BAB IV HASI PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
observasi atau pengamatan langsung terhadap objek penelitian yaitu kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang . Penyajian data dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari wawancara yakni berupa tanya jawab antara peneliti dan responden serta dokumen lain yang menunjang penelitian ini. Berikut ini akan diuraikan hasil kajian lapangan yang erat kaitannya dengan fokus yang diteliti yaitu mengenai Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang dan faktor penghambat dan pendukung Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang ?
Wawancara dilakukan kepada kepala seksi pendaftaran tanah, staf pelayanan administrasi. Acuan dalam mengukur pelayanan pada penelitian ini berdasarkan pada Indikator kualitas pelayanan yang digunakan sesuai dengan kerangka pikir yang telah dicantumkan yang terletak pada lima dimensi kualitas pelayanan yaitu : Tangible (berwujud),Reliability (kehandalan), Responsiveness (Ketanggapan), Assurance (jaminan) Empathy (Empati) Berikut adalah penyajian data yang diperoleh :
1. Tangible (Berwujud)
Dimensi Tangible (berwujud) merupakan penampilan fasilitas fisik, peralatan, personal, dan media komunikasi dalam pelayanan. Jika dimensi ini dirasakan oleh masyarakat sebagai pengguna layanan sudah baik maka masyarakat akan menilai baik dan merasakan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan pegawai pelayanan Kabupaten Enrekang Namun sebaliknya jika dimensi ini dirasakan oleh masyarakat
buruk, maka masyarakat akan menilai buruk dan tidak akan merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan pegawai pelayanan. Untuk mengukur dimensi Tangible dalam upaya mengetahui kualitas pelayanan publik di Kantor Kabupaten Enrekang dapat diukur melalui indikator sebagai berikut :
a. Sarana dan prasarana
Sarana dan Prasarana sangat dibutuhkan dalam proses pelayanan pemerintahan terkhusus bagi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang dalam mengurus administrasi, selain itu sangat dibutuhkan dalam ketepatan dan kecepatan dalam hal pengurusan maka dari itu para dinas fasilitas terabdet yang dapat megimbangi permintaan dari masyarakat dan tidak lepas peralatan yang digunakan seperti komputer yang terupdate dan fasilitas jaringan internet dengan kecepatan yang dapat megimbangi dalam proses pegolahan data base selain itu ada beberapa juga aplikasi pendukung yang dibuat khusus dalam pertanahan untuk mempermudah para pegawai dalam menangani permintaan masyarakat dan adapun sarana prasarana yang disiapkan di kantor Pertanahan kabupaten enrekang sebagai berikut :
Tabel 4.4 Sarana dan prasarana kantor kab. Enrekang
Sarana Prasarana
Komputer Gedung Pelayaan
Print Ruangan Loket
Alat Cetak Ruangan Warkah
Internet Ruangan Laktasi
Telpon Loket Pengaduan
Kendaraan
Sumber : Arsip Pertanahan Kabupaten Enrekang
Seperti yang di bahasakan sala satu responden yang bernama AA salah satu pegawai di Admisntrasi Pertanahan bagian analis anggaran pertanahan megatakan :
Dalam hal mempermudah pegurusan kami meyediakan layanan secara daring untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan dan aplikasi yang di guanakan yang saat ini banyak di guanakan masyarakat adalah HT, EL, Aplikasi Sentuh tanahku
Selain itu pendapat serupa juga diungkapkan salah satu responden yang bernama ER mengatakan :
Dalam mempermudah pelayanan kami memanfaatkan teknologi yang sudah disiapkan
Selain itu pendapat lain yang diungkapkan dari pihak masyarakat tentang sarana dan prasarana yang terdapat di kantor Pelayanan Administrasi pertanahan di Kabupaten Enrekang yang bernama IN Selaku Masyarakat Yang perna Melakukan pengurusan di Kantor Administrasi pertanahan Mengatakan :
Sarana dan prasarana yang disiapkan kantor Pelayanan Administrasi pertanahan itu sangat baik memulai aplikasi yang dapat mempermudah dalam pengurusan dll, walaupun saya belum terlalu paham semua aplikasi tetanang yang disarankan para petugas yang berada di kantor pertanahan tapi itu sangat membantu dalam mempermudah melakukan pengurusan.
Hasil wawancara yang di lakukan dengan sala satu responden bernama AA dan ER dimana yang di katakan responden tersebut tentang sarana dan prasarana yang dapat membantu para pegawai di Admisntrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang megatakan saat ini para pegawai menggunakan aplikasi tambahan dalam mempermudah bagi masyarakat dalam pegurusan pertanahan dan di perkuat oleh pendapat dari masyarakat yang pernah melakukan pengurusan di kantor pertanahan megatakan sarana parasaran yang di siapakan para petugas sangat membantu para masyasrakat
Pendapat yang serupa juga diungkapkan salah satu responden yang berinisial Fa berpendapat tentang sarana dan prasarana yang dimiliki administrasi pertanahan di kantor pertanahan kabupaten enrekang mengatakan :
Sarana yang dimiliki sudah sangat baik dan layak dan prasarana yang digunakan itu sudah memadai sebagai dinas pelayanan masyarakat sehingga membuat para masyarakat yang datang mengurus merasa nyaman saat dilayani dan para pegawainya sangat sopan
Dari hasil wawancara yang dilakukan dengan infor,am Berinisial Fa berpendapat bahwa dalam pengurusan dibutuhkan sebuah peralatan yang dapat meyimbangi permintaan dari masyarakat dan hal tersebut sudah dilakukan sampai sejauh ini karena saat ini masyarakat semakin bertambah maka secara otomatis permintaan pun semakin bertambah maka tidak bisa
dipungkiri bahwa perkembangan teknologi pun dibutuhkan dalam pengurusan tersebut dalam megimbangi permintaan masyarakat dan hal tersebut sudah diatur dalam peraturan pemerintah Kabupaten Enrekang Nomor 124 tahun 2011 Tentang Standarisasi sarana dan prasarana kerja Pemerintahan Daerah Kabupaten Enrekang
b. Fasilitas di kantor Pertanahan untuk kenyamanan masyarakat Fasilitas di kantor pertanahan untuk kenyamanan masyarakat itu sangat dibutuhkan dalam hal menjaga citra di pertanahan di Kabupaten Enrekang , dan tidak bisa di pungkiri dalam hal pengurusan para pegawai tidak bisa melayani masyarakat sekaligus secara otomatis akan terjadi antrian dan hal ini sangat sering terjadi di kantor Administrasi Pertanahan mengingat bahwa permintaan masyarakat sangat pesat maka dari itu tidak heran jika kebutuhan atau permintaan para pegawai dalam penataan ruang tunggu itu sangat penting, dan beberapa hiburan seperti televisi yang dapat menghilangkan rasa kebosanan saat mengantri wifi Gratis dan beberapa fasilitas yang dapat membuat masyarakat melakukan pengurusan merasa nyaman yang dapat menghilangkan kejenuhan para masyarakat yang mengurus Seperti yang dibahasakan salah satu responden yang bernama Na bagian Petugas Loket mengatakan :
Kami menyiapkan ruang tunggu bagi masyarakat dengan Fasilitas AC, Laktasi dan Bermain Mini
Selain itu pendapat serupa juga diungkapkan salah satu responden yang bernama AA mengatakan :
Kami menyediakan Nomor Antrian, Ruang tunggu ber AC Kursi Roda Bagi Penyandang disabilitas, Ruang Laktasi dan Ruang Bermain Anak
Selain itu pendapat lain yang diungkapkan dari pihak masyarakat tentang Fasilitas kantor yang terdapat di kantor Pelayanan Administrasi pertanahan di Kabupaten Enrekang yang bernama SA Selaku Masyarakat Yang perna Melakukan pengurusan di Kantor Administrasi pertanahan Mengatakan :
Soal Fasilitas Sudah sangat baik karena sudah disiapkan berbagai fasilitas yang dapat membuat para pengunjung dapat membuat nyaman saat melakukan antrian seperti ruang tunggu dan taman yang bisa ditempati bersantai bagi pengurus administrasi pertanahan
Wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan salah satu responden yang bernama Na dan AA di mana seperti yang dibahasakan Na tentang tempat yang telah difasilitasi gaara para masyarakat yang antri dalam pengurusan administrasi pertanahan tidak merasa jenuh dan atau bosan dan hal ini juga diungkapkan salah satu responden dari pihak masyarakat yang pernah melakukan pengurusan administrasi pertanahan di kabupaten Enrekang
Fasilitas yang disiapkan bertujuan kepentingan masyarakat tapi di lain hal ini juga salah satu penjagaan citra bagi pemerintahan terkhusus bagi Administrasi Pertanahan agar para pegawai tetap bisa dengan nyaman melayani
masyarakat dan masyarakat pun dapat percaya para pegawai Administrasi Pertanahan dalam pengurusan.
Pendapat lain juga di ungkapkan dari pihak masyarakat yang beranisal Yn mengataka :
kalo dari pihak kami apa yang saya pernah lihat tentang fasilitas di kantor pertanahan Kabupaten Enrekang, fasilitas yang digunakan itu sudah sangat baik mulai dari fasilitas yang digunakan dalam mengurus sampai dengan fasilitas untuk masyarakat yang sedang mengantri seperti fasilitas yang digunakan para pegawai diantaranya komputer yang dilengkapi dengan fasilitas memadai sehingga bisa membuat dalam pengurusan begitu cepat sehingga tidak membutuhkan lagi pihak luar dalam hal seperti mencetak hasil berkas karena dilihat secara langsung mereka sudah memiliki fasilitas yang sudah dihubungkan dengan computer mereka sehingga setelah penginputan bisa langsung dicetak dan membuat pengurusan lebih cepat Dan hal ini dilakukan oleh pemerintah setempat sendiri demi kenyamanan masyarakat saat mengantri dan hal tersebut tidak diatur dalam peraturan hal hanya inisiatif pemerintah setempat demi menjaga pencitraan
c. Aturan petugas dalam pelayanan
Aturan patugas dalam pelayanan betujuam umtuk agar pegawai tidak sala `tingkah di hadapan masyarakat hal ini juga menujukan demi nama baik di Admisntrasi Pertanahan karena pada dasarnya manuasia apabila sudah mendapat tekanan maka keseringan manusia lepas kontrol seperti berbicara tidak jelas dan kasar tapi di Admisntrasi Pertanahan dalam menjaga pencitraan ada beberapa hal yang di lakukan kepada pegawai agar para pegawai tetap ramah dalam menjalankan tugasnya walaun di bawa
tekana dari permintaan masyarakat yang tidak ada habis-habisnya dan hal ini sudah memang di tetapkan dan memberikan pelatihan bagi pegawai agar masysarakat juga dapat ramah dalam diuruskan administrasi peratanahan mereka. Selain itu para pegawai pun harus menunjukan sifat yang membuat para masyarakat merasa nyaman
seperti hasil wawancara yang dilakukan dengan satu responden yang bernama SI sebagai Penata Kadastral mengatakan :
untuk menjaga pencitraan para pegawai mejelaskan kepada masyrakat sesuai dengan SOP dan menerangkan dengan ramah dan sejelas mungkin
Selain itu pendapat serupa juga diungkapkan salah satu responden yang bernama AA mengatakan :
Dalam pelayanan kami menerapkan 5 senyum salam sapa sopan kepada publik dengan tujuan pencitraan pelayanan di instansi kami
Selain itu pendapat lain yang diungkapkan dari pihak masyarakat tentang aturan petugas dalam pelayanan yang terdapat di kantor Pelayanan Administrasi pertanahan di Kabupaten Enrekang yang bernama SL Selaku Masyarakat Yang perna Melakukan pengurusan di Kantor Administrasi pertanahan Mengatakan :
Para petugas pada saat dalam pelayanan sudah sangat baik karena saat melakukan pengurusan mereka mengatakan para pengunjung dengan baik dan menjelaskan dengan jelas selain itu para petugas juga sangat sopan dalam pelayanan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan salah satu responden yang bernama SI dimana responden berpendapat
tentang aturan para petugas dalam melayani masyarakat dimana para petugas telah training tentang SOP di dinas agar dalam pelayanan mereka tidak kebingungan dalam bertindak karena sudah menjadi aturan yang ingin dilakukan kepada masyarakat dan hal dikategorikan wajib bagi pegawai dan pendapat dari masyarakat yang bernama Sl memperkuat dari pendapat dari petugas di mana pendapat dari syahral mengatakan bahwa para petugas pada saat melakukan pelayanan sudah sangat baik dan sopan
Aturan atau SOP yang telah diberlakukan di dinas sudah diwajibkan maka tidak heran jika para pegawai dalam melayani masyarakat sangat ramah kepada masyarakat walaupun mereka mendapat tekanan tapi mereka tetap berusaha bertahan menjaga citra dan tetap menjalankan aturan pelayanan kepada masyarakat dan hal ini dilakukan agar nama baik pemerintahan tetap terjaga dan para pegawai dapat tetap bekerja sesuai permintaan masyarakat selain itu hal tersebut sudah diatur mewajibkan para pegawai mengikuti aturan tersebut dimana diatur dalam Peraturan Bupati Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 2 tahun 2017 BAB II Pasal 3 Poin 1 Sebagai ukuran Standar kinerja bagi Pegawai dalam menyelesaikan, memperbaiki Serta Mengevaluasi Pekerjaan Yang Menjadi tugasnya
2. Reliability (Keandalan)
Dimensi Reliability (Kehandalan) merupakan kemampuan unit pelayanan dalam memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera dan memuaskan. Dimensi Reliability ini juga merupakan kemampuan penyedia layanan untuk memberikan pelayanan secara tepat waktu dan konsisten. Kehandalan dapat diartikan mengerjakan dengan benar sesuai dengan prosedur kerja, standar pelayanan dan waktu yang telah dijanjikan.
Pemenuhan pelayanan yang tepat dan memuaskan meliputi ketepatan waktu, kecakapan dalam memberikan layanan serta kecakapan dalam menanggapi keluhan jika ada keluhan yang masuk dari Masyarakat serta pemberian pelayanan secara wajar dan akurat. Untuk mengukur dimensi Reliability dalam upaya mengetahui kualitas pelayanan Pertanahan di Kantor Kabupaten Enrekang ,
Keandalan pegawai dalam melayani pengguna layanan sangat dibutuhkan untuk menjaga citra yang ada di kantor pertanahan selain itu keahlian pegawai dalam melayani pengguna layanan sangat penting bagi proses pelayanan. Jika pegawai tidak cermat dalam melayani masyarakat maka akan terjadi kesalahan dan menimbulkan pekerjaan baru. Sebagai contoh ketika pegawai salah ketik dalam penulisan nama pada Sertifikat tanah, maka pengguna layanan harus mengurus kembali nama yang salah tersebut. Dari ketidakcermatan tersebut akan menimbulkan pekerjaan baru yang seharusnya tidak perlu dilakukan oleh pegawai, serta akan menimbulkan penilaian yang kurang baik oleh pengguna layanan terhadap
kualitas pelayanan yang diberikan. Maka dari itu pegawai harus cermat dalam mengerjakan tanggung jawab tugas khususnya yang berkaitan dengan pelayanan agar tercipta pelayanan yang baik dan masyarakat akan menilai baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pegawai kantor Kabupaten Enrekang sudah cermat atau teliti dalam melayani masyarakat.
a. Persiapan Petugas dalam Pelayanan
Persiapan Petugas dalam Pelayanan itu hal sangat wajib dilakukan karena tanpa persiapan pekerjaan tidak semaksimal yang diharapkan dan hal dapat membuat kualitas pelayan di Administrasi Pertanahan Kabupaten Enrekang menurun maka dari itu di wajibkan semua pegawai melakukan persiapan dalam melayani masyarakat mulai dari cara bicara bahkan dalam hal penampilan maka dari itu para pegawai dari Administrasi Pertanahan memiliki pelatihan yang mereka dapatkan agar siap dalam menjalankan tugasnya dan seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa SOP yang diperlukan agar para karyawan tetap terjaga saat bekerja
Adapun hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan salah satu responden yang bernama EK sebagai Pengelola Aplikasi Mengatakan :
Dalam persiapan para petugas termasuk saya yang harus disiapkan yaitu mengerti apa yang akan di jelaskan dan memiliki dan memiliki cara komunikasi yang baik
Selain itu pendapat serupa juga diungkapkan salah satu responden yang bernama Si ST mengatakan :
Mengerti apa yang ingin dikerjakan sopan dan jelas dalam menerapkan SOP Memahami SOP pelayananan dan permohonan
Selain itu pendapat lain yang diungkapkan dari pihak masyarakat tentang aturan petugas dalam pelayanan yang terdapat di kantor Pelayanan Administrasi pertanahan di Kabupaten Enrekang yang bernama SL Selaku Masyarakat Yang perna Melakukan pengurusan di Kantor Administrasi pertanahan Mengatakan :
Persiapan para petugas dalam melakukan pelayanan sangat baik dilihat penampilan dan cara mengarahkan atau cara mereka berbicara dengan masyarakat sangat bagus dan mudah dimengerti
Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan salah satu narasumber yang bernama EK sebagai Pengelola Aplikasi berpendapat bahwa mereka melakukan persiapan sebelumnya dimana materi yang akan disampaikan kepada masyarakat sebelumnya harus di pelajari dan pahami dan cara bicara kepada masyarakat dimana hal tersebut sudah dijelaskan di hasil wawancara sebelumnya tentang SOP yang harus diterapkan para pegawai dan diperkuat dari pendapat masyarakat tentang cara para petugas melakukan pelayanan
Persiapan petugas dalam pelayanan memang sangat dibutuhkan karena tanpa persiapan yakin bahwa hasil yang bakalan
dicapai tidak maksimal yang diinginkan dan memahami apa bakalan disampaikan kepada masyarakat karena hal ini bisa bakalan ada pertanyaan yang muncul berakibat fatal bagi pegawai bila tidak memahami apa yang mereka bicarakan maka dari itu para pegawai memang harus mempersiapkan dan mempelajari hal tersebut. Dan hal ini telah diatur dalam Peraturan Bupati Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 2 tahun 2017 BAB II Pasal 3 Poin 2 Mengurangi Tingkat Kesalahan dan kelalaian yang mungkin dilakukan seorang pegawai dalam melaksanakan tugas
b. keandalan para petugas dalam pelayanan
Keandalan para pegawai sangat dibutuhkan dalam pelayanan kepada masyarakat seperti komunikasi, kejelasan dan lain-lainya hal sudah di tuntut sebelumnya agar dapat memahami kemauan masyarakat demi menjaga citra dinas pertanahan di Kabupaten Enrekang walaupun masih ada beberapa menjadi keluhan masyarakat tapi sampai sejauh ini para dinas masih bisa mengatasi karena pada dasarnya tidak ada yang sempurna pasti bakalan ada kesalahan tapi menjadi masalahnya adalah bagaimana cara mereka mengatasi masalah tersebut dan tidak lain hal tersebut dilakukan dengan komunikasi yang baik agar masyarakat paham begitupun proses saat menjalankan tugas di kantor Administrasi Pertanahan tetap menjaga komunikasi yang baik karena sampai
sejauh ini pandangan masyarakat terhadap dinas masih stabil dalam artian bahwa kualitas yang mereka jalankan sudah termasuk baik
Berhubungan dengan hal tersebut peneliti di sini melakukan wawancara dengan salah satu responden yang bernama Si sebagai penata Kadastral mengatakan :
Cara keandalan yang digunakan dalam petugas dalam pelayanan yaitu dapat berbicara dengan jelas, rinci simple dalam menjelaskan komunikasi verbal yang baik kepada masyarakat.
Selain itu pendapat serupa juga diungkapkan salah satu responden yang bernama ER mengatakan :
Kami Akan Segera Merespon cepat Permohonan yang masuk tanpa menunda karena itu memang prioritas kami Dari hasil wawancara yang di lakuakan dengan sala satu responde yang bernama Si dan ER berpendapat tetang kenadalan para petugas dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat yaitu dia bependapat tentang komunikasi kepada masyarakat di hal tersebut tetap dijaga demi citra Admisntrasi Pertanahan kepada masyarakat dan agar masyarakat dapat memahami apa di sampaikan kepada pegawai,
keandalan para petugas dalam pelayanan tidak lain adalah sebuah komunikasi yang baik tanpa komunikasi yang baik dalam pengurusan yakin bahwa bakalan terjadi kekacauan antara masyarakat dan pegawai maka dari itu tidak heran jika para pegawai sudah mempersiapkan cara-cara yang baik saat
menghadapi publik dan pengalaman yang diperbanyak terbiasa dalam hal komunikasi dan bahasa yang simple dipahami agar apa bicarakan bisa nyambung mengingat bahwa tidak semua masyarakat memiliki pendidikan yang tinggi secara otomatis bakalan ada beberapa masyarakat yang hanya bisa menggunakan bahasa bahasa simple dan hal ini telah diatur dalam Peraturan Bupati Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 2 tahun 2017 BAB II Pasal 3 Poin 3 meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara lebih mudah, cepat, sederhana efektif dan efisien serta terjangkau
c. cara yang diandalkan para pegawai dalam pelayanan
cara yang diandalkan para pegawai dalam pelayanan pasti ada sesuatu yang menjadi nilai positif bagi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang dimana sesuatu yang diandalkan biasanya sesuatu yang sudah teruji untuk diluncurkan ke masyarakat bertujuan untuk mempermudah dan membantu masyarakat dalam hal ini membantu dalam pengurusan selain itu hal tersebut juga mempermudah bagi dinas sendiri agar terjadi kesalahpahaman, maka dari itu di jaman sekarang banyak instansi yang saat ini memanfaatkan perkembangan teknologi bahkan perkembangan saat ini sudah menjangkau bagian terpencil sebuah daerah, maka dari itu dibutuhkan sebuah strategi atau cara yang
dapat mempermudah pekerjaan dan para masyarakat dalam pengurusan.
Adapun hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan salah satu responden bernama Si sebagai Penata Kadastral mengatakan
Cara yang kami andalkan yang yaitu buku kontrol baik manual maupun dalam bentuk digital untuk meninjau progress penyelesaian pekerjaan dan saran biasanya lebih baik diakses permohonan agar tidak perlu ke kantor
Selain itu pendapat serupa juga di ungkapkan sala satu responden yang bernama Na mengatakan :
Kami kan segera menyelesaikan pekerjaan sehingga pekerjaan dapat selesai tepat waktu
Dari hasil wawancara dengan salah satu responden yang bernama Si sebagai Penata Kadastral dan Na dimana responden tersebut berpendapat tentang cara diandalkan pegawai dan hal ini telah diatur dalam SOP diatur dalam Peraturan Bupati Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 2 tahun 2017 BAB II Pasal 3 Poin 4 Menjamin konsistensi Pelayanan kepada Masyarakat dari aspek mutu, waktu dan prosedur
3. Dimensi Responsiveness (Cara Pemberian layanan)
Dimensi Responsiveness (Cara Pemberian Layanan) yaitu sikap tanggap pegawai dalam memberikan pelayanan yang dibutuhkan dan dapat menyelesaikan pelayanan dengan cepat sesuai jangka waktu yang telah dijanjikan. Kecepatan pelayanan yang diberikan merupakan sikap tanggap
dari petugas dalam pemberian pelayanan yang dibutuhkan. Sikap tanggap ini berkaitan dengan akal dan cara berfikir pegawai yang ditunjukkan pada pelanggan. Untuk mengukur dimensi Responsiveness dalam upaya mengatasi kualitas pelayanan publik di Kantor Administrasi Pertanahan Kabupaten Enrekang dapat diukur melalui indikator sebagai berikut :
a. Kesanggupan Petugas dalam melayani masyarakat
Kesanggupan Petugas dalam melayani masyarakat itu hal yang wajib dimiliki oleh petugas Pelayanan di dinas terkhusus bagi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang dimana setiap saat akan berhadapan dengan masyarakat yang ingin diselesaikan masalahnya tentang pertanahan dan tidak sedikit masyarakat yang mengalami masalah tersebut maka dari itu pegawai layanan wajib merespon pengguna layanan yang datang. Pengguna layanan akan merasa dihargai oleh pegawai layanan ketika pegawai pelayanan dapat memberikan respon yang baik. Merespon pengguna layanan dapat menimbulkan efek positif bagi kualitas pelayanan publik di kantor Kecamatan Pengasih. Pegawai merespon dan tanggap dengan para pengguna layanan yang ingin mendapatkan pelayanan ini dibuktikan ketika pengguna layanan yang sudah selesai mendapatkan pelayanan, pegawai langsung memanggil antrian selanjutnya dan bertanya apa keperluan yang diperlukan.