• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Pembinaan Metode Bil Qolam Calon Guru di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran (LPPQ) Al-Karim Sidoarjo

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

2. Hasil Pembinaan Metode Bil Qolam Calon Guru di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran (LPPQ) Al-Karim Sidoarjo

Dalam pembelajaran metode bil qolam, hasil pembinaan calon guru yang didapat setelah observasi, wawancara, dan dokumentasi diketahui bahwa setelah penerapannya menggunakan metode jibril atau bisa disebut juga dengan talqin ittiba’ dan juga 3 macam evaluasi yang telah dilakukan, hasil yang terlihat yakni melalui ujian munaqosah yang diikuti oleh seluruh calon guru untuk dapat lulus dan mendapatkan syahadah yang kemudian melanjutkan perkuliahan yang diberikan oleh Lembaga sebagai bekal untuk mengajar.

Calon guru untuk bisa mengikuti ujian munaqosah, terdapat ketentuan yang harus dipenuhi yakni selesai halaman pada setiap jilid dan mampu dalam membaca al-quran dari segi tajwidnya, mikro teaching, pengelolaan kelas. Dan pada Lembaga LPPQ Al-Karim Sidoarjo ini tidak sedikit yang berhasil dalam pembinaan metode bil qolam. Hasil yang dirasakan pun cukup besar bagi guru yang dulunya menjadi calon guru.

Yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, yang tidak paham menjadi paham.

Banyak ilmu baru dan pengalaman baru dalam praktik mengajar dan pengelolaaan kelas dengan metode jibril atau talqin-ittiba’. 88

Gambar 4.5 : Peserta yudisium yang lulus tahun 2019

88 Observasi di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran (LPPQ) Al-Karim Sidoarjo, 24 Juli 2022.

Sehubungan dengan penjelasan dan data tersebut, Ustadz Suparman selaku ketua pembinaan metode bil qolam LPPQ Al-Karim Sidoarjo juga menjelaskan terkait ujian munaqosah calon guru bahwa :

Biasanya setelah menyelesaikan halaman pada setiap jilid dan mampu dari segi bacaan, tajwid, ghorib, mikro teaching atau pengelolaan kelas calon guru mendaftar untuk ujian munaqosah yang diadakan setiap 1 tahun sekali dengan ketentuan telah memiliki minimal 40 kali pertemuan juga. Ujian munaqosah dilaksanakan dengan 4 penguji yang masing-masing memiliki poin yang berbeda dan setelah memiliki hasil nilai maka calon guru dapat dinyatakan lulus / tidak lulus dalam ujian tersebut. Kemudian akan dilaksanakan yudisium bagi peserta calon guru yang lulus untuk dapat di wisudakan sebagai syarat juga untuk mendapatkan syahadah. 89

Sebagaimana diketahui bahwa dalam ujian munaqosah terdapat penguji yang menilai agar mencapai kelulusan kemudian melakukan yudisium dan wisuda untuk mendapatkan ijazah.

Gambar 4.6 : daftar nilai perkuliahan guru tahun 2019

89 Suparman, Diwawancarai oleh peneliti, Sidoarjo, 3 Juli 2022.

Sehubungan dengan itu, pendapat ustadz Basir selaku pendidik/tutor kelas taddarus di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran (LPPQ) Al-Karim Sidoarjo mengatakan bahwa :

Ujian munaqosah dapat dilaksanakan setiap 1 tahun sekali dengan ketentuan calon guru yang mendaftar sudah memenuhi syarat- syaratnya antara lain memenuhi 40 kali minimal dalam pertemuan, sudah dianggap mampu dalam segi bacaan, tajwid, ghorib, mikro teaching/pengelolaan kelas yang semua itu dapat dilihat dari tinjauan langsung pendidik/tutor, absensi, maupun dari kartu evaluasi calon guru. setelah syarat terpenuhi, ujian munaqosah dilaksanakan dengan menghadirkan 4 penguji yang akan menilai langsung dari masing-masing kriteria penilaian yang sudah ditetapkan. Beberapa hal yang dinilai biasanya cara membaca menggunakan lagu metode bil qolam, lancar / fasih tidaknya, ghorib, dan pengelolaan kelas. Setelah dinyatakan lulus, akan ada yudisium dan wisuda setelah itu ada kuliah yang diberikan oleh lembaga untuk calon guru yang sudah lulus sebagai bekal untuk mengajar. 90

Gambar 4.7 : Peserta yudisium yang lulus tahun 2020

90 Basir, Diwawancarai oleh peneliti, Sidoarjo, 4 September 2022.

Seperti yang telah dikatakan oleh ustadz Basir , tidak berbeda dengan pendapat yang disampaikan ustadz Juari selaku pendidik/tutor kelas tahqiq di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran (LPPQ) Al-Karim Sidoarjo bahwa :

Penilaian calon guru mulai dari awal memasuki kelas tahqiq dengan kartu evaluasi calon guru yang menjadi salah satu syarat untuk bisa mengikuti ujian munaqosah di LPPQ Al-Karim Sidoarjo selain dari mampu dari segi membaca, tajwid, mikro teaching ataupun pengelolaan kelas. Saat ujian munaqosah pun penilaian dilakukan oleh 4 penguji dengan masing-masing poin yang berbeda yang akan calon guru dapatkan sesuai kemampuannya. Setelah dinyatakan lulus maka maju ke tahap selanjutnya yakni melaksanaan yudisium dan wisuda untuk bisa mendapatkan ijazah.91

Gambar 4.8 : daftar nilai perkuliahan tahun 2020

91 Juari, Diwawancara oleh peneliti, Sidoarjo, 17 Juli 2022.

Sehubungan dengan penjelasan dari para pendidik/tutor dan sesuai dengan data yang ada, yakni di tahun 2019, 2020, dan 2022. Berikut ini adalah data peserta yudisium yang lulus ujian munaqosah dan tahun 2022 dan selalu mengalami peningkatan peserta calon guru dari tahun-tahun sebelumnya serta tertera data nilai yang diperoleh.

Gambar 4.9 : Peserta yudisium yang lulus tahun 2022 Sehubungan dengan data tersebut, pendapat yang diungkapkan ustadzah Elly selaku sekretaris di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran (LPPQ) Al-Karim Sidoarjo bahwa :

Calon guru yang mengikuti ujian munaqosah maupun mendaftar dalam pembinaan metode bil qolam ini selalu meningkat dan bertambah. Kecuali pada tahun 2020 itu memang Lembaga kami tidak melaksanakan ujian munaqosah karena adanya covid-19 yang menyebar dan mampu membatasi segala aktifitas di tahun 2020 sehingga terpaksa di tiadakan.92

92 Elly, Diwawancarai oleh peneliti, Sidoarjo, 28 Agustus 2022.

Gambar 4.10 : daftar nilai yudisium yang lulus tahun 2022

Dari gambar diatas dapat diketahui bahwa calon guru yang mengikuti ujian munaqosah dan dinyatakan lulus kemudian mendapatkan bekal perkuliahan dari lembaga. Pencapaian tersebut selal meningkat kecuali pada tahun 2021 yang sempat tidak ada pelaksanaan ujian munaqosah karena wabah corona.

Sehubungan dengan penjelasan Muhammad Afif selaku alumni atau wisudawan tentang hasil yang dicapai setelah mengikuti pembinaan metode bil qolam di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran (LPPQ) Al-Karim Sidoarjo mengatakan bahwa :

Awal saya ikut pembinaan bagi calon guru itu melalui beberapaal tahap dan ada indikator untuk bisa naik ke setiap jilidnya. Maka ada juga yang namanya buku evaluasi guru. Waktu itu saya menempuh 2 tahun dalam belajar bil qolam, untuk mendapatkan sanad yang jelas. Dalam ujian munaqosah untuk guru dan siswa itu berbeda.

Waktu itu saat saya ujian munaqosah yang dinilai yaitu harus bisa makhorijul huruf, sifatul huruf, ghorib, manajemen kelas dan ada tes dalam membaca al-quran itu sebagai kriteria mengikuti ujian munaqosah. Dan yang saya tahu alumni lainnya setelah lulus dan mendapatkan syahadah seperti saya ini bisa langsung mengajarkan metode bil qolam di TPQ dan kebetulan sambil saya sambi kuliah lagi. 93

Seperti pendapat Nur Jannah selaku wisudawan Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Al-Quran (LPPQ) Al-Karim Sidoarjo yang dulunya mengikuti pembelajaran bil qolam juga menjelaskan bahwa:

Saat pertama kali mengikuti metode pembelajaran bil qolam di lembaga ini karena ingin bisa membaca alquran dengan kaidah tajwid yang benar. Dan setelah tahu pembelajaran ini, banyak ilmu yang saya dapatkan selama 2 tahun ini. Ilmu yang luas, relasi yang banyak juga saya peroleh. Saya jadi menyadari ada ilmu tajwid yang sudah saya mengerti tetapi masih salah dalam pengucapan dan tempatnya. Saya juga belajar cara mengelola kelas yang baik itu seperti apa. Pokoknya jadi paham tentang manajemen kelas saat mengajarkannya kepada siswa. Memang dalam pembelajaran bil qolam menggunakan metode ataupun strategi itu penting. Dan waktu itu juga menggunakan metode Jibril biasa disebut talqin- ittiba dimana guru memberi contoh dan calon guru menirukan.

Dengan begitu terkoreksi apa yang masih salah dalam pengucapannya. Alhamdulillah setelah dapat ijazah saya sampai sekarang menerapkan dan mengajarkan metode pembelajaran bil qolam di TPQ.94

Dari pernyataan tersebut bahwa hasil penggunaan metode jibril atau bisa disebut juga dengan talqin-ittiba yang diterapkan di LPPQ Al-Karim Sidoarjo dalam pembinaan metode bil qolam terhadap calon guru ini sangat membantu dalam pembelajaran. Karena calon guru secara

93 Muhammad Afif, di wawancara oleh peneliti, Sidoarjo, 25 November 2022.

94 Nur Jannah, diwawancara oleh peneliti, Sidoarjo, 27 November 2022.

bergantian mendapat giliran dalam memimpin suatu bacaan yang diikuti teman lainnya.

Gambar 4.11

Hasil Pembinaan Metode Bil Qolam

Dari penjelasan narasumber dan gambar diatas menunjukkan bahwa alumni pembinaan yang kini telah menjadi guru, dapat mengajarkan metode bil qolam kepada santri di Lembaga sekolah maupun TPQ.