• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

Dalam dokumen FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (Halaman 56-65)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

11. Komputer = 30 unit 12. Printer = 20 unit 13. tangki solar = 1 unit 14. karyawan = 60 orang

Meskipun begitu, ada juga perusahaan yang hanya mempekerjakan karyawan dengan system kontrak selamanya tanpa mengangkatnya menjadi karyawan tetap.

Hal ini biasanya dilakukan oleh perusahaan outsourcing. Jadi, perusahaan ini berfokus untuk mengumpulkan Sumber Saya Manusia dan mempekerjakan mereka jika ada permintaan dari perusahaan yang merupakan kliennya. Kalau Anda bingung akan mempekerjakan karyawan tetap atau kontrak, berikut beberapa perbedaan karyawan tetap dan kontrak yang perlu Anda ketahui.

Matrik SWOT dapat menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Matrik ini dapat menghasilkan empat sel kemungkinan alternative strategis.

1. Identifikasi Analisis SWOT Faktor Internal dan Eksternal

Efektivitas pemberdayaan antara karyawan outsourcing dan organik memang memiliki keuntungan dan kelebihan masing-masing, sehingga untuk menentukan strategi kefektifan penggunaan karyawan outsourcing atau organic maka digunakan analisis SWOT di mana, faktor internal terdiri atas dua komponen dasar yaitu kekuatan (S) dan kelemahan (W).

Faktor Internal

Faktor Status Atribut

Strenghts (kekuatan)

Karyawan outsourcing

1. Karyawan Kontrak Lebih Fleksibel 2. Pekerjaan Lebih Variatif

3. Ringan secara finansial/ Hemat biaya 4. Pengelolaan SDM lebih simple dan

sederhana

5. Perusahaan dapat menyaring pegawai sementara yang mahir dan sesuai dengan kebutuhan. Mereka memiliki peluang yang

lebih baik untuk mendapatkan karyawan baru berkualitas

Weaknesses (Kelemahan)

6. Mempekerjakan outsource memang

menghemat anggaran, namun hati-hati saat membaca detail kontrak karena bisa jadi ada biaya tambahan tersembunyi yang tidak disadari.

7. Butuh waktu untuk proses pengalihan tugas dan rekrutmen Kembali

Strenghts (kekuatan)

Karyawan organic

1. Stabilitas Pekerjaan 2. Jaminan pekerjaan optimal

3. Keefektifan menghasilkan produk sesuai dengan permintaan klien

4. Pelatihan Pengembangan Diri Karyawan Weaknesses

(Kelemahan)

1. Besarnya Tunjangan Karyawan Tetap 2. Bayaran Karyawan Tetap besar

Faktor eksternal terdiri atas peluang (O) dan ancaman (T). Faktor peluang adalah situasi atau kondisi yang berasal dari luar kondisi social ekonomi sedangkan ancaman merupakan kondisi di luar yang dapat mengancam eksistensi kinerja karyawan. Berikut factor eksternal diuraikan sebagai berikut:

Faktor Eksternal

Faktor Status Atribut

Opportunities (peluang)

Karyawan outsourcing

1. Mempekerjakan pekerja sementara

memungkinkan perusahaan untuk memiliki komposisi tenaga kerja dan biaya yang lebih fleksibel

2. Mengurangi biaya kepegawaian secara keseluruhan

3. Kehadiran mereka dapat membuat karyawan tetap perusahaan tetap produktif, tetapi tidak terlalu stress ketika menghadapi kesibukan pekerjaan akibat lonjakan permintaan Threats

(Ancaman)

4. Ada risiko lebih besar mengenai kebocoran rahasia perusahaan

5. Jika tenaga outsource yang dipekerjakan tidak sesuai harapan, bisa jadi time line delivery pekerjaanmu malah molor

6. Jika perusahaan tidak memperlakukan pekerja

nya dengan baik dan adil, para tenaga kerja bisa saja berhenti mendadak atau melakukan protes

Opportunities (peluang)

Karyawan organic

7. Stabilitas Pekerjaan

8. Reputasi perusahaan terjaga

9. Mendapatkan kapasitas karyawan yang maksimal

10. Terbangun kepercayaan dari karyawan 11. Peningkatan penjualan dengan kinerja yang

maksimal Threats

(Ancaman)

12. Tuntutan komitmen pekerja terhadap perusahaan

13. Mengeluarkan banyak biaya untuk pajak pekerja

14. Merencanakan mendanai fasilitas kesehatan dan rencana pension pekerja 15. Berlaku nya undang-undang

ketenagakerjaan dalam beberapa aspek

2. Analisis SWOT Faktor Internal dan Eksternal Pemberdayaan Karyawan

outsourcing

Berdasarkan pada identifikasi factor internal dan eksternal pada pemberdayaan karyawan outsourcing maka dilakukan analisis SWOT yang disajikan sebagai berikut:

Faktor Internal Bobot Ranting Skor

Kekuatan

1. Karyawan Kontrak Lebih Fleksibel

0.169811

4

0.679245

2. Pekerjaan Lebih Variatif

0.169811

4

0.679245

3. Ringan secara finansial/Hemat biaya

0.169811

4

0.679245

4. Pengelolaan SDM lebih simple dan

sederhana

0.127358

3

0.382075

5. Perusahaan dapat menyaring pegawai

sementara yang mahir dan sesuai dengan kebutuhan. Mereka memiliki peluang yang lebih baik untuk mendapatkan karyawan baru

0.108491 3 0.325472

berkualitas

Jumlah

0.745283 18 2.745283

Kelemahan

6.Mempekerjakan outsourcing memang menghemat anggaran, namun hati-hati saat membaca detail kontrak karena bisa jadi ada biaya tambahan tersembunyi yang tidak disadari.

0.127358 3 0.382075

7.Butuh waktu untuk proses pengalihan tugas dan rekrutmen Kembali

0.127358 3 0.382075

Jumlah

0.254717 6 0.764151

Total Keseluruhan

1 24 3.509434

Faktor strategis Bobot Ranting Skor

Faktor Eksternal

Peluang 1. Mempekerjakan pekerja sementara

memungkinkan perusahaan untuk memiliki komposisi tenaga kerja dan biaya yang lebih fleksibel

0.195652 4 0.782609

2. Mengurangi biaya kepegawaian secara

keseluruhan

0.195652 4 0.782609

3. Kehadiran mereka dapat membuat karyawan tetap perusahaan tetap produktif, tetapi tidak terlalu stress ketika menghadapi kesibukan pekerjaan akibat lonjakan permintaan

0.168478 3 0.505435

Jumlah

0.559783 11 2.070652

Ancaman

4.Ada risiko lebih besar mengenai kebocoran

rahasia perusahaan

0.146739 3 0.440217

5.Jika tenaga outsourcing yang dipekerjakan tidak sesuai harapan, bisa jadi time line delivery

pekerjaanmu malah molor

0.146739 3 0.440217

6. Jika perusahaan tidak memperlakukan pekerja nya dengan baik dan adil, para tenaga kerja bisa saja berhenti mendadak atau melakukan protes

0.146739 3 0.440217

Jumlah

0.440217 9 1.320652

Total

1 20 3.391304

Dengan tersusunnya matrik IFAS dan EFAS tersebut dapat menghasilkan nilai skor pada masing-masing faktor internal dan eksternal sebagai berikut :

- Faktor Kekuatan : 2.74

- Faktor Kelemahan : 0.76

- Faktor Peluang : 2.07

- Faktor Ancaman : 1.32

Yang dapat digambarkan dalam rumusan matrik SWOT sebagai berikut:

Tabel 4.2. Matriks IFAS dan EFAS Pemberdayaan Karyawan Outsourching

EFAS

IFAS

Strength (S) Weakness (W)

Opportunity (O) Strategi (SO)= 2.74 +0.76

= 3.50

Strategi (WO)

= 0.76+ 2.07

= 2.83

Threats (T) Strategi (ST)

= 2.74+ 1.32

= 4.06

Strategi (WT)

= 0.76 + 1.32

= 2.08

Penentuan grand strategi yang dilakukan menggunakan perhitungan skoring untuk faktor internal dan eksternal, kemudian skor tersebut dimasukkan ke dalam matriks grand strategy atau kuadran SWOT. Perhitungan penentuan strategi yang

digunakan sebagai berikut:

Penentuan kuadran SWOT (

)= = kuadran SWOT 0.99;037

Berdasarkan hasil penentuan kuadran tersebut dapat kita buat matriks grand efektivitas pemberdayaan karyawan outsourcing seperti pada gambar dibawah ini:

Gambar 4.2. Diagram Analisis SWOT

3. Analisis SWOT Faktor Internal dan Eksternal Pemberdayaan Karyawan Organik

Berdasarkan pada identifikasi factor internal dan eksternal pada pemberdayaan karyawan organic maka dilakukan analisis SWOT yang disajikan sebagai berikut:

Faktor Internal Bobot Ranting Skor

Kekuatan

Stabilitas Pekerjaan 0.136546 3 0.409639

Jaminan pekerjaan optimal 0.120482 3 0.361446

Keefektifan menghasilkan produk sesuai dengan permintaan klien

0.136546 4 0.546185 Pelatihan Pengembangan Diri Karyawan 0.136546 4 0.546185

Jumlah 0.53012 14 7.421687

Kelemahan

Bayaran Karyawan Tetap besar 0.305221 3 0.915663

Besarnya Tunjangan Karyawan Tetap 0.164659 2 0.329317

Jumlah 0.46988 5 1.24498

Faktor Eksternal

Peluang

Stabilitas Pekerjaan 0.09447 3 0.28341

Reputasi perusahaan terjaga 0.078341 4 0.313364

Mendapatkan kapasitas karyawan yang maksimal 0.071429 3 0.214286 Terbangun kepercayaan dari karyawan 0.076037 4 0.304147 Peningkatan penjualan dengan kinerja yang

maksimal

0.078341 4 0.313364

Jumlah 0.398618 18 1.428571

Ancaman Tuntutan komitmen pekerja terhadap

perusahaan

0.177419 2 0.354839

Mengeluarkan banyak biaya untuk pajak pekerja 0.158986 2 0.317972 Merencanakan mendanai fasilitas kesehatan dan

rencana pension pekerja

0.092166 3 0.276498

Berlaku nya undang-undang ketenaga kerjaan dalam beberapa aspek

0.172811 2 0.345622

Jumlah 0.601382 9 1.294931

Dengan tersusunnya matrik IFAS dan EFAS tersebut dapat menghasilkan nilai skor pada masing-masing faktor internal dan eksternal sebagai berikut :

- Faktor Kekuatan (S) : 7.42

- Faktor Kelemahan (W) : 1.24

- Faktor Peluang (O) : 1.42

- Faktor Ancaman (T) : 1.29

Yang dapat digambarkan dalam rumusan matrik SWOT sebagai berikut:

Tabel 4.2 . Matriks IFAS dan EFAS Pemberdayaan Karyawan Outsourcing

EFAS

IFAS

Strength (S) Weakness (W)

Opportunity (O) Strategi (SO)= 7.42 +1.42

= 8.84

Strategi (WO)

= 1.24+ 1.42

= 2.66

Threats (T) Strategi (ST)

= 7.42 + 1.29

= 8.71

Strategi (WT)

= 1.24 + 1.29

= 2.53

Penentuan grand strategi yang dilakukan menggunakan perhitungan skoring untuk faktor internal dan eksternal, kemudian skor tersebut dimasukkan ke dalam matriks

grand strategy atau kuadran SWOT. Perhitungan penentuan strategi yang digunakan sebagai berikut:

Penentuan kuadran SWOT (

)= kuadran SWOT (3,08: 0.06)

Berdasarkan hasil penentuan kuadran tersebut dapat kita buat matriks grand efektivitas pemberdayaan karyawan organic Seperti pada gambar dibawah ini:

Gambar 4.3. Diagram Analisis SWOT

Dalam dokumen FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (Halaman 56-65)

Dokumen terkait