70 BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini akan dibahas hasil pengembangan Modul Praktikum Sistem Mikroprosesor dengan model pengembangan menggunakan lima tahap yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Hasil pengujian validasi ahli media, dan validasi materi untuk menentukan kelayakan dari modul praktikum yang dirancang oleh peneliti.
1. Perancangan Modul (Analysis)
Tahap ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana keadaan di lapangan (di lab elektronika) Sehingga perlu dilakukan analisis untuk memudahkan dalam proses pengembangan Modul Praktikum Sistem Mikroprosesor yang akan di rancang. Diantaranya menganalisis materi sistem mikroprosesor dan pengetahuan tentang sistem mikroprosesor agar memudahkan saat proses merancang modul, agar mudah dipahami dan layak digunakan.
2. Tahap Perancangan (Design)
Hasil analisis diatas menjadi alasan dalam tahap perencanaan penyusunan Modul Praktikum Sistem Mikroprosesor dengan menggunakan media word dan canva
sebagai media pembuatan modul, agar terlihat menarik dan efisien, sampul modul terlihat pada Gambar 4.1.
Gambar 4.1 Tampilan Cover modul
a. Penyusunan Kerangka Modul
Menyusun kerangka modul merupakan identifikasi pokok-pokok materi pembelajaran yang sesuai dengan indikator dan mengatur serta menyusun pokok materi yang ada di dalamnya secara sistematis yang sesuai dengan kompetensi inti dan kompetensi dasarnya agar terciptanya modul yang layak di gunakan. Adapun kerangka modul dapat dilihat pada materi dibawah.
b. Penyusunan Komponen / Isian Dalam Modul
Adapun pembuatan kerangka modul melibatkan beberapa aspek yang berguna untuk kelengkapan modul yang terdiri dari beberapa bagian antara lain:
1) Halaman Sampul 2) Kata Pengantar
3) Tata Tertib
4) Tujuan Pembelajaran, Kemampuan yang diharapkan, dan Peralatan yang digunakan
5) Materi Hardware dan Software 6) Materi Interface Data Digital 7) Materi Interface Dengan LCD 8) Materi Interface Input Analog 9) Materi Interface Output PWM
10) Materi Mengontrol LED Menggunakan Nilai ADC 11) Daftar Pustaka
Adapun penjelasan isian yang terdapat dalam modul adalah sebagai berikut:
1) Halaman Sampul
Pada halaman sampul berisi tentang judul modul, dan desain Modul Praktikum Sensor Mikroprosesor.
Sampul modul dapat dilihat pada Gambar 4.1
2) Kata Pengantar
Pada halaman kata pengantar merupakan kalimat pembuka dalam modul yang berisi kalimat pujian kepada Allah SWT dan terimakasih atas selesainya perancangan modul praktikum serta batasan cakupan materi dan serta tujuan penulisan modul, kritik maupun saran. Kata pengantar modul dapat dilihat pada Gambar 4.2.
Gambar 4.2 Tampilan Kata Pengantar Pada Modul
3) Tata Tertib
Pada halaman tata tertib merupakan rancangan untuk menentukan dan aturan -aturan yang di patuhi sebelum memulai proses pembelajaran, agar dalam
proses menggunakan modul dapat berjalan dengan lancar dan teratur. Tata Tertib modul dapat dilihat pada Gambar 4.3 berikut ini.
Gambar 4.3 Tampilan Tata Tertib
4) Tujuan pembelajaran dan peralatan dan kemampuan yang diharapkan.
Pada tampilan dibawah menujukan tentang tujuan pembelajaran dari modul yang sudah dibuat, untuk
menujukan tentang kegunaan dan manfaat dari pembelajaran mengunakan modul, sebelum memulai Praktikum Sistem Mikroprosesor.
Gambar 4.4 Tujuan Pembelajaran, Kemampuan yang diharapkan, dan peralatan yang digunakan
5) Materi Hardware dan Software
Materi Hardware dan Software terdiri dari penjelasan tentang Arduino Board, Bahasa Pemrograman C dan Instalasi Arduino, Dengan menjelaskan tampilan yang ada pada aplikasi dan tata cara penggunaan dan cara menjalankan aplikasi Arduino, seperti pada Contoh Gambar 4.5 dapat dilihat dibawah:
Gambar 4.5 Hardware dan Software
6) Materi Interface Data Digital
Pada Materi Interface Data Digital, menjelaskan beberapa aspek dari materi Interface Data Digital, seperti penjelasan Interface Data Digital yang terbagi empat menjadi bagian seperti, Aplikasi Kontrol Output
LED, Aplikasi Kontrol Output Seven Segment, Aplikasi Kontrol Output Motor Servo, Aplikasi Input dengan Push Button. Serta menjelaskan pengertian, tata letak rangkaian, seperti pada Gambar 4.6, Gambar 4.7, Gambar 4.8, dan Gambar 4.9.
Gambar 4.6 Materi Interface Data Digital pada penjelasan Aplikasi Kontrol Output LED.
Gambar 4.7 Materi Interface Data Digital pada penjelasan Aplikasi Kontrol Output Seven Segment
Gambar 4.8 Materi Interface Data Digital pada penjelasan Aplikasi Kontrol Output Motor Servo
Gambar 4.9 Materi Interface Data Digital pada penjelasan Aplikasi Input Dengan Push Button
7) Materi Interface Dengan LCD
Pada materi Interface Dengan LCD menjelaskan tentang suatu display dari bahan cairan kristal yang pengoperasiannya menggunakan sistem dot matriks.
LCD banyak digunakan sebagai display dari alat-alat elektronika seperti kalkulator, multimeter digital, jam digital dan sebagainya. Penjelasannya seperti pada Gambar 4.10.
Gambar 4.10 Materi Interface Dengan LCD
8) Materi Interface Input Analog
Interface Input Analog (ADC) merujuk pada proses menghubungkan dan menggunakan input analog pada
perangkat elektronik untuk mengkonversi sinyal analog menjadi sinyal digital. Penjelasannya seperti pada Gambar 4.11.
Gambar 4.11 Materi Interface Analog (ADC)
9) Materi Interface Output PWM
Interface Output PWM (Pulse Width Modulation) merujuk pada teknik menghasilkan sinyal digital dengan berbagai proporsi tinggi (HIGH) dan rendah (LOW) untuk mengendalikan perangkat analog seperti motor, lampu LED, atau perangkat lain yang membutuhkan kontrol daya variabel. Penjelasannya seperti pada Gambar 4.12.
Gambar 4.12 Materi Interface Output PWM
10) Materi Mengontrol LED Menggunakan Nilai ADC Interface Serial USART (Universal Synchronous/Asynchronous Receiver/Transmitter)
adalah protokol komunikasi yang digunakan untuk mentransmisikan data serial antara perangkat elektronik. Penjelasannya seperti pada Gambar 4.13.
Gambar 4.13 Materi Mengontrol LED Menggunakan Nilai ADC
11) Daftar Pustaka
Pada daftar pustaka merupakan kelengkapan dari sebuah modul yang sudah disusun dengan sedemikian untuk menguatkan referensi dan untuk menciptakan modul yang ter update. Pada daftar pustaka berisi pengutipan informasi dan narasumber yang berisi tentang kelengkapan materi dalam modul. Contoh daftar pustaka dapat dapat dilihat pada Gambar 4.14.
Gambar 4.14 Daftar Pustaka / Referensi
3. Tahap pengembangan (Development)
Pada tahap pengembangan peneliti dari awal sudah melakukan pengembangan pada modul dengan Pengembangan modul yang dibuat menggunakan aplikasi Word, yang mana modul sebelumnya kekurangan materi dan sedikit permasalahan pada perkodingan, Dengan itu peneliti mengembangkan modul yang mencakup, peningkatan materi dari modul sebelumnya dan memperbaiki kodingan.
Sehingga modul yang di hasilkan lebih lengkap dan mudah di pahami.
Tujuan peneliti merancang dan mengembangkan modul dengan mendesain menggunakan aplikasi Word agar modul yang dihasilkan dapat dengan mudah di pahami oleh pengguna modul.
4. Tahap Implementasi
Tahap implementasi merupakan pengecekan pada hasil modul yang sudah jadi, dengan melibatkan tiga ahli validator diantara lain, ahli materi, dan ahli media dari dosen UIN Ar- Raniry Banda Aceh dari Prodi Pendidikan Teknik Elektro.
Untuk menjadikan modul yang telah disusun dapat digunakan dengan layak. Adapun ahli validator yang dituju ada pada Tabel di bawah.
Tabel 4.1 Tampilan Validator Ahli
Bidang Validator 1 Validator 2 Validator 3 Ahli
Materi
Baihaqi, M.T
Fathiah, M.Eng
-
Ahli Media
Sri Safatuddin,
M.Pd
Akbarul Kautsar, M.Pd
Sadrina, M. Sc
5. Tahap validasi modul (Implementasi) a. Validasi Ahli Materi
Validasi ahli materi dilakukan oleh dosen ahli dalam media yang terdapat di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Prodi Pendidikan Teknik Elektro oleh bapak Baihaqi, M.T. sebagai validator 1, ibu Fathiah, M. Eng sebagai validator ke 2, dan ibuk Sadrina, M. Sc sebagai validator ke 3. Data ahli media dapat dilihat pada Tabel 4.2.
Tabel 4.2 Hasil Validasi Materi
No Indikator V1 V2
1
Kebenaran materi berkaitan
dengan mata pelajaran yang tuju 5 4 2
Modul dirancang secara jelas,
lengkap dan mudah dipahami 4 5 3
Modul dirancang untuk mempermudah dalam proses pembelajaran dan mengajar
5 4
4
Teks modul akurat dan mudah
dimengerti 5 4
5
Keakuratan gambar yang terdapat pada modul dapat dipahami
4 4
6
Modul praktikum sistem mikroprosesor dapat mempermudah penyampaian materi dan mempermudah proses belajar dan mengajar
5 5
7
Melalui modul, mahasiswa dapat mengembangkan berbagai keterampilan, seperti keterampilan analitis, pemecahan masalah, dan keterampilan teknis yang relevan dengan bidang studi mereka.
5 5
Total Skor 33 31
Persentase 94,2% 88,5%
Rata – Rata Persentase 91.3%
Hasil dari validasi ahli materi telah dibuktikan pada Tabel 4.2 di atas, didapatkan skor 33, dan 31 dengan persentase 94,2% dan 88,5% maka setelah di bagi dua rata rata persentase nya adalah 91,3%
berdasarkan rumus perhitungan validitas dapat dilihat pada Tabel 3.5 kategori kevalidan modul sehingga hasil yang didapat dari perhitungan uji validasi ahli materi yaitu dengan kategori Sangat Valid.
Berdasarkan hasil validasi ahli materi pertama dan kedua didapatkan sangat memuaskan dengan memperoleh hasil Sangat Valid.
b. Validasi Ahli Media
Validasi ahli media dilakukan oleh dosen ahli dalam media yang terdapat di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
Prodi Pendidikan Teknik Elektro oleh ibu Sri Safiatuddin, M.Pd. sebagai validator 1 bapak Akbarul Kautsar, M.Pd.
sebagai validator 2 dan ibu Sadrina, M. Sc sebagai validator ke 3 Berdasarkan pada data ahli media dapat dilihat pada Tabel 4.3 berikut ini.
Tabel 4.3 Hasil Validasi Media
No Indikator V1 V2 V3
1 Ukuran modul sesuai dengan standar ISO A4(210mmX297mm)
5 5 5
2 Menampilkan pusat pandang (center poin) yang baik
4 5 4
3 Menggunakan kombinasi jenis dan
4 5 4
ukuran huruf yang menarik
4 Kejelasan dan keterbacaan bahasa
5 5 4
5 Tampilan modul tampak jelas dan tersusun
4 5 5
6 Ketepatan jenis dan ukuran huruf.
5 5 5
7 Isi gambar yang terdapat pada modul pembelajaran mudah dipahami
5 5 4
Total Skor 32 35 31
Persentase 91,4% 100% 88,5%
Rata – Rata
Persentase 93,3%
Hasil dari validasi ahli media telah dibuktikan pada Tabel 4.3 di atas, didapatkan skor 32, 35, dan 31 dengan persentase 91, 4%, 100%, dan 85, 5% maka setelah di bagi tiga rata rata persentase nya adalah 93, 3% berdasarkan rumus perhitungan validitas dapat dilihat pada Tabel 3.5 kategori kevalidan modul sehingga hasil yang didapat dari perhitungan uji validasi ahli materi yaitu dengan kategori Sangat Valid. Berdasarkan hasil validasi ahli materi pertama, kedua dan ketiga didapatkan sangat memuaskan dengan memperoleh hasil Sangat Valid.
B. Hasil Validasi