• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

2. Hasil Penelitian Siklus II

diperbaiki dalam proses pelaksanaan siklus berikutnya. Setelah dilakukan analisis yang cermat dengan guru mata pelajaran, hal-hal yang masih perlu ditingkatkan dalam pelaksanan pembelajaran adalah sebagai berikut.

1) Kegiatan guru meliputi: guru tidak mengajukan pertanyaaan kepada siswa, guru tidak membantu siswa mendefinisikan dan mengatur tugas pembelajaran yang diberikan, dan guru tidak menyelesaikan seluruh topik secara tuntas.

2) Aktivitas siswa antara lain: kurangnya rasa hormat terhadap guru oleh siswa, kurangnya konsentrasi saat siswa mengikuti pembelajaran, siswa masih kurang dalam perencanaan dan persiapan tugas yang diberikan oleh guru, dan kurangnnya kerjasama antar siswa antar anggota kelompok.

meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sesuai kriteria yang telah ditentukan.

2) Peneliti dengan guru menyiapkan lembar observasi aktivitas guru selama proses pembelajaran berlangsung.

3) Peneliti dengan guru menyiapkan lembar observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

4) Peneliti dengan guru membuat tes pilihan ganda yang digunakan untuk mengvaluasi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah.

5) Peneliti dengan guru menyiapkan kunci jawaban tes.

b. Pelaksanaan tindakan

Pelaksanaan tindakan siklus II dilakukan paada hari sabtu 23 April 2022. Pelaksanan tindakan siklus II ini dilaksanakan sesuai dengan RPP yang sudah dibuat, dengan melakukan perbaikan- perbaikan yang ada pada siklus I. Adapun materi pembelajaran pada siklus II pada pertemuan ni ialah guru menjelaskan materi tentang ketentuan zakat. Pada saat melakukan persepsi, guru tampak lebih giat bertanya kepada siswa terkait materi pembelajaran yang dimaksud, siswa juga tampak lebih tertarik untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran, dan siswa yang kurang memperhatikan belajar dapat diatasi. Ketika guru bertanya dan meminta siswa untuk mengingat kembali pelajaran sebelumnya, antusiasme siswa ditunjukkan dengan keberanian mereka untuk mengangkat tangan untuk menjawab

pertanyaan yang diajukan oleh guru dan menjawabnya dengan tertib.

Hal ini menunjukkan bahwa siswa kurang pemalu, siswa lebih aktif bertanya, dan siswa terlibat dalam pembelajaran dengan disiplin. Siswa lebih aktif di kelas karena guru membimbing siswa. Ketika mereka berdiskusi dengan kelompoknya, mereka tampak dapat bekerja sama satu sama lain. Saat diminta mempersentasikan hasil diskusinya, mereka aktif menjelaskan apa yang dibahas. Proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa adalah sebagai berikut:

1) Kegiatan pendahuluan

Guru memasuki kelas, menyapa dan berdoa bersama sebelum memasuki kelas, dan guru menyapa siswa dengan menanyakan kabar mereka. Setelah itu, guru memimpin siswa dan melakukan absensi. Guru meminta siswa untuk mengatur posisi duduknya agar rapi dan siap belajar.

Guru memaknai materi yang dipelajari minggu lalu dalam kaitannya dengan materi yang dipelajari hari ini dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa, dan siswa masih ingat siapa yang berhak menerima zakat. Setelah itu siswa terlihat lebih antusias dengan menjawab pertanyaan dengan mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan yang sudah diajukan. Guru kemudian memberikan motivasi belajar dan apa tujuan mempelajari materi yang akan dipelajari hari ini dengan memberikan gambaran tentang peraturan zakat, dengan membayar

zakat seseorang dapat mensucikan harta dan jiwa manusia. Setelah itu guru menyampaikan materi inti yang disyariatkan oleh zakat yaitu pembagian zakat fitrah dan zakat mal, serta syarat-syarat mengeluarkan zakat.

2) Kegiatan inti

Pada kegiatan inti, tindakan yang dilakukan guru ialah menjelaskan mekanisme pelaksanaan pembelajaran dengan model PBL yang dilaksanakan sebagai berikut.

a) Mengamati, dan membimbing siswa untuk memecahkan masalah

Pada tahap ini, guru mengajukan pertanyaan kepada siswa terkait ketentuan materi zakat. Guru membiarkan siswa menginspirasi pemekiran siswa, biarkan mereka mulai aktif berpartisipasi dalam berpikir, daripada pasif menunggu penjelasan guru. Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa pada waktu itu ialah pertanyaan tentang berapa banyak zakat fitrah yang harus dikeluarkan dan bagaimana pembagian zakat mal yang benar.

b) Menanya, memunculkan permasalahan

Setelah guru meraangsang ide siswa pada tahap identifikasi masalah, guru kembali menanyakan kepada siswa masalah apa yang muncul pada pertanyaan pertama. Tidak lama kemudian, seorang siswa bertanya bagaimana seorang

petani dengan hasil padi 5 ton menghitung zakat, dengan irigasi gratis, jadi berapa zakat yang harus dikeluarkan. Selain itu ada juga siswa yang mengajukan pertanyaan tentang apa saja syarat harta yang harus dizakati. Secara tidak langsung, disitu siswa sudah memiliki beberapa penyajian permasalahan. Kemudian guru menyuruh siswa untuk merumuskan beberapa pertanyaan tersebut dengan maksud supaya para siswa bisa ikut aktif untuk berfikir bagaimana cara menjawab pertanyaan tersebut dan bagiamana cara memecahkan masalah yang ada.

c) Mengumpulkan informasi

Pada tahap ini, guru membagi siswa menjadi 5 kelompok yang terdiri dari 6 siswa. Setelah siswa berkumpul dengan kelompoknya masing-masing, guru membimbing dan mengawasi kegiatan diskusi. Setiap kelompok berdiskusi untuk menjawab pertanyaan yang sudah diberikan pada tahap penyajian permasalah tadi. Guru menyuruh siswa mencari solusi atau jawaban dari permasalahan yang sudah diberikan tadi lewat buku atau sumber-sumber lain yang menunjang untuk kemudian mereka disukusikan. Terlihat siswa antusias dan keompak saat melakukan diskusi.

d) Mengasosiasi/mengolah informasi

Pada tahap ini, guru mengontrol dan mengawasi jalannya diskusi. Guru berkeliling setiap kelompok,

memberikan bimbingan kepada siswa yang masih bingung dalam pemecahan masalah, memungkinkan mereka berdiskusi pemecahan masalah lebih antusias sampai akhirnya menemukan solusi atau jawaban dari masalah tersebut. Setelah itu, guru meminta siswa untuk mencatat hasil diskusi dalam bentuk ringkasan dan memeriksa jawaban mereka sebelum mempersentasikannya.

e) Mengkomunikasikan

Sesudah diskusi selesai dan jawaban dicek kembali, guru mempersilahkan perwakilan dari masing-masing kelompok untuk maju dan mempersentasikan hasil diskusi. Hal ini dilakukan untuk melatih daya pikir dan mengasah keberanian siswa untuk berbicara di kelas. Selama diskusi, banyak siswa terlihat terlihat aktif berpartisipasi, mengangkat tangan untuk bertanya atau menyampaikan pendapat. Dari sudut pandang ini, beberapa siswa memilikii pro dan kontra untuk sudut pandang ini. Jadikan diskusi lebih seru karena mereka lebih aktif dalam proses diskusi. Guru bertindak sebagai penengah antara perbedaan pendapat siswa. Namun, ketika diskusi selesai guru masuk. Guru kemudian memberikan penguatan kepada siswa atas materi yang mereka diskusikan.

3) Kegiatan penutup

Guru meminta siswa untuk menyimpulkan materi yang telah dibahas. Guru melakukan refleksi dengan menjelaskan pertanyaan yang diajukan siswa, kemudian guru menilai dengan memberikan soal pilihan ganda, yang diberikan selama 15 menit.

Guru mengkomunikasikan topik pembelajaran yang akan dibahas minggu depan, dan guru menutup pelajaran dengan salam dan doa.70

c. Observasi dan evaluasi 1) Tahap Observasi

a) Observasi aktivitas guru

Berdasarkan analisis dan observasi aktivitas guru, proses pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus sebelumya, seperti terlihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.9

Hasil Observasi Guru Siklus II

No Kegiatan Indikator

Siklus Skor 1 2 3 4 1 Pendahuluan Orientasi

1. Guru memulai proses pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa

2. Guru mengecek kehadiran siswa

3. Guru mempersiapkan siswa fisik dan mental saat mereka memulai kegiatan belajar

70 Aktivitas Pembelajaran Siswa dan Guru pada siklus II, Observasi, Mujur, 23 April 2022

No Kegiatan Indikator

Siklus Skor 1 2 3 4 Persepsi

1. Guru menghubungkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan materi sebelumnya

2. Guru mengajukan pertanyaan terkait pembelajaran

Motivasi

1. Guru menguraikan manfaat mempelajari mata pelajaran yang dipelajari

2. Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran dalam pertemuan yang sedang berlangsung

Sebagai refrensi

Guru memperkenalkan kompetensi inti dan kompetensi dasar, metrik dan KKM pada pertemuan yang terjadi

2 Kegiatan inti 1. Guru membagi siswa menjadi 5 kelompok

 2.Guru menjelaskan mekanisme

pelaksanaan proses pembelajaran dengan mengikuti langkah-langkah pembelajaram

3. Mengamati

Guru meminta siswa melakukan kegiatan observasi berupa membaca LKS terkait dengan KD yang akan dikembangkan

4.Bertanya

Guru mendorong siswa untuk

mengajukan pertanyaan terkait zakat fitrah dan zakat mal

5.Mengumpulkan informasi Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi dalam kelompok untuk memecahkan masalah dengan membaca berbagai refrensi, observasi, dan sumber lainnya

No Kegiatan Indikator

Siklus Skor 1 2 3 4 6. Menautkan/memproses infromasi

Guru meminta siswa menganalisis data dan merumuskan jawaban atas pertanyaan yang telah diajukan sebelumnya

7. Mengkomunikasikan

Guru membantu siswa memberikan jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan sebelumnya

3 Penutup Kegiatan akhir

1. Guru memberikan kesimpulan

2. Guru membantu siswa

merefleksikan dan mengevaluasi proses pemecahan masalah yang dilakukan

3. Guru mengkomunikasikan informasi tentang topik studi yang akan datang

 4. Guru mengakhiri kegiatan salam

untuk belajar

Jumlah 4 27 32

Persentase keterlaksanaan 83%

Kategori Baik

Keterangan :

1 = Guru tidak mengambil tindakan 2 = Guru mengambil tindakan yang cukup 3 = Guru melakukannya dengan baik

4 = Guru melakukan pekerjaan dengan sangat baik

Rumus untuk menghitung persentase observasi kepada guru menggunakan rumus sebagai berikut:

P =

x 100%

P =

x 100%

P = 83%

Dari hasil observasi aktivitas guru, pada tabel diatas jadi bisa diketahui persentase tingkat keberhasilan aktivitas guru sesudah dilakukan analisis dalam siklus ke II mencapai 83%.

Hasil observasi aktivitas guru bisa dikategorikan dengan kategori baik.

b) Observasi aktivitas siswa

Berdasarkan observasi dan analisis aktivitas siswa selama proses pembelajaran, aktivitas siswa meningkat dari siklus berikutnya. Seperti yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.10

Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus II71

No Kegiatan Indikator

Siklus Skor 1 2 3 4 1 Pendahuluan Orientasi

1. Siswa menjawab salam dan berdoa untuk memulai pembelajaran

2. Siswa berpartisipasi dan belajar

3. Siswa siap belajar

Persepsi

1. Siswa dapat menghubungkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan materi sebelumnya

2 Siswa menjawab pertanyaan

71 Aktivitas Pembelajaran Siswa pada Siklus II, Observasi, Mujur, 23 April 2022

No Kegiatan Indikator

Siklus Skor 1 2 3 4 Motivasi

1. Siswa memahami manfaat mempelajari mata pelajaran yang dipelajari

a. Siswa mendengarkan tujuan

pembelajaran yang

dikomunikasikan oleh guru

Sebagai refrensi

Siswa menyimak kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, KKM yang diajarkan guru

2 Kegiatan Inti 1. Siswa membagi kelompok belajar menjadi 5 kelompok

 2. Siswa mendengarkan mekanisme

pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran yang diperkenalkan oleh guru

3. Siswa aktif melakukan kegiatan observasi yaitu berupa membaca LKS yang dirumuskan sesuai dengan KD

4. Siswa mengajukan pertanyaan terkait zakat fitrah dan zakat mal

 5. Siswa mengumpulkan informasi

dari berbagai refrensi untuk memecahkan masalah

6. Siswa menganalisis data dan merumuskan jawaban yang relevan dengan pertanyaan yang mereka ajukan

7. Perwakilan siswa dari masing- masing kelompok menanggapi pertanyaan yang mereka ajukan

3 Penutup Kegiatan akhir

1. Siswa mendengarkan ringkasan

No Kegiatan Indikator

Siklus Skor 1 2 3 4 guru

2. Siswa mendengarkan refleksi dan evaluasi guru

 3. Siswa mendengarkan informasi

tentang topik studi yang akan dating

4. Siswa menutup kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan menjawab salam

Jumlah 4 33 24

Persentase keterlaksanaan 80%

Kategori Baik

Keterangan :

1 = Siswa tidak melakukan kegiatan belajar

2 = Jika pembelajaran pemecahan masalah selesai maka kegiatan belajar siswa berjalan dengan cukup baik

3 = Jika pembelajaran pemecahan masalah cukup tuntas, maka aktivitas belajar siswa terlaksana dengan baik

4 = Jika pembelajaran pemecahan masalah selesai, siswa melaakukan kegiatan pembelajaran dengan sangat baik.

Rumus untuk menghitung persentase aktivitas siswa yang diamati dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

P =

x 100%

P =

x 100%

P = 80%

Berdasarkan observasi aktivitas siswa, pada tabel di atas diperoleh data untuk siklus II mencapai 80%. Dapat disimpulkan bahwa tingkat keaktifan siswa secara keseluruhan sudah sesuai dengan standar bahwa siswa selama ini aktif. Hal ini membuktikan adanya peningkatan setelah siklus II.

2) Tahap Evaluasi kemampuan hasil belajar siswa

Tes penilaian diberikan dengan menyelesaikan tes pilihan ganda hingga 10 pertanyaan dengan 15 menit. Nilai 75 merupakan nilai KKM yang sudah ditetapkan pada mata pelajaran PAI. Tabel kemampuan belajar siswa siklus II adalah sebagai berikut.

Tabel 4.11

Hasil Kemampuan Belajar Siswa Siklus II

No Nama Siswa Skor

perolehan Ketuntasan

1. Aenaya Nurpadila 80 Tuntas

2. Ahmad Rok‟iy Nurjane 90 Tuntas

3. Andriyan Anggara 80 Tuntas

4. Arya Adinata 80 Tuntas

5. Ayu Nusa Fika 80 Tuntas

6. Baiq Amalia Sholeha 80 Tuntas 7. Bq Saskiya Purnama Anis 90 Tuntas 8. Chandra Dwi Mutiara 90 Tuntas

9. Dania Selfiyana 80 Tuntas

10. Dimas Saputra 80 Tuntas

11. Gita Dawai Atmani 90 Tuntas 12. Harno Sudayanto 70 Tidak tuntas

13. Ismayani Candre 80 Tuntas

14. Lilis Soleha 90 Tuntas

15. M. Febri Hardiansyah 80 Tuntas

16. Maryunani 80 Tuntas

17. Mira Anjela 90 Tuntas

18. Mira Novelia 80 Tuntas

19. Moh. Efendi 90 Tuntas

20. Nazea Amalia 80 Tuntas

21. Nil Auliani 90 Tuntas

22. Patur Gunawirawan 80 Tuntas

23. Radit Janwar‟am 70 Tidak tuntas

24. Rio Adrian 80 Tuntas

25. Shahrul Gani 70 Tidak tuntas

26. Siti Rahmah Hilwa 80 Tuntas 27. Sofia Robiatul Husna 90 Tuntas

28. Suhaili 80 Tuntas

29. Sunardi Pratama 70 Tidak tuntas

30. Tesa Oktapiana 80 Tuntas

31. Yati Octavia 80 Tuntas

Jumlah 2.530 27 T & 4 TT

Rumus hasil analisis tes P =

P =

P = 82

Rumus ketentuan klasikal x 100

x 100 87,09

x 100%

x 100%

12,90

Tabel 4.12

Hasil Rekapitulasi Ketuntasan Belajar Siswa Siklus II

No Uraian Keterangan

1. Jumlah keseluruhan siswa 31

2. Jumlah peserta tes 31

3. Nilai rata-rata siswa 82

4. Jumlah siswa yang tuntas belajar 27 5. Jumlah siswa yang tidak tuntas belajar 4

6. Ketuntasan belajar 87,09%

Berdasarkan data pada tabel di atas, terlihat bahwa dibandingkan dengan siklus sebelumnya, hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa, siswa mengalami peningkatan.

Berdasarkan form penilaian siklus II yang diikuti oleh 31 siswa mengalami peningkatan, dengan persentase siswa yang tuntas 87,09% mencapai ketuntasan yang ditentukan secara klasikal sebesar 75. Hasil tersbut terbukti berhasil dalam penelitian ini, sehingga peneliti tidak perlu melanjutkan ke siklus berikutnya.

d. Refleksi

Berdasarkan lembar observasi proses pembelajaran guru, tahap ini memperkenalkan proses pembelajaran siklus II, dan lembar observasi aktivitas siswa pada siklis II meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menerapkan model pembelajaran PBL. Materi pembelajaran PAI SMAN 1 Praya Timur keterampilan zakat mal.

Berdasarkan hasil diskusi peneliti bersama guru mata pelajaran, bisa disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam memecahkan masalah sudah meningkat dan telah mencapai ketuntasan pada siklus II, sehingga penelitian bisa diakhiri sampai pada siklus ini.

Adapun hasil yang didapat dari beberapa catatan selama proses pelaksanaan kegiatan belajar ialah sebagai berikut.

1) Guru sudah melakukan proses pembelajaran dengan baik selama proses belajar berlangsung.

2) Dalam proses pembelajaran antusias dan keaktifan siswa sudah meningkat dibandingkan pada siklus sebelumnya.

3) Selama proses pembelajaran berlangsung guru sudah melakukan bimbingan dengan baik terhadap siswa.

4) Kemampuan siswa dalam memecahakan masalah sudah meningkat dibanding dengan siklus I.

Dokumen terkait