• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

Dalam dokumen BAB V PENUTUP (Halaman 94-116)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

1. Karakteristik Responden

Karakteristik responden berguna untuk menguraikan deskripsi identitas responden menurut sampel penelitian yang telah disiapkan karakteristik responden dapat memberikan gambaran objek yang menjadi sampel dalam penelitian ini dan dikelompokkan menurut jenis kelamin, usia, dan pangkat/golongan ruang. Untuk memperjelas responden yang dimaksud, maka tabel mengenai data responden sebagai berikut :

a. Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin Tabel 4.1

Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin

No. Jenis Kelamin Responden

1. Laki-Laki 30

2. Perempuan 15

Total 45

Berdasrkan tabel 4.1 telah didapatkan data jumlah responden menurut jenis kelamin yaitu : Laki-laki 30 orang dan Prempuan 15 orang.

a. Karakteristik Responden Menurut Usia Tabel 4.2

Karakteristik Responden Menurut Usia

No. Usia Responden

1. 31-40 Tahun 11

2. 41-50 Tahun 34

Total 45

Berdasrkan tabel 4.2 telah didapatkan data jumlah responden menurut usia yaitu : Usia 31-40 tahun berjumlah 11 orang dan Usia 41-50 tahun berjumlah 34 orang.

b. Karakteristik Responden Menurut Pangkat/Golongan Ruang Tabel 4.3

Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin No. Pangkat/Golongan Ruang Responden

1. Pembina Utama Muda IV/c

1

2. Pembina Tk. I

IV/b

11

3. Pembina

IV/a

12 4. Penata Tk. I

III/d

14

5. Penata

III/c

6 6. Penata Muda Tk. I

III/b

1

Total 45

Berdasrkan tabel 4.3 telah didapatkan data jumlah responden menurut pangkat/golongan ruang yaitu : Pembina Utama Muda (IV/c) berjumlah 1 orang, Pembina Tk. I (IV/b) berjumlah 11 orang, Pembina (IV/a) berjumlah 12

orang, Penata Tk. I (III/d) berjumlah 14 orang, Penata (III/c) berjumlah 6 orang dan Penata Muda Tk. I (III/b) berjumlah 1 orang.

2. Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Pengaruh Promosi Jabatan (X) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) secara Parsial

a. Pengaruh Pengalaman (X1) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) Tabel 4.4

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Pengalaman (X1) terhadap Produktivitas Kerja (Y1))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .378a .143 .124 1.88498

a. Predictors: (Constant), Pengalaman

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .143, hal ini berarti Pengaruh Pengalaman (X1) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) sebesar 0,143 atau 14,3%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Pengalaman (X1) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), yaitu yang terkait dengan : (1) Pengetahuan pegawai yang menunjang produktivitas kerja; dan (2) Keterampilan pegawai yang menunjang produktivitas kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Pengalaman (X1) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 14,3%.

b. Pengaruh Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Prosduktivitas Kerja (Y1)

Tabel 4.5

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Produktivitas Kerja (Y1))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .525a .276 .260 1.73281

a. Predictors: (Constant), Tingkat Pendidikan

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .276, hal ini berarti Pengaruh Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) sebesar 0,276 atau 27,6%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), yaitu yang terkait dengan : (1) Jenjang Pendidikan pegawai yang dapat menunjang produktivitas kerja; dan (2) Skill pegawai yang menunjang produktivitas kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 27,6%.

c. Pengaruh Loyalitas (X3) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) Tabel 4.6

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Loyalitas (X3) terhadap Produktivitas Kerja (Y1))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .641a .410 .398 1.56319

a. Predictors: (Constant), Loyalitas

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .410, hal ini berarti Pengaruh Loyalitas (X3) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) sebesar 0,410 atau 41%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Loyalitas (X3) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), yaitu yang terait dengan : (1) Sikap pegawai yang dapat menunjang produktivitas kerja; dan (2) Pengabdian dan kepatuhan pegawai yang dapat menunjang produktivitas kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Loyalitas (X3) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), hanya saja pengaruhnya tergolong sedang, yaitu hanya berpengaruh sebesar 41%.

d. Pengaruh Kejujuran (X4) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) Tabel 4.7

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Kejujuran (X4) terhadap Produktivitas Kerja (Y1))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .706a .498 .487 1.44269

a. Predictors: (Constant), Kejujuran

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .498, hal ini berarti Pengaruh Kejujuran (X4) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) sebesar 0,498 atau 49,8%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Kejujuran (X4) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), yaitu yang terkait dengan : (1) Prilaku pegawai yang menunjang produktivitas kerja; dan (2) Integritas pegawai yang menunjang produktivitas kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Kejujuran (X4) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), hanya saja pengaruhnya tergolong sedang, yaitu hanya berpengaruh sebesar 49,8%.

e. Pengaruh Tanggung Jawab (X5) terhadap Produktivitas Kerja (Y1)

Tabel 4.8

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Tanggung Jawab (X5) terhadap Produktivitas Kerja (Y1))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .608a .369 .356 1.61691

a. Predictors: (Constant), Tanggung Jawab

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .369, hal ini berarti Pengaruh Tanggung Jawab (X5) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) sebesar 0,369 atau 36,9%.

Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Tanggung Jawab (X5) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), yaitu yang terkait dengan : (1) Kewajiban pegawai yang menunjang produktivitas kerja; dan (2) Kedisiplinan pegawai yang menunjang produktivitas kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Tanggung Jawab (X5) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 36,9%.

f. Pengaruh Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Produktivitas Kerja (Y1)

Tabel 4.9

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Produktivitas Kerja (Y1))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .578a .334 .319 1.66196

a. Predictors: (Constant), Kepandaian Bergaul

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .334, hal ini berarti Pengaruh Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) sebesar 0,334 atau 33,4%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan yang terkait dengan pengaruh indikator Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), yaitu: (1) Kemampuan berinteraksi yang Bapak/Ibu miliki dapat menunjang produktivitas kerja; dan (2) Lingkungan kerja yang Bapak/Ibu miliki dapat menunjang produktivitas kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 33,4%.

g. Pengaruh Prestasi Kerja (X7) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) Tabel 4.10

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Prestasi Kerja (X3) terhadap Produktivitas Kerja (Y1))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .551a .304 .288 1.69897

a. Predictors: (Constant), Prestasi Kerja

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .304, hal ini berarti Pengaruh Prestasi Kerja (X7) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) sebesar 0,304 atau 30,4%.

Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Prestasi Kerja (X7) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), yaitu yang terkait dengan : (1) Pencapaian pegawai yang menunjang produktivitas kerja; dan (2) Kinerja pegawai yang menunjang produktivitas kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Prestasi Kerja (X7) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 30,4%.

h. Pengaruh Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Produktivitas Kerja (Y1)

Tabel 4.11

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Inisiatif dan kratif (X8) terhadap Produktivitas Kerja (Y1))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .670a .449 .437 1.51132

a. Predictors: (Constant), Inisistaif dan Kreatif

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .449, hal ini berarti Pengaruh Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) sebesar 0,449 atau 44,9%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untk menganalisis pengaruh indikator Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), yaitu yang terkait dengan : (1) Kesadaran diri pegawai yang menunjang produktivitas kerja;

dan (2) Wawasan pegawai yang menunjang produktivitas kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis pertama diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), hanya saja pengaruhnya tergolong sedang, yaitu hanya berpengaruh sebesar 44,9%.

Tabel 4.12

Rekapitulasi Nilai Hasil Uji Regresi Linier Sederhana secara Parsial Pengaruh Indikator Variabel Promosi Jabatan (X)

Terhadap Variabel Produktivitas kerja (Y1)

No. Indikator Variabel X Besar Pengaruh terhadap Variabel Y1

1 Kejujuran (X4) 49.8%

2 Inisiatif dan Kreatif (X8) 44.9%

3 Loyalitas (X3) 41%

4 Tanggung Jawab (X5) 36.9%

5 Kepandaian Bergaul (X6) 33.4%

6 Prestasi Kerja (X7) 30.4%

7 Tingkat Pendidikan (X2) 27.6%

8 Pengalaman (X1) 14.3%

3. Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Pengaruh Promosi Jabatan (X) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) secara Simultan

Tabel 4.13

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Promosi Jabatan (X) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) secara Simultan)

Variables Entered/Removeda Model Variables

Entered

Variables Removed

Method

1 Promosi

Jabatanb . Enter

a. Dependent Variable: Produktivitas Kerja b. All requested variables entered.

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .806a .649 .641 1.20642

a. Predictors: (Constant), Promosi Jabatan

Tabel diatas menjelaskan besarnya nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,806. Dan memperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,649, yang mengandung pengaruh Promosi Jabatan (X) terhadap Produktivitas Kerja (Y1) adalah 64,9%. Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis Ketiga diterima, yaitu ada pengaruh antara Promosi Jabatan (X) terhadap Produktivitas Kerja (Y1), pengaruhnya tergolong besar, yaitu berpengaruh sebesar 64,9%.

ANOVAa

Model Sum of

Squares

Df Mean Square F Sig.

1

Regression 123.716 1 123.716 85.003 .000b

Residual 66.950 46 1.455

Total 190.667 47

a. Dependent Variable: Produktivitas Kerja b. Predictors: (Constant), Promosi Jabatan

Dari hasil diatas diketahui bahwa niali F hitung 85,003 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05, maka terdapat ada pengaruh Variabel Promosi Jabatan (X) terhadap Variabel Produktivitas Kerja (Y1).

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients

T Sig.

B Std. Error Beta

1

(Constant) 37.943 1.732 21.903 .000

Promosi Jabatan .227 .025 .806 9.220 .000

a. Dependent Variable: Produktivitas Kerja

Diketahui nilai Constant (a) sebesar 37,943, sedangkan nilai Trust (b/koefisien regresi) sebesar 0,227, sehingga persamaan regresi dapat ditulis :

Y = a + bX

Y = 37, 943 + 0,227

Persamaan tersebut dapat diterjemahkan :

1) Konstanta sebesar 37,943 mengadung arti bahwa nilai konsisten variabel Produktivitas Kerja sebesar 37,943, berpengaruh postif. Hal ini berarti jika produktivitas kerja pegawai meningkat, maka layak untuk mendapatkan promosi jabatan.

2) Koefisien regresi X sebesar 0,227 menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai Trust, maka nilai produktivitas kerja bertambah sebesar 0,227. Koefisien regresi tersebut bernilai postif.

Sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y1 adalah positif.

4. Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Pengaruh Promosi Jabatan (X) terhadap Semangat Kerja (Y2) secara Parsial

a. Pengaruh Pengalaman (X1) terhadap Semangat Kerja (Y2) Tabel 4.14

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Pengalaman (X1) terhadap Semangat Kerja (Y2))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .358a .128 .109 1.96386

a. Predictors: (Constant), Pengalaman

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .128, hal ini berarti Pengaruh

Pengalaman (X1) terhadap Semangat Kerja (Y2) sebesar 0,128 atau 12,8%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Pengalaman (X1) terhadap Semangat Kerja (Y2), yaitu yang terkait dengan : (1) Pengetahuan pegawai yang menunjang semangat kerja; dan (2) Keterampilan pegawai yang menunjang semangat kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis kedua diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Pengalaman (X1) terhadap Semangat Kerja (Y2), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 12,8%.

b. Pengaruh Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Semangat Kerja (Y2)

Tabel 4.15

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Semangat Kerja (Y2))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .542a .294 .278 1.76776

a. Predictors: (Constant), Tingkat Pendidikan

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .294, hal ini berarti Pengaruh Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Semangat Kerja (Y2) sebesar 0,294 atau 29,4%.

Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Semangat Kerja (Y2), yaitu yang terkait

dengan: (1) Jenjang pendidikan pegawai yang menunjang semangat kerja; dan (2) Skill pegawai yang menunjang semangat kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis kedua diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Tingkat Pendidikan (X2) terhadap Semangat Kerja (Y2), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 29,4%.

c. Pengaruh Loyalitas (X3) terhadap Semangat Kerja (Y2) Tabel 4.16

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Loyalitas (X3) terhadap Semangat Kerja (Y2))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .571a .326 .312 1.72621

a. Predictors: (Constant), Loyalitas

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .326, hal ini berarti Pengaruh Loyalitas (X3) terhadap Semangat Kerja (Y2) sebesar 0,326 atau 32,6%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Loyalitas (X3) terhadap Semangat Kerja (Y2) yaitu yang terkait dengan : (1) Sikap pegawai yang menunjang semangat kerja; dan (2) Pengabdian dan kepatuhan pegawai yang menunjang semangat kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis kedua diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Loyalitas (X3) terhadap

Semangat Kerja (Y2) hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 32,6%.

d. Pengaruh Kejujuran (X4) terhadap Semangat Kerja (Y2) Tabel 4.17

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Kejujuran (X4) terhadap Semangat Kerja (Y2))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .698a .487 .476 1.50676

a. Predictors: (Constant), Kejujuran

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .487, hal ini berarti Pengaruh Kejujuran (X4) terhadap Semangat Kerja (Y2) sebesar 0,487 atau 48,7%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Kejujuran (X4) terhadap Semangat Kerja (Y2), yaitu yang terkait dengan: (1) Prilaku pegawai yang menunjang semangat kerja; dan (2) Integritas pegawai yang menunjang semangat kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis kedua diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Kejujuran (X4) terhadap Semangat Kerja (Y2), hanya saja pengaruhnya tergolong sedang, yaitu hanya berpengaruh sebesar 48,7%.

e. Pengaruh Tanggung Jawab (X5) terhadap Semangat Kerja (Y2) Tabel 4.18

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Tanggung Jawab (X5) terhadap Semangat Kerja (Y2))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .626a .392 .379 1.63951

a. Predictors: (Constant), Tanggung Jawab

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .392, hal ini berarti Pengaruh Tanggung Jawab (X5) terhadap Semangat Kerja (Y2) sebesar 0,392 atau 39,2%.

Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Tanggung Jawab (X5) terhadap Semangat Kerja (Y2), yaitu yang terkait dengan : (1) Kewajiban pegawai yang menunjang semangat kerja; dan (2) Kedisiplinan pegawai yang menunjang semangat kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis kedua diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Tanggung Jawab (X5) terhadap Semangat Kerja (Y2), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 39,2%.

f. Pengaruh Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Semangat Kerja (Y2)

Tabel 4.19

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Semangat Kerja (Y2))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .438a .192 .174 1.89069

a. Predictors: (Constant), Kepandaian Bergaul

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .192, hal ini berarti Pengaruh Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Semangat Kerja (Y2) sebesar 0,192 atau 19,2%. Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Semangat Kerja (Y2), yaitu yang terkait dengan : (1) Kemampuan berinteraksi pegawai yang menunjang semangat kerja; dan (2) Lingkungan kerja pegawai yang menunjang semangat kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis kedua diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Kepandaian Bergaul (X6) terhadap Semangat Kerja (Y2), hanya saja pengaruhnya tergolong kecil, yaitu hanya berpengaruh sebesar 19,2%.

g. Pengaruh Prestasi Kerja (X7) terhadap Semangat Kerja (Y2) Tabel 4.20

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Prestasi Kerja (X7) terhadap Semangat Kerja (Y2))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .693a .481 .469 1.51566

a. Predictors: (Constant), Prestasi Kerja

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .481, hal ini berarti Pengaruh Prestasi Kerja (X7) terhadap Semangat Kerja (Y2) sebesar 0,481 atau 48,1%.

Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Prestasi Kerja (X7) terhadap Semangat Kerja (Y2), yaitu yang terkait dengan : (1) Pencapaian pegawai yang menunjang semangat kerja; dan (2) Kinerja pegawai yang menunjang semangat kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis kedua diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Prestasi Kerja (X7) terhadap Semangat Kerja (Y2), hanya saja pengaruhnya tergolong sedang, yaitu hanya berpengaruh sebesar 48,1%.

h. Pengaruh Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Semangat Kerja (Y2)

Tabel 4.21

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Semangat Kerja (Y2))

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .650a .423 .410 1.59829

a. Predictors: (Constant), Inisistaif dan Kreatif

Berdasarkan hasil uji regresi linier sedehana pada tabel Model Summary terlihat nilai R Square .423, hal ini berarti Pengaruh Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Semangat Kerja (Y2) sebesar 0,423 atau 42,3%.

Hasil ini didapatkan berdasarkan jawaban 45 orang responden atas 2 (dua) pernyataan untuk menganalisis pengaruh indikator Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Semangat Kerja (Y2), yaitu yang terkait dengan : (1) Kesadaran diri pegawai yang menunjang semangat kerja; dan (2) Wawasan pegawai yang menunjang semangat kerja.

Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis kedua diterima, yaitu ada pengaruh antara indikator Inisiatif dan Kreatif (X8) terhadap Semangat Kerja (Y2), hanya saja pengaruhnya tergolong sedang, yaitu hanya berpengaruh sebesar 42,3%.

Tabel 4. 22

Rekapitulasi Nilai Hasil Uji Regresi Linier Sederhana secara Parsial Pengaruh Indikator Variabel Promosi Jabatan (X)

Terhadap Variabel Semangat kerja (Y2)

No. Indikator Variabel X Besar Pengaruh terhadap Variabel Y2

1 Kejujuran (X4) 48.7%

2 Prestasi Kerja (X7) 48.1%

3 Inisiatif dan Kreatif (X8) 42.3%

4 Tanggung Jawab (X5) 39.2%

5 Loyalitas (X3) 32.6%

6 Tingkat Pendidikan (X2) 29.4%

7 Kepandaian Bergaul (X6) 19.2

8 Pengalaman (X1) 12.8%

5. Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Pengaruh Promosi Jabatan (X) terhadap Semangat Kerja (Y2) secara Simultan

Tabel 4.23

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana

(Pengaruh Promosi Jabatan (X) terhadap Semangat Kerja Kerja (Y2) secara Simultan)

Variables Entered/Removeda Model Variables

Entered

Variables Removed

Method

1 Promosi

Jabatanb . Enter

a. Dependent Variable: Semangat Kerja b. All requested variables entered.

Model Summary

Model R R Square Adjusted R

Square

Std. Error of the Estimate

1 .787a .619 .610 1.29863

a. Predictors: (Constant), Promosi Jabatan

Tabel diatas menjelaskan besarnya nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,787. Dan memperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,619, yang mengandung pengaruh Promosi Jabatan (X) terhadap Semangat Kerja (Y2) adalah 61,9%. Hasil ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Hipotesis Ketiga diterima, yaitu ada pengaruh antara Promosi Jabatan (X) terhadap Semangat Kerja (Y2), pengaruhnya tergolong besar, yaitu berpengaruh sebesar 61,9%.

ANOVAa

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1

Regression 125.903 1 125.903 74.656 .000b

Residual 77.576 46 1.686

Total 203.479 47

a. Dependent Variable: Semangat Kerja b. Predictors: (Constant), Promosi Jabatan

Dari hasil diatas diketahui bahwa niali F hitung 74.656 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05, maka terdapat ada pengaruh Variabel Promosi Jabatan (X) terhadap Variabel Semangat Kerja (Y2).

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1

(Constant) -.301 1.865 -.161 .872

Promosi Jabatan .229 .027 .787 8.640 .000

a. Dependent Variable: Semangat Kerja

Diketahui nilai Constant (a) sebesar -0,301, sedangkan nilai Trust (b/koefisien regresi) sebesar 0,229, sehingga persamaan regresi dapat ditulis : Y = a + bX

Y = -0,301 + 0,229

Persamaan tersebut dapat diterjemahkan :

1) Konstanta sebesar -0,301 mengadung arti bahwa nilai konsisten variabel Produktivitas Kerja sebesar -0,301, berpengaruh negatif. Hal ini berarti jika semangat kerja pegawai menurun/rendah, maka tidak layak untuk mendapatkan promosi jabatan.

2) Koefisien regresi X sebesar 0,229 menyatakan bahwa setiap pengurangan 1% nilai Trust, maka nilai semangat kerja sebesar 0,229.

Koefisien regresi tersebut bernilai negatif. Sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y2 adalah negatif.

Dalam dokumen BAB V PENUTUP (Halaman 94-116)

Dokumen terkait