BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN
5.2. Analisis Hasil Pengujian
5.2.3. Hasil Analisis
Pada pembahasan dari analisis hasil kuesioner UI/UX AIS UIN yang berjalan dengan hasil kuesioner evaluasi UI/UX prototipe AIS UIN menggunakan metode perhitungan SUS yang masing-masing skor akhir kuesioner disimpulkan dengan metode statistika Parametrik Paired Sample t-test untuk mengetahui adanya perbedaan nilai hasil kuesionernya. Yaitu:
Gambar 5. 13 Grafik Nilai Rata-Rata Hasil Kuesioner UI/UX AIS UIN yang Berjalan
56.8 52.2 57.1 48.3 53.6
Satisfy(%) Learn&
Memo(%)
Effi(%) Err(%) RATA" KRITERIA
Tabel 5. 4 Tabel Nilai Rata-Rata Hasil Kuesioner UI/UX AIS UIN yang Berjalan
b. Grafik dan tabel hasil kuesioner evaluasi UI/UX prototipe AIS UIN
Gambar 5. 14 Grafik Nilai Rata-Rata Hasil Kuesioner UI/UX AIS UIN Prototipe
Satisfy(%) Learn&
Memo(%)
Effi(%) Err(%) RATA" KRITERIA
Tabel 5. 5 Tabel Nilai Rata-Rata Hasil Kuesioner UI/UX AIS UIN Prototipe Untuk total rata-rata skor perkriteria, kriteria satisfy memperoleh skor 56.8% meningkat 6.2%, Learnability & Memorability memperoleh skor 52.2% meningkat 6.5%, efficiency memperoleh skor 57.1%
meningkat 4.3%, dan Free Error memperoleh skor 48.3% meningkat 6.3%, dan terakhir adalah Rata-rata Kriteria Usability dengan skor 53.6% yang meningkat 5.8%. Sehingga, skor kriteria tersebut beserta total rata-rata nya mengalami peningkatan dibandingkan kuesioner sebelumnya, walaupun skor di atas rata-rata masih menyentuh kriteria penerimaan marginal dan skor Error masih menyentuh skor rentang penolakan.
Hasil akhir perhitunganya masih belum sesuai standar acceptable ranges, hampir seluruh berada di tingkat marginal kecuali error.
Sehingga akan lanjut ke metode mencari perbedaan signifikan dengan metode Paired Sample t-test lewat SPSS dengan hipotesis di bawah ini:
Variabel Isi Hipotesis
H0
Hasil kuesioner survey tampilan antarmuka AIS UIN Jakarta saat ini dengan prototipe penulis mengalami peningkatan dengan perbedaan skor akhir yang tidak signifikan
H1
Hasil kuesioner survey tampilan antarmuka AIS UIN Jakarta saat ini dengan prototipe penulis mengalami peningkatan dengan perbedaan skor akhir yang signifikan
Tabel 5. 6 Tabel Hipotesis yang Akan Disimpulkan oleh Penulis
Dari hasil uji parametrik ini, telah didapatkan hasil di bawah ini:
asymp. sig.=0.001
Karena asymp. sig yang didapatkan adalah 0.001 dan nilai tersebut kurang dari 0.05, maka sudah dipastikan bahwa hipotesis yang diterima adalah H1 yang berisi: “Hasil kuesioner survey tampilan antarmuka AIS UIN Jakarta saat ini dengan prototipe penulis mengalami peningkatan dengan perbedaan skor akhir yang signifikan”. Jadi, untuk kesimpulan dari hasil akhirnya adalah walaupun hasil rata-rata kuesioner prototipe AIS sebelumnya masih masuk ke skala acceptability marginal/netral.
Namun untuk uji perbedaan hasil kuesioner prototipe UI/UX AIS terbukti memiliki perbedaan yang signifikan. Karena asym. sig. yang diperoleh dari metode paired test adalah 0.01, yang terbukti nilai tersebut lebih kecil dari 0.05 (untuk tinjauan detail, bisa lihat subbab). Lalu hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Maka diperoleh hasil bahwa perbedaan nilai hasil kuesioner prototipe UI/UX AIS terbukti memiliki perbedaan yang signifikan. Sehingga rancangan prototipe yang diusulkan penulis bisa diterima, bisa dikerjakan untuk kedepanya memerlukan improvement/peningkatan. Improvement ini akan ditulis pada bagian saran penelitian di bab 6.2.
BAB 6
KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis mengenai prototipe rekomendasi AIS UIN Jakarta, maka bisa disimpulkan yaitu:
Penulis mengembangkan prototipe rekomendasi AIS UIN Jakarta melalui pendekatan UCD (User Centered Design). Pendekatan UCD terbagi menjadi 5 proses yaitu Plan the Human Centered Process di mana penulis mulai melakukan kesepakatan wawancara serta kerjasama terhadap pengembang/expert AIS UIN Jakarta di PUSTIPANDA sembari memperkenalkan penelitianya, Specify the Context of Use di mana penulis mengajukan pertanyaan wawancara terhadap narasumber terkait dengan UI/UX AIS UIN Jakarta, Specify the User and Organization Requirement yang merupakan metode mencari requirement pengguna AIS UIN yang terkait dengan UI/UX nya dengan cara mengadakan survei kuesioner online ke 330 mahasiswa UIN Jakarta sebagai pengguna dan hasil kuesionernya akan disimpulkan melalui perhitungan SUS (System Usability Scale), Produce Design Solution di mana penulis mendesain prototipe AIS UIN Jakarta dengan tools aplikasi desain UI/UX bernama Figma, dan terakhir akan dievaluasi dengan metode Evaluate Design Against Requirement yang mana sistem yang perlu dikembangkan dicek kembali fitur-fiturnya. Setelah itu diadakan kuesioner kepada pengguna sebelumnya yang berjumlah 50 orang untuk mengetahui pendapat pengguna terkait prototipe tersebut. Lalu hasilnya disimpulkan melalui perhitungan SUS.
Hasil pengujian dari tahap evaluasi menghasilkan nilai kriteria satisfy sebesar skor 56.8% meningkat 6.2% dari AIS saat ini, Learnability & Memorability memperoleh skor 52.2% meningkat 6.5% dari AIS saat ini, efficiency memperoleh skor 57.1%
meningkat 4.3% dari AIS saat ini, dan Free Error memperoleh skor 48.3% meningkat 6.3% dari AIS saat ini, dan terakhir adalah Rata-rata Kriteria 53.6 di mana skor tersebut mengalami peningkatan sebanyak 5.8% dibandingkan kuesioner awal dan skor tersebut belum memenuhi standar penerimaan dari konsep SUS. Namun penulis menggunakan cara lain supaya bisa diterima, yaitu membandingkan hasil skor kuesioner evaluasi prototipe AIS UIN dengan kuesioner awal menggunakan metode statistika pengujian
Meskipun hasil rata-rata kuesioner prototipe AIS sebelumnya masih masuk ke skala acceptability marginal/netral, belum masuk acceptance, namun untuk uji perbedaan hasil kuesioner prototipe UI/UX AIS terbukti memiliki perbedaan yang signifikan. Maka dari itu, diperoleh hasil bahwa perbedaan nilai hasil kuesioner prototipe UI/UX AIS terbukti memiliki perbedaan yang signifikan. Sehingga hasil dari penelitian ini bisa diterima, serta bisa dikerjakan untuk kedepanya yang memerlukan improvement.
6.2. Saran
Seusai melakukan penelitian ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk penelitian selanjutnya sekiranya untuk hasil yang lebih baik dari penelitian ini.
Diantaranya saran dan rekomendasi dari penulis adalah:
1. Perlunya peningkatan tampilan model prototipe dari penelitian ini sesudah menyelesaikan penelitian ini dari segi kepuasan tampilan antarmuka, efisiensi akses tampilan, penguasaan interaksi tampilan, dan banyaknya error.
2. Dikarenakan persentase skor kriteria banyak error masih dibawah marginal sebanyak 48.3%, maka diperlukan perbaikan beberapa tombol pada AIS prototipe yang tidak berfungsi atau berfungsi bukan semestinya. Seperti membuat tombol yang berfungsi sesuai nama atau menghilangkan tombol yang tidak terpakai dan menyesuaikan interaksi tombol sesuai judul atau nama. Untuk meminimalisir error pada tampilan prototipe AIS.
3. Memakai aplikasi desain yang lebih baik dari yang ada di penelitian ini jika ada dan diperlukan.
Adissa Vintha Junilla. (2021). Perancangan UI/UX Microservice Sistem Informasi Akademik Kampus dengan Metode Perancangan Benchmark. (Studi Kasus: AIS Mahasiswa UIN Jakarta). 6.
Ali, E. (2016). SATIN – Sains dan Teknologi Informasi Metode User Centered Design( UCD ) dalam Membangun Aplikasi Layanan. 2(2).
Ananda Vickry Pratama. (2020). Perancangan User Interface (ui) dan User Experience (ux) prototype aplikasi mobile AIS menggunakan metode lean ux.
Arifin, Y. (2018). Arifin, Yulyani. SOCS Binus. https://socs.binus.ac.id/2018/08/09/kenal- dekat-dengan-Usability-testing/
Arni, U. D. (2019). Pengertian dan Penerapan Metode User Centered Design (UCD).
https://garudacyber.co.id/artikel/1540-pengertian-dan-penerapan-metode-user-centered- design-ucd
Bangor, A., Staff, T., Kortum, P., Miller, J., & Staff, T. (2009). Determining what individual SUS scores mean: adding an adjective rating scale. Journal of Usability Studies, 4(3), 114–123.
Brooke, J. (1996). SUS: A “Quick and Dirty” Usability Scale. Usability Evaluation In Industry, June, 207–212. https://doi.org/10.1201/9781498710411-35
Brooke, J. (2013). SUS : A Retrospective. June.
CEF. (1990). No Title終末論的永劫回帰とモダニズムの弁証法. 日本ワーグナー協会編
『年刊ワーグナー1990』, 東京:音楽之友社:pp. 56-79.
E. N. Anang Sularsa, Ari Setijadi T, “Evaluasi User Experiences Produk iDigital Museum dengan Menggunakan UEQ,” Jurnal Teknologi Informasi, (2015) vol.2, no. 2.
Ferdianto. (2019). PENGENALAN USER EXPERIENCE DESIGN – 3. Binus University.
https://sis.binus.ac.id/2019/07/11/pengenalan-user-experience-design-3/
Hartono Jogiyanto (2006). Pengenalan Komputer, Yogyakarta : Andi
Hoonhout, J., & Leurs, N. (2005). User-Centred Design Guidelines for Methods and Tools. Technology, 70.
Henry, S. L., & Martinson, M. L. (2004). Accessibility in User-Centered Design: Background.
UIACCESSCOM. http://www.uiaccess.com/accessucd/background.html
Hidayat, M., & Rohman, S. (2018). Aplikasi Dakwah Berbasis Android Menggunakan Metode User Centered Design (UCD). Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 5(3), 354–360. https://doi.org/10.32699/ppkm.v5i3.484
Hinderks, A. (2015). User Experience Questionnaire. Procedia Computer Science, December, 1–15. https://doi.org/10.13140/RG.2.1.2815.0245
Israel, G. D. (2012). Determining Sample Size 1. http://edis.ifas.ufl.edu.
Izabal, S. V., Aknuranda, I., & Az-zahra, H. M. (2018). Evaluasi dan Perbaikan User
Experience Menggunakan User Experience Questionnaire ( UEQ ) dan Focus Group Discussion ( FGD ) pada Situs Web FILKOM Apps Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. 2(9), 3224–3232.
L. Albani and G. Lombardi (FIMI). (2010). User Centred Design for EASYREACH. November 2010, 1–45.
Lightbown, D. (2015). Designing the User Experience of game development tools. In Designing the User Experience of Game Development Tools. A K Peters/CRC Press.
https://doi.org/10.1201/b18051
Muhyidin, M. A., Sulhan, M. A., & Sevtiana, A. (2020). Perancangan UI/UX Aplikasi My Cic Layanan Informasi Akademik Mahasiswa Menggunakan Aplikasi Figma. Jurnal Digit, 10(2), 208–219. https://my.cic.ac.id/.
Mukti, Y. I. (n.d.). Rancang Bangun Website Sekolah Dengan Metode User Centered Design (UCD). 09(02), 84–95.
Nielsen, J. (1994). Usability Engineering Usability Engineering – Interactive Technologies.
Nur, S., & Syahrir, A. (2019). User Experience Questioner and Heuristics Evaluation In Online Learning Environment. 97(4), 1071–1081.
Purnama, I. (2017). Iwan Purnama Perancangan Kamus Muslim Berbasis Smartphone Android dengan Metode User Centered Design ( UCD ). 5(3).
Puspita, R. (2020). Pengembangan prototipe UI/UX Aplikasi Community Menggunakan Balsamiq Mockup Dan Figma ( Studi Kasus : PT Mozaik Bintang Persada ). Skripsi.
(UIN Jakarta, 189.
Rasmila. (2018). Evaluasi Website Dengan Menggunakan System Usability Scale (SUS) Pada Perguruan Tinggi Swasta Di Palembang. JUSIFO : Jurnal Sistem Informasi, 02(Vol 2 No 1 (2018): JUSIFO), 108–121.
http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jusifo/article/view/2445
Riski, A., Gemina, D. R., Yasmin, N. A., Ramadhan, R., & Adam, T. Y. (2018). Uji Usability Pada Sistem Informasi Akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Menggunakan Metode Formal Experiment. Human-Computer Interaction, June, 0–7.
Sandra, I., Saputri, Y., Fadhli, M., & Surya, I. (2017). Penerapan Metode UCD ( User Centered Design) pada E-Commerce Putri Intan Shop Berbasis Web. 02, 269–278.
Santoso, S. (2014). Panduan Lengkap SPSS Versi 20 Edisi Revisi. Elex Media Komputindo.
Santoso, J. (2018). Usability User Interface dan User Experience Media Pembelajaran Kamus Kolok Bengkala Berbasis Android. Jurnal Sistem dan Informatika, 12(2), 174–181.
Setiawan, N. (2018). Statistika Nonparametrik Untuk Penelitian Sosial Ekonomi Peternakan.
101. http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2009/03/statistika_nonparametrik.pdf Shanardi, A. (2017). Tipe-Tipe Interaksi Dengan User Dalam User Interface. Binus University.
https://sis.binus.ac.id/2017/05/03/tipe-tipe-interaksi-dengan-user-dalam-user-interface/
Siagian, S. H. T., & Effiyaldi, E. (2018). Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Akademik Pada Stikes Prima Jambi. Jurnal Manajemen Sistem Informasi, 3(4), 1282–
1291. http://ejournal.stikom-
db.ac.id/index.php/manajemensisteminformasi/article/view/549
S.Sridevi. 2014. ‘User Interface Design’. International Journal of Computer Science
Informasi Geografis UMKM Berbasis Web dan Android.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis.
UX Indonesia. (2019). Mengenal User-centered Design Process. https://medium.com/ux- indonesia/mengenal-user-centered-design-process-503115430f0
Vallendito, B. (2020). Pemodelan User Interface dan User Experience Menggunakan Design Thinking.
Walpole, Ronald E. 1993. Pengantar Statistika Edisi Ke-3.Jakarta:PT. Gramedia Pustaka Utama.
Waralalo, M. haya. (2019). Analisis User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada AIS UIN Jakarta Menggunakan Metode Heuristik Evaluation dan Webuse dengan Standar ISO 13407. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Wignjosoebroto, S., Sudiarno, A., & Harenda, D. (2011). Perancangan Interface Prototype Web Berdasarkan Pada Aspek Usability ( Studi Kasus : Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja Teknik Industri ITS ). 1–14. http://digilib.its.ac.id/public/ITS- Undergraduate-8877-2504100030-Paper.pdf
LAMPIRAN
Penulis: “Apakah ada data requirement pengguna terhadap AIS UIN Jakarta untuk mahasiswa?”.
Narasumber: “Saat ini PUSTIPANDA tidak memegang atau menyimpan data tersebut”.
Penulis “Bagaimana pendapat bapak tentang UI/UX AIS UIN Jakarta untuk mahasiswa saat ini?”.
Narasumber: “Tampilan UI/UX ada di tangan penggunanya, segala jawaban dari pendapat tersebut bisa ditanya langsung ke beberapa pengguna yaitu Mahasiswa UIN Jakarta”.
Penulis Apakah saat ini AIS UIN untuk mahasiswa perlu diadakanya pengembangan dari segi UI/UX nya?.
Narasumber “Dari pertanyaan tersebut narasumber berkata bahwa saat ini memang sedang merencanakan pengembangan untuk AIS UIN di bidang mahasiswa. Pustipanda juga sedang membutuhkan tenaga kerja untuk membantu pengembangan tersebut. Pengembangan ini memiliki tujuan yang sama, yaitu memperbaiki serta memperbarui tampilan AIS UIN untuk memenuhi ekspektasi user, yaitu mahasiswa UIN Jakarta.”.
Penulis “Apakah ada ide & saran untuk desain wireframe prototype untuk pengembangan AIS UIN Jakarta untuk mahasiswa?”
Narasumber “Yang menentukan ide & saran tersebut adalah user-nya sendiri.”
Setelah itu, narasumber menawarkan untuk membantu membagikan kuesioner milik peneliti sebagai saran supaya penelitian ini cepat selesai.
Lampiran 2. Daftar pertanyaan kuesioner tampilan ais uin untuk user.
No Pertanyaan 1 2 3 4 5 STS TS N S SS A. Tampilan dan pemakaian AIS UIN Jakarta Keseluruhan untuk
pengguna Mahasiswa
1. Dari segi tampilan antarmuka dan segi struktur seluruh fitur AIS UIN untuk mahasiswa saat ini sangat memuaskan bagi
pengguna.
2. Anda sulit mengingat & mempelajari tampilan dan struktur menu yang ada di AIS UIN.
3. Tampilan pada seluruh fitur yang ada di AIS UIN sangat efisien untuk diakses per-menu nya.
4. Tampilan beserta struktur dari Fitur-fitur pada AIS UIN sering mengalami bug.
B. Tampilan dan penggunaan fitur menu profil Mahasiswa di AIS UIN Jakarta untuk pengguna Mahasiswa
1. Anda tidak mengalami kendala, kesulitan, dan hambatan apapun pada saat mengganti pengaturan profil mahasiswa.
2. Pengaturan profil mahasiswa sulit diingat dan dipelajari fiturnya bagi pengguna.
3. Pengaturan profil mahasiswa sangat tidak efisien pemakaian fiturnya bagi pengguna.
4. Pengaturan profil mahasiswa jarang mengalami bug.
C. Tampilan dan penggunaan fitur menu perkuliahan Mahasiswa di AIS UIN Jakarta untuk pengguna Mahasiswa.
1. Anda tidak mengalami kesulitan, ketidaknyamanan, dan kendala apapun pada saat menggunakan seluruh fitur menu perkuliahan di AIS UIN.
2. Anda sulit mengingat fungsi dan cara kerja seluruh fitur pada menu perkuliahan di AIS UIN Jakarta.
3. Fungsi dan cara kerja seluruh fitur pada menu perkuliahan di AIS UIN sangatlah efisien.
4. Fitur pada menu perkuliahan di AIS UIN sering mengalami bug.
No Pertanyaan 1 2 3 4 5 STS TS N S SS D. Tampilan dan penggunaan fitur laporan Mahasiswa di AIS UIN
Jakarta untuk pengguna Mahasiswa
1. Anda tidak mengalami kesulitan, kendala, dan halangan apapun jika mengecek menu laporan mahasiswa.
2. Anda sulit mengingat seluruh fitur di menu laporan mahasiswa beserta fungsinya.
3. Fitur di menu laporan mahasiswa beserta fungsinya sangat efisien.
4. Fitur di menu laporan mahasiswa sering mengalami bug.
E. Tampilan dan penggunaan fitur menu informasi, beasiswa, dan wisuda di AIS UIN Jakarta untuk pengguna Mahasiswa
1. Anda tidak mengalami kesulitan, kendala, dan halangan apapun jika mengecek fitur menu informasi beasiswa, dan wisuda.
2. Anda sulit mengingat seluruh fitur di menu laporan mahasiswa beserta fungsinya.
3. Fitur di menu laporan mahasiswa beserta fungsinya sangat efisien.
4. Fitur di menu laporan mahasiswa sering mengalami bug.
‘
No Pertanyaan
Skala
1 2 3 4 5 STS TS N S SS A. Tampilan dan pemakaian AIS UIN Jakarta untuk pengguna Ma-
hasiswa
1. Dari segi tampilan antarmuka dan segi struktur seluruh fitur AIS UIN untuk mahasiswa saat ini sangat memuaskan bagi
pengguna.
2. Anda sulit mengingat & mempelajari tampilan dan struktur menu yang ada di AIS UIN.
3. Tampilan pada seluruh fitur yang ada di AIS UIN sangat efisien untuk diakses per-menu nya.
4. Tampilan beserta struktur dari fitur-fitur pada AIS UIN sering mengalami bug.
B. Tampilan dan penggunaan fitur menu profil Mahasiswa di AIS UIN Jakarta untuk pengguna Mahasiswa
1. Anda tidak mengalami kendala, kesulitan, dan hambatan apapun pada saat mengganti pengaturan profil mahasiswa.
2. Pengaturan profil mahasiswa sulit diingat dan dipelajari fiturnya bagi pengguna.
3. Pengaturan profil mahasiswa sangat tidak efisien pemakaian fiturnya bagi pengguna.
4. Pengaturan profil mahasiswa jarang mengalami bug.
C. Tampilan dan penggunaan fitur menu perkuliahan Mahasiswa di AIS UIN Jakarta untuk pengguna Mahasiswa.
1. Anda tidak mengalami kesulitan, ketidaknyamanan, dan kendala apapun pada saat menggunakan seluruh fitur menu perkuliahan di AIS UIN.
2. Anda sulit mengingat fungsi dan cara kerja seluruh fitur pada menu perkuliahan di AIS UIN Jakarta.
3. Fungsi dan cara kerja seluruh fitur pada menu perkuliahan di AIS UIN sangatlah efisien.
D. Tampilan dan penggunaan fitur laporan Mahasiswa di AIS UIN Jakarta untuk pengguna Mahasiswa
1. Anda tidak mengalami kesulitan, kendala, dan halangan apapun jika mengecek menu laporan mahasiswa.
2. Anda sulit mengingat seluruh fitur di menu laporan mahasiswa beserta fungsinya.
3. Fitur di menu laporan mahasiswa beserta fungsinya sangat efisien.
4. Fitur di menu laporan mahasiswa sering mengalami bug.
E. Tampilan dan penggunaan fitur menu informasi, beasiswa, dan wisuda di AIS UIN Jakarta untuk pengguna Mahasiswa
1. Anda tidak mengalami kesulitan, kendala, dan halangan apapun jika mengecek fitur menu informasi beasiswa, dan wisuda.
2. Anda sulit mengingat seluruh fitur di menu laporan mahasiswa beserta fungsinya.
3. Fitur di menu laporan mahasiswa beserta fungsinya sangat efisien.
4. Fitur di menu laporan mahasiswa sering mengalami bug.