Timur dengan ketinggian 500-1.400 meter diatas permukaan laut. Daerah ini cocok bila dijadikan sebagai area pengembangan tanaman Hortikultura dan sayur-sayuran. Dibagian tengah Kabupaten Jeneponto meliputi wilayah-wilayah dataran dengan ketinggian 100-500 meter diatas permukaan laut, dan bagian Selatan meliputi wilayah dataran rendah dengan ketinggian 0-100 meter diatas permukaan laut.
Daerah ini mempunyai nilai ekonomi yang cukup potensial untuk mengembangkan tanaman perkebunan dan juga tanaman pangan pertanian.
Pada bagian Selatan meliputi wilayah-wilayah dataran rendah dengan ketinggian 0-150 meter diatas permukaan laut. Daerah ini memiliki nilai ekonomi yang cukup baik bila dijadikan sebagai area pengembangan industri penggaraman dan daerah telah tumbuh usaha penggaraman rakyat.
b) Tanah Dan Geologi
Kabupaten Jeneponto terdapat enam golongan jenis tanahyaitu:
a. Jenis tanah Alluvial. Jenis tanah ini terdapat di Kecamatan Bangkala, dan Alluvial coklat kelabu terdapat di Kecamatan Binamu dan juga
Gromosal kelabu tua terdapat dikecamatan Binamu, Tamalatea, dan juga Batang.
d. Jenis tanah Mediteren coklat terdapat di Kecamatan Bangkala, Batang, dan Kelara, sedangkan Mediteren coklat kemerah-merahan ada di Kecamatan Bangkala, Tamalatea, Binamu, dan juga Kelara.
e. Jenis tanah Lotosal. Jenis tanah Lotosal coklat kekuning-kuningan terdapat di Kecamatan Bangkala, Tamalatea dan Kelara sedangkan Lotosal kemerah-merahan terdapat di Kecamatan Kelara.
f. Jenis tanah Andosil Kelabu terdapat di Kecamatan Kelara.
g. Jenis tanah regional coklat terdapat di lima Kecamatan diwilayah Kabupaten Jeneponto.
Dengan adanya enam jenis tanah di Kabupaten Jeneponto, maka pola penggunaan tanah di Kabupaten Jeneponto lebih bervariasi dibandingkan dengan pola dari daerah lain. Pada umumnya penggunaan tanah di Kabupaten Jeneponto disesuaikan pemanfaatannya, lahan yanga ada terbagi untuk perkampungan, persawahan, perkebunan, kebun, tambak atau empang, hutan, alang-alang dan lain-lain.
c) Iklim a. Musim
Keadaan musim di Kkabupaten Jeneponto pada umumnya sama dengan keadaan musim didaerah Kabupaten lain dalam Provinsi Sulawesi Selatan. Ada dua musim yang dikenal yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan terjadi antara bulan
b. Curah hujan
Curah hujan di Kabupaten Jeneponto pada umumnya tidak merata, hal ini menimbulkan adanya wilayah daerah basah dan wilayah semi kering.
c. Iklim
Ditinjau dari klasifikasi iklim maka Kabupaten Jeneponto memiliki beberapa tipe iklim yaitu tipe iklim D3 DAN Z4 yaitu wilayah yang memiliki bulan kering secara berurutan berkisar 5-6 bulan sedangkan bulan basah 1-3 bulan. Tipe iklim C2 yaitu wilayah memiliki bulan basah 5-6 bulan dan bulan lembab 2-4 bulan. Tipe ini dijumpai pada daerah ketinggian 700- 1. 727 meter diatas permukaan laut yaitu pada wilayah Kecamatan Kelara.
d) Industri
Bidang usaha industri di Kabupaten Jeneponto tampak dari tahun ketahun mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut diikuti pula dengan peningkatan tenanga kerja, nilai investasi dan nilai produksi. Peningkatan tersebut tidak lepas dari adanya perhatian yang serius dari pemerintah Kabupaten Jeneponto dengan memberikan pembinaan dan bimbingan melalui pelatihan keterampilan bahkan memberikan paket bantuan penguatan modal kerja dnegan sistem bergulir atau repolving.
Dengan melihat perhatian pemerintah daerah yang cukup besar dalam pengembangan industri, maka Kabupaten Jeneponto telah tumbuh dan berkembang berbagai jenis industri kecil yang menyerap banyak
daerah penghasil garam terbesar di kawasan Timur Indonesia. Luas area saat ini adalah 565,63 Ha dengan jumlah produksi rata-rata pertahun adalah sekitar 64.000 ton.
Industri gula merah Kabupaten Jeneponto yang memiliki potensi pohon lontar yang begitu besar jumlahnya yang tersebar kesemua kecamatan sangat memungkinkan untuk mengembangan sentra industry gula merah. Saat ini pengelolaan gula merah rakyat masih dikelola secara tradisional sehingga diperlukan adanya teknologi yang lebih modern untuk pengolahan gula merah yang diharapkan dapat menghasilkan produk gula merah dengan kualiatas yang bersaing.
e) Transportasi
Jaringan jalan yang terdapat di Kabupaten Jeneponto, dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
a. Jalan arteri primer yaitu penghubung antara Kabupaten Jeneponto dengan daerah-daerah yang ada didaerah Sulawesi Selatan.
b. Jalan Kolektor yaitu penghubung antara pusat-pusat kegiatan yang ada didalam kota.
2. Visi Dan Misi Polres Jeneponto a) Visi Polres Jeneponto:
“Terwujudnya postur Polres Jeneponto yang unggul dalam pelayanan prima kepada masyarakat, yang berorientasi pada kearifal lokal:
Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalabbiri (saling memuliakan atau menghargai), dan Sipakainga (saling mengingatkan) dalam
b) Misi Polres Jeneponto:
a. Terwujudnya pemuliaan pelayanan kamtibmas prima untuk meningkatkan kepercayaan publik melalui 9 (sembilan) program unggulan yaitu kami datang melayani anda, jeneponto beretika, polisi mabbulo sibatang, penanganan konflik sosial, police care, police goes to school, kampung kamtibmas, pencegahan tipikor dan rekruitment calon polisi (betah).
b. Mengelola dan meningkatkan kwalitas sumber daya manusia yang ada secara professional,kompeten,transparan dan akuntabel untuk mendukung kegiatan oprasional polres jeneponto.
c. Membangun jaringan intelijen yang handal, yang mampu melaksanakan deteksi dini dan deteksi aksi secara cepat dan akurat setiap gejolak sosial yang timbul dalam masyarakat.
d. Menciptakan situasi kamtibmas di wilayah hukum polres jeneponto yang kondusif dengan melakukan penegakan hukum secara transparan, tidak diskriminatif, menjunjung tinggi supremasi hukum, HAM, bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan secara mudah dan responsif.
e. Melaksanakan deteksi dini dan peringatan dini secara aktif melalui kegiatan lidik, pengamanan dan penggalangan sehingga dapat mencegah kejadian kejahatan secara dini yang dapat terjadi diwilayah hukum pores jeneponto.
g. Melaksanakan pelayanan prima terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan seperti pada pelayanan penerbitan sim, stnk, bpkb, tnkb, skck, layanan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran arus lalu lintas angkutan dan barang serta pelayanan-pelayanan lain yang ada di polres jeneponto.
h. Meningkatkan kerja sama dengan instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan agar terjalin hubungan yang harmonis antara polres jeneponto dengan instansi lain dan masyarakat.
3. Tujuan Polres Jeneponto
a. Terwujudnya satker polres jeneponto yang good governance dan clean goverment;
b. Terwujudnya perubahan mind set dan culture set personel polres jeneponto melalui penggiatan pelaksanaan program reformasi birokrasi polri (rbp);
c. Terwujudnya polres jeneponto yang mampu melindungi segenap lapisan masyarakat di kabupaten jeneponto dan memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan damai dalam melaksanakan segala aktivitasnya sehari-hari dengan berorientasi kepada kearifan lokal sipakatau, sipakalabbiri dan sipakainga;
d. Terwujudnya anggota polres jeneponto yang profesional, bermoral, modern unggul dan dipercaya masyarakat sehingga
kabupaten jeneponto;
e. Terwujudnya penegakan hukum yang transparan, akuntabel dan anti kkn yang mampu memberikan perlindungan dan pengayoman masyarakat serta memenuhi rasa keadilan masyarakat dengan tidak membeda-bedakan golongan, suku, ras dan profesi.
4. Sasaran Prioritas Polres Jeneponto:
a. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang humanis dan bermartabat.
b. Pelayanan publik Polres Jeneponto yang prima berbasis TIK untuk mempercepat perbaiakan kultur organisasi.
c. Peningkatan profesionalisme personil Polres Jeneponto dalam penegakan hukum secara berkeadilan dan terpercaya.
d. Peningkatan kapasitas, eksabilitas, kompetensi, profesionalisme, dan kesejahteraan SDM Polres Jeneponto.
e. Pemetaan penyusunan rencana kebutuhan (Blu Print) Sarpras pemenuhan kebutuhan minimal Alpakam dan Almatsus Polres Jeneponto sesuai tugas dan fungsi organisasi Polri secara bertahap.
f. Penguatan sistem pengawasan yang efektif dan terpercaya untuk mendorong penguatan reformasi birokrasi di Polres Jeneponto.
(b)
(c)
(d) bab
(e) (f)
(g)
(h) (i)
(j)
Gambar 4.1 Struktur Organisasi Polres Jeneponto
SIWAS SIPRPOPAM IPTU H. SUARDI. G,S.Pdi SIKEU
IPTU H. BAMBANG WIDI,S.SOS SIUM
PENATA HJ. SUKMAWATI,S.E WAKAPOLRES
AKBP HERI
BAG OPS
KOMPOL H. MUH. THAMRIN,S.H BAG REN BAG SUMDA
SUBBAG HUMAS AKP SYAHRUL,S.H SUBBAG DALPOS
SUBBAG BIN OPS AKP SALMAN SALAM, S.H
SUBBAG DALGAR
SUBBAG PROGAR AKP H.
MUH.TAHI R
SUBBAG PERS
SUBBAGKU M AKP.
MUH.ADAM, S.H SUBBAG
SARPRAS
SAT BIMNAS AKP H. SYAMSUDDIN
K,S.E
SPKT IPDA SYAIFUDDIN
SAT INTELKAM IPTU JABAL NUR,S.H
SAT RESKRIM IPTU ANDRI
KURNIAWAN,S.T.K,S.H,S.I.K
SATRES NARKOBA AKP SYAHRUL S.H
SATSABRAHA AKP HAMBALI
SATLANTAS
AKP SYAHRUDDIN SATPAMOBVIT SATPOLAIR SATTAHTI
IPTU H. MUNIR GAWI
SITIPOL AIPDA MUH.ARIFIN
POLSEK
(a) unsur pimpinan.
(b) unsur pengawas dan pembantu pimpinan.
(c) unsur pelaksana tugas pokok.
(d) unsur pendukung.
(e) unsur pelaksana tugas kewilayahan.
b) Unsur pimpinan terdiri dari:
(a) Kapolres.
(b) Wakil Kapolres (Wakapolres).
c) Unsur pengawas dan pembantu pimpinan terdiri dari:
(a) Bagops.
(b) Bagren.
(c) Bagsumda.
(d) Siwas.
(e) Sipropam.
(f) Sikeu.
(g) Sium.
d) Unsur pelaksana tugas pokok terdiri dari:
(a) SPKT.
(b) Satintelkam.
(c) Satreskrim (d) Satresnarkoba (e) Satbinmas.
(f) Satsabhara.
(i) Sarana Dan Prasarana Polres Jeneponto
Sarana kerja yang ada pada Polres Jeneponto tergolong cukup, ini bisa terlihat pada table dibawah ini:
Tabel 4.1
Sarana Dan Prasarana
No. Uraian Jumlah Satuan Ket.
1. Borgol Plastik 120 Unit
2. Tongkat “T” 194 Unit
3. Tongkat Sabhara 75 Unit
4. Helm Phh/ Dalmas 216 Unit
5. Tamwng Fiber 194 Unit
6. Rompi Anti Peluru 39 Unit
7. Kapal Patroli Kelas C1,C2,C3
3 Unit
8. Ford Ranger (Double Cabin) 1 Unit 9. Perahu Karet, Kayu,Tempel 1 Unit
10. Perahu Cano 6 Unit
11. Sepeda Motor 21 Unit
12. Jeep 3 Unit
13.. Pick Up 1 Unit
Unit
14. Truk Ringan 2 Unit
17. Ran Pat R-4 (Pick Up) 2 Unit
18. Ranpat Bus Kecil 1 Unit
19. Ranpat Sedan 3 Unit
20. Ranpat Jeep 1 Unit
21. Camera 3 Unit
22. Kaca Pembesar 3 Unit
23. Timbangan Badan 3 Unit
24. Camara Foto 1 Unit
25. Komputer Dan Printer 8 Unit
26. Alat Rekam 1 Unit
27. Canner 1 Unit
28. Wireless 1 Unit
29. Megaphone 8 Unit
30. Tameng Fiber 194 Unit
31. Rompi PHH/Dalmas 30 Unit
32. Pelindung Tangan/Kal 161 Unit
33. Tas PHH 30 Unit
34. Tabung Pemadam Api 5 Unit
35. Cutter 12 Unit
36. Older 12 Unit
37. Backpack/Ransel 2 Unit
Sumber :Paur Log Polres Jeneponto Tahun 2021
REKAPITULASI PERSONEL POLRES JENEPONTO Table 4.2
Rekapitulasi Personil Polres Jeneponto No. Fungsi
A K B P
K O M P O L
A K P
I P T U
I P D A
A I P T U
A I P D A
B R I P K A
B R I G A D I R
B R I P T U
B R I P D A
T O T A L
1. PIMPINAN 1 1 - - - - - - - - - 2
2. BAG SUMDA - 1 - - 2 4 1 9 - 4 1 22
3. BAG OPS - 1 1 - 1 1 1 1 - 1 - 7
4. BAG REN/SIWAS - 1 1 - 1 2 1 2 1 - - 9
5. SPKT/TAHTI - - - 1 2 3 1 7 - 3 2 19
6. SIUM - - - - - - - - - - 1 1
7. SIKEU - - - - 1 - - 2 - 1 - 4
8. SIPROPAM - - - 1 - - 1 4 2 1 - 9
9. SITIPOL - - - - - - 1 - 1 - - 2
10. SAT INTELKAM - - - 1 2 1 2 10 2 2 3 23
11. SAT RESKRIM - - - 2 3 - 4 5 6 6 3 29
12. SAT NARKOBA - - 1 - 2 - 1 2 3 1 1 11
13. SAT SABHARA - - 1 1 - 6 8 9 4 1 3 33
14. SAT LANTAS - - 1 1 4 2 1 19 4 2 3 37
15. SAT BIMMAS - - 1 - 1 1 1 3 - - - 7
16. POLSEK BINAMU - - 1 1 - 5 6 10 2 1 - 26
17. POLSEK BATANG - - 1 - - 4 4 9 1 2 1 22
18. POLSEK KELARA - - - 2 - 2 7 12 1 1 1 26
19. POLSEK TAMALATEA - - - 1 - 6 10 5 1 2 1 26
20. POLSEK BANGKALA - - - 1 1 5 10 8 - - 2 27
21. POLSEK ARUNGKEKE - - 1 - - 4 3 6 - 1 2 17
Sumber : Paur Log Polres Jeneponto 2021