BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
kerja, mengkoordinir dan mengendalikan pemantauan tugas-tugas seluruh kegiatan dalam pengelolaan sistem distribusi, mengkoordinir dan mengendalikan kegiatan monitoring, pemeliharaan, perbaikan dan pergantian pipa transmisi termasuk perlengkapan mekanikal dan elektrikal, mengkoordinir penyelenggaraan pemasangan jaringan perpipaan yang dilaksankan oleh PDAM maupun pihak ketiga, mengkoordinir dan mengendalikan pelaksanaan pemutusan saluran air minum pelanggan dan non pelanggan yang bermasalah, evaluasi penggunaan biaya operasional di bagian distribusi dan instalasi agar menjadi efisien dan efektif, dan melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh direktur teknik.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di Kantor Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar dengan 116 responden melalui penyebaran kuesioner, maka karateristik responden dapat digambarkan sebagai berikut.
a. Jenis Kelamin
Jenis kelamin dari responden dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui berapa banyak laki-laki dan perempuan yang menjadi responden dalam penelitian ini. Berikut ini data merupakan responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
Tabel 4.1
Karateristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Sumber: Data Primer Diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.1 menunjukkan bahwa komposisi responden berdasarkan jenis kelamin terlihat bahwa responden laki-laki sebanyak 30 orang dengan persentase 51% dan responde perempuan sebanyak 28 orang dengan persentase 49%. Komposisi tersebut memberikan gambaran bahwa karakteristik
No. Jenis Kelamin Jumlah Persentase
1. Laki-laki 30 51%
2. Perempuan 28 49%
Total 58 100%
jenis kelamin sampel jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan jumlah perempuan.
Tabel 4.2
Karakteristik Responden berdasarkan Jenis Kelamin Responden Masyarakat
Sumber: Data Primer Diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.2, dapat diketahui jenis kelamin laki-laki sebanyak 27 orang dengan presentase 44% dan perempuan sebanyak 31 orang dengan presentase 56%, hal ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat yang menjadi responden adalah laki-laki.
b. Usia
Usia dari responden yang di intervalkan mulai dari usia yang muda sampai dengan yang tua. Berikut ini merupakan data responden berdasarkan usia dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
No Jenis Kelamin Jumlah Persentase
1 Laki-laki 27 44%
2 Perempuan 31 56%
Total 58 100%
Tabel 4.3
Karakteristik Responden Pegawai Berdasarkan Usia
Sumber : Data Primer Diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.3, mengemukakan tentang usia responden yang paling mendominasi yaitu pada usia 21-30 tahun yaitu sebanyak 30 orang atau responden dengan presentase 53% dengan total responden sebanyak 58 orang atau responden. Kemudian disusul dengan usia 31-40 tahun sebanyak 10 orang atau responden dengan presentase 20%, untuk untuk usia 41-50 tahun berjumlah 10 0rang atau responden dengan presentase yaitu 16%, sedangkan > 51 berjumlah 8 orang dengan persentase 11%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kriteria responden berndasarkan usi dominan 21-30 tahun.
No Usia Frekuensi Presentase
1 <20 0 0%
2 21-30 Tahun 30 53%
3 31-40 Tahun 10 20%
34 41-50 Tahun 10 16%
5 >5 8 11%
Total 58 100%
Tabel 4.4
Karakteristik Responden Mayarakat Berdasarkan Usia
No. Umur Jumlah Persentase
1. <20 0 0%
2. 21-30 Tahun 37 74%
3. 31-40 Tahun 12 16%
4. 41-50Tahun 9 10%
5. 51Tahun 0 0%
Total 58 100%
Sumber: Data Primer Diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.4, menjelaskan tentang usia responden yang paling mendominasi yaitu pada usia 41-50 tahun yaitu sebanyak 9 orang atau responden dengan presentase 10% dengan total responden sebanyak 58 orang atau responden. Kemudian disusul dengan usia 31-40 tahun berjumlah 12 orang atau responden dengan presentase 16%, sedangkan pada usia 41-50 tahun sebanyak 37orang dengan presentase 74%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usia dominan masyarakat yaitu usia 21-30 Tahun.
c. Analisis Data
Penelitian tentang Pengaruh Pengembangan Kapasitas Pegawai Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar dilakasanakan pada tanggal 04 Agustus s/d 31 September 2020. Adapun yang menjadi responden dalam penelitia ini adalah Pegawai pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar yang berjumlah 58orang dan masyarakat yang berjumlah 58 orang.
a) Uji Validitas
Instrumen penelitian dikatakan valid jika nilai r hitung (nilai Pearson Correlation) >r tabel (nilai r tabel untuk 58 orang responden =0.25)
Juga dikatakan valid jika nilai r hitung (nilai Sig. (2-tailed))< r kritis (= 0.05). Berikut adalah hasil pengujian validitas menurut variabel masing-masing.
Tabel 4.5
Hasil Uji Validitas Instrumen Penelitian Variabel Kapasitas Pegawai (X)
Re sp.
r hitung nilai Pearson Correlation
r tabel
r hitung nilai Sig. (2- tailed)
r kritis Keputusa n
1. 0.723 0.25 0.000 0.05 Valid
2. 0.577 0.25 0.000
0.05 Valid
3. 0.609 0.25 0.000
0.05 Valid
4. 0.473 0.25 0.000
0.05 Valid
5. 0.785 0.25 0.000
0.05 Valid
6. 0.645 0.25 0.000
0.05 Valid
7. 0.498 0.25 0.000 0.05 Valid
8. 0.650 0.25 0.000 0.05 Valid
9. 0.598 0.25 0.000 0.05 Valid
10. 0.556 0.25 0.000 0.05 Valid
11. 0.496 0.25 0.000 0.05 Valid
12. 0.668 0.25 0.000 0.05 Valid
Sumber: Data Primer Diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.5 di atas hasil pengujian validitas instrumen Kapasitas Pegawai (X) dapat dijelaskan bahwa 12 item pertanyaan semuanya valid, karena angka korelasi yang diperoleh dibawah taraf signifikan 5% (0,05) atau r hitung r tabel.
Tabel 4.6
Hasil Uji Validitas Instrumen Penelitian Variabel Pelayanan Publik (Y)
Resp.
r hitung nilai Pearson Correlation
r table
r hitung nilai Sig. (2-
tailed)
r kritis Keputusan
1. 0.515 0.25 0.000 0.05 Valid
2. 0.431 0.25 0.001
0.05 Valid
3. 0.557 0.25 0.000
0.05 Valid
4. 0.452 0.25 0.000
0.05 Valid
5. 0.502 0.25 0.000
0.05 Valid
6. 0.586 0.25 0.000
0.05 Valid
7. 0.552 0.25 0.000 0.05 Valid
8. 0.330 0.25 0.011 0.05 Valid
9. 0.370 0.25 0.004 0.05 Valid
10. 0.529 0.25 0.000 0.05 Valid
11. 0.506 0.25 0.000 0.05 Valid
12. 0.329 0.25 0.012 0.05 Valid
Sumber: Data Primer Diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.6 di atas hasil pengujian validitas instrumen Pelayanan Publik (Y) dapat dijelaskan bahwa 12 item pertanyaan semuanya valid, karena angka korelasi yang diperoleh dibawah taraf signifikan 5% (0,05) atau r hitung r tabel.
b) Uji Reabilitas
Tabel 4.7
Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian Variabel Kapasitas Pegawai(X)
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha
N of Items
.841 12
Sumber: Data Primer Diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.7 di atas maka dapat diketahui nilai koefisien Alpha adalah sebesar 0,841. Suatu variabel dikatakan reliable jika nilai alphanya lebih dari 0,7 sehingga instrumennya reliable.
Hasil pengujian reliabilitas instrumen yang hasilnya reliabel mengandung pengertian bahwa apabila instrumen pada suatu saat akan digunakan kembali untuk mengukur variabel tang sama, yaitu Kapasitas Pegawai (X) maka hasilnya relatif akan sama.
Case Processing Summary
N %
Cases
Valid 58 100.0
Excludeda 0 .0
Total 58 100.0
Tabel 4.8
Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian Variabel Pelayanan Publik (Y)
Case Processing Summary
N %
Cases
Valid 58 100.0
Excludeda 0 .0
Total 58 100.0
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha
N of Items
.748 12
Sumber: Data Primer Diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.8 di atas maka dapat diketahui nilai koefisien Alpha adalah sebesar 0,748. Suatu variabel dikatakan reliable jika nilai alphanya lebih dari 0,7 sehingga instrumennya reliable.
Hasil pengujian reliabilitas instrumen yang hasilnya reliabel mengandung pengertian bahwa apabila instrumen pada suatu saat akan digunakan kembali untuk mengukur variabel tang sama, yaitu Kapasitas Pelayanan Publik (Y) maka hasilnya relatif akan sama.
1. Hasil Analisis Deskriptif
a. Analisis Deskriptif Kapasitas Pegawai (X)
Kapasitas merupakan upaya yang dilakukan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance). Pendidikan, pelatihan, pengembangan, dan kualitas aparatur memiliki pengaruh terhadap kualitas pelayanan. Lebih lanjut dikatakan bahwa kapasitas pegawai
dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ektrinsik pegawai. Setelah keseluruhan data yang diperoleh pada saat penelitian dari hasil kuesioner dikumpulkan, maka tahap selanjutnya yaitu melakukan analisis data tentang variabel X “Kapasitas Pagawai”. Adapun indikator kapasitas pegawai yaitu sebagai berikut:
1)Diklat Prajabatan
Diklat Pra Jabatan adalah suatu pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada pegawai PERUMDA Kota Makassar untuk memberikan:
(1) Pengetahuan dalam pembentukan wawasan kebangsaan, (2) Kepribadian, (3) Etika ASN, (4) Pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, (5) Bidang tugas, (6) Budaya organisasinya, supaya mampu melaksanakan tugas dan perannya dalam pelayanan air bersih di Kota Makassar. Untuk mengetahui pendapat responden mengenai setuju atau tidaknya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.9
Indikator Diklat Prajabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat prajabatan yang telah diikuti dapat membentuk wawasan
kebangsaan Tanggapan
Responden Skor (x) Frekuensi
(f) f.x Persentase (%)
Sangat Tidak Setuju 1 0 0 0
Tidak Setuju 2 0 0 0
Kurang Setuju 3 10 30 17
Setuju 4 38 152 66
Sangat Setuju 5 10 50 17
Total ( ∑ ) 58 232 100
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ = = 4.00
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.9 di atas dapat di simpulkan dalam indikator Diklat Prajabatan yang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 38 orang dengan presentase 66%, sedangkan yang menjawab “Sangat Setuju”
sebanyak 10 orang atau dengan presentase 17%, dan yang menjawab
“Kurang Setuju” sebanyak 10 orang atau dengan presentase 17%. Adapun hasil rata-rata skor 4.00 menunjukkan bahwa diklat prajabatan terkait diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti dapat membentuk wawasan kebangsaan masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.10
Indikator Diklat Prajabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat prajabatan yang telah diikuti dapat membentuk kepribadian
Tanggapan
Responden Skor (x) Frekuensi
(f) f.x Persentase (%)
Sangat Tidak Setuju 1 0 0 0
Tidak Setuju 2 0 0 0
Kurang Setuju 3 10 30 17
Setuju 4 38 152 66
Sangat Setuju 5 10 50 17
Total ( ∑ ) 58 232 100
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ = = 4.00
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.10 di atas dapat di simpulkan dalam indikator Diklat Prajabatan yang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 38 orang dengan presentase 66%, sedangkan yang menjawab “Sangat Setuju”
sebanyak 10 orang atau dengan presentase 17%, dan yang menjawab
“Kurang Setuju” sebanyak 10 orang atau dengan presentase 17%. Adapun hasil rata-rata skor 4.00 menunjukkan bahwa diklat prajabatan terkait
diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti dapat membentuk kepribadian masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.11
Indikator Diklat Prajabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat prajabatan yang telah diikuti dapat membentuk etika sebagai ASN
Tanggapan
Responden Skor (x) Frekuensi
(f) f.x Persentase (%)
Sangat Tidak Setuju 1 0 0 0
Tidak Setuju 2 0 0 0
Kurang Setuju 3 8 24 14
Setuju 4 38 152 66
Sangat Setuju 5 12 60 20
Total ( ∑ ) 58 236 100
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ = = 4.06
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.11 di atas dapat di simpulkan dalam indikator Diklat Prajabatan yang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 38 orang dengan presentase 66%, sedangkan yang menjawab “Sangat Setuju”
sebanyak 12 orang atau dengan presentase 20%, dan yang menjawab
“Kurang Setuju” sebanyak 8 orang atau dengan presentase 14%. Adapun hasil rata-rata skor 4.06 menunjukkan bahwa diklat prajabatan terkait diklat prajabatan yang telah pegawaiikuti dapat membentuk etika sebagai ASN masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.12
Indikator Diklat Prajabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat prajabatan yang telah diikuti dapat membentuk pengetahuan dasar
tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara Tanggapan
Responden Skor (x) Frekuensi
(f) f.x Persentase (%)
Sangat Tidak Setuju 1 0 0 0
Tidak Setuju 2 0 0 0
Kurang Setuju 3 9 27 16
Setuju 4 29 116 50
Sangat Setuju 5 20 100 34
Total ( ∑ ) 58 243 100
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ = = 4.18
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.12 di atas dapat di simpulkan dalam indikator Diklat Prajabatan yang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 29 orang dengan presentase 50%, sedangkan yang menjawab “Sangat Setuju”
sebanyak 20 orang atau dengan presentase 34%, dan yang menjawab
“Kurang Setuju” sebanyak 9 orang atau dengan presentase 16%. Adapun hasil rata-rata skor 4.18 menunjukkan bahwa diklat prajabatan terkait diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti dapat membentuk pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.13
Indikator Diklat Prajabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat prajabatan yang telah diikuti dapat membentuk bidang tugas
Tanggapan
Responden Skor (x) Frekuensi
(f) f.x Persentase (%)
Sangat Tidak Setuju 1 0 0 0
Tidak Setuju 2 0 0 0
Kurang Setuju 3 11 33 19
Setuju 4 36 144 62
Sangat Setuju 5 11 55 19
Total ( ∑ ) 58 232 100
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ = = 4.00
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.13 di atas dapat di simpulkan dalam indikator Diklat Prajabatan yang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 36 orang dengan presentase 62%, sedangkan yang menjawab “Sangat Setuju”
sebanyak 11 orang atau dengan presentase 19%, dan yang menjawab
“Kurang Setuju” sebanyak 11 orang atau dengan presentase 19%. Adapun hasil rata-rata skor 4.00 menunjukkan bahwa diklat prajabatan terkait diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti dapat membentuk bidang tugas anda masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.14
Indikator Diklat Prajabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat prajabatan yang telah diikuti dapat membentuk budaya organisasi
Tanggapan
Responden Skor (x) Frekuensi
(f) f.x Persentase (%)
Sangat Tidak Setuju 1 0 0 0
Tidak Setuju 2 0 0 0
Kurang Setuju 3 8 24 14
Setuju 4 39 156 67
Sangat Setuju 5 11 55 19
Total ( ∑ ) 58 235 100
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ = = 4.05
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.14 di atas dapat di simpulkan dalam indikator Diklat Prajabatan yang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 39 orang dengan presentase 67%, sedangkan yang menjawab “Sangat Setuju”
sebanyak 11 orang atau dengan presentase 19%, dan yang menjawab
“Kurang Setuju” sebanyak 8 orang atau dengan presentase 14%. Adapun hasil rata-rata skor 4.05 menunjukkan bahwa diklat prajabatan terkait diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti dapat membentuk budaya organisasimasuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.15
Rekapitulasi Aspek Diklat Prajabatan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar
No. Aspek Diklat Prajabatan Rata-Rata Skor 1. Diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti
dapat membentuk wawasan kebangsaan 4.00 2. Diklat prajabatan yang telah pegawaiikuti dapat
membentuk kepribadian 4.00
3. Diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti
dapat membentuk etika sebagai ASN 4.06 4.
Diklat prajabatan yang telah pegawaiikuti dapat membentuk pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara
4.18 5. Diklat prajabatan yang telah pegawaiikuti dapat
membentuk bidang tugas anda 4.00
6. Diklat prajabatan yang telah pegawaiikuti dapat
membentuk budaya organisasi 4.05
Rata-rata 4.18 Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan data tabel 4.15, dari jawaban responden tentang Diklat Prajabatan dapat dilihat dari 6 pernyataan yang diuraikan, yang pertama mengenai Diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti dapat membentuk wawasan kebangsaan mendapatkan rata-rata skor 4.00 dan masuk dalam kategori baik. Kemudian dari pernyataan kedua mengenai Diklat prajabatan yang telah pegawai ikuti dapat membentuk kepribadiandengan rata-rata skor 4.00 masuk dalam kategori baik.
Kemudian dari pernyataan ketiga mengenai Diklat prajabatan yang telah ikuti dapat membentuk etika sebagai ASNdengan rata-rata skor 4.06 masuk dalam kategori baik. Kemudian dari pernyataan keempat mengenai Diklat prajabatan yang telah ikuti dapat membentuk pengetahuan dasar
tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negaradengan rata-rata skor 4.18 masuk dalam kategori baik. Kemudian dari pernyataan kelima mengenai Diklat prajabatan yang telah ikuti dapat membentuk bidang tugasdengan rata-rata skor 4.00 masuk dalam kategori baik, sedangkan dari pernyataan keenam yaitu Diklat prajabatan yang telah ikuti dapat membentuk budaya organisasi mendapatkan rata-rata skor 4.05 masuk dalam kategori Baik.
2) Diklat Dalam Jabatan
Diklat Dalam Jabatan adalah suatu pembinaan secara menyeluruh setelah menjadi pegawai PERUMDA Kota Makassar. Diklat ini diperlukan agar dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap pegawai agar dapat melaksanakan tugas dalam pelayanan air bersih di Kota Makassar.Untuk mengetahui pendapat responden mengenai setuju atau tidaknya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.16
Indikator Diklat Dalam Jabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat dalam jabatanyang telah diikuti dapat meningkatkan
pengetahuan Tanggapan
Responden
Skor (x) Frekuensi(f) f.x Presentase
Sangat Tidak Setuju
1 0 0 0%
Tidak Setuju 2 0 0 0%
Kurang Setuju 3 10 30 17%
Setuju 4 37 148 64%
Sangat Setuju 5 11 55 19%
Total 58 233 100%
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ =
= 4.01
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.16 di atas dapat di simpulkan dalam indiator Diklat Dalam Jabatanyang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 37 orang dengan presentase 64%, sedangkan yang menjawab “Kurang Setuju”
sebanyak 10 orang dengan presentase 17%, dan yang menjawab “Sangat Setuju” sebanyak 11 orang dengan presentase 19%. Adapun rata-rata menunjukkan angka 4.01 menunjukkan bahwa indiator diklat dalam jabatan terkait diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan pengetahuan masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.17
Indikator Diklat Dalam Jabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat dalam jabatanyang telah diikuti dapat meningkatkan
keterampilan Tanggapan
Responden
Skor (x) Frekuensi(f) f.x Presentase
Sangat Tidak Setuju
1 0 0 0%
Tidak Setuju 2 0 0 0%
Kurang Setuju 3 7 21 12%
Setuju 4 40 160 69%
Sangat Setuju 5 11 55 19%
Total 58 236 100%
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ =
= 4.06
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.17 di atas dapat di simpulkan dalam indiator Diklat Dalam Jabatanyang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 40 orang dengan presentase 69%, sedangkan yang menjawab “Kurang Setuju”
sebanyak 7 orang dengan presentase 12%, dan yang menjawab “Sangat Setuju” sebanyak 11 orang dengan presentase 19%. Adapun rata-rata menunjukkan angka 4.06 menunjukkan bahwa indiator diklat dalam jabatan terkait diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan keterampilan masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.18
Indikator Diklat Dalam Jabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat dalam jabatanyang telah diikuti dapat meningkatkan sikap Tanggapan
Responden
Skor (x) Frekuensi(f) f.x Presentase
Sangat Tidak Setuju
1 0 0 0%
Tidak Setuju 2 0 0 0%
Kurang Setuju 3 11 33 19%
Setuju 4 34 102 59%
Sangat Setuju 5 13 65 22%
Total 58 200 100%
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ =
= 3.44
Sumber : Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.18 di atas dapat di simpulkan dalam indiator Diklat Dalam Jabatan yang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 34 orang dengan presentase 59%, sedangkan yang menjawab “Kurang Setuju”
sebanyak 11 orang dengan presentase 19%, dan yang menjawab “Sangat Setuju” sebanyak 13 orang dengan presentase 22%. Adapun rata-rata menunjukkan angka 3.44 menunjukkan bahwa indiator diklat dalam jabatan terkait diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan sikap masuk dalam kategori Cukup Baik.
Tabel 4.19
Indikator Diklat Dalam Jabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat dalam jabatanyang telah diikuti dapat meningkatkan tugas
Tanggapan Responden
Skor (x) Frekuensi(f) f.x Presentase
Sangat Tidak Setuju
1 0 0 0%
Tidak Setuju 2 0 0 0%
Kurang Setuju 3 18 54 31%
Setuju 4 29 116 50%
Sangat Setuju 5 11 55 19%
Total 58 225 100%
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ =
= 3.87
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.19 di atas dapat di simpulkan dalam indiator Diklat Dalam Jabatanyang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 29 orang dengan presentase 50%, sedangkan yang menjawab “Kurang Setuju”
sebanyak 18 orang dengan presentase 31%, dan yang menjawab “Sangat Setuju” sebanyak 11 orang dengan presentase 19%. Adapun rata-rata menunjukkan angka 3.87menunjukkan bahwa indiator diklat dalam jabatan terkait diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan tugas masuk dalam kategori Cukup Baik.
Tabel 4.20
Indikator Diklat Dalam Jabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat dalam jabatanyang telah diikuti dapat meningkatkan mutu
Tanggapan Responden
Skor (x) Frekuensi(f) f.x Presentase
Sangat Tidak Setuju
1 0 0 0%
Tidak Setuju 2 0 0 0%
Kurang Setuju 3 8 24 14%
Setuju 4 39 156 67%
Sangat Setuju 5 11 55 19%
Total 58 235 100%
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ =
= 4.05
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.20 di atas dapat di simpulkan dalam indiator Diklat Dalam Jabatanyang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 39 orang dengan presentase 67%, sedangkan yang menjawab “Kurang Setuju”
sebanyak 8 orang dengan presentase 14%, dan yang menjawab “Sangat Setuju” sebanyak 11 orang dengan presentase 19%. Adapun rata-rata menunjukkan angka 4.05menunjukkan bahwa indiator diklat dalam jabatan terkait diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan mutu masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.21
Indikator Diklat Dalam Jabatan. Tanggapan Responden tentang Diklat dalam jabatanyang telah diikuti dapat meningkatkan keahlian
Tanggapan Responden
Skor (x) Frekuensi(f) f.x Presentase
Sangat Tidak Setuju
1 0 0 0%
Tidak Setuju 2 0 0 0%
Kurang Setuju 3 13 39 22%
Setuju 4 35 140 60%
Sangat Setuju 5 10 50 18%
Total 58 229 100%
Rata-Rata Skor (x) = ∑ ∑ =
= 3.94
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.21 di atas dapat di simpulkan dalam indiator Diklat Dalam Jabatanyang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 35 orang dengan presentase 60%, sedangkan yang menjawab “Kurang Setuju”
sebanyak 13 orang dengan presentase 22%, dan yang menjawab “Sangat Setuju” sebanyak 10 orang dengan presentase 18%. Adapun rata-rata menunjukkan angka 3.94menunjukkan bahwa indiator diklat dalam jabatan terkait diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan keahlian masuk dalam kategori Cukup Baik.
Tabel 4.22
Rekapitulasi Aspek Diklat Dalam Jabatan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar
No. Aspek Diklat Dalam Jabatan Rata-Rata
Skor 1. Diklat dalam jabatan yang telah pegawaiikuti dapat
meningkatkan pengetahuan 4.01
2. Diklat dalam jabatan yang telah pegawaiikuti dapat
meningkatkan keterampilan 4.06
3. Diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat
meningkatkan sikap 3.44
4. Diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat
meningkatkan tugas 3.87
5. Diklat dalam jabatan yang telah pegawaiikuti dapat
meningkatkan mutu 4.05
6. Diklat dalam jabatan yang telah pegawaiikuti dapat
meningkatkan keahlian 3.94
Rata-rata 4.02 Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan data tabel 4.22, dari jawaban responden tentang Diklat Dalam Jabatan dapat dilihat dari 6 pernyataan yang diuraikan, yang pertama mengenai Diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan pengetahuan pegawai mendapatkan rata-rata skor 4.01 dan masuk dalam kategori baik. Kemudian dari pernyataan kedua mengenai Diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan keterampilan pegawaidengan rata-rata skor 4.06 masuk dalam kategori baik. Kemudian dari pernyataan ketiga mengenai Diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan sikapdengan rata-rata skor 3.44 masuk dalam kategori baik. Kemudian dari pernyataan keempat mengenai Diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat
meningkatkan tugasdengan rata-rata skor 3.87 masuk dalam kategori baik.
Kemudian dari pernyataan kelima mengenai Diklat dalam jabatan yang telah pegawaiikuti dapat meningkatkan mutudengan rata-rata skor 4.05 masuk dalam kategori baik, sedangkan dari pernyataan keenam yaitu Diklat dalam jabatan yang telah pegawai ikuti dapat meningkatkan keahlianmendapatkan rata-rata skor 3.94 masuk dalam kategori Cukup Baik.
b. Analisis Deskriptif Kualitas Pelayanan (Y)
Pelayanan publik adalah pelayanan umum, dan defenisi “pelayanan umum adalah suatu proses bantuan kepada orang lain dengan cara-cara tertentu yang memerlukan kepekaan dan hubungan interpersonal tercipta kepuasan dan keberhasilan. Dengan demikian pelayanan publik diartikan sebagai pemberian layanan (melayani) keperluan orang atau masyarakat yang mempunyai kepentingan pada suatu organisasi itu, sesuai dengan aturan pook atau tata cara yang telah di tetapkan.
1) Responsiveness
Responsivitas yaitu mengukur daya tanggap pegawai terhadap harapan, keinginan dan aspirasi serta tuntutan konsumen. Pegawai cepat tanggap dalam melayani permohonan sambungan baru, pegawai loket pembayaran rekening air bersedia menanggapi pertanyaan konsumen, pegawai siap dalam menangani keluhan konsumen, dan pegawai pencatat meteran air bersedia menanggapi pertanyaan konsumen. Untuk mengetahui pendapat responden mengenai setuju atau tidaknya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.23
Indikator Responsiveness. Tanggapan responden tentang Pegawai Loket Pembayaran Rekening Air Cepat Tanggap Dalam Melayani Masyarakat
Tanggapan
Responden Skor (x) Frekuensi
(f) f.x Persentase (%)
Sangat Tidak Setuju 1 0 0 0%
Tidak Setuju 2 0 0 0%
Kurang Setuju 3 2 24 4%
Setuju 4 46 184 79%
Sangat Setuju 5 10 50 17%
Total ( ∑ ) 58 258 100
Rata-Rata Skor (x) =∑ ∑ = = 4.44
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.23 di atas dapat di simpulkan dalam indikator Resposiveness yang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 46 orang dengan presentase 79%, sedangkan yang menjawab “Kurang Setuju” 2 orang dengan presentase 4% dan yang menjawab “Sangat Setuju” 10 orang dengan presentase 17%. Adapun rata-rata skor menunjukan angka 4.44 menunjukkan bahwa indikator responsiveness terkait pegawai loket pembayaran rekening air cepat tanggap dalam melayani masyarakat masuk dalam kategori Baik.
Tabel 4.24
Indikator Responsiveness. Tanggapan responden tentang Pegawai Cepat Tanggap Dalam Menanggapi Pertanyaan Masyarakat Tanggapan
Responden Skor (x) Frekuensi
(f) f.x Persentase (%) Sangat Tidak
Setuju 1 0 0 0%
Tidak Setuju 2 0 0 0%
Kurang Setuju 3 5 15 8%
Setuju 4 44 176 76%
Sangat Setuju 5 9 45 16%
Total ( ∑ ) 58 236 100
Rata-Rata Skor (x) =∑ ∑ = = 4.06
Sumber: Data Primer diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.24 di atas dapat di simpulkan dalam indikator Resposivenessyang mendominasi yaitu “Setuju” sebanyak 44 orang dengan presentase 76%, sedangkan yang menjawab “Kurang Setuju” 5 orang dengan presentase 8% dan yang menjawab “Sangat Setuju” 9 orang dengan presentase 16%. Adapun rata-rata skor menunjukan angka 4.06 menunjukkan bahwa indikator responsiveness terkait pegawai cepat tanggap dalam menanggapi pertanyaan masyarakat masuk dalam kategori Baik.