• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan

Dalam dokumen KABUPATEN ENREKANG (Halaman 124-131)

BAB IV HASI PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

1. Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kabupaten Enrekang

Kualitas pelayanan publik merupakan usaha untuk memenuhi segala sesuatu yang berhubungan dengan produksi, jasa, manusia, proses, lingkungan, dan yang menjadi kebutuhan serta keinginan konsumen baik itu berupa barang dan jasa yang diharapkan dapat memenuhi harapan dan kepuasan masyarakat sebagai pelanggan. Kualitas pelayanan secara umum harus memenuhi harapan-harapan pelanggan dan memuaskan kebutuhan mereka. Namun, demikian meskipun definisi ini berorientasi pada pengguna layanan, tidak berarti bahwa dalam menentukan kualitas

pelayanan penyedia jasa pelayanan harus menuruti semua keinginan konsumen. Kualitas pelayanan dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi pengguna layanan atas pelayanan yang mereka terima dengan pelayanan yang sesungguhnya mereka harapkan. Pelayanan yang berkualitas dapat dinilai dari dimensi-dimensi Pelayanan sebagai berikut :

Dimensi Tangible (Berwujud) Dimensi ini merupakan kemampuan suatu penyedia layanan dalam menunjukkan eksistensinya pada masyarakat. Penampilan dan kemampuan sarana dan prasarana fisik perusahaan dan keadaan lingkungan sekitarnya adalah bukti nyata dari pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa yang meliputi fasilitas fisik tempat pelayanan tersebut, teknologi (peralatan dan perlengkapan yang dipergunakan) serta penampilan pegawai dalam melayani pengguna layanan. Secara singkat dapat diartikan sebagai penampilan fasilitas fisik, peralatan, dan personil.

Pada penelitian ini, dimensi tangible ditentukan oleh indikator- indikator yaitu Sarana dan prasarana, Fasilitas di kantor Pertanahan untuk kenyamanan masyarakat dan Aturan petugas dalam pelayanan

Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kabupaten enrekang sudah menerapkan dimensi Tangible beserta indikatornya. Penilaian kualitas Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan Di Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang yang sudah berjalan sesuai harapan masyarakat dalam dimensi ini antara lain Penyediaan layanan secara daring untuk

memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan dan aplikasi yang digunakan yang saat ini banyak digunakan masyarakat adalah HT, EL, Aplikasi Sentuh tanahku dengan tujuan mempermudah masyarakat pengurusan dan ruang tunggu bagi masyarakat dengan Fasilitas AC, Laktasi dan Bermain Mini disiapkan di kantor Administrasi Pertanahan kabupaten enrekang kemudian para pegawai menjelaskan kepada masyarakat sesuai dengan SOP dan menerangkan dengan ramah dan sejelas mungkin tentang pengurusan di Administrasi Pertanahan kabupaten Enrekang dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di kabupaten enrekang sangat baik di dimensi Tangible

Pada penelitian ini, dimensi Reliability (Keandalan) ditentukan oleh indikator-indikator yaitu Persiapan Petugas dalam Pelayanan, keandalan para petugas dalam pelayanan, dan cara yang diandalkan para pegawai dalam pelayanan

Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sudah menerapkan dimensi Reliability beserta indikatornya. Penilaian Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan Di Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang yang sudah berjalan sesuai harapan masyarakat dalam dimensi ini antara lain para petugas mengerti apa yang akan di jelaskan dan memiliki cara komunikasi yang baik kepada masyarakat kemudian dapat berbicara dengan jelas, rinci simple dalam menjelaskan komunikasi verbal yang baik kepada masyarakat. Dan buku kontrol baik manual maupun

dalam bentuk digital untuk meninjau progress penyelesaian pekerjaan dan saran biasanya lebih baik diakses permohonan agar tidak perlu ke kantor dan hal ini dapat mempermudah bagi masyarakat maupun Para Pegawai Administrasi Pertanahan Kabupaten Enrekang dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di kabupaten enrekang sangat baik di dimensi Reliability

Pada penelitian ini, Dimensi Responsiveness (Cara Pemberian layanan) ditentukan oleh indikator-indikator yaitu Kesanggupan Petugas dalam melayani masyarakat, cara pemberitahuan Informasi Kepada masyarakat dan pendekatan para petugas dalam melayani keluhan masyarakat

Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sudah menerapkan dimensi Responsiveness beserta indikatornya. Penilaian Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan Di Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang yang sudah berjalan sesuai harapan masyarakat dalam dimensi ini antara lain para pegawai telah melakukan Komunikasi yang mudah dipahami masyarakat dan memiliki integritas kemudian keterbukaan informasi, memasang papan SOP di loket dan membuat sosial media di antaranya FB, IG, Twitter dan Youtube dan melayani dengan ramah dan menerapkan 5S dan limaS itu dimaksut adalah Salam, Senyum, Sapa, Sopan dan Santun dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di kabupaten enrekang sangat baik di dimensi Responsiveness

Pada penelitian ini, Dimensi Assurance (Keyakinan dan kepercayaan) ditentukan oleh indikator-indikator yaitu budaya kerja petugas dalam pelayanan, aturan untuk keamanan masyarakat dalam pelayanan dan Sanksi Pegawai dalam Pelanggaran SOP

Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sudah menerapkan dimensi Assurance beserta indikatornya. Penilaian Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan Di Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang yang sudah berjalan sesuai harapan masyarakat dalam dimensi ini antara lain para pegawai Melakukan Sesuai SOP dengan Bersikap Sopan/Santun, Profesional dalam Pelayanan dan terpercaya (menjelaskan informasi yang benar dan sesuai SOP) kemudian menjaga wibawa dengan bekerja sesuai dengan SOP dan Bila memunkinkan pelayanan dan pembayaran kami peradaban secara online dan bila ada pegawai melakukan kesalahan maka kami akan segera menegur dan mengevaluasi petugas tersebut dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di kabupaten enrekang sangat baik di dimensi Assurance

Pada penelitian ini, Dimensi Empathy/Empathy (Respon Afektif) (Keyakinan dan kepercayaan) ditentukan oleh indikator-indikator yaitu Sikap Tegas dalam pelayanan, Sikap tegas kepada pegawai yang tidak konsisten terhadap pelayanan dan Respon Petugas Terhadap Keluhan Masyarakat

Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sudah menerapkan dimensi Emphaty/Empati beserta indikatornya. Penilaian Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan Di Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang yang sudah berjalan sesuai harapan masyarakat dalam dimensi ini antara lain para pegawai Melakukan Pekerjaan dengan bersikap ramah atau membimbing masyarakat agar tidak terjadi kesalahan dalam dalam pengurusan tetap sopan dan sikap dalam menanggapi kemudian mengambil tindakan pertama yaitu menegur dan mengevaluasi kembali agar tidak mengulanginya lagi dan paham tentang aturan dan pekerjaanya kemudian terpercaya, profesional dalam menjelaskan, menindaklanjuti keluhan masyarakat dan memberikan solusi atau penyelesaian masalahnya

Faktor Pendukung Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan sudah sangat baik sesuai dengan hasil wawancara dimana dinas menggunakan atau memanfaatkan perkembangan teknologi bagi pegawai dan masyarakat yang Didukung dengan aplikasi Mobile, Aplikasi Sentuh Tanahku di Google dan Memudahkan Masyarakat dalam hal pengecekan berkas,Sosialisasi masyarakat tentang aplikasi sentuh tanahku, Program PTSL (Pendaftaran tanah Sistematis Lengkap) Pemungutan Biayanya : Rp.

250.000/Bidang Maksimal dan Pengecekan Sertifikat tanah Secara Online hal ini menunjukkan hasil dari penelitian menunjukkan dengan sangat baik

Faktor Penghambat Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan dalam penelitian ini ada beberapa yang menjadi kendala bagi Administrasi

Pertanahan di antaranya yaitu Pemikiran Pemikiran Negatif masyarakat terhadap instansi contoh masyarakat mengira di persulit dalam pengurusan, Jaringan tidak terlalu baik,Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai aturan (kelengkapan Berkas) dan Masalah Jaringan Internet (Serba Digital) hal ini dapat membuat kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan menjadi kurang baik

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Adapun kesimpulan dari skripsi in diantaranya sebagai berikut

1. Pada penelitian ini, dimensi tangible ditentukan oleh indikator-indikator yaitu Sarana dan prasarana, Fasilitas di kantor Pertanahan untuk kenyamanan masyarakat dan Aturan petugas dalam pelayanan, dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sangat baik di dimensi tangible, dimensi Reliability (Keandalan) ditentukan oleh indikator-indikator yaitu Persiapan Petugas dalam Pelayanan, keandalan para petugas dalam pelayanan, dan cara yang diandalkan para pegawai dalam pelayanan dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sangat baik di dimensi Reliability, Dimensi Responsiveness (Cara Pemberian layanan) ditentukan oleh indikator-indikator yaitu Kesanggupan Petugas dalam melayani masyarakat, cara pemberitahuan Informasi Kepada masyarakat dan pendekatan para petugas dalam melayani keluhan masyarakat dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sangat baik di dimensi Responsiveness, Dimensi Assurance (Keyakinan dan kepercayaan) ditentukan oleh indikator-indikator yaitu budaya kerja petugas dalam pelayanan, aturan untuk keamanan masyarakat dalam pelayanan dan

120

Sanksi Pegawai dalam Pelanggaran SOP dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sangat baik di dimensi Assurance, Dimensi Empathy/Empathy (Respon Afektif) (Keyakinan dan kepercayaan) ditentukan oleh indikator-indikator yaitu Sikap Tegas dalam pelayanan, Sikap tegas kepada pegawai yang tidak konsisten terhadap pelayanan dan Respon Petugas Terhadap Keluhan Masyarakat dari hasil wawancara yang didapatkan tentang kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sangat baik di dimensi Emphaty, dari kelima dimensi yang digunakan dalam wawancara masuk kategori sangat baik jadi kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan di Kabupaten Enrekang sangat baik

2. Faktor Pendukung Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan sudah sangat baik sesuai dengan hasil wawancara dimana dinas menggunakan atau memanfaatkan perkembangan teknologi bagi pegawai dan masyarakat dan Faktor Penghambat Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan dalam penelitian ini ada beberapa yang menjadi kendala sehingga dapat membuat kualitas Administrasi Administrasi Pertanahan menjadi kurang baik

B. Saran

Adapun beberapa saran yang dituangkan oleh peneliti dalam skripsi ini sebagai berikut :

1. Disarankan kepada pemerintah setempat dan instansi lainya agar Kantor pertanahan bisa dijadikan sebagai patokan dalam pelayanan publik karena instansi tersebut dapat mempertahankan citra yang baik kepada masyarakat

2. Di sarankan kepada Admisntrasi pertanahan agar dapat mengkaji lebih dalam lagi tentang masalah masyarakat yang berkaitan tentang persoalan tanah

3. Disarankan kepada peneliti selanjutnya agar dapat lebih mengembangkan lagi hasil penelitian ini dan bisa mencari masalah baru yang dapat memunculkan solusi bagi instansi di dinas Kabupaten Enrekang maupun instansi luar Kabupaten Enrekang

DAFTAR PUSTAKA

Ak Maulana, E Larasati. 2017. Analisis Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kecamatan Klari Kabupaten Karawang. Diponegoro.

Universitas Diponegoro.

A.S. Moenir, 2010. Manajemen Pelayanan Umum Di Indonesia. Bumi Aksara:

Jakarta. Hlm 88.

Boedi Harsono. 2005. Hukum Agraria Indonesia Sejarah Pembentukan Undang- Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya. Jakarta: Penerbit Djambatan.

Burhan Bungin,2001, Metodologi penelitian social : format-format Kuantitatif dan kualitatif, Airlangga University Press, Surabaya.

Boediono,B. 2003. Pelayanan Prima Perpajakan. Jakarta: Rineka Cipta.

Firmansyah. Analisis Pelayanan Publik (Studi Pelayanan Administrasi Pertahanan dalam Pengurusan Surat Keterangan Riwayat Penguasaan/Pengelolaan Tanah di Kelurahan Air Raja Kecamatan Tanjung pinang Timur).Kepulauan Riau: Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang.

Fitriani. 2014. Manajemen Pelayanan Publik Dalam Pengurusan Sertifikat Tanah di Kantor Pertanahan. Makassar. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Hardiyansyah. 2011. Kualitas Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gava Media.

Husni Thamrin. 2013. Hukum Pelayanan Publik, Aswaja Pressindo. Yogyakarta.

https://www.pahlevi.net. Pengertian Pelayanan, Jenis jenis.2019.

ISLAM, A. F. 2017. Analisis Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pinrang (Doctoral dissertation).

Sulawesi Selatan: Universitas Hasanuddin.

Kasmir. 2010. Manajemen Perbankan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Karthi Nisjar. 1991. Beberapa Catatan tentang Good Governance – Jurnal Administrasi Pembangunan. Volume 1 Nomor 2.

Kec-pule.trenggalekkab.go.id

Mulyadi, Deddy.2015. Studi Kebijakan Publik dan Pelayanan publik. Bandung:

Alfabeta.

Moenir., H. (2002). Manajemen pelayanan umum di indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Mahardika, & Farida. 2013. Capital Adequacy, Loan Deposit Ratio dan Non Performing Loan Terhadap Profitability. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Moenir. 2006. Manajemen Pelayanan Umum. Jakarta: Bumi Aksara.

Pamudji. 1986. Ekologi Administrasi Negara. Jakarta: Bina Aksara.

Purwiyanto, Lantara, & Akhmad. 2018. Analisis Pelayanan Administrasi Pertanahan Di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Pacitan.

Yogyakarta : STIE Widya Wiwaha.

Repository. Unpas.ac.id

Ridwan Juniarso, dkk. 2009. Hukum Administrasi Negara dan Kebijakan Pelayanan Publik. Bandung: Nuansa.

Irwansyah Asmawi. 2011. Kepemimpinan dalam pelayanan publik. Jakarta:

STIA-LAN.

Sugiyono, dkk. 2017. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sinambela, Lijan Poltak, dkk, 2006. Reformasi Pelayanan Publik, Teori, dan Kebijakan. Jakarta: Bumi Aksara.

Sinambela, L. D. (2011). Reformasi pelayanan publik. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. 2012. Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, R & D, JI.

Gegerkalong Hilir No. 84. Bandung: Alfabeta.

Tjiptono, Fandy.2011.strategi pemasaran. Edisi pertama. Andi Offset.

Yogyakarta.

Tjiptono. 2011. Strategi Pemasaran. Edisi Pertama. Andi Offset. Yogyakarta.

Tim Penyusun. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

DOKUMEN PUBLIK

Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Dasar Pokok – Pokok Agraria ( UUPA ).

Peraturan Menteri Negara Agraria/ Kepala badan pertanahan nasional Nomor 3/1997 tentang petunjuk pelaksanaan PP Nomor 24 Tahun 1997 tentang pendaftaran tanah.

Undang – Undang No 12 Tahun 2008 Tentang Pemerintahan Daerah.

Peraturan pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Mekanisme Pendaftaran Tanah.

UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Pengawai Negeri Sipil.

Peraturan Pemerintah Nomor 128 Tahun 2015 Tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP ).

LAMPIRAN

PEDOMAN WAWANCARA

TANGIBLES ( KEMAMPUAN DALAM MEMBERIKAN LAYANAN) 1. Apa saja sarana Prasarana yang dipergunakan dalam pelayanan agar

pelayanan bisa cepat dan tepat?

2. seperti apa kualitas pelayanan berupa fasilitas fisik penunjang agar masyarakat yang diberi pelayanan nyaman untuk dalam ruang tunggu pelayanan?

3. seperti apa aturan yang ditetapkan petugas pelayanan agar masyarakat yang dilayani nyaman terhadap petugas yang melayani?

RELIABILITY (KEANDALAN)

1. Bagaimana persiapan petugas yang diberi tugas pelayan agar cara melayaninya disukai oleh masyarakat yang dilayani?

2. seperti apa cara yang jadi kehandalan petugas pelayanan agar masyarakat puas terhadap pelayanan?

3. bagaimana cara yang diandalkan instansi agar pelayanan bisa cepat dan tepat sesuai waktu yang dijanjikan?

RESPONSIVENESS (CARA PEMBERIAN LAYANAN)

1. Bagaimanakah dinas terkait dalam melihat kesanggupan petugas yang diberikan amanah untuk melayani agar cepat dan tanggap melayani permintaan masyarakat yang dilayani?

2. Bagaimana cara dinas terkait untuk memberikan pemberitahuan tentang informasi pelayanan agar masyarakat yang dilayani mengetahui aturan untuk dilayani?

3. Bagaimana kesediaan petugas pelayanan dalam memberi bantuan kepada masyarakat dan terlihat tidak pernah sibuk melayani permintaan

masyarakat?

ASSURANCE (KEYAKINAN DAN KEPERCAYAA)

1. Seperti apa budaya kerja petugas pelayanan agar tercipta keramahan serta sopan santun kepada masyarakat yang diberi pelayanan?

2. cara apa yang ditetapkan atau aturan yang ditetapkan agar masyarakat merasa aman ketika diberikan pelayanan?

3. ketika ada petugas yang melakukan pelanggaran seperti memperlihatkan sikap yang tidak ramah ataupun sopan kepada masyarakat yang dilayani, seperti apa sanksi yang diberikan kepada petugas tersebut?

EMPATHY/ EMPATHY (RESPON AFEKTIF)

1. Bagaimana sikap tegas petugas pelayanan agar masyarakat yang dilayani tetap merasa nyaman dalam pelayanan?

2. bagaimana sikap tegas dinas terkait apabila ada petugas yang terlihat memberikan pelayanan khusus kepada keluarga atau kerabatnya?.

3. seperti apa pendekatan petugas pelayanan dalam melayani agar cepat dan tepat melayani keluhan masyarakat yang dilayani?

Pendidikan : D3 Ekonomi

Tempat : Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang Tanggal : 4 Januari 2021

Waktu : Jam 11:30-03.00 Wita

Transkrip Wawancara

No Fokus Pertanyaan Jawaban Kesimpulan

1 Sarana dan prasarana yang di gunakan pegawai

Apa saja sarana Prasarana yang dipergunakan dalam pelayanan agar pelayanan bisa cepat dan tepat?

Kami menyiapkan ruang yang nyaman, Informasi yang jelas dan petugas yang berintegritas

Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang telah menyiapkan informasi dan ruang tunggu demi kenyamanan masyarakat yang mengurus

2 Kualitas bagi Tempat pelayanan bagi masyarakat di ruang tunggu

seperti apa kualitas pelayanan berupa fasilitas fisik

Kami menyiapkan ruang tunggu bagi masyarakat dengan Fasilitas AC, Laktasi dan Bermain Mini

Kualitas Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang Sudah sangat baik karena sudah

diberi pelayanan nyaman untuk dalam ruang tunggu

pelayanan?

nyaman dalam mengurus

3 Aturan yang memberikan

kenyaman Pelayanan Bagi Masyarakat

seperti apa aturan yang ditetapkan petugas pelayanan agar masyarakat yang dilayani nyaman terhadap petugas yang melayani?

Kami memberikan Masyarakat syarat kelengkapan berkas di lengkapi permohonanya

Karyawan Kantor Pertanahan

Kabupaten Enrekang

memberikan arahan tentang kelengkapan berkas yang dilengkapi untuk mengajukan permohonan

4 Persiapan Petugas Dalam Pelayanan

Bagaimana persiapan petugas yang diberi

Bersipat Ramha, Berpakaian Rapi Dan Murah Seyum

Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang Memiliki

disukai oleh masyarakat yang dilayani?

5 Keandalan para Petugas Dalam Pelayanan

seperti apa cara yang jadi kehandalan petugas pelayanan agar masyarakat puas terhadap pelayanan?

Melayani, Profesional dan terpercaya Keandalan petugas Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang tidak lain adalah sikap yang dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat

6 Cara Istansi cepat dan tepat sesuai waktu yang dijanjikan dalam Pelayanan

bagaimana cara yang diandalkan instansi agar pelayanan bisa cepat dan tepat sesuai waktu yang

dijanjikan?

Kami kan segera menyelesaikan pekerjaan sehingga pekerjaan dapat selesai tepat waktu

Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang tidak menunda pekerjaan bila ada masyarakat datang untuk mengurus

kesanggupan petugas yang diberikan amanah untuk melayani agar cepat dan tanggap melayani permintaan

masyarakat yang dilayani?

memiliki integritas komunikasi dengan masyarakat menggunakan kata susah dimengerti oleh masyarakat

8 Cara penyampaian informasi kepada masyarakat agar bisa di dimengerti

Bagaimana cara dinas terkait untuk

memberikan

pemberitahuan tentang

Mmeberikan syrat yang menunjang berkas Karyawan Kantor Pertanahan

Kabupaten Enrekang

memberikan syarat yang harus dilengkapi oleh masyarakat

dilayani mengetahui aturan untuk dilayani?

9 Kesiapan petugas dalam memberikan bantuan pelayanan

Bagaimana kesediaan petugas pelayanan dalam memberi bantuan kepada masyarakat dan terlihat tidak pernah sibuk melayani permintaan masyarakat?

Menyediakan contoh kelengkapan berkas yang dibutuhkan oleh masyarakat

Karyawan Kantor Pertanahan

Kabupaten Enrekang

menyiapkan berkas yang bisa digunakan masyarakat dalam melengkapi berkas

10 Budaya kerja Petugas dalam pelayanan untuk menciptakan keramahan

Seperti apa budaya kerja petugas pelayanan agar

Senyum, Sapa Sopan Budaya Karyawan Kantor

Pertanahan Kabupaten Enrekang tidak lain adalah tingkah laku

kepada masyarakat yang diberi

pelayanan?

mengurus

11

Cara yang di tetapkan agar aman

cara apa yang

ditetapkan atau aturan yang ditetapkan agar masyarakat merasa aman ketika diberikan pelayanan?

Melayani Terpercaya dan profesional Karyawan Kantor Pertanahan

Kabupaten Enrekang

memperlihatkan sikap baik yang tidak lain adalah tingkah laku yang dapat memberikan kenyaman bagi masyarakat saat mengurus

12 Sangsi petugas yang melakukan

pelanggaran

ketika ada petugas yang melakukan pelanggaran seperti memperlihatkan sikap

Ditegur dan DInasehati Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang akan mendapatkan teguran dan dinasehati agar tidak mengulanginya lagi

masyarakat yang dilayani, seperti apa sanksi yang diberikan kepada petugas tersebut?

13 Sikap tegas dalam Pelayanan yang tetap membuat masyarakat nyaman

Bagaimana sikap tegas petugas pelayanan agar masyarakat yang dilayani tetap merasa nyaman dalam pelayanan?

Memberikan Informasi tanpa mengurangi atau menambahkan

Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten enrekang siap memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat dalam pelayanan

14 Sikap tegas dalam pelayanan apabila ada

bagaimana sikap tegas dinas terkait apabila

Tergantung Pelayanan Khusus Seperti Apa Sikap tegas yang dimaksud adalah petugas yang memiliki

pelayanan khusus kepada keluarga atau kerabatnya?.

melakukan pelanggaran

15 Pendekatan petugas dalam pelayanan dalam pelayanan

seperti apa pendekatan petugas pelayanan dalam melayani agar cepat dan tepat melayani keluhan masyarakat yang dilayani?

Memberikan pemahaman yang mudah dimengerti masyarakat

Pendekatan yang dilakukan dengan Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang tidak lain adalah dengan menjelaskan agar masyarakat pahaman yang dimaksud petugas

Pendidikan : D3 Ekonomi

Tempat : Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel Tanggal : 4 Januari 2021

Waktu : Jam 11:30-03.00 Wita

Transkrip Wawancara

No Fokus Pertanyaan Jawaban Kesimpulan

1 Sarana dan prasarana yang di gunakan pegawai

Apa saja sarana Prasarana yang dipergunakan dalam pelayanan agar pelayanan bisa cepat dan tepat?

Dalam hal mempermudah pegurusan kami meyediakan layanan secara daring untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan dan aplikasi yang di guanakan yang saat ini banyak di guanakan masyarakat adalah HT, EL, Aplikasi Sentuh tanahku

Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang telah menyiapkan aplikasi yang bisa di gunakan masyarakat dalam pengurusan

2 Kualitas bagi Tempat pelayanan bagi masyarakat di ruang tunggu

seperti apa kualitas pelayanan berupa fasilitas fisik

Kami menyediakan Nomor Antrian, Ruang tunggu ber AC Kursi Roda Bagi Penyandang disabilitas, Ruang Laktasi dan Ruang

Kualitas Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang Sudah sangat baik karena sudah dilengkapi beberapa peralatan

diberi pelayanan nyaman untuk dalam ruang tunggu

pelayanan?

3 Aturan yang memberikan

kenyaman Pelayanan Bagi Masyarakat

seperti apa aturan yang ditetapkan petugas pelayanan agar masyarakat yang dilayani nyaman terhadap petugas yang melayani?

Dalam pelayanan kami menerapkan 3 hal senyum salam sapa sopan kepada publik dengan tujuan pencitraan pelayanan di instansi kami

Karyawan Kantor Pertanahan

Kabupaten Enrekang

memberikan arahan tentang kelengkapan berkas yang dilengkapi untuk mengajukan permohonan

4 Persiapan Petugas Dalam Pelayanan

Bagaimana persiapan petugas yang diberi tugas pelayan agar

Menerapkan 5 s Yaitu Salam, Sopan, Senyum Sapa dan santun

Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang Memiliki sifat yang mencerminkan untuk

masyarakat yang dilayani?

5 Keandalan para Petugas Dalam Pelayanan

seperti apa cara yang jadi kehandalan petugas pelayanan agar masyarakat puas terhadap pelayanan?

Melayani dengan Efisien dan Efektif Sesuai dengan SOP

Keandalan petugas Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang tidak lain adalah sikap yang dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat

6 Cara Istansi cepat dan tepat sesuai waktu yang dijanjikan dalam Pelayanan

bagaimana cara yang diandalkan instansi agar pelayanan bisa cepat dan tepat sesuai waktu yang

dijanjikan?

Menyediakan layanan Kontak Service, Melayani sesuai nomor antrian berdasarkan SOP

Karyawan Kantor Pertanahan Kabupaten Enrekang melayani dengan konsisten sesuai SOP yang telah diperlakukan

Dalam dokumen KABUPATEN ENREKANG (Halaman 124-131)

Dokumen terkait