30
Kediri, dan pada sampai saat ini juga tidak ketinggalan dibanding dengan kondisi Desa-Desa yang lain.
2. Sejarah Desa
Desa Kediri murupakan salah satu Desa dari 10 Desa yang ada di Kecamatan Kediri, dan terletak di ibu kota kecamatan. Karna perkembangan pembangunan dan jumlah kepadatan pemukiman sekaligus tingkat peretumbuhan manusia Kediri di mekarkan menjadi 2 Desa yakni Desa Kediri dan Desa Kediri Selatan. Adapun Desa Kediri dibagi menjadi 8 Dusun38, yaitu :
a. Dusun Karang Kuripan Barat b. Dusun Karang Kuripan Timur c. Dusun Karang Bedil Selatan d. Dusun Karang Bedil Timur e. Dusun Pelowok Barat f. Dusun Pelowok Timur g. Dusun Pelowok Selatan 3. Demografi
Desa Kediri terdiri dari 8 dusun dengan jumlah penduduk sebesar 9.121 jiwa, dan mempunyai luas dan tingkat populasi yang berbeda-beda.
Batas wilayah Desa Kediri Kecamatan Kediri sebagai berikut39 : a. Sebelah Utara : berbatasan dengan Desa Merembu b. Sebelah Timur : berbatasan dengan Desa Montong Are
38 Ibid,,..
39 Ibid..,,
c. Sebelah Selatan : berbatasan dengan Desa Kediri Selatan d. Sebelah Barat : berbatasan dengan Desa Gelogor
Jumlah penduduk Desa Kediri pada tahun 2019 mencapai 9.121 jiwa terdiri dari Laki-Laki 4479 jiwa dan Perempuan 4642 jiwa dengan 2658 KK. Adapun rincian tersebut sabagai berikut :
a. Jumlah Penduduk Menurut Wilayah
Nama Dusun
Jumlah
Penduduk Jumlah Ket
L P
Kr Kuripan Barat 1115 1125 2240 Kr Kuripan Timur 389 383 772 Kr Bedil Selatan 591 608 1199 Kr Bedil Timur 375 372 747 Kr Bedil Utara 471 529 1000 Pelowok Barat 693 776 1469 Pelowok Timur 578 576 1154 Pelowok Selatan 267 273 540
Jumlah 4479 4642 9121
b. Jumlah Penduduk menurut Agama
Ditinjau dari segi agama dan kepercayaan masyarakat Desa Kediri mayoritas beragama Islam, dengan rincian data sebagai berikut :
1) Islam : 9.121 Orang
2) Kristen : - Orang
3) Katolik : - Orang
4) Hindu : - Orang
5) Budha : - Orang
c. Jumlah penduduk menurut tinggkat pendidikan
Tingkat pendidikan berpengaruh pada kualitas sumberdaya manusia, proses pembanguna Desa akan berjalan dengan lancer apabila masyarakat memiliki tingkat pendidikan yang cukup tinggi.
Akses untuk mendapatkan pendidikan jauh lebih mudah karna jarak tempat pendidikan baik tingkat SD sampai SMA dekat dengan pemukiman warga, akan tetapi kalau dilihat dari data statistic masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat merupakan suatu permasalahan yang harus dipeachkan terutama dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.40 Data penduduk menurut tingkat pendidikannya dapat dilihat dari tabel berikut :
No Tingkat Pendidikan Jumlah Penduduk Ket
1 SD 1064
2 Tamat SD 1476
3 SLTP 507
4 Tamat SLTP 1153
5 SLTA / SMK 400
40 Ibid..,,
6 Tamat SLTA 1650
7 Perguruan Tinggi 224
8 Tamat PT 577
9 Tidak/Belum Sekolah 2090
d. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian
Mata pencaharian penduduk di Desa Kediri Sebagian Besar masih berada disektor perdagangan dan buruh dikarnakan Desa Kediri secara geografis berada di daerah ibukota Kecamatan yang merupakan pusat perputaran ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa sector perdagangan dan buruh memegang peranan penting dalam bidang ekonomi masyarakat.41 Data menurut pencaharian dapat dilihat dari tabel berikut :
No Mata Pencaharian Jumlah Penduduk Ket
1 Petani 130
2 PNS/TNI/POLRI 225
3 Pegawai Swasta 797
4 Buruh 896
5 Pensiunan 43
6 Pedagang/Wiraswasta 692
7 Lain-Lian 5599
41 Ibid..,,
4. Keadaan Sosial
Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa bergerak dibidang ekonomi dan perdagangan. Permasalahan yang sering muncul erkaitan dengan mata pencaharian penduduk adalah tersedianya lapangan perkerjaan yang kurang memadai dengan perkembangan penduduk sebagaimana tertuang dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Lombok Barat. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam pembangunan Desa adalah melakukan Usaha perluasan kesempatan kerja dengan melakukan penguatan usaha kecil pemberian kredit sebagai modal untuk pengembangan usaha khususnya diidang perdagangan42.
Tingkat angka kemiskinan Desa Kediri yang masih tinngi menjadikan Desa Kediri harus bisa mencari peluang lain yang bisa menunjang peningkatan taraf ekonomi agi masyarakat. Banyaknya kegiatan ormas di Desa Kediri seperti Remaja Masjid, Karang Taruna, jamaah Yasin, Tahlil, Kelompok Berzanji, Hadro, PKK Dharmawanita, Posyandu, Kelompok Arisan, Kelompok Tani merupakan aset Desa yang bermanfaat untuk dijadikan media penyampaian informasi dalam setiap proses pembangunan Desa pada masyarakat.
5. Keadaaan Ekonomi
Kekayaan sumber daya alam yang ada di Desa Kediri amat sangat mendukung baik dari segi pengembangan ekonomi maupun sosial budaya.
Pendapatan Desa merupakan jumlah keseluruhan penerimaan Desa yang di
42 Ibid..,,
bukukan dalam APBDes setiap tahun anggaran. Menurut peraturan Desa Kediri Nomor 1 tahun2019 bahwa sumber pendapatan Desa43 :
a. Sumber Pendapatan Desa
1. Pendapatan asli desa terdiri dari hasill kekayaan desa, hasil swadaya dan partisipasi, hasil gontong royong dan lain-lain pendapatan desa yang sah.
2. Bagi hasil pajak daerah kabupaten paling sedikit 10% untuk desa dan dari retribusi kabupaten sebagaian diperuntukkan bagi desa yang merupakan pembagian untuk setiap desa secara propesional.
3. Bagian dari dana perimbangan keuangna pusat dan daerah yang diterima oleh kaupaten untuk desa paling sedikit 10 % yang pembagianya untuk setiap desa secara propesional yang merupakan alokasi dana desa.
4. Bantuan keuangan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah dalam rangka melaksanakan usaha Pemerintah.
5. Hibah dan sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat.
b. Bantuan Keuangan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah seagaimana yang dimaksud pada ayat (1) huruf d disalurkan melalui kas desa.
c. Sumber pendapatan desa yang telah dimiliki dan dikelola oleh desa tidak dibenarkan diambil alih oleh Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah.
43 Ibid..,,
Adapun kekayaan desa terdiri dari budidaya burung wallet dan lain-lain kekayaan milik desa. Sebagian mata pencaharian penduduk Desa Kediri adalah pedagang yang mayoritas memeluk agama Islam dan juga memiliki kepatuhan terhadap adat dan tradisi.
6. Prasarana dan Sarana Desa
Pembangunan masyarakat desa diharapkan bersumber pada diri sendiri (kemandirian) dan perkembangan pembangunan harus dampak pada perubahan sosial, ekonomi dan budaya yang seimbang agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik.44
a. Prasarana kesehatan :
Posyandu : 13 unit
Polindes : 1 unit
Bidan Desa : 1 orang b. Prasarana pendidikan :
PAUD : 9 unit
TK : 3 unit
SD/ MI : 5 unit
SLTP/MTS : 4 unit
SLTA/ MA : 5 unit
Perguruan Tinggi : 1 unit c. Prasarana Umum lainnya
Tempat Ibadah : 24 unit
44 Ibid..,,
Lapangan Olahraga : 1 unit
Bangunan Seraguna : 1 unit
Pasar : 1 unit
Pengolahan sarana dan prasarana merupakan tahap keberlanjutan dimulai dengan proses penyiapan masyarakat agar mampu melanjutkan pengelolaan program pembangunan secara mandiri. Proses penyiapan ini membutuhkan keterlibatan masyarakat, agar masyarakat mampu menghasilkan keputusan pembangunan yang rasional dan adil serta semakin sadar akan hak dan kewajibannya dalam pembangunan, mampu memenuhi kebutuhan sendiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraannya.45
Hal ini perlu diperhatikan untuk mencapai kesuksesan dalam tahap ini adalah:
a. Swadaya masyarakat merupakan faktor utama penggerak proses pembangunan.
b. Perencanaan secara partisipatif, teruka dan demikratis sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat dalam merencanakan kegiatan pembangunan dan masyarakat mampu membangun kemitraan dengan berbagai sumber daya dalam rangka melaksanakan proses pembangunan.
45 Ibid..,,
c. Kapasitas pemerintahan daerah meningkat sehingga lebih tanggap dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, antara lain dengan menyediakan dana dan pendamping.
d. Keberadaan fasilitator/konsultan atas permintaan dari masyarakat atau pemerintah daerah sesuai keahlian yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam merencanakan kegiatan pembangunan agar masyarakat mampu membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk menggalang berbagai sumber daya dalam rangka melaksanakan proses pembangunan.
7. Kondisi Pemerintahan Desa a. Pembagian Wilayah Desa
Wilayah Desa Kediri dengan luar 282.6 ha. Desa Kediri terdiri dari 8 Dusun, yaitu Dusun Karang Kuripan Barat, Dusun Karang Kuripan Timur, Dusun Karang Bedil Selatan, Karang Bedil Utara, Dusun Karang Bedil Timur, Dusun Pelowok Barat, Dusun Pelowok Timur, Dan Dusun Pelowok Selatan. Perangkat Desa menurut jenis jabatannya di Desa Kediri terdiri dari 1 Kepala Desa, 1 Sekertaris Desa, Kaur Keuangan, Kaur Umum, Kaur Perencanaan, Kasie Pelayanan, Kasie Kesejahteraan, Kasie Pemerintahan dan 8 Kepala Dusun. Desa Kediri terdiri dari 40 Rukun Tangga (RT).46
46 Ibid..,,
b. Struktur Organisasi Pemerintah Desa
Sebagaimana dipaparkan dalam UU No. 06 tahun 2014 bahwa di dalam Desa terdapat tiga kategori kelembagaan Desa yang memiliki peranan dalam tata kelola Desa, yaitu: Pemerintah Desa, adan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemsyarakatn. Dalam undang- undang tersebut disebutkan bahwa penyelenggaraan urusan pemerintahan tingkat Desa (pemerintahan Desa) dilaksanakan oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa. Pemerintah Desa ini dijalankan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan di negeri ini. Pemerintah Desa atau yang sering disebut dengan kepala Desa dan perangkat Desa sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan Desa. Kepala Desa mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.47
Badan Permusyawaratan Desa adalah lemaga yang merupakan perwujudan demikrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan Desa. Badan Permusyawaratan Desa berfungsi menetapkan peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. BPD berkedudukan sebagai unsur seagai unsur penyelenggaraan pemerintah Desa. Anggota BPD adalah wakil dari penduduk Desa berangkutan
47 Ibid..,,
berasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan dengan musyawarah dan mufakat.48
Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa Kediri
(Sesuai dengan SOTK Kab Masing-masing)
Nama Pejabat Pemerintah Desa
1. Fadholy Ibrahim : Kepala Desa 2. Umar Said : Seketaris Desa 3. Sistanzil : Kasi Pemerintahan
4. Junaidi : Kasi Pelayanan
5. Pandiar Haris : Kasi Kesejahteraan
48 Ibid..,, Ketua BPD
H. ABDUL KHALIK,M.Pd.
Kepala Desa FADHOLY IBRAHIM
Anggota BPD 8 Anggota
Sekertaris Desa UMAR SAID
Kepala Umum dan Staf Desa
Kepala Dusun
6. Chandra Wirawan, S.pd : Kaur Perencanaan
7. Khaerina : Kaur Keuangan
8. Halimah : Kaur Umum dan Tata Usaha