BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Tabel 2.3 Indikator Customer Relationship Marketing Dan Loyalitas Nasabah
Customer Relationship Marketing
No Indikator Instrumen pernyataan
1 Komunikasi 1.Bank memberikan informasi yang tepat dan akurat
2 Komitmen 2. Bank menyesuaikan diri dengan kebutuhan nasabah
3. Bank sangat fleksibel saat layanan mereka mengalami perubahan
4. Setiap ada perubahan layanan bank selalu terbuka kepada nasabah 3 Kepercayaan 5. Bank sangat peduli terhadap
keamanan dan transaksi pelanggan 6. Bank konsisten memberikan layanan yang berkualitas Loyalitas Nasabah
1 Repeat Purchase 1.Saya akan menggunakan produk dan jasa Bank BNI Syariah KCP Praya secara terus menerus 2. Saya semakin menyukai pelayanan yang diberikan Bank BNI Syariah KCP Praya
3. Saya sangat senang
menggunakan produk dan jasa yang ada di Bank BNI Syariah KCP Praya
2 Retention 4. Saya tidak akan pindah ke lembaga lain meskipun ada yang memberikan manfat ekonomis dari lembaga keuangan yang saya
gunakan sekarang
5. Saya tidak akan pidah ke lembaga keuangan lain meskipun ada yang memberikan fasilitas lebih banyak dari lembaga yang saya gunakan sekarang
3 Refferals 6. Saya yakin Bank BNI Syariah KCP Praya bisa menjaga
kepercayaan
customer relationship marketing terhadap loyalitas nasabah, yang memiliki dua variabel yaitu pertama variabel X (customer relationship marketing) dan kedua variabel Y (loyalitas nasabah) pada Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Praya.
B. Populasi dan Sampel 1. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/
subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang dapat ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.52 Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah nasabah Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Praya nasabah tabungan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang jumlahnya 400 orang.
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Adapun teknik pengambilan jumlah sampel dengan menggunakan rumus Slovin yaitu:
n= + e2
Keterangan:
n: jumlah sampel N: jumlah total populasi
e: kesalahan dalam pengambilan samp
52Sugiyono, Metode Pendekatan Kuantitatif, Kuliatatif.., hlm 61.
Dari rumus di atas maka jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
n= + % 2
n= + ,
n= +
n=
n= 200
Jadi, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 200. Penggunaan teknik yang dipilih adalah teknik sampling incidental karena nasabah bank BNI Syariah KCP Praya sulit untuk diidentifikasi satu persatu dan membutuhkan waktu penelitian yang cukup lama.
Teknik sampling incidental menurut Sugiyono adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan yang ditemui cocok sebagai sumber data.53
C. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan selama sebulan yakni bulan November 2020.
Yang bertempat di Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Praya
53Ibid.., hlm 95.
yang terletak di Jl. Jend Sudirman No. 10 B Praya Kel. Praya Kab.
Lombok Tengah. Nusa Tenggara Barat 83511.
D. Variabel Penelitian
Variabel penelitian merupakan suatu atribut nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.54Variabel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Variabel bebas (independent) dalam penelitian ini adalah customer relationshipmarketing (X)
2. Variabel terikat (dependent) dalam penelitian ini adalah loyalitas nasabah (Y)
E. Desain Penelitian
Desain penelitian adalah berupa gambaran atau rancangan prosedur penelitian yang dianggap sebagai pola kerja peneliti dalam melakukan penelitian. Desain penelitian merupakan strategi untuk memperoleh data yang valid sesuai dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian.55
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang menggunakan analisis data yang berbentuk numerik atau angka yang bertujuan untuk mengembangkan dan menggunakan model
54 Sugiyono, Metode Penelitian Administrasi, (Bandung: Alfabeta, 2012), hlm. 105.
55 Sugiyono, Statistik untuk Penelitian, (Bandung: Alfabeta, 2013), hlm. 2.
matematis, teori dan atau hipotesis yang dengan fenomena yang diselidiki oleh penelitian.56
F. Istrumen/ alat dan bahan penelitian
Istrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Wawancara
Wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan secara spontanitas, terstruktur maupun tidak terstruktur dan biasa dilakukan dengan cara bertatap muka secara langsung maupun tidak.57
Teknik wawancara dalam penelitiaan ini digunakan untuk mewawancarai karyawan dan nasabah terkait dengan customer relationship marketing dan loyalitas nasabah menggunakan wawancara terstruktur yaitu dalam melakukan wawancara, peneliti telah menyiapkan instrumen berupa pertanyaan-pertanyaan tertulis yang- alternatif jawabannya telah disiapkan. Wawancara terstruktur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk angket.58
2. Angket
Menurut Sugiyono angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau
56 Suryani dan Hendriyadi, Metode Riset Kuantitatif.., hlm 90.
57 Satori Djam’an, dan Aan Komariah, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Alfabeta, 2014), hlm 131.
58 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: PT Reneka Cipta, 2014). hlm. 201.
pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Angket dalam penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi/ jawaban dari nasabah tentang pertanyaan mengenai pengaruh customer relationship marketing terhadap loyalitas nasabah.
Pada saat menanggapi pertanyaan, responden menentukan tingkat persetujuan mereka terhadap pertanyaan dengan memilih salah satu dari pilihan yang tersedia. Dalam penelitian ini disediakan empat pilihan skala jawaban dengan format seperti:59
a. Sangat setuju (SS) diberi skor 5 b. Setuju (S) diberi skor 4
c. Netral (N) diberi skor 3
d. Tidak setuju (TS) diberi skor 2
e. Sangat tidak setuju (STS) diberi skor 1 3. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan salah satu tehnik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik tertulis, gambar maupun elektronik. Teknik dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengumpulkan foto dan dokumen- dokumen hasil penelitian pada Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Praya.60
59Maryuliana dkk, “Sistem Informasi Angket Pengukuran Skala Kebutuhan Materi Pembelajaran Tambahan Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan Di Sekolah Menengah Atas Menggunakan Skala Likert”, Jurnal Transistor Elektro dan Informatika (TRANSISTOR EI), Vol.
1, No. 2, Oktober 2016, 5 Mei 2019.
60Bambang Prasetyo dan Lina Miftahu Jannah, Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2014), hlm 161.
G. Teknik Analisis Data 1. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu data.Untuk menguji valididtas digunakan pendekatan korelasi yaitu dengan cara mengkorelasikan antara skor butir pertanyaan dengan skor totalnya. Kemudian pengujian signifikansi dilakukan dengan kriteria menggunakan � � pada tingkat signifikansi 5%, dengan kriteria �ℎ� ��>� � maka item dapat dinyatakan valid begitu juga sebaliknya. Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung uji validitas yaitu:61
� = �∑ − ∑ ∑
√{�∑ − ∑ ²}{�∑ − ∑ ²}
Keterangan:
Rxy = koefesien korelasi antara variabel X dan variabel Y N = Jumlah responden
X= skor butir pertanyaan Y= skor total
∑xy= jumlah dari hasil X dan Y 2. Uji Reliabilitas
Reliabilitas merupakan uji untuk mengukur tingkat keandalan suatu instrumen penelitian. Instrumen yang reliabel berarti instrumen yang digunakan beberapa kali dengan waktu yang berbeda mempunyai
61Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, cet. Ke-IV, (Semarang: Badan Penerbit UNDIP, 2006), hlm 49.
hasil yang konsisten. Untuk menghitung reliabilitas dilakukan dengan menggunakan koefisien croanbach alpha.62
Adapun rumus yang digunakan dalam penelitian ini, untuk menghitung reliabilitas instrument penelitian adalah menggunakan rumus dari Kuder dan Richardson Tipe K.R 21 t2
rII = [ �
�− ][1- n−
n.S ] Keterangan:
rII = Reliabilitas tes n = banyaknya butir item I = Bilangan konstan
Mt = Mean total (rata-rata hitung dari skor total) St2 = varians total
Uji signifikansi nilai cronbach alpha berdasarkan hasil analisis dibandingkan dengan nilai koefisien cronbach alpha tabel pada taraf signifikansi 0,05% (5%). Instrumen dikatakan konsisten (reliabel) apabila nilai cronbach alpha lebih besar dari 5%. Begitu juga sebaliknya apabila nilai cronbach alpha lebih kecil atau dibawah 5%
maka instrumen tersebut tidak konsisten (reliabel).
3. Uji Normalitas
Uji normalitas merupakan suatu prosedur yang digunakan untuk mengetahui apakah data berasal dari populasi yang berdistribusi
62Ating Somantri dan Sambas Ali Muhidin, Aplikasi Statistik dalam Penelitian, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2006), hlm. 32.
normal atau berada dalam sebaran normal.63 Uji normalitas dapat dilakukan dengan menggunakan uji kolmogorv-sminov test dengan hipotesis yang diajukan sebagai berikut
Ho: Data tidak berdistribusi normal Ha: Data berdistribusi normal Kriteria pengujian:
Ho ditolak jika x2hitung <x2tabel
Ha diterima jika x2hitung >x2tabel
4. Uji Homogenitas
Uji homogenitas adalah prosedur uji statistic yang dimaksudkan untuk memperlihatkan bahwa dua atau lebih kelompok data sampel berasal dari populasi yang memiliki varian yang sama atau homogen.64 Uji homogenitas dianalisis dengan rumus sebagai berikut.
F= � � � �
� � � � �
Hipotesis yang diajukan Ho: Data tidak homogen Ha: Data homogen
Dengan kriteria pengujian sebagai berikut : data bersifat homogen jika x2 hitung>x2 tabel , dan data bersifat tidak homogen jika x2 hitung <x2 tabel.
63 Nuryadi dkk, Dasar-Dasar Statistik Penelitian, cet. Ke-1, (Yogyakarta: Gramasurya, 2017), hlm 79.
64Ibid.., hlm 89.
5. Regresi Linier Sederhana
Regresi linier sederhana adalah regresi linier yang digunakan untuk mengetahui pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Dalam analisis regresi linier sederhana, pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) dapat dibuat persamaan sebagai berikut: variabel bebas (X) pengaruh customer relationship marketing dan variabel terikat (Y) loyalitas nasabah. Berikut ini adalah rumus regresi linier sederhana:
Y= a+bX Keterangan
X: nilai variabel bebas (customer relationship marketing) Y: variabel terikat (loyalitas nasabah)
a: angka konstan regresi
b: koefisien regresi. Yang menunjukkan angka peningkatan ataupun penururnan variabel terikat yang didasarkan pada perubahan variabel bebas.65
Jika ß = 0 berarti variabel independen X tidak berpengaruh terhadap variabel dependen Y. jika ß ≠ 0 berarti variabel independen X berpengaruh terhadap variabel dependen Y.
65 Juliansyah Noor, Metodologi Penelitian, (Jakarta: Kencama Prenada Media Group, 2013), hlm 179.
BAB IV
HASIL PENELITIAN A. Hasil Penelitian
1. Deskripsi Lokasi Penelitian
a. Sejarah PT. Bank BNI Syariah KCP Praya
Tamparan krisis moneter tahun 1997 membuktikan ketangguhan sistem perbankan syariah. Prinsip perbankan syariah dengan tiga pilarnya yaitu adil, transparan dan maslahat mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sistem perbankan yang lebih adil. Dengan berlandaskan pada Undang-undang No. 10 Tahun 1998, pada tanggal 29 April 2000 didirikan Unit Usaha Syariah (UUS) BNI dengan 5 kantor cabang di Yogyakarta, Malang, Pekalongan, Jepara dan Banjarmasin. Selanjutnya UUS BNI terus berkembang menjadi 28 kantor cabang dan 31 Kantor Cabang Pembantu.66
Berdasarkan Keputusan Gubernur Bank Indonesia Nomor 12/14/KEP.GB/2010 tanggal 25 Mei 2010 mengenai pemberian izin usaha kepada PT. Bank BNI Syariah. Dan di dalam Corporate Plan UUS BNI tahun 2003 ditetapkan bahwa status UUS bersifat temporer dan akan dilakukan spin off tahun 2009. Rencana tersebut terlaksana pada tanggal 19 Juni 2010 dengan beroperasinya BNI
66 BNI Syariah, “Sejarah BNI Syariah”, dalamhttps://www.bnisyariah.co.id- id/SejarahBNI Syariah, diakses 27 November 2020.
Syariah sebagai Bank Umum Syariah (BUS). Realisasi waktu spin off bulan Juni 2010 tidak terlepas dari faktor eksternal berupa aspek regulasi yang kondusif yaitu dengan diterbitkannya UU No. 19 tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan UU No. 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Di samping itu, komitmen Pemerintah terhadap pengembangan perbankan syariah semakin kuat dan kesadaran terhadap keunggulan produk perbankan syariah juga semakin meningkat. Desember 2019, BNI Syariah memiliki 3 kantor wilayah dengan cabang BNI Syariah mencapai 68 Kantor Cabang, 218 Kantor Cabang Pembantu, 13 Kantor Kas, 23 Mobil Layanan Gerak, dan 58 payment point, yang diantaranya PT. Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Praya.67
PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah adalah perusahaan yang bergerak dibidang perbankan yang kegiatannya memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik jasa maupun produk perbankan lainnya. BNI Syariah dibentuk secara mandiri melalui Tim Proyek Internal. Pola yang digunakan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) tbk. Syariah untuk masuk ke dalam pasar perbankan syariah adalah dual system banking.
Untuk mewujudkan visinya menjadi universal banking. BNI termasuk salah satu pelopor berdiri dan berkembangnya Bank Syariah di Indonesia karena BNI merupakan bank besar pertama
67Ibid.
yang membuka Unit Usaha Syariah. Sesuai dengan UU. 10 Tahun 1998 yang memungkinkan bank-bank umum untuk membuka layanan syariah. BNI membuka layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah dengan konsep dual system banking, yakni menyediakan layanan perbankan konvensional dan syariah.
Pembukaan kantor cabang pembantu BNI Syariah di Praya Lombok Tengah dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2012 dengan tujuan sebagai usaha melakukan ekspansi menambah jaringan. Bank BNI Syariah KCP Praya memiliki karyawan dengan jumlah 14 orang yang terdiri dari 1 Sub Branch Manager (SBM), 1 Bussines Head (SBH) 1 Operational and Service Head (OSH), 2 Micro Financing and Risk Official (MFRO), 1 Costumer Service, 2 Teller, dan 6 Marketing.68 Pada tahun pertama memiliki nasabah kurang dari 100 orang. Dalam melayani nasabah sekitar 40 transaksi setiap harinya.
Pada tanggal 19 Juli 2018 Bank BNI Syariah KCP Micro Praya berubah nama menjadi Bank BNI Syariah Praya. Dalam sejarah berdirinya BNI Syariah KCP Praya prestasi yang di raih selama 8 tahun ialah mendapatkan piagam penghargaan devisi micro sebagai kantor cabamg pembantu devisi terbaik 2 nasional pada tahun 2012.
Yang ke 2 mendapatkan commitment to achieve 2020 sebagai pencapaian terbaik atau berkomitmen untuk melampaui terget pada tahun 2020.
68 Yunita Susiani, (Wawancara Operator PT. Bank BNI Syariah KCP Praya), File Sejarah Perusahaan, Jum’at 27 November 2020.
b. Profil Perusahaan PT. Bank BNI Syariah KCP Praya Nama : PT. Bank BNI Syariah KCP Praya
Alamat : Jl. Jend Sudirman No. 10 B Praya, Kel. Praya, Kec Praya, Kab Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Fax : 0370655287
Telepon : 0370-655025
Tanggal berdiri : Berdiri pada tanggal 12 November 2012 dengan namaBank BNI Syariah KCP Mikro Praya, dan pada tanggal 19 Juli 2018 berubah nama menjadi Bank BNI Syariah KCP Praya.69
c. Letak Geografis PT. Bank BNI Syariah KCP Praya
PT. Bank BNI Syariah yang terletak di Jl. Jend Sudirman No. 10 B Praya, Kel. Praya, Kec Praya, Kab Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dengan batasan wilayah sebagai berikut: 70
Sebelah Barat : Pertokoan
Sebelah Timur : Kantor Bank BRI Syariah Sebelah Selatan : Alfamart
Sebelah Utara : Perumahan atau Pertokoan
69Hasil Observasi, PT Bank BNI Syariah KCP Praya 27 November 2020.
70Ibid.
d. Visi dan Misi PT. Bank BNI Syariah KCP Praya
Adapun visi dan misi Bank BNI Syariah KCP Praya yaitu:71 Visi,
Menjadi Bank Syariah pilihan masyarakat yang unggul dalam layanan dan kinerja.
Misi,
a. Memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan peduli pada kelestarian lingkungan
b. Memberikan solusi bagi masyarakat untuk kebutuhan jasa perbankan syariah
c. Memberikan nilai investasi yang optimal bagi investor
d. Menciptakan wahana terbaik sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi bagi pegawai sebagai perwujudan ibadah
e. Menjadi acuan tata kelola perusahaan amanah Budaya kerja amanah dan jama’ah:
Amanah:
Jujur menepati janji
Bertanggungjawab
Bersemangat untuk menghasilkan karya terbaik
Bekerja ikhlas dan mengutamakan niat ibadah
Melayani melebihi harapan
71 Dokumen, PT. Bank BNI Syaiah KCP Praya, Senin 30 November 2020.
Jama’ah:
Peduli dan berani memberikan maupun menerima umpan balik yang konstruktif
Membangun sinergi secara professional
Membagi pengetahuan yang bermanfaat
Memahami keterkaitan proses kerja
Memperkuat kepemimpinan yang efektif e. Struktur organisasi PT. Bank BNI Syariah KCP Praya
Dalam usaha mewujudkan tujuan perusahaan, maka diperlukan suatu struktur organisasi yang baik agar dapat menunjang karyawan dalam menjalankan rencana-rencana strategis perusahaan. Begitu juga dengan Bank BNI Syariah KCP Praya, dimana struktur organisasi mutlak dibutuhkan guna untuk mengaktifkan dan mengefiensikan kinerja serta pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dan mempermuda proses operasional.72
72 Dokumen Struktur Organisasi, PT. Bank BNI Syariah KCP Praya, Selasa 01 Desember 2020.
Gambar 4.1 Struktur Organisasi BNI Syariah KCP Praya
f. Nama Karyawan Bank BNI Syariah KCP Praya
Adapun nama-nama karyawan di Bank BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Praya yaitu sebagai berikut:73
Tabel. 4.1 Nama Karyawan PT. Bank BNI Syariah KCP Praya 2020
No Nama Jabatan
1 Muhammad Imaduddin
Sub Branch Manager (SBM) 2 Yunita Susiani Operational and Servis Head
(OSH)
3 Lalu Iwan S Sales Bussines Head (SBH) 4 Muh Hariyadi S Micro Sales Assistant (MSA) 5 Lalu Irham A Funding Sales Assistant (FSA) 6 M. Zia Anggi S Processing and Collection
Assistant (PCA) 7 Baiq Yuliastri M Teller (TL)
8 Rosma Khaeroya Micro Financing and Risk Officer (MFRO)
9 Muhir Adiamin Micro Sales Assistant (MSA) 10 Rozi Yulizar Consumer Sales Assistant 11 Yovieta Lestari Customer Service (CS) 12 Lale Sauvia TD Operational Support Assistant
(OSA)
13 Ali Sai Julaili Collection and Remedial Assistant (CRA)
14 Lalu Hendra MS Security 15 Abdul Majid Security
16 Erwan Security
Sumber : Dokumen PT. Bank BNI Syariah KCP Praya
73 Dokumen, PT. Bank BNI Syariah KCP Praya, Selasa 01 Desember 2020.
g. Produk-produk PT Bank BNI Syariah KCP Praya
Dalam setiap operasi bank syariah, pemilik dana menanamkan uangnya di bank tidak dengan motif mendapatkan bunga, akan tetapi untuk mendapatkan keuntungan bagi hasil. Dana nasabah tersebut kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkannya dalam bentuk pembiayaan dengan perjanjian pembagian keuntungan sesuai kesepakatan.
Di samping itu, bank BNI Syariah KCP Praya menawarkan produk-produk unggulannya antara lain:74
1) Produk Pendanaan a) BNI Giro iB Hasanah
BNI Giro iB Hasanah adalah simpanan transaksional dalam mata uang IDR dan USD yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dengan pilihan akad mudharabah mutlaqah atau Wadi’ah Yadh dhamanah yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan pemindahbukuan.75
b) BNI Deposito iB Hasanah
BNI Deposito iB Hasanah merupakan investasi berjangka yang dikelola berdasarkan prinsip syariah yang
74 BNI Syariah, “Produk BNI Syariah”, dalam https://www.bnisyariah.co.id- id/personal/produk, diakses 30 November 2020.
75 BNI Syariah, “Produk BNI Syariah”, dalam https://www.bnisyariah.co.id- id/personal/pendanaan, diakses 30 November 2020.
ditujukan bagi nasabah perorangan dan perusahaan, dengan menggunakan akad mudharabah
c) BNI Simpel iB Hasanah
BNI Simpel iB Hasanah adalah tabungan dengan akad wadi’ah untuk anak berusia 17 tahun dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
d) BNI Baitullah iB Hasanah
BNI Baitullah iB hasanah tabungan dengan akad mudharabah atau wadiah yang dipergunakan sebagai sarana untuk mendapatkan kepastian porsi berangkat menunaikan ibadah haji dan ibadah umrah sesuai dengan sistem setoran bebas atau bulanan dalam mata uang rupiah dan USD.
e) BNI Prima iB hasanah
BNI prima iB hasanah adalah tabungan dengan akad Mudharabah yang memberikan brbagai fasilitas serta kemudahan bagi nasabah segmen high network Individuals secara perorangan dalam ata uang rupiah dan bagi hasil yang lebih kompetitif.
f) BNI Tapenas iB hasanah
BNI Tapenas iB hasanah adalah tabungan berjangka dengan Mudharabah untuk perencanaan masa depan yang
dikelola berdasarkan prinsip syariah untuk menyiapkan rencana masa depan.
g) BNI Tabunganku iB Hasanah
BNI tabunganku iB hasanah adalah produk simpanan dari bank Indonesai yang dikelola sesuai dengan prinsip syariah dengan akad Wadiah dalam mata uang rupiah untuk meningkatkan kesadaran menabung masyrakat.
2) Produk Pembiayaan
Adapun produk pembiayaan yang dikelola Bank BNI Syariah KCP Praya yaitu:76
a) BNI Griya iB Hasanah
BNI Griya iB Hasanah adalah fasilitas pembiayaan konsumtif yang diberikan kepada anggota masyarakat untuk membeli, membangun, merenovasi rumah (termasuk ruko, rusun, rukan, apartemen dan sejenisnya), dan membeli tanah kavling serta rumah ident. Yang besarnya disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan dan kemampuan membayar kembali masing-masing calon nasabah
76 BNI Syariah, “Produk BNI Syariah”, dalam https://www.bnisyariah.co.id- id/personal/pembiayaan, diakses 30 November 2020.
b) KUR iB Hasanah
Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup.
c) BNI Oto iB Hasanah
BNI Oto iB Hasanah adalah fasilitas pembiayaan konsumtif nurabahah yang diberikan kepada anggota masyarakat untuk pembelian kendaraan bermotor yang dibayar dengan pembiayaan ini.
d) BNI Fleksi iB Hasanah
Fleksi iB hasanah Umrah adalah pembiayaan bagi masyarakat unutk memenuhi kebutuhan pembelian jasa paket perjalanan ibadah umrah melalui BNI Syariah yang telah bekerja sama dengan Travel agent sesuai dengan Prinsip syariah.
e) BNI Wirausaha iB Hasananh
Merupakan pembiyaan produktif yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pembiyaan usaha-usaha produktif yang tidak bertentangan dengan syariah dan ketentuan praturan perundang-undangan yang berlaku.
f) BNI Syariah Usaha Kecil
BNI Syariah usaha kecil adalah pembiyaan syraiah yang digunakan untuk tujuan produktif kepada pengusaha kecil berdasarkan prinsip-prinsip pembiyaan syariah.
g) BNI Syariah Daerek iB Hasanah
BNI Syariah daerek iB hasanah adalah pola kerjasama daerek di latar belakangi oleh adanya potensi pembiyaan kendaraan bermotor secara kolektif yang melibatkan end user dalam jumlah yang cukup banyak.
h) BNI Emas iB Hasanah
BNI emas iB hasanah adalah fasilitas pembiyaan yang diberikan untuk membeli emas logam mulia dalam bentuk batangan yang diangsur setiap bulanya melalui akad Mudharabah,
i) BNI Multiguna iB hasanah
BNI Multiguna iB hasanah adalah fasilitas pembiyaan konsumtif yang untuk pembelian barang kebutuhan konsumtif atau jasa sesuai prinsip syariah dengan disertai agunan berupa tanah dan bangunan yang ditinggali bersatus SHM dan SHGB dan bukan barang yang dibiyai.