BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Penelitian ini dilakukan sebanyak empat kali pertemuan dan satu pertemuan untuk ulangan harian materi larutan penyangga. Penelitian ini dilaksanakan di dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari penelitian ini diperoleh data motivasi dan hasil belajar. Dengan menggunakan dua model pembelajaran yaitu model pembelajaran kooperatif tipe teams games tounament berbantuan media destinasi (kelas ekperimen) dan model pembelajaran konvensional (kelas kontrol). Berikut ini data motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI MAN 2 Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020.
1. Data Motivasi
Tabel 4.1 Deskripsi Nilai Motivasi Belajar Kimia
Nilai
Kelas eksperimen Kelas kontrol
Nilai maksimum 97 81
Nilai minimum 48 40
Nilai rata-rata 62,22 55,01
Jumlah sampel 37 38
Standar deviasi 12,24 10,81
Berdasarkan tabel deskripsi nilai motivasi belajar di atas, nilai maksimum pada kelas eksperimen yaitu 97 dan pada kelas kontrol yaitu 81. Sedangkan nilai minimum pada kelas eksperimen yaitu 48 dan pada kelas kontrol yaitu 40. Perolehan nilai tersebut didapatkan melalui postest angket motivasi di kedua kelas setelah proses pembelajaran selesai. Jumlah nilai rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 62,22 dan pada kelas kontrol 55,01 yang diperoleh dari nilai total dari masing-masing kelas.
Sedangkan nilai standar deviasi pada kelas eksperimen yaitu 12,24 dan pada kelas kontrol yaitu 10,81.
Gambar 4.1 Grafik Distribusi Frekuensi Motivasi Belajar Eksperimen
Gambar 4.2 Grafik Distribusi Frekuensi Motivasi Belajar Kontrol 2. Data Hasil Belajar
Tabel 4.2 Deskripi Nilai Hasil Belajar Kimia
Nilai
Kelas eksperimen Kelas kontrol
Nilai maksimum 100 100
Nilai minimum 52 46
Nilai rata-rata 88,32 79,47
Jumlah sampel 37 38
Standar deviasi 12,88 20,67
Jumlah nilai siswa
diatas KKM 34 25
Jumlah siswa dibawah
KKM 3 13
Berdasarkan tabel deskripsi nilai hasil belajar di atas, nilai maksimum pada kelas eskpeimen dan kelas kontrol yaitu 100. Sedangkan nilai minimum pada kelas eksperimen yaitu 52 dan nilai minimum pada kelas kontrol yaitu 46. Perolehan nilai tersebut didapatkan dari hasil evaluasi belajar di kedua kelas setelah pemberian materi selesai. Jumlah nilai rata-rata di kelas eksperimen yaitu 88,32 dan pada kelas kontrol yaitu 79,47. Standar deviasi pada kelas eksperimen yaitu 12,88 dan pada kelas kontrol 20,67. Kemudian, jumlah siswa yang di atas nilai KKM di kelas eksperimen yaitu 34 siswa dan di kelas kontrol yaitu 25 siswa.
Gambar 4.3 Grafik Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Eksperimen
Gambar 4.4 Grafik Distribusi Frekuensi Hasil Belajar Kontrol 3. Uji Prasyarat
Hasil uji normalitas dengan menggunakan SPSS dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 4.3 Output Hasil Uji Normalitas
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic Df Sig.
Hasil_belajar_eksperime
n .247 37 .000 .783 37 .001
Hasil_belajar_kontrol .264 37 .000 .795 37 .000 Motivasi_eksperimen .118 37 .200* .938 37 .039
motivasi_kontrol .143 37 .053 .911 37 .006
a. Lilliefors Significance Correction
*. This is a lower bound of the true significance.
Berdasarkan tabel di atas sig motivasi belajar 0,200 > 0,05 artinya terdistribusi normal. Akan tetapi sig hasil belajar 0,000 < 0,05 artinya data tidak terdistribusi normal. Karena salah satu data tidak terdistribusi normal maka uji hipotesis yang selanjutnya dilakukan adalah uji nonparametris yaitu kruskal walls test dan man- whitney test.
4. Uji Hipotesis
Berdasarkan hasil uji prasyarat yang tidak terpenuhi yaitu data tidak berdistribusi normal, maka uji hipotesis dilanjutkan menggunakan uji nonparametris.
Uji nonparametris yang digunakan untuk menguji hipotesis pada penelitian ini yaitu kruskal walls test dan mann-whitney test
a. Kruskal Walls Test
Analisis kruskal walls test, hipotesisnya berbunyi :
Ha : ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media destinasi terhadap hasil dan motivasi belajar kimia secara multivariat siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020.
Ho : tidak ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media destinasi terhadap hasil dan motivasi belajar kimia secara multivariat siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020.
Tabel 4.4 Output Hasil Kruskal Walls Test
Test Statisticsa,b
hasil_belajar_motivasi
Chi-Square 36.226
Df 3
Asymp. Sig. .000
a. Kruskal Wallis Test b. Grouping Variable: kelas
Berdasarkan nilai sig 0,000 < 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak.
Kesimpulannya yaitu ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams
games tournament (TGT) berbantuan media destinasi terhadap hasil dan motivasi belajar kimia secara multivariat siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020.
b. Mann-Whitney Test
Hipotesis yang diujikan untuk variabel terikat A1 :
Ha : ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media destinasi terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020.
Ho : tidak ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media destinasi terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020.
Hipotesis yang diujikan untuk variabel terikat A2 :
Ha : ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media destinasi terhadap motivasi belajar kimia siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020.
Ho : tidak ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media destinasi terhadap motivasi belajar kimia siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020.
Tabel 4.5 Output Hasil Mann-Whitney Test pada Variabel Motivasi
Test Statisticsa
Motivasi
Mann-Whitney U 477.000
Wilcoxon W 1218.000
Z -2.397
Asymp. Sig. (2-tailed) .017
a. Grouping Variable: kelas
Tabel 4.6 Output Hasil Mann-Whitney Test pada Variabel Hasil Belajar
Test Statisticsa
Hasil Belajar
Mann-Whitney U 592,500
Wilcoxon W 1333,500
Z -1,195
Asymp. Sig. (2-tailed) ,232
a. Grouping Variable: kelas
Berdasarkan hasil analisis di atas, kesimpulannya yaitu pada variabel hasil belajar nilai sig 0,232 yang artinya Ha ditolak dan Ho diterima. Berarti tidak ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media destinasi terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020. Sedangkan variabel motivasi dengan nilai sig 0,017 < 0,05 artinya hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Berarti ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media destinasi terhadap motivasi belajar kimia siswa kelas XI MAN 2 Mataram tahun pelajaran 2019/2020.