• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gaya KEpemimpinan Maskulin

BAB 4 PEMBAHASAN

4.2 Hasil Penelitian

4.2.2 Gaya KEpemimpinan Maskulin

47

“ untuk jumpa ibu rahma ini agak susah kalau yang bapak rasakan, hanya orang-orang tertentu aja yang bisa jumpa sama beliau.” ( wawancara 02 juni 2022 )

Dari hasil penelitian dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti, setelah dilakukan observasi peneliti menarik kesimpulan dengan pertimbangan kriteria, ciri-ciri dan kriteria 3 dimensi yang ada pada gaya kepemimpinan feminim ini menyimpulkan bahwasannya gaya kepemimpinan perempuan yang tampak dari kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., ialah gaya kepemimpinan feminim.

agresif, keras serta percaya diri dalam menjalankan kepemimpinan. Pada gaya kepemimpinan maskulin ini memiliki 2 dimensi, yaitu : (1) Assertive dan (2) Task Oriented. Pada kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., tidak termasuk kedalam gaya kepemimpinan maskulin karena kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., cenderung kedalam gaya kepemimpinan feminim. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil penelitian dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti sebagai berikut :

1. Assertive

Merupakan dimensi kepemimpinan yang menunjukkan ketegasan, yang mana pada ketegasan ini akan menimbulkan kualitas yang menjadi yakin pada diri sendiri dan percaya diri tanpa adanya sikap agresif. Untuk membuktikan adanya hal ini, peneliti menanyakan langsung kepada Hj.

Rahma, S.IP., selaku Walikota Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP., memberikan tanggapan sebagai berikut :

“pemimpin perempuan juga tegas, dengan kepercayaan dirinya memimpin perempuan juga mampu memberikan ketegasan, namun ketegasan ini tentunya berbeda dengan laki-laki.” ( wawancara 09 juni 2022 )

Selain itu pernyataan yang serupa juga diberikan oleh Ibu Ria selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, Ibu Ria memberika pernyataan sebagai berikut :

“untuk mengambil kebijakan buat aku dia cukup berani ya, cukup tegas dalam nenutuskan, tapi kelemahannya beliau itu, dalam ketegasannya buat aku tu lumayan keras tapi dia terkadang tidak mau menerima masukan dari orang lain.” (wawancara 30 meni 2022)

49

Wawancara oleh Bapak Hendra selaku Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, memberikan tanggapan sebagai berikut :

“sebagai seorang pemimpin, beliau ini cukup tegas, walau memang terkadang masi ragu-ragu dan suka bimbang ya dalam memutuskan sesuatu.“ ( wawancara 29 mei 2022 )

Wawancara oleh Bapak Fathir selaku Wakil Ketua 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, memberikan pernyataan sebagai berikut :

“beliau merupakan orang yang cukup tegas, mengapa saya katakan cukup tegas waktu mengeluarkan kebijakan di level 4 kemarin disaat ada yang pro dan kontra, beliau cukup tegas dalam memutuskan kebijakannhya.”

(wawancara 09 juni 2022)

Pernyataan yang sama juga diberikan oleh Bapak Samsudi selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bapak samsudi memberikan pernyataan sebagai berikut :

“saya rasa seorang pemimpin itu bukan rpihal tegas atau tidak, tapi selalu mengikuti sistem dan koridor yang ada. Beliau sendiri merupakan pemimpin yang tegas dan beliau selalu dalam koridor yang ada.”

(wawancara 07 juni 2022)

Wawancara oleh Ibu Rina selaku pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Rina memberikan pernyataan sebagai berikut :

“beliau merupakan sosok pemimpin yang tegas, namun kembali lahi namanya manusia terkadang beliau ini tergantung pada moodnya seperti seorang perempuan.” (wawancara 03 juni 2022)

Selain itu peneliti juga mendapati pernyataan yang sama dari beberapa orang tokoh masyarakat. Bapak Iwan Selaku Pendiri dan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Melayu Serumpun, Bapak Iwan memberikan pernyataan sebagai berikut :

“beliau ini orang yang berani mempertahankan apa yang dianggap daia benar, dia cukup tegas dalam memutuskan sesuatu.” (wawancara 01 juni 2022 )

Wawancara oleh Bapak Amril selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tanjungpinang. Bapak Amril memberikan pernyataan sebagai berikut :

“dikatakan tegas, bu rahma ini tidak juga. Beliau ini termasuk perempuan yang cukup berani dengan ambisi yang kuat. Berani pun ya layaknya seorang perempuan umumnya.” (wawancara 02 juni 2022 )

2. Task Oriented

Pada dimensi ini seorang pemimpin akan berfokus dalam langkah- langkah untuk mencapai tujuan, dan berorintasi kepada tugas. Untuk membuktikan adanya hal ini, peneliti menanyakan langsung kepada Hj.

Rahma, S.IP., selaku Walikota Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP., memberikan tanggapan sebagai berikut :

“setiap orang tentu punya tujuan, apalagi seorang pemimpin tentu punya tujuan. Seorang pemimpin sendiri tentu memiliki cara nya untuk mencapai tujuannya.” (wawancara 09 juni 2022)

Selain itu pernyataan serupa juga diberikan oleh Ibu Ria selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, Ibu Ria memberikan tanggapan sebagai berikut :

51

“seorang pemimpin tentu memiliki tujuan ya, ya yang aku lihat ibu rahma ini cukup fokus untuk membangun dan mencapai visi dan misinya.” ( wawancara 30 mei 2022 )

Wawancara oleh Bapak Hendra selaku Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang memebrikan pernyataan sebagai berikut :

“ ibu rahma orang yang cukup fokus dalam memimpin dan mencapai tujuan.” ( wawancara 29 mei 2022 )

Wawancara oleh Bapak Fathir selaku Wakil Ketua 2 Dewan Perwakilan Rakyat Derah Kota Tanjungpinang memebrikan pernyataan sebagai berikut:

“ kalau untuk tujuan beliau ini orang yang cukup fokus dalam mencapai tujuannya sebagai seorang pemimpin.” ( wawancara 09 juni 2022 )

Selain itu hal serupa juga diberikan oleh Ibu Rina selaku pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan Pernyataan Sebagai Berikut :

“ dalam ketegasan beliau, beliau sosok yang cukup fokus dalam mencapai tujuan beliau.” ( wawancara 03 juni 2022 )

Wawancara oleh Bapak Samsudi selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memberikan pernyataan sebagai berikut :

“ sebagai seorang pemimpin perempuan ya beliau cukup fokus ya dalam menjalankan kepemimpinannya.” ( wawancara 07 juni 2022 )

Dilain itu pernyataan yang sama juga diberikan oleh Bapak Iwan selaku Ketua sekaligus Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Melayu Serumpun di Kota Tanjungpinang. Memberikan pernyataan sebagai berikut:

“ ya cukup fokus, beliau dalam mencapai tujuannya cukup fokus. Seperti yang kita lihat ada bebeapa keputusan beliau yang baik untuk masyarakatnnya.” (wawancara 01 juni 2022 )

Wawancara oleh Bapak Amril selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia memerikan pernyataan sebagai berikut:

“dikatakan cukup fokus iya beliau cukup fokus.” (wawancara 02 juni 2022)

Berdasarkan hasil uraian wawancara yang telah dilakukan, dan hasil wawancara yang telah diuraikan diatas. Dengan adanya dimensi dan kriteria ciri khas yang terdapat dalam gaya kepemimpinan maskulin. Setelah dilakukan observasi penjelasan mengenai karakter dan ciri khas yang berbeda dari kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., dapat disimpulkan bahwasannya gaya kepemimpinan maskulin ini bukanlah tipe gaya kepemimpinan yang melekat pada kepemimpinan perempuan Hj. Rahma, S.IP.

Dokumen terkait