• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskripsi Obyek Penelitian

Dalam dokumen larangan parkir (Halaman 43-62)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Obyek Penelitian

Dinas Perhubungan pada awalnya dipegang oleh Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan. Akan Tetapi, Tahun 1990 pada masa Pemerintahan Bapak Suwahyo sebagai Walikota maka terbentuklah DLLAJ sesuai dengan PP 22 Tahun 1990 tentang penyerahan sebagian unsur pemerintahan dalam bidang lalu lintas dan ankuntan jalan.

Pada tahun 2002, terbentuklah Dinas Pehubungan Kota Makassar sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Makassar No.34 Tahun 200 tentang pembentukan, susunan dan tata kerja Dinas Perhubungan Kota Makassar.

1. Visi dan Misi Dinas Perhubungan Kota Makassar a. Visi Dinas Perhubungan Kota Makassar adalah:

“Menuju Transportasi Perkotaan yang terpadu, berkelanjutan, berorientasi global dan ramah lingkungan”

b. Misi Dinas Perhubungan Kota Makassar adalah:

1).Mewujudkan sarana transportasi yang aman , handal, ramah lingkungan dan terjangkau masyarakat:

2).Mewujudkan prasarana transportasi yang berkualitas dan memilki standar Nasional dan Internasional;

3).Meningkatkan kenyamanan dan keselamatan transportasi;

4).Meningkatkan aksebilitas masyarakat terhadap pelayanan jasa perhubungan;

5).Meningkatkan manajemen transportasi perkotaan yang mudah diakses

34

melaluI jaringan transportasi terpadu;

6).Memberdayakan sumber daya aparatur dan meningkatkan kesadaran masyarakat dengan budaya tertib berlalu lintas;

7).Memperkecil tingkat pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang disebabkan transportasi.

2. Uraian Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Perhubungan Kota Makassar.

a. Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas memberikan pelayanan administratif bagi seluruh satuan kerja di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Makassar.

Dalam melaksanakan tugas sekretariat menyelenggarakan fungsi : 1) Pengelolaan kesekretariatan;

2) Pelaksanaan urusan kepegawaian dinas;

3) Pelaksanaan urusan keuangan dan penyusunan neraca SKPD;

4) Pelaksanaan urusan perlengkapan;

5) Pelaksanaan urusan umum dan rumah tangga;

6) Pengkoordinasian perumusan program dan rencana kerja Dinas Perhubungan;

7) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

Sekretariat terdiri dari:

1) Sub bagian Umum dan Kepegawaian

Mempunyai tugas menyusun rencana kerja, melaksanakan tugas teknik kesekretariatan, mengelola administrasi kepegawaian serta melaksanakan urusan kerumahtanggaan dinas.

Dalam melaksanakan tugas Subbagian Umum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi :

a) Mengatur pelaksanaan kegiatan sebagian urusan ketatausahaan meliputi surat menyurat, kearsipan, surat perjalanan dinas, mendistribusikan surat sesuai bidang;

b) Melaksanakan urusan kerumahtanggaan dinas;

c) Melaksanakan rencana dan program kerja Subbagian Umum dan Kepegawaian;

d) Melaksanakan usul kenaikan pangkat, mutasi dan pensiun;

e) Melaksanakan usul gaji berkala, usul tugas belajar dan izin belajar;

f) Menghimpun dan mengsosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian dalam lingkup dinas;

g) Menyiapkan bahan penyusunan standarisasi yang meliputi bidang kepegawaian, pelayanan, organisasi dan ketatalaksanaan;

h) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

i) Melakukan koordinasi pada Sekretariat Korpri Kota Makassar;

j) Melaksanakan tugas pembinaan terhadap anggota Korpri pada unit kerja masing- masing;

k) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

l) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

2) Sub bagian keuangan

Mempunyai tugas menyusun rencana kerja dan melaksanakan tugas teknik keuangan.

Dalam melaksanakan tugas Subbagian keuangan menyelenggarakan fungsi:

a) Menyusun rencana dan program kerja Subbagian Keuangan;

b) Mengumpulkan dan menyusun Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah;

c) Mengumpulkan dan menyiapkan bahan penyusunan Rencana Kerja Anggaran

3) Sub bagian Perlengkapan

Mempunyai tugas menyusun rencana kerja, melaksanakan tugas teknis perlengkapan, membuat laporan serta mengevaluasi semua pengadaan barang.

Dalam melaksanakan tugas Subbagian Perlengkapan menyelenggarakan fungsi :

a) Menyusun rencana dan program kerja Subbagian Perlengkapan;

b) Menyusun Rencana Kebutuhan Barang (RKBU);

c) Meminta usulan rencana Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dari semua bidang dalam Lingkup Dinas Perhubungan;

d) Membuat Daftar Kebutuhan Barang (RKB);

e) Membuat Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU);

f) Menyusun kebutuhan biaya pemeliharaan untuk tahun anggaran dan bahan penyusunan APBD;

g) Menerima dan meneliti semua pengadaan barang pada lingkup Dinas Perhubungan;

h) Melakukan penyimpanan dokumen dan surat berharga lainnya tentang barang inventaris daerah;

i) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

j) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

b. Bidang Lalu Lintas Jalan

Bidang Lalu Lintas mempunyai tugas menyiapkan pembinaan manajemen dan rekayasa lalu lintas di jalan kota, jalan propinsi dan nasional yang berada di kota Makassar serta pemeliharaan prasarana lalu lintas yang ada di kota Makassar, melakukan kajian lalu lintas terhadap suatu pengembangan kawasan Kota Makassar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam melaksanakan tugas Bidang lalu lintas menyelenggarakan fungsi:

1) Menyiapkan perencanaan, pengaturan, pengawasan dan pengendalian lalu lintas di jalan Kota Makassar, jalan propinsi dan jalan nasional yang berada dalam Kota Makassar;

2) Menyiapkan perencanaan pengadaan, penempatan dan pemasangan rambu- rambu lalu lintas, marka jalan dan alat pemberi isyarat lalu lintas, serta fasilitas perlengkapan jalan lainnya di jalan Kota Makassar;

3) Menyiapkan perencanaan pemeliharaan prasarana lalu lintas dan fasilitas undangan yang berlaku;

4) Mengelola administrasi urusan tertentu.

Bidang Lalu Lintas terdiri dari :

1) Seksi Manajemen Lalu Lintas Lalu Lintas

Mempunyai tugas melaksanakan kegiatan perencanaan, pengaturan, pengawasan dan pengendalian lalu lintas jalan jalan Kota Makassar, jalan propinsi dan jalan nasional yang berada dalam Kota Makassar.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Manajemen Lalu Lintas menyelenggarakan fungsi:

a) Menyusun rencana dan program kerja Seksi Manajemen Lalu Lintas;

b) Menyusun Rencana Umum Jaringan Transportasi Jalan (RUJT);

c) Menyusun data kegiatan lomba tertib lalu lintas ( Wahana Tata Nugraha);

d) Menyusun tataran transportasi transportasi lokal (TATRALOK);

e) Merencanakan, merumuskan dan melakukan koordinasi lalu lintas sektor kajian manajemen lalu lintas meliputi kegiatan perencanaan, Pengaturan, pengawasan dan pengendalian lalu lintas setiap ruas jalan dan persimpangan di Kota Makassar;

f) Memberikan rekomendasi analisis dampak lalu lintas (ANDALALIN);

g) Melakukan survei lalu lintas jalan dalam Kota Makassar;

h) Melakukan survei kebutuhan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan alat pemberi isyarat lalu lintas, serta fasilitas perlengkapan jalan;

i) Melakukan pengolahan dan analisa kebutuhan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan alat pemberi isyarat lalu lintas, serta fasilitas perlengkapan jalan;

j) Menyiapkan perencanaan kebutuhan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan alat pemberi isyarat lalu lintas, serta fasilitas perlengkapan jalan di Kota Makassar;

k) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

l) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

m) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

2) Seksi Rekayasa lalu Lintas

Mempunyai tugas menyiapkan perencanaan pengadaan, penempatan dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan dan alat pemberi isyarat lalu lintas, serta fasilitas perlengkapan jalan lainnya di jalan Kota Makassar, jalan propinsi dan jalan nasional yang berada dalam Kota Makassar.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Rekayasa Lalu Lintas menyelenggarakan fungsi :

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Rekayasa Lalu Lintas;

b) Menentukan titik lokasi dan penempatan rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas perlengkapan jalan lainnya;

c) Melakukan pengadaan dan pemasangan kebutuhan rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas perlengkapan jalan lainnya;

d) Menyiapkan desain ruas jalan dan persimpangan jalan-jalan di Kota Makassar;

e) Menyiapkan perencanaan, penunjukan lokasi, pembangunan, pengembangan, pengelolaan, pemeliharaan fisik serta pengendalian halte;

f) Menyiapkan perencanaan, penunjukan lokasi, pembangunan, pengembangan,pengelolaan, pemeliharaan fisik serta pengendalian jembatan penyeberangan;

g) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lainnya yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

h) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

i) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

3) Seksi Prasarana Lalu Lintas

mempunyai tugas menyiapkan perencanaan pemeliharaan prasarana lalu lintas dan fasilitas perlengkapan jalan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Prasarana Lalu Lintas menyelenggarakan fungsi ;

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Prasarana Lalu Lintas;

b) Menyusun rencana kegiatan pemeliharaan rambu-rambu lalu lintas;

c) Menyusun rencana kegiatan pemeliharaan marka jalan;

d) Menyusun rencana kegiatan pemeliharaan alat pemberi isyarat lalu lintas e) Menyusun rencana kegiatan pemeliharaan fasilitas perlengkapan jalan;

f) Menyusun rencana kegiatan pemeliharaan lampu penerangan jalan;

g) Melakukan kegiatan pemeliharaan rambu-rambu lalu lintas;

h) Melakukan kegiatan pemeliharaan marka jalan;

i) Melakukan kegiatan pemeliharaan alat pemberi isyarat lalu lintas;

j) Melakukan kegiatan pemeliharaan fasilitas perlengkapan jalan

k) Melakukan kegiatan pemeliharaan lampu penerangan jalan;

l) Melakukan pemeliharaan fisik serta pengendalian halte;

m) Melakukan pemeliharaan fisik serta pengendalian jembatan penyeberangan;

n) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

o) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

p) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

c. Bidang Angkutan

Bidang Angkutan mempunyai tugas melakukan pengelolaan angkutan orang, angkutan barang, angkutan orang bersifat khusus, angkutan barang bersifat khusus, dan angkutan laut yang seluruhnya berada dalam wilayah Kota Makassar berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam melaksanakan tugas Bidang Angkutan menyelenggarakan fungsi;

1) Menyiapkan pemberian bimbingan, ijin pengangkutan orang, tarif angkutan dan pengawasan penyelenenggaraan angkutan orang;

2) Menyiapkan pemberian bimbingan, ijin pengangkutan barang dan pengawasan pengangkutan barang;

3) Menyiapkan pemberian bimbingan, perizinan angkutan laut, tarif angkutan laut.

4) Mengelola administrasi urusan tertentu.

Bidang Angkutan terdiri dari : 1) Seksi Angkutan Orang

Mempunyai tugas menyiapkan pemberian bimbingan, ijin pengangkutan orang, tarif angkutan dan pengawasan penyelenggaraan pengangkutan orang.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Angkutan orang menyelenggarakan fungsi : a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Angkutan Orang;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman,mekanisme dan tata cara penyelenggaraan pelayanan angkutan orang dan angkutan orang bersifat khusus;

c) Menyusun jaringan trayek angkutan umum dalam wilayah Kota Makassar;

d) Menyusun kebutuhan angkutan umum dalam wilayah Kota Makassar;

e) Melakukan evaluasi kinerja angkutan umum dalam wilayah Kota Makassar;

f) Menyusun tarif angkutan umum dalam wilayah Kota Makassar;

g) Menyiapkan registrasi ijin trayek angkutan kota;

h) Menyiapkan perizinan angkutan khusus;

i) Menyiapkan regitrasi kartu pengawasan angkutan kota;

j) Menyiapkan registrasi izin usaha angkutan;

k) Menyiapkan registrasi Izin insidentil angkutan orang;

l) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

m) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

n) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

2) Seksi Angkutan Barang

Mempunyai tugas menyiapkan pemberian bimbingan, ijin pengangkutan barang dan pengawasan pengangkutan barang.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Angkutan Barang menyelenggarakan fungsi:

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Angkutan Barang;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman, mekanisme dan tata cara penyelenggaraan pelayanan angkutan barang, angkutan barang khusus;

c) Menyusun jaringan lintas angkutan barang dalam wilayah Kota Makassar;

d) Menyiapkan registrasi izin dispensisasi angkutan barang;

e) Menyiapkan registrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB);

f) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

g) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan;

3) Seksi Angkutan Laut, Penyeberangan, Sungai dan Kepelabuhan

Mempunyai tugas melaksanakan pengendalian dan pengawasan serta operasional kegiatan Angkutan Laut, Kepelabuhan dan penunjang keselamatan Pelayanan.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Angkutan Laut, Penyeberangan, Sungai dan Kepelabuhan menyelenggarakan fungsi:

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Angkutan Laut, Penyeberangan, Sungai dan Kepelabuhanan;

b) Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis kegiatan operasional Seksi Angkutan Laut, Penyeberangan, Sungai dan Kepelabuhanan;

c) Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program pengawasan kegiatan operasional kepelabuhan, lalu lintas laut dan sarana pelayaran;

d) Penyiapan bahan penyusunan rencana kegiatan pengendalian dan pelaksanaan pengawasan kegiatan penunjang keselamatan penumpang;

e) Penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis pengembangan dan pengelolaan perizinan-perizinan angkutan perhubungan laut berdasarkan kewenangan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

f) Penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis pelaksanaan rekomendasi teknis kepelabuhanan dan tarif Angkutan Laut berdasarkan kewenangan sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku;

g) Penyiapan bahan bimbingan dan pengendalian teknis pengumpulan, pengelolaan dan penyajian dan informasi perhubungan laut;

h) Pelaksanaan pelayanan perizinan Angkutan Laut meliputi Pas Kecil(Izin Berlayar), Izin Registrasi tanda Selar dan Izin Kelaikan (Sertifikat Kesempurnaan);

i) Penyampaian Rekapitulasi dan pelaporan berkala, realisasi penerimaan sesuai Surat Tanda Setoran (STS) kepada Bagian Tata Usaha Dinas;

j) Pelaksanaan Kajian Teknis di bidang Pembinaan perizinan Angkutan keselamatan Pelayaran ;

d. Bidang Pengendalian Operasional

Bidang Pengendalian Operasional mempunyai tugas menyiapkan perencanaan kegiatan penertiban dan pengawasan lalu lintas jalan, pengumpulan data, analisis dan evaluasi data bidang lalu lintas jalan, menyusun statistik pengumpulan dan analisis data kecelakaan, menyusun data daerah rawan kecelakaan, menyiapkan program penanggulangan kecelakaan lalu lintas serta

melakukan pemantauan hasil kegiatan penertiban, menyiapkan program penertiban dan koordinasi penertiban lalu lintas dan angkutan jalan, serta pemberian izin penggunaan jalan selain kegiatan lalu lintas.

Dalam Melaksanakan tugas Bidang Pengendalian Operasional menyelenggarakan fungsi:

1) Menyiapkan bahan perencanaan kegiatan penertiban dan pengawasan lalu lintas

di jalan, pembinaan, pengumpulan data, analisis dan evaluasi data bidang lalu lintas dan angkutan jalan;

2) Menyiapkan bahan pembinaan inventarisasi, pembinaan perbengkelan umum, sekolah mengemudi, penunjukan, pengelolaan, pemeliharaan, pemeliharaan

terminal, halte, tempat penyeberangan dengan jembatan penyeberangan dan perparkiran;

3) Menyiapkan pemberian bimbingan keselamatan, pemantauan lalu lintas dan analisis daerah rawan kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang

berlaku.

4) Pengelolaan administrasi urusan tertentu.

Bidang Pengendalian Operasional terdiri dari : 1) Seksi Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Mempunyai tugas menyiapkan perencanaan kegiatan penertiban lalu lintas jalan dan angkutan.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Menyelenggarakan fungsi :

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Penertiban Lalu Lintas;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman, mekanisme dan tata cara penyelenggaraan penertiban lalu lintas;

c) Menyusun rencana kegiatan pengawasan dan penertiban angkutan orang;

d) Menyusun rencana kegiatan pengawasan dan penertiban angkutan barang;

e) Menyusun rencana kegiatan pengawasan dan penertiban angkutan khusus;

f) Menyusun rencana kegiatan pengawasan dan penertiban kendaraan tidak bermotor;

g) Menyiapkan rekomendasi izin penggunaan jalan;

h) Melakukan kegiatan pengawalan lalu lintas;

i) Melakukan kegiatan pengaturan lalu lintas pada daerah rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas dalam wilayah Kota Makassar;

j) Melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada kegiatan Lebaran, Natal dan Tahun Baru;

k) Mengevaluasi kegiatan penertiban lalu lintas secara berkala.

2) Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan

Mempunyai tugas untuk menyiapkan perencanaan kegiatan bimbingan keselamatan lalu lintas di jalan, pengumpulan data, analisis dan tata cara kecelakaan lalu lintas di jalan, pembinaan,

Dalam melaksanakan tugas Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan menyelenggarakan fungsi :

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman, mekanisme dan tata cara penyelenggaraan bimbingan Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan;

c) Melakukan inventarisasi daerah rawan kemacetan dan kecelakaan;

d) Memberikan penyuluhan keselamatan lalu lintas kepada pelajar dan mahasiswa;

e) Memberikan penyuluhan keselamatan lalu lintas kepada pengemudi angkutan umum;

f) Memberikan penyuluhan keselamatan lalu lintas jalan dan pelayaran kepada masyarakat;

g) Melakukan sosialisasi keselamatan lalu lintas melalui media massa, media cetak dan elektronik;

h) Melakukan kampanye keselamatan lalu lintas jalan;

i) Melakukan pekan keselamatan lalu lintas;

j) Melakukan inventarisasi daerah rawan kemacetan dan kecelakaan;

k) Mengumpulkan data daerah rawan kecelakaan dan kemacetan;

l) Menganalisis data daerah rawan kecelakaan dan kemacetan;

m) Membentuk dewan keselamatan lalu lintas Kota Makassar;

n) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

o) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

p) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan;

3) Seksi pengumpulan dan Pengolahan Data

Mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan pengumpulan dan pengolahan data operasional dan data kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Pengumpulan dan Pengolahan Data menyelenggarakan fungsi:

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Pengumpulan Data dan Pengolahan Data;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman, mekanisme dan tata cara penyelenggaraan pengumpulan dan pengolahan data;

c) Melakukan inventarisasi daerah rawan kemacetan dan kecelakaan;

d) Menyiapkan bahan pembinaan pengumpulan dan pengolahan data operasional dan data kecelakaan lalu lintas serta usulan penanggulangannya;

e) Mengumpulkan data daerah rawan kecelakaan dan kemacetan;

f) Menganalisis data daerah rawan kecelakaan dan kemacetan;

g) Melakukan tugas dengan Unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

h) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas ;

i) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

e. Bidang Teknik Sarana Dan Prasarana

Bidang Teknik sarana dan Prasarana mempunyai tugas menyiapkan bahan inventarisasi, pembinaan perbengkelan umum, penilaian ijin pendirian bengkel umum, penunjukan, pengelolaan, pemeliharaan, pengembangan terminal, halte, tempat penyeberangan dengan jembatan penyeberangan dan perparkiran.

Dalam melaksanakan tugas Bidang Teknik Sarana dan Prasarana

menyelenggarakan fungsi :

a) Menyusun rencana kegiatan dan program Bidang Teknik Sarana dan Prasarana;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman, mekanisme dan tata cara penyelenggaraan Teknik Sarana dan Prasarana;

c) Menyiapkan bahan pembinaan, bimbingan, perencanaan, pembangunan,

penunjukan, pengelolaan, pemeliharaan terminal, angkutan penumpang dan barang, halte, tempat penyeberangan dengan jembatan penyeberangan;

d) Menyiapkan bahan perencanaan, pembinaan, bimbingan, pembangunan, penunjukan lokasi parkir pada badan jalan maupun parkir diluar badan jalan;

e) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

f) Mengelola administrasi urusan tertentu;

g) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

Bidang Teknik Sarana Dan Prasarana terdiri dari:

1) Seksi Teknik dan Perbengkelan

Mempunyai tugas untuk menyiapkan bahan pemberian bimbingan, perizinan bengkel umum serta pengaturan dan pengendalian susunan alat tambahan pada kendaraan penumpang umum serta sekolah mengemudi.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Teknik Kendaraan dan Perbengkelan menyelenggarakan fungsi :

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Teknik Kendaraan dan Perbengkelan;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman, mekanisme dan tata cara penyelenggaraan Teknik Kendaraan dan Perbengkelan;

c) Memberikan bimbingan dan pembinaan terhadap perbengkelan umum;

d) Memberikan registrasi perizinan perbengkelan umum;

e) Memberikan bimbingan dan pembinaan terhadap kegiatan sekolah mengemudi;

f) Memberikan rekomendasi terhadap pembangunan sekolah mengemudi;

g) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

h) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

i) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

2) Seksi Terminal

Mempunyai tugas untuk menyiapkan bahan pembinaan, bimbingan, perencanan, pembangunan, penunjukan, pengelolaan, pemeliharaan Terminal Angkutan Penumpang dan Barang, halte, tempat penyeberangan, dengan jembatan penyeberangan;

Dalam melaksanakan tugas Seksi Terminal menyelenggarakan fungsi:

a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Terminal;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman, mekanisme dan tata cara penyelenggaraan Terminal;

c) Memberikan bimbingan dan pembinaan terhadap kegiatan terminal;

d) Menyiapkan perencanaan, penunjukan lokasi, pembangunan, pengembangan, pengelolaan, pemeliharaan fisik dan pengendalian ketertiban Terminal Angkutan orang;

e) Menyiapkan perencanaan, penunjukan lokasi pembangunan, pengembangan, pengelolaan, pemeliharaan fisik dan pengendalian ketertiban halte;

f) Melakukan koordinasi dengan PD. Terminal Makassar Metro dalam melaksanakan tugasnya;

g) Memberikan bimbingan dan pembinaan terhadap keselamatan penumpang di teminal;

h) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas;

i) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

3) Seksi Perparkiran

Mempunyai tugas menyiapkan bahan perencanaan, pembinaan, bimbingan, pembangunan, penunjukan lokasi pada badan jalan maupun parkir di luar badan jalan.

Dalam melaksanakan tugas Seksi Perparkiran menyelenggarakan fungsi : a) Menyusun rencana dan program kerja pada Seksi Perparkiran;

b) Menyiapkan penyusunan pedoman, mekanisme dan tata cara penyelenggaraan perparkiran di Kota Makassar;

c) Memberikan bimbingan dan pembinaan terhadap kegiatan perparkiran;

d) Menyiapkan perencanaan, penunjukan lokasi, pembangunan, pengembangan, pengelolaan, pemeliharaan fisik dan pengendalian ketertiban parkir pada badan jalan;

e) Menyiapkan perencanaan, penunjukan lokasi, pembangunan, pengembangan, pengelolaan, pemeliharaan fisik dan pengendalian ketertiban parkir di luar badan jalan;

f) Melakukan koordinasi dengan PD. Parkir Makassar Raya dalam melaksanakan tugasnya;

g) Menyiapkan perencanaan, penunjukan lokasi, pembangunan, pengembangan, pengelolaan, pemeliharaan fisik dan pengendalian ketertiban jembatan penyeberangan;

h) Melakukan koordinasi dengan unit kerja lain yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

i) Memberikan Bimbingan dan pembinaan terhadap keselamatan pelayaran;

j) Menyusun Laporan Hasil Pelaksanaan Tugas;

k) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

B. Implementasi Kebijakan Larangan Parkir di Bahu Jalan dalam

Dalam dokumen larangan parkir (Halaman 43-62)

Dokumen terkait