• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

Dalam dokumen pengambilan keputusan manajerial dalam (Halaman 67-76)

BAB IV GAMBARAN UMUM DAN HASIL PENELITIAN

B. Hasil Penelitian

yang kedua konsumen menambahkan dosis pemakaian produk dan yang terakhir perusahaan meningkatkan kualitas produk dengan meningkatkan bahan yang terkandung dalam produk, ketiganya itu memiliki tujuan yang sama, untuk meningkatkan kinerja pupuk di lahan”.

(Wawancara pada hari Senin 16 Agustus 2021).

Pukul: 09.00-selesai

Berdasarkan jawaban bapak Baso Aswar Asiz diatas menyatakan bahwa dalam keputusan yang diambil oleh CV. Mandiri Dua Satu untuk meningkatkan kinerja kualitas produk. Hal ini sejalan dengan informan lain yaitu manajer pengelolaan produk yang mengatakan:

Keputusan yang di ambil dari hasil rapat itu melakukan pembenahan tanah dengan menggunakan produk khusus yang memang diperuntukkan untuk pembenahan tanah agar kerja produk maksimal”

(Wawancara pada hari kamis tanggal 19 Agustus 2021) Pukul: 11.00 – selesai.

Dari beberapa informan di atas dapat disimpulkan bahwa keputusan yang diambil dalam menyelesaikan masalah penurunan pH tanah yaitu melakukan pembenahan tanah guna lebih meningkatkan kinerja produk perusahaan.

Adapun proses yang digunakan dalam pengambilan keputusan yaitu Identivikasi tujuan, identivikasi alternative, Faktor yang tidak dapat diketahui sebelumnya, dan dibutuhkan sarana untuk mengukur hasil yang dicapai. Menjadi acuan penulis dalam melakukan penelitian ini.

a. Identivikasi Tujuan

Tujuan tersebut harus disesuaikan dengan level relevansi dengan kebutuhan, kejelasan dan kemampuan memperidiksi. Pertama peneliti menggali informasi mengenai keputusan yang akan diambil oleh manajer CV. Mandiri Dua Satu untuk menangani masalah yang ada dilapangan (penurunan pH pada tanah).

Awal wawancara peneliti mengajukan pertanyaan mengenai keputusan apa yang akan diambil dalam menangani permasalahan yang ada dilapangan yaitu penurunan pH pada tanah untuk mengetahui. Agar mengetahui keputusan yang diambil oleh manajer CV. Mandiri Dua Satu. Lalu informan atas nama bapak Baso Aswar Aziz selaku manajer CV. Mandiri Dua Satu memberi respon sebagai berikut:

“Langka awal yang akan diambil oleh team itu melakukan pembenahan tanah pada lahan yang mengalami penurunan Ph tanah”

(Wawancara pada hari Senin tanggal 16 agustus 2021) Pukul: 09.00 – selesai.

Lalu pewawancara mengajukan pertanyaan mengenai tujuan dari keputusan awal dengan melakukan pembenahan tanah pada lahan yang mengalami penurunan pH tanah. Agar mengetahui tujuan dari pengambilan keputusan tersebut. Lalu informan atas nama bapak Baso Aswar Aziz memberi respon sebagai berikut:

“Tujuan kami ambil keputusa itu, ya kembali lagi dari liat misi dari perusahaan ini seperti mengembangkan tekhnik dan metode riset kreatif untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dibidang pertanian, peternakan dan perikanan, supaya kembali kesuburan tanahnya petani melalui restorasi hara tanah setelah penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan dan ini juga tujuannya dalam jangka panjang yang berguna untuk petani supaya produk kita yang dipakai meningkat kualitas kerjanya”

(Wawancara pada hari Senin tanggal 16 agustus 2021) Pukul: 09.00 – selesai.

Berdasarkan jawaban bapak baso Aswar Asiz bahwa pengemabilan keputusan mengenai pembenahan tanah pada lahan yang mengalami penurunan pH bertujuan untuk mengembalikan kesuburan tanah melalui restorasi hara pasca penggunaan pupuk

anorganik yang berlebihan sehingga tanah kembali ke pH normal yang dapat meningkatkan kualitas kinerja produk. Hal ini dapat tergambarkan melalui percakapan informan bapak Ade putra:

Menormalkan kembali pH tanah yang sudah rusak akibat penggunaan pupuk kimia dengan menggunakan bahan-bahan organic”

(Wawancara pada hari kamis tanggal 19 Agustus 2021) Pukul: 11.00 – selesai.

Dari kedua informan di atas dapat disiimpulkan pembenahan tanah bertuan untuk mengembalikan kesuburunan tanah dari kerusakan akibat penggunaan pupuk kimia.

b. Identivikasi alternative

Pada indikator ini digunakan untuk mencapai tujuan dari pengambilan keputusan dengan membuatkan beberapa alternativ atau pilihan yang nantinya perlu dipilih salah satu yang dianggap paling tepat.

Berdasarkan hasil penelitian untuk mengidentivikasi alterantiv, yang dimana peneliti mengajukan pertanyaan kepada informan bagaimana ketika keputusan yang sebelumnya kurang tepat, apakah ada alternativ lain yang akan dilakukan dalam menangani permasalahan yang ada di lapangan. Lalu informan bernama bapak Baso Aswar Asiz selaku manajer CV. Mandiri Dua Satu dan bapak Ade putra selaku manajer pengelolaan produk memberi respon sebagai berikut:

“Alternatif lain yang akan dilakukan itu menambah dosis pupuk, kita menganjurkan para petani yang lahannya mengalami penurunan pH tanah menambah dosis pupuknya yang awalnya

dianjurkan 7 tutup dalam kondisi pH tanahnya normal (pH 7) sedangkan kalau pH tanahnya sampai turun ke pH 5-3 akan dianjurkan sampai 20 tutup. Selain menambah dosis pihak perusahaan akan meningkatkan kualitas dari segi produk itu sendiri.

(Wawancara pada hari Senin tanggal 16 agustus 2021) Pukul: 09.00 – selesai.

Pak Ade putra mengatakan:

Menganjurkan pada konsumen menambahkan dosis dalam pengunaan produk karena jika tetap memakai dosis yang sama maka kinerja produk tidak maksimal”

(Wawancara pada hari kamis tanggal 19 Agustus 2021) Pukul: 11.00 – selesai.

Dari kedua respon informan di atas dapat disimpulkan bahwa alternative lain yang akan diambil yaitu meningkatkan dosis pemakaian pada tanah yang mengalami penurunan pH tanah.

c. Faktor yang tidak dapat diketahui sebelumnya

Faktor yang tidak dapat diketahui sebelumnya artinya keberhasilan pemilihan alternativ itu baru dapat diketahui setelah putusan itu dilaksanakan. Oleh karena itu kemampuan seorang pemimpun untuk memperkirakan dan mempertimbangkan keputusan yang akan diambil untuk menentukan berhasil tidaknya keputusan yang dipilih dimasa yang akan datang.Dari hasiil penelitian yang dilakukan pada CV. Mandiri Dua Satu Makassar, ada beberapa pertimbangan sebelum mengambil keputusan. Di mana peneliti mengajukan pertanyaan kepada informan bagaimana pertimbangan sehingga mengambil keputusan. Lalu informan bapak Baso Aswar Aziz menjawab sebagai berikut:

“Kalau pembenahan tanah itu bersifat jangka panjang dan proses 1-2 kali saja dilakukan sehingga meminimalisir pengeluaran kas petani, sedangkan kalau penambahan dosis pemakaian yang awalnya petani menggunakan 7-10 tutup terus ditambahkan sampai 20 tutup maka petani lagi membutuhkan banyak pengeluaran untuk membeli pupuk dan begitipun sebalikanya kalau penambahan kualitas produk sendiri maka pihak perusahaan yang butuh banyak pengeluaran untuk penambahan bahan baku”.

(Wawancara pada hari Senin tanggal 16 agustus 2021) Pukul: 09.00 – selesai.

Bentuk jawaban yang disampaikan oleh bapak Baso Aswar Aziz merupakan pertimbangan yang dilakukan sebelum mengambil keputusan oleh pihak CV. Mandiri Dua Satu Makassar, bahwasanya mengambil keputusan melihat dari jangka panjang produk untuk tidak memberatkan pengeluaran kas kekonsumen maupun ke perusahaan itu sendiri.

Untuk lebih memperjelas arah hasil penelitian mengenai pertimbangan sebelum mengambil keputusan, penelitipun melanjutkan pertanyaan kepada informan, apakah dari penjelasan bapak sebelumnya bisa dikatakan pertimbangan yang dilakukan CV.

Mandiri Dua Satu Makassar bersifat jangka panjang untuk konsumen dan perusahaan itu sendiri:

“yaah, bisa dikatakan pertimbangan itu dilihat dari jangka panjang, lahan yang sudah dilakukan pembenahan tanah akan bertahan lama kesuburannya, konsumen pun tidak perlu menaikkan dosisnya, mereka bisa memakai dosis yang biasa kalau tanahnya normal jadi konsumen tidak perlu banyak pengeluaran kas untuk membeli pupuk, begitupun perusahaan tidak perlu menambah bahan baku yang terkandung dalam produk jadi pengeluaran perusahaan pun tidak bertambah dan kualitas kinerja produkpun tetap maksimal”.

(Wawancara pada hari Senin tanggal 16 agustus 2021) Pukul: 09.00 – selesai.

Berdasarkan penjelasan di atas menunjukkan bahwa pertimbangan CV. Mandiri Dua Satu Makassar mempertimbangkan dari jangka panjang dari pihak konsumen maupun perusahaan.

d. Dibutuhkan sarana untuk mengukur hasil yang dicapai

Keputusan aternative yang telah diambil atau yang terlaksana dilapangan dibutuhkan sarana untuk mengukuran hasil yang dicapai dari keputusa yang diambil dan peristiwa diluar jangkauan perusahaan itu.

Sehingga dalam segmen ini peneliti mewawancarai informan tambahan yang menjadi konsumen produk dari CV. Mandiri Dua Satu Makassar untuk mengetahui hasil dari keputusan yang telah diterapkan dilapangan, dimana peneliti mengajukan pertanyaan mengenai apakah lahannya sudah dilakukan pembenahan tanah dengan menggunakan produk CV. Mandiri dua Satu, lalu bapak Ahmas Idham Alghazali menjawab sebagai berikut:

Iya sudah”.

(Wawancara pada hari Jum’at tanggal 4 September 2021) Pukul: 15.00- selesai

Lalu peneliti menanyakan lagi untuk mendalami tetang perbedaan setelah dilakukan bedah tanah dan menggunakan produk putanik, informan bapak Ahmas Idham Alghazali menjawab sebagai berikut

Kalau pengalaman disini pernah ada lahan saya kelola yang sebelumnya itu susah sekali tumbuh atau biasa tanamannya kerdil kalau tanami tumbuhan sekalipun pakai pupuk, tapi saya masih gunakan pupuk kimia,jadi setelah saya coba pakai putanik dan dilakukan pembenah tanah sekarang sudah ada perubahan tanamanya mulai subur, lebih tinggi, daunnya juga segar dibanding sebelumnya, itu perbedaan signifikannya”.

(Wawancara pada hari Jum’at tanggal 4 September 2021)

Kemudian peneliti menayakan tetang hasil yang dirasakan setelah melakukan pembenahan tanah pada lahannya dengan penggunakan produk CV. Mandiri Dua Satu Makassar. Lalu informan bapak Ahmas Idham Alghazali selaku pengguna produk CV. Mandiri Dua Satu menyatakan sebagai berikut:

“Sejauh ini saya merasa sangat puas menggunakan putanik, karena sekian banyak tanaman saya coba itu semuanya berhasil asal sesuai dengan dosisnya”

(Wawancara pada hari Jum’at tanggal 4 September 2021) Pukul: 15.00- selesai

2. Kualitas Produk Yang Dihasilkan

Peningkatkan kualitas produk yang dilakukan CV.mandiri Dua Satu Makassar dapat diketahui melalui tingkat kepuasan hasil yang mencapai atau melebihi harapan konsumen. Tetapi sebelum melakukan wawancara pada konsumen, peneliti terlebih dahulu melakukan wawancara pada manajer CV. Mandiri Dua Satu tentang perbedaan kualitas setelah mengambil keputusan

Lalu informan bapak Baso Aswar Asiz menjawab sebagai berikut:

Yang membedakan kualitas produk setelah mengambil keputusan pembenahan tanah yaitu kualitas kinerja produk yang meningkat, karena ketika sudah dilakukan pembenahan tanah di lokasi ph tanah akan kembali normal beda sebelum melakukan pembenahan tanah kualitas kinerja produk akan menurun, produk tidak bekerja maksimal sebagaimana fungsinya karena ph tanahnya menurun”.

(Wawancara pada hari Senin tanggal 16 agustus 2021) Pukul: 09.00 – selesai.

Sehingga peneliti melakukan wawancara kepada konsumen yang telah melakukan pembenahan tanah untuk mengetahui peningkatan kualitas produk CV. Mandiri Dua Satu Makassar. Peneliti mengajukan pertanyaan awal tetang apakah lahannya telah dilakukan pembenahan

tanah, lalu informan atas Nama bapak ahmas Idham Alghazali selaku konsumen produk CV. Mandiri Dua Satu memberi respon sebagai berikut:

“Iya sudah”

(Wawancara pada hari Jum’at tanggal 4 September 2021) Pukul: 15.00- selesai

Lalu peneliti menanyakan lagi tetang perbedaan kualitas setelah dilakukan bedah tanah dan menggunakan produk putanik, informan bapak Ahmas Idham Alghazali menjawab sebagai berikut:

Kalau pengalaman disini pernah ada lahan saya kelola yang sebelumnya itu susah sekali tumbuh atau biasa tanamannya kerdil kalau tanami tumbuhan sekalipun pakai pupuk, tapi saya masih gunakan pupuk kimia,jadi setelah saya coba pakai putanik dan dilakukan pembenah tanah sekarang sudah ada perubahan tanamanya mulai subur, lebih tinggi, daunnya juga segar dibanding sebelumnya, itu perbedaan signifikannya”.

(Wawancara pada hari Jum’at tanggal 4 September 2021) Pukul: 15.00- selesai

Berdasarkan jawaban bapak Ahmas Idham Algazali dapat disimpulkan bahwa setelah melakukan pembenahan tanah tanaman yang tumbuh dilahannya menjadi subur. Dikutip juga dari jawaban informan 2 bernama Bapak Sudirman selaku konsumen produk CV.

Mandiri Dua Satu sebagai berikut:

Tanamannya lebih suburki diliat perkembangannya juga cepat, biasa buahnya itu lambat keluar baru tidak ada isinya sebelum gunakan produk putanik”.

(Wawancara pada hari Sabtu, 11 September 2021) Pukul: 10.03 – Selesai

Dari jawaban informan Bapak Sudirman dapat dikatakan setelah melakukan pengambilan keputusan pembenahan tanah kualitas kinerja produk meningkat karena hasil dari tanaman mengalami perubahan yang mecapai harapan.

Kemudian peneliti menayakan tetang hasil yang dirasakan setelah melakukan pembenahan tanah pada lahannya dengan penggunakan produk CV. Mandiri Dua Satu Makassar. Lalu informan bapak Ahmas Idham Alghazali selaku pengguna produk CV. Mandiri Dua Satu menyatakan sebagai berikut:

“Sejauh ini saya merasa sangat puas menggunakan putanik, karena sekian banyak tanaman saya coba itu semuanya berhasil asal sesuai dengan dosisnya”

(Wawancara pada hari Jum’at tanggal 4 September 2021) Pukul: 15.00- selesai

Dalam dokumen pengambilan keputusan manajerial dalam (Halaman 67-76)

Dokumen terkait