BAB 4 PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.4 Gaya Kepemimpinan Transformasional
apapun yang diperinahkan oleh seorang pemimpin tentu harus kita jalankan dan lakukan.” (wawancara 11 juni 2022 )
Dan wawancara yang dilakukan kepada Bapak Amril selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tanjungpinang, Bapak Amril memberikan pernyataan sebagai berikut :
“Beliau seorang pemimpin perempuan yang cukup berani, namun dalam membangun komunikasi beliau cukup kurang. Untuk membangun komunikasi sendiri beliau membatasi orang yang dapat berkomunikasi dan memilih beberapa orang saja yang dapat membangun komunikasi langsung dengan beliau”
(wawancara 02 juni 2022)
Berdasarkan hasil penelitian dan uraian wawancara yang telah dilakukan serta diuraikan di atas, serta adanya penjelasan mengenai karakter dan ciri khas yang berbeda dari kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., setelah peneliti melakukan penelitian dan observasi dapat disimpulkan bahwasannya gaya kepemimpinan transaksional ini bukanlah tipe gaya kepemimpinan yang melekat pada kepemimpinan perempuan Hj. Rahma, S.IP.
57
kemampuan serta berprestasi melampaui kemampuan yang menjadi harapan.
Keberhasilan dalam gaya kepemimpinan transformasional ini dapat dilihat dengan adanya perubahan kemampuan yang signifikan di kedua pihak baik pengikut dan organisasi. Dari hasil penelitian dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti, kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., termasuk kedalam gaya kepemimpinan transformasional. Dalam hal ini dapat dilihat dengan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti :
1. Motivasi
Dalam gaya kepemimpinan ini seorang pemimpin mampu memotivasi dan menjadi motivasi terhadap bawahannya dan masyarakatnya. Dalam hal ini peneliti menanyakan langsung kepada Walikota Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP., dalam wawancara tersebut beliau memberikan pernyataan sebagai berikut :
“sebagai seorang pemimpin perempuan, tentu kita harus berani dan mampu menunjukkan kesuksesan. Setiap pemimpin tentu harus memberikan yang terbaik dan dapat memotivasi bawahannya”(
wawancara 09 juni 2022 )
Selain itu pernyataan yang sama juga diberikan oleh Ibu Ria selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang.
Memberikan pernyataan sebagai berikut :
“ di beberapa sisis sebagai seorang pemeimpin perempuan beliau ini cukup memotivasi ya, terlebih dnegan keberanian dan kegigihan beliau.”
( wawancara 30 mei 2022 )
Wawancara oleh Bapak Hendra selaku Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, memberikan pernyataan sebagai berikurt :
“beliau cukup menginsipari dan memotivasi sebagai sosok pemimpin perempuan, beliau juga pemimpin yang gigih dan optimis dalam menggapai visi dan misi beliau/” (wawancara 29 mei 2022)
Wawancara oleh Bapak Fathir selaku Wakil Ketua 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang. Bapak Fathir memberikan pernyataan sebagai berikut :
“di suatu sisi beliau cukup memotivasi ya, sebagai seorang perempuan beliau mampu menujukkan ketegasan dan keberanian dalam memimpin.”
( wawancara 03 juni 2022 )
Pernytaan yang sama juga diberikan oleh Bapak Samsudi selaku Kepala Dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, memberikan pernyataan sebagai berikut :
“beliau cukup memotivasi sebagai pemimpin perempuan. Beliau ini merupakan seorang pemimpin perempuan yang gigih dan berani dalam memimpin.” (wawancara 07 juni 2022)
Wawancara oleh Ibu Rina selaku pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tanjungpinang, menyatakan pernyataan sebagai berikut :
“ menurut saya beliau ini pemimpin yang cukup memotivasi, dengan menunjukkan kegigihah dan keberanian beliau sebagai pemimpin perempuan.” ( wawancara 03 juni 2022 )
59
Wawancara juga diberikan oleh Bapak Iwan selaku Pendiri sekaligus Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Melayu Serumpun memberikan pernyataan sebgai berikut :
“sebagai seorang pemimpin perempuan ibu rahma ini cukup memotivasi, apalagi untuk kaum perempuan yang ada dikota tanjungpinang ini.” ( wawancara 01 juni 2022 )
Wawancara oleh Bapak Usman selaku Anggota BANSER memberikan pernyataan sebgai berikut :
“ untuk kategori perempuan belaiu cukup meotivasi, apalagi dengan keberanian dan kegigihan beliau.” ( wawancara 01 juni 2022)
Dan juga pernyataan yang sama diberikan oleh Bapak Amril selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tanjungpinang, meberikan pernyataan sebgai berikut :
“Ibu Rahma ini cukup memotivasi sebagai pemimpin perempuan.”
(wawancara 11 juni 2022 ) 2. Perubahan Signifikan
Pada hal ini pemimpin akan melakukan perubahan serta peningkatan yang menjadi tujuan utama seorang pemimpin. Hal ini ditanyakan langsung oleh peneliti kepada Hj. Rahma, S.IP., selaku Walikota Kota Tanjungpinang, Ibu Hj. Rahma, S.IP., memberikan pernyataan sebgai berikut :
“Dalam memimin tentu memiliki tujuan untuk perubahan, terlebih bagi seorang pemimpin tentu ingin memimpin dan melakukan perubahan.
Sebagai seorang perempuan saya ingin melakukan perubahan terutama bagi kaum perempuan yang ada dikota tanjungpinang ini. Saya ingin
kaum saya juga berhasil dan maju, disini saya juga bantu membangun sebuah sekolah khusus utuk perempuan guna meningkatkan kemampuannya.”( wawancara 09 juni 2022 )
Pernyataan serupa juga diberikan oleh Ibu Ria selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, memberikan pernyataan sebagai berikut :
“Kalau dari yang aku lihat ya beliau ini pemimpin yang ingin adanya perubahan si. Beliau juga orang yang suka turun lapangan dan akan turun langsung kemasyarakat.” ( wawancara 30 mei 2022 )
Wawancara oleh Bapak Hendra selaku Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, memberikan pernyataan sebagai berikut :
“Yang saya lihat, beliau merupakan sosok pemimpin yang betul-betul memikirkan masyarakat tanjungpinang, apapun kebijakan yang dia berikan itu untuk membangun kota tangjungpinang, beliau juga orang yang optmis dan gigih dalam menggapai visi dan misi beliau dalam membangun kota tanjungpinang.” ( wawancara 29 mei 2022 )
Wawancara oleh Bapak Fathir selaku Wakil Ketua 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, memebrikan pernyataan sebagai berikut :
“Beliaucukup berusaha utuk melakukan perubahan terhadap kota tanjungpinang, namun yang saya lihat beliau terkendala oleh keterbatasan dana APBD, semenjak adanya pandemi dana tersebut dipotong yang mengakibatkan kendala tersendiri dalam pembangunan Kota Tanjungpinang.” ( wawancara 09 juni 2022 )
61
Peneliti juga mendapatkan pernyataan yang sama dari Bapak Samsudi selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Bapak Samsudi memberikan pernyataan sebgai berikut :
“Beliau merupakan pemimpin perempuan yang gigih dan optimis untuk membangun kota tanungpinang. Beliau merupakan seorang pemimpin perempuanyang cukup memerhatikan masyarakat tanjungpinang, dalam hal ini beliau memikirkan dengan gigih kesejahteraan masyarakat Kota Tanjungpinang. Beliau menginginkan adanya perubahan di kota tanjungpinang, untuk itu beliau mendirikan sebuah sekolah perempuan yang mana disini beliau memberikan pelatihan kepada perempuan- perempuan kota tanjungpinang untuk meningkatkan kemampuan diri mereka.” ( wawancara 07 juni 2022 )
Wawancara oleh Ibu Rina selaku pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ibu Rina memberikan pernyataan sebagai berikut :
“Keinginan beliau untuk maju dan berhasil sebagai seorang pemimpin ini cukup kuat dan luarbiasa. Seperti yang sudah kita ketahui, beliau ini sangat gigih untuk melakukan perubahan terlebih untuk kaum perempuan. Beliau sampai mendirikan sekolah khusu untuk pelatihan perempuan guna meningkat kualitas perempuan yang ada di Kota Tanjungpinang ini.” ( wawancara 03 juni 2022 )
Selain itu pernyataan yang sama juga diberikan oleh beberapa tokoh masyarakat. Bapak Iwan selaku Pendiri sekaligus Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Melayu Serumpun Kota Tanjungpinang, Bapak Iwan memberikan penyataan sebagai berikut :
“Beliau merupakan pemimpin yang cukup fokus dalam mencapai tujuan dan gigih mencapai masa depan, beliau paham kemana tujuan beliau sebagai seorang pemimpin. Ya beliau ini sangat gigih untuk melakukan perubahan di kota tanjungpinang.” ( wawancara 01 juni 2022 )
Wawancara oleh Bapak Usman selaku Anggota BANSER memberikan pernyataan sebagai berikut :
“ setiap pemimpin tentu ingun melakukan perubahan, begitu pula ibu rahma yang saya lihat beliau inicukup gigih untuk melakukan perubahan.
Beliau sosok pemimpin yang paham kemana arah dan tujuannya dalam memimpin. Untuk kegigihan dan keberaniannya, ibu rahma cukup baik untuk dijadikan panutan terlebih kaum perempuan.” ( wawancara 11 juni 2022 )
Dan wawancara oleh Bapak Amril selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tanjungpinang, Bapak Amril memberikan pernyataan sebagai berikut :
“Beliau juga pemimpin yang penuh dengan ambisi untuk melakukan perubahan. Dengan adanya keberhasilan pemimpin pemimpin perempun yang ada seperti ibu suryatati dan mungkin ibu Hj. Rahma cukup membutikan adanya seorang pemimpin perempun yang mampu memimpin.” ( wawancara 11 juni 2022 )
Dilain wawancara yang dilakukan, perubahan yang signifikan ini juga digambarkan dengan adanya beberapa berita, artikel dan dan internet. Pada berita yang 30 November 2021 lalu, memberitakan adanya penyerahan bantuan operasional guna pembangunan yayasan dan ormas di tanjungpinang. Selain itu adapula pembanguan beberapa sekolah di Kota Tanjungpinang seperti SD Al Fatih dan sekolah pelatihan khusus wanita di Kota Tanjungpinang.
Berdasarkan uraian hasil wawancara dan penelitian serta observasi yang telah dilakukan oleh peneliti, sebagaimana yang telah diuraikan diatas dan dengan penjelasan karakter dan ciri khas yang melekat dan ada pada kepemimpinan perempuan Hj. Rahma, S.IP., dapat disimpulkan bahwasannya gaya kepemimpinan
63
transformasional termasuk kedalam gaya kepemimpinan yang melekat dan ada pada kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP.
Selain itu, dalam melakukan wawancara ini juga didapati pernyataan bahwasannya kepemimpinan perempuan Hj. Rahma, S.IP., merupakan pemimpin yang dapat dijadikan acuan dan panutan sebagai seorang pemimpin perempuan. Hal ini dibuktikan dengan adanya pernyataan dari Ibu Ria selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang. Ibu Ria memberikan pernyataan sebagau berikut:
“ dari beberapa sisi sih beliau ini di jiwa-jiwa kepemimpinannya beliau ini dapat dijadikan panutan dan inspirasi, namun dikalangan kami ya harusnyab beliau mampu lebih dari itu, tapi dalam segi dan sisi pemimpin perempuan ya beliau cukup berani ya, ya beliau ini cukup menginspirasi sih karena gak mudah juga ya menjadi seorang pemimpin perempuan.” ( wawancara 30 mei 2022)
Pernyataan serupa disampaikan oleh Bapak Hendra selaku Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, Bapak Hendra memberikan pernyataan sebagai berikut :
“ beliau merupakan pemimpin yang betul-betul memikirkan masyarakat. Beliau juga merupakan pemimpin yang akan turun dan berpartisipasi langsung, ya buat saya beliau sebgaai seporang pemimpin perempuan cukup menginspirasi dan dapat dijadikan panutan, terlebih dengan ketegasan dan keberanian beliau dalam memimpin dan sebagai seorang pemimpin perempuan.” ( wawancara 29 mei 2022) Pernyataan oleh Bapak Fathir selaku Wakil Ketua 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, Bapak Fathir memberikan pernyataan sebagai berikut:
“sebagai seorang pemimpin perempuan, buat saya beliau cukup dijadikan panutan. Karena ya kita tau sendiri ya tentu menjadi seorang pemimpin perempuan tidaklah mudah.” ( wawancara 09 juni 2022 )
Pernyataan oleh Bapak Samsudi selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memberikan pernyataan sebagai berikut :
“sebagai seorang pemimpin perempuan ya buat saya beliau masuk daldam pemimpin yang dapat dijadikan panutan, beliau ini seorang peempuan seorang ibuk yang gigih dan berani dalam memimpin.” ( wawancara 07 juni 2022 )
Penyataan oleh Ibu Rina selaku pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak. Ibu Rina memberikan pernyataan sebagai berikut :
“ buat saya beliau ini seorang pemimpin yang cukup baik dijadikan panutan dengan kegigihan, keberanian dan ketegasan beliau memimpin.” ( wwancara 08 juni 2022 )
Pernyataan serupa juga diberikan oleh Bapak Iwan selaku Pendiri dan Ketua Lembaga Sewadaya Masyarakat Laskar Melayu Serumpun. Bapak Iwan memeberikan pernyataan sebagai berikut :
“setiap pemimpin pasti bisa dijadikan panutan, tergantung kita ingin mengambilnya dalam sisi mana untuk menjadikannya panutan. Tapi bagi seorang pemimpin perempuan beliau ini cukup dijadikan panutan, ya orangnya tegas dan cuek.” ( wawancara 01 juni 2022 )
Wawancara oleh Bapak Usman selaku anggota BANSER memberikan pernyataan sebagai berikut :
“ untuk kegigihan dan keberaniannya, ibu rahma cukup baik untuk dijadikan panutan terlebih kaum perempuan. Ini dapat menunjukkan bahwasannya perempuan cukup mampu untuk memimpin.” ( wawancra 11 juni 2022 )
65
Selain itu ada Bapak Amril selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia memebrikan pernyataan sebgai berikut :
“ibu rahma cukup menginspirasi sebgai seorang pemimpin perempuan. Dalam memimpin ibu rahma juga akan bekerja langsung, tidak hanya berbicara saja.
Untuk pertimbangan seorang pemimpin perempuan, ibu rahma ini cukup dijadikan panutan dan idola. Dengan adanya keberhasilan pemimpin perempuan yang seperti Ibu Suryatati dan Ibu Rahma ini cukup membuktikan adanya keberhasilan seorang pemimpin perempuan di Kota Tanjungpinang.”(wawancara 11 juni 2022 )
Dari adanya pernyataan dan uraian wawancara, serta observasi yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwasannya kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., menuai keberhasilan dan selama ia menjadat telah melakukan tugas, wewenang dan fungsinya dengan baik.
66 BAB 5 KESIMPULAN 5.1 Kesimpulan
Pemimpin publik saat ini mengemban nilai perubahan yang sangat berat dan signifikan, dengan hadirnya seorang pemimpin diharapkan mampu memberikan perubahan yang signifikan serta membawa organisasi publik itu sendiri untuk lebih prifesional. Seorang pemimpin harus siap dalam menghadapi segala situasi dan dinamika pada tubuh organisasi yang dipimpinnya. Ketangguhan, keberanian serta ketegasan seorang pemimpin tentu sangat dibutuhkan dalam memimpin.
Kota Tanjungpinang merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau. Dalam menjaga dan memelihara komitmen suatu organisasi tentu diperlukan adanya peran seoran pemimpin yang siap dan berani menghadapi segala sesuatu yang akan datang. Seperti Kota Tanjungpinang dengan kapasitas penduduk yang mencapai 220.812 jiwa dan luas wilayah 239,5 km tentu memerlukan seorang pemimpin yang cukup kuat dan tegas.
Kepemimpinan sebagai suatu objek yang penting dalam mencapai suatu tujuan dalam organisasi, kehidupan organisasi sangat tergantung kepada pemimpin yang menjabat saat itu. Selain itu, sebagai seorang pemimpin dalam menjalankan tugas dan fungsi seorang pemimpin tentu memiliki karakter dan gaya kepemimpinan yang berbeda. ada banyak klasifikasi gaya kepemimpinan, terlebih kepemimpinan perempuan. Kepemimpinan perempuan memiliki gaya kepemimpinan yang khas. Dimana gaya kepemimpinan ini dapat dilihat dari bagaimana seorang pemimpin itu memimpin.
67
Berdasarkan rumusan masalah dan penelitian yang dilakukan, dengan ciri khas dan karakter yang tampak dari kepemimpinan perempuan Hj. Rahma, S.IP., setelah dilakukan penelitian dan wawancara oleh beberapa orang informan beliau merupakan pemimpin yang tegas, memiliki percaya diri yang tinggi, berani dalam mengambil keputusan dan memutuskan, bertanggungjawab dengan apa yang telah dibuat dan dilakukan. Dengan penampilan yang sederhana dan menampakkan ciri khas perempuan melayu membuat walikota Hj. Rahma, S.IP., memiliki karakter yang khas dalam memimpin. dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan perempuan Hj. Rahma, S.IP., di Kota Tanjungpinang yaitu Gaya Kepemimpinan Feminim-Transformasional. Hal ini dapat dilihat dan dibuktikan dengan hasil wawancara dan penelitian.
1. Gaya Kepemimpinan Feminim
Hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwasannya Hj. Rahma, S.IP., selaku seorang pemimpin perempuan memiliki kriteria dan ciri khas yang ada pada gaya kepemimpinan feminim ini.
2. Gaya Kepemimpinan Maskulin
Hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwasannya Hj. Rahma, S.IP., selaku seorang pemimpin perempuan memiliki kriteria dan dan ciri khas yang sedikit berbeda dengan kriteria dan ciri khas yang ada pada gaya kepemimpinan maskulin ini.
3. Gaya Kepemimpinan Transaksional
Hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwasannya Hj. Rahma, S.IP., selaku seorang pemimpin perempuan memiliki kriteria dan dan ciri khas yang tidak menunjukkan adanya kesamaan dalam kriteria dan ciri khas gaya kepemimpinan transaksional ini.
4. Gaya Kepemimpinan Transformasional
Hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwasannya Hj. Rahma, S.IP., selaku seorang pemimpin perempuan memiliki beberapa kriteria dan ciri khas yang ada dan melekat pada gaya kepemimpinan transformasional ini.
Dengan karater dan ciri khas yang dimiliki oleh seorang pemimpin yang memiliki gaya kepemimpinan feminim ini, keaktifan, tanggungjawab, charismatic dan value based, team oriented, self protection. Hasil penelitian dan wawancara serta analisa yang telah dilakukan oleh peneliti menyimpulkan bahwasannya kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., merupakan pemimpin perempuan yang memiliki gaya kepemimpinan feminim.
Selain itu dengan adanya gambaran karakter serta ciri khas yang melekat pada gaya kepemimpinan transformasional, yang mana gaya kepemimpinan tranformasional ini menunjukkan adanya pemimpin yang menginspirasi, gigih, keyakinan, serta menginginkan adanya suatu perubahan didalam nya. Dari hasil penelitian dan wawancara serta analisa yang telah dilakukan menunjukan hasil dan analisa yang menunjukan Hj. Rahma, S.IP., termasuk dalam gaya kepemimpinan transformasional.
69
Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya gaya kepemimpinan yang ada pada Kepemimpinan Perempuan di Kota Tanjungpinang yaitu Hj. Rahma, S.IP., ialah Gaya Kepemimpinan Feminim-Transformasional. Yang mana jiwa perempuan dan ambisi keinginan untuk melakukan perunahan pada masa kepemimpinan beliau cukup tampak dan benar, dan dengan adanya perbandingan kepemimpinan perempuan sebelumnya membuktikan bahwasannya kepemimpinan perempuan di Kota Tanjungpinang berjalan dengan bak.
Selain itu, dari penelitian ini dapat dilihat akan adanya gaya kepemimpinan yang berbeda dari setiap pemimpin, perbedaan gender juga membuktikan adanya perbedaan gaya kepemimpinan. Tidak hanya itu, setiap pemimpin perempuan juga memiliki perbedaan gaya kepemimpinan. Namun dibalik adanya perbedaan gaya kepemimpinan, kepemimpinan perempuan mampu membuktikan akan adanya keberhasilan dan kesuksesan seorang pemimpin perumpuan dan membuktikan kedudukan seorang perempuan saat memimpin tidak diragukan lagi.
5.2 Saran
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, saran peneliti untuk objek dalam penelitian ini untuk dapat lebih meningkatkan kualitas serta kepekaan terhadap masyarakatnya. Dalam pelaksanaan sebagai seorang pemimpin tentu hendak lebih peka terhadap masyarakat dan faham akan kebutuhan masyarakatnya, terlebih memperhatikan perencanaan kedepannya. Mengedepankan potensi yang dimiliki dan memperdayakan masyarakat untuk lebih mengerti dan peka terhadap pembangunan Kota Tanjungpinang ini.
Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara yang dilakukan, dengan analisa peneiti memberikan saran :
1. Gaya Kepemimpinan Feminim
Dengan adanya kriteria dan ciri khas gaya kepemimpinan feminis yang melekat pada pemimpin Hj. Rahma, S.IP., mampu memberikan kebijakan-kebijakan serta membawa Kota Tanjungpinnag untuk mencapai tujuan dan cita-cita serta kesejahteraan masyarakat kota tanjungpinang.
2. Gaya Kepemimpinan Maskulin
Dengan adanya kriteria dan ciri khusus dari gaya kepemimpinan maskulin yang mungkin dapat dicontoh dan dijadikan panutan dalam memimpin. Ketegasan serta keberanian yang tergmbarkan dalam gaya kepemimpinan ini mungkin dapat dicontoh dan diterapkan oleh seorang pemimpin perempuan, baik dalam memimpin keluarga dirumah maupun memimpin pubik.
3. Gaya Kepemimpinan Transaksional
Adanya gaya kepemimpinan dengan ciri khas dan karakter yang tergambarkan dalam gaya kepemimpinan transaksional ini dapat dijadikan gambaran bagi seorang pemimpin baik pemimpin saat ini maupun pemimpin yang akan datang untuk menjalankan roda kepemimpinan kedepannya. Dengan adanya sikap kebersamaan dan keramahan akan membangkitkan dan membangun semangat baik dalam masyarakat maupun pegawai atau bawahan sehingga akan terciptanya tujuan dan cita-cita yang menjadi tujun bersama.
71
4. Gaya Kepemimpinan Transformasional
Adanya gaya kepemimpinan ini, ciri khas dan karakter yang terbentuk dan melekatkan gaya kepemimpinan ini pada kepemimpinan Hj. Rahma, S.IP., diharapkan dapat memberikan perubahan-perubahan yang signifikan dan memberikan hasil optimal dalam mencapai tujuan serta cita-cita yang diinginkan.
72
Daftar Referensi
Buku
Aristyafani, Inadia. 2017. Persuasi Komunikasi dan Kebijakan Publik.
Yogyakarta. calpulis
Chaniago, Apizain. 2017. Pemimpin dan Kepemimpinan Pendekatan Teori dan Studi Kasus. Cetakan Ke-I. Jakarta Pusat. Lantera Ilmu Cendekia.
D, Danudiretja, Eryadi dan Sugani. 2018. Perpektif Kepemimpinn Ideal.
Yogyakarta. Deepublish.
Kartono. 2010. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta. PT. Remaja Rosda Karya LB, Ec.Andrean., Juwono Saroso dan Sri Dwi Utari. 2018. Pemimpin dan
Kepemimpinan. Surabaya. CV. Garuda Mas Sejahtera.
Moedjono. 2002. Kepemimpinan dan Keorganisasian. Yogyakarta. UII Press Moleong L.J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung. PT. Remaja Rosda
Karya
Nugroho, Riant. 2017. Public Policy. Jakarta. PT. gramedia.
Pasolong, Harbani. 2010. Kepemimpinan Birokrasi. Bandung : Alfabeta.
Prasojo, Eko., DKK. 2013. Pemimimpin & Reformasi Birokrasi Catatn Inspiratifdan Alat Ukur Kepemimpinan Dalam Implementasi Reformasi Birokrasi. Jakarta. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Q. Badu, Syamsu dan Novianty Djafri. 2017. Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi. Kota Gorontalo. Ideas Publishing.
Salim., dan Syahrum. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung.
Citapustaka Media
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian kuantitati, Kualitatif, R & D. Bandung. CV.
Alfabeta
Jurnal Ilmian dan Skripsi
Afriani. 2021. Kepemimpinan Perempuan Dalam Jabatan Publik (Studi Kasus Pada Kantor Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan). Skripsi. Universitas Muhammadiyah Makassar
73
Balkis, Aulia Hanandita. 2020. Gaya Kepemimpinan Perempuan Dalam Instansi Publik: Studi Pada Kepemimpinan Susi Pujiastusi. Departemen Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia. Vol.
8 No. 1.
Djafri, Novianty. 2014. Efektivitas Kepemimpinan Perempuan Dalam Karir. Jurnal For Gender Studies. Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu. Vol. 6 No. 1
Eka Pratyawati, Wan. 2017. Gaya Kepemimpinan Kepala Biro Umum Provinsi Kepulauan Riau Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Pegawai. Skripsi.
Univeritas Terbuka Jakarta
Febrianti, Lisa. 2020. Peranan Kepemimpinan Wanita Dalam Jabatan Publik (Studi Di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Mataram
Kasminah. Pangestoeti, Wahjoe. Alfiandri. 2016. Analisis Gaya Kepemimpinan Situasional Pada Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi Kepulauan Riau. Naskah Publikasi. Universitas Maritim Raja Ali Haji
Kirwanto. 2018. Kepemimpinan Kepala Desa Perempuan Di Desa Mukti Karya Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji. Skripsi. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Lesnussa, Johny Urbanus. Gaya Kepemimpinan dan Hubungannya Dengan Kinerja Karyawan Pada PT. Hasjrat Abadi Cabang Ambon. Jurnal. STIA Trinitas Ambon.
Marc Johnathan, Horiyanto. 2017. Studi Deskriptif Gaya Kepemimpinan Pada PT.Perusahaan Cat. Jurnal Universitas Kristen Petra. AGORA Vol. 5, No.1 Mawengkang, Lita. Jantje Mandey, Joorie Marhaen Ruru. 2021. Peranan
Kepemimpinan Perempuan Dalam Jabatan Publik (Studi Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Selatan). Jurnal
Muhaira, Qurratu. 2020. Analisi Perempuan dan Pemerintah Dalam Perkembangan UMKM di Kota Banda Aceh Dalam Prespektif Ekonomi Islam. Skripsi. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry