• Tidak ada hasil yang ditemukan

Instrumen/Alat dan Bahan Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

F. Instrumen/Alat dan Bahan Penelitian

Dalam melakukan penelitian, penelitian instrumen adalah alat atau fasilitas yang digunakan peneliti agar kegiatan, pengumpulan data lebih mudah dan hasilnya lebih baik.28 Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dengan menggunakan skala likert yang telah dimodifikasi dengan penilaian sebagai berikut: “Sangat Setuju (SS)”, “Setuju (S)”, “Tidak Setuju (TS)”, dan “Sangat Tidak Setuju (STS)”. Menurut Sutrisno Hadi, modifikasi terhadap skala likert dimaksudkan untuk menghilangkan kelemahan yang terkandung oleh skala lima tingkat.29

Modifikasi skala likert meniadakan kategori jawaban yang di tengah berdasarkan 3 alasan yaitu:

27Iqbal Bafadal, “Pendekatan T-Group Dynamic Dalam Meningkatkan Kemandirian Remaja”, Jurnal Qawwam, Vol. 13, No. 1, Tahun 2019, hlm. 35.

28 Rifa’i Abubakar, Pengantar Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga, 2021), hlm.117.

29 Ali Syah Putra, “Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan CV Wira Sukses Jaya Medan”, Jurnal Ilmiah Skylandesa, Vol. 3 No. 2, Tahun 2019, hlm. 105

Pre-test Perlakuan Post-test

T1 X T2

19

1. Kategori tersebut memiliki arti ganda, biasanya diartikan belum dapat memutuskan atau memberikan jawaban, dapat diartikan netral, setuju tidak, tidak setujupun tidak, atau bahkan ragu-ragu.

2. Tersedianya jawaban di tengah itu dapat menimbulkan kecenderungan menjawab ke tengah dan dapat menghilangkan banyak data penelitian sehingga mengurangi banyaknya informasi yang dapat dijaring para responden.

3. Maksud kategori SS-S-TS-STS adalah terutama untuk melihat kecenderungan pendapat responden ke arah setuju atau ke arah tidak setuju.30

Pada skor skala likert ini terdapat dua pernyataan yaitu pertama, Favourable merupakan pernyataan yang berisi hal-hal yang positif atau mendukung terhadap variabel. Kedua, Unfavourable merupakan pernyataan yang berisi hal-hal yang negatif atau kontra terhadap variabel.

Untuk pernyataan favourable penilaian bergerak dari angka 4 sampai 1.

Dan sebaliknya untuk pernyataan unfavourable penilaian bergerak dari angka 1 sampai 4.

Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel penilaian skala yang digunakan dalam penelitian ini:

Tabel 3.2 Penilaian Skala

Berikut ini adalah tabel kisi-kisi instrument skala self control sebelum dan setelah uji validitas.

Tabel 3.3 Kisi-kisi Instrumen Skala Self control Sebelum Uji Validitas

Variabel Aspek Indikator

No.Item

Pernyataan Jumlah (+) (-)

Self Behavioral control(kendali

Behavioral control dapat diartikansebagai

6, 18,

1, 3,

9, 11, 13

30Sutrisno Hadi, Analisis Butir Untuk Instrumen Angket, Tes dan Skala Nilai, (Yogyakarta: FP UGM, 1991), hlm. 19

Skala Penilaian Item Favorable Item Unfavorable

SS (Sangat Setuju) 4 1

S (Setuju) 3 2

TS (Tidak Setuju) 2 3

STS (Sangat Tidak Setuju) 1 4

20

Control prilaku) kemampuan individu dalam memodifikasi suatu keadaan yang tidak

menyenangkan, kendali perilaku ini terdiri ataskemampuan

mengendalikan perilaku dan mengendalikan stimulus.

22. 13, 14, 16, 20, 24

Cognitive Control (kendali kog nisi)

Cognitive control yaitu individu menggunakan segenap kemampuan untuk mengolah informasi yang tidak diinginkan dengan cara

menginterpretasikan, menilai atau memadukan suatu kejadian dalam suatu kerangka positif sebagai adaptasi psikologis atau mengurangi tekanan.

12, 23, 25.

2, 10, 17, 19, 21.

8

Decisional control (kendali keputusan)

Decision control dapat diartikan sebagai kemampuan individu dalam menentukan pilihannya sendiri terhadap sesuatu yang diyakini dan disetujinya.

4, 5, 7

8, 15, 10

6

Total seluruh item pernyataan 25

Tabel 3.4 Kisi-kisi Instrumen Skala Self control Setelah Uji Validitas dan reabilitas

Variabel Aspek Indikator

No.Item

Pernyataan Jumlah (+) (-)

Self Control Behavioral control (kendali

Behavioral control dapat diartikansebagai

kemampuan individu

18, 22

1, 3, 9, 11,

7

21

prilaku dalam memodifikasi suatu keadaan yang tidak

menyenangkan, kendali perilaku ini terdiri ataskemampuan

mengendalikan perilaku dan mengendalikan stimulus.

13.

Cognitive Control (kendali kog nisi)

Cognitive control yaitu individu menggunakan segenap kemampuan untuk mengolah informasi yang tidak diinginkan dengan cara menginterpretasikan, menilai atau memadukan suatu kejadian dalam suatu kerangka positif sebagai adaptasi psikologis atau mengurangi tekanan

12

2, 10, 17, 19, 21

6

Decisional control (kendali keputusan)

Decision control dapat diartikan sebagai kemampuan individu dalam menentukan

pilihannya sendiri terhadap sesuatu yang diyakini dan disetujinya.

4, 5 8 3

Total seluruh item pernyataan 16

1. Validitas Instrumen Penelitian

Validitas di definisikan sebagai ukuran seberapa cermat suatu test (alat ukur) melakukan fungsi ukurnya. Test/alat ukur hanya dapat melakukan fungsinya dengan cermat9 kalau ada “sesuatu” yang diukurnya.

Jadi, untuk dikatakan valid, test harus mengukur sesuatu dan melakukannya dengan cermat. Validitas adalah ukuran yang menunjukkan sejauh mana instrumen pengukur mampu mengukur apa yang ingin diukur.

Pengertian secara umum mengenai validitas item ialah, bahwa sebuah item (pernyataan) dapat dikatakan valid jika mempunyai dukungan yang kuat terhadap skor total. Dengan kata lain, sebuah item pernyataan dikatakan mempunyai validitas yang tinggi jika terdapat skor kesejajaran (korelasi yang tinggi) terhadap skor total item. Dengan demikian,

22

pengujian terhadap validitas item ini dilakukan dengan menggunakan uji Korelasi Pearson Product Moment.31Untuk menginterpretasi data atau membaca hasil uji validitas dapat dilakukan dengan dua metode yaitu: 1) membandingkan nilai r-hitung dengan r-tabel. Apabila r-hitung>r-tabel maka data dikatakan valid, sedngkan apabil r-hitung<r-tabel maka data tidak valid. 2) Melihat nilai signifikansi (p). Apabila p<0,05 maka data dikatakan valid, sedangkan apabila p>0,05 maka data dikatakan tidak valid.32

Dalam penelitian ini, jumlah responden dalam uji coba angket yaitu40 siswa/i. r-tabel statistic pada 𝛼: 0,05 dan df (n-2) = (40 – 2) = 38.

Nilai r-tabel yang berada pada kolom ke 38 pada lampiran r-tabel statistik product moment adalah 0,320 Selanjutnya akan disajikan tabel hasil uji validitas skala self control pada tabel 3.5 berikut:

Tabel 3.5 Hasil Uji Validitas Skala Self Control Item-Total Statistics

No item

Corrected Item-Total

Correlation Keterangan

Y1 .605 Valid

Y2 .367 Valid

Y3 .631 Valid

Y4 .577 Valid

Y5 .624 Valid

Y6 -.069 Tidak valid

Y7 .063 Tidak valid

Y8 .522 Valid

Y9 .401 Valid

Y10 .409 Valid

Y11 .540 Valid

Y12 .426 Valid

Y13 .505 Valid

Y14 -.193 Tidak valid

Y15 .162 Tidak valid

31 Dodiet Aditya Setyawan, Modul Statistika: Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian, (Surakarta: POLTEKKES KEMENKES, 2014), hlm. 1-2.

32Ibid.,hlm. 26.

23

Y16 .255 Tidak valid

Y17 .362 Valid

Y18 .433 Valid

Y19 .516 Valid

Y20 .209 Tidak valid

Y21 .460 Valid

Y22 .298 Valid

Y23 -.388 Tidak valid

Y24 .167 Tidak valid

Y25 -.327 Tidak valid

Berdasarkan tabel hasil uji validitas skala self control di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa sebanyak 16 item dikategorikan valid dan sebanyak 9 item dikategorikan tidak valid atau gugur. Item valid dapat dilihat dari nilai r-hitung lebih besar dari nilai r-tabel. Untuk melakukan uji validitas ini, peneliti menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 16 for windows.

2. Reliabilitas Instrumen Penelitian

Uji Reliabilitas berkaitan dengan masalah adanya kepercayaan terhadap alat test (instrumen). Suatu instrumen dapat memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi jika hasil dari pengujian test/instrumen tersebut menunjukkan hasil yang tetap. Dengan demikian, masalah reliabilitas test/instrumen berhubungan dengan masalah ketetapan hasil. Atau kalaupun terjadi perubahan hasil test/instrumen, namun perubahan tersebut dianggap tidak berarti. Menurut Djemari dalam Dodiet, kuesioner atau angket dikatakan reliabel jika memiliki nilai Cornbach’s Alpha minimal 0,7.33

33Ibid.,hlm.26.

24

Berikut ini hasil uji try out reabilitas skala self control:

Tabel 3.6 hasil uji try out reabilitas skala self control Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

.766 25

Selanjutnyaakan disajikan tabel hasil uji reliabilitas skala self control:

Tabel 3.7 Hasil Uji Reliabilitas Skala Self Control

Berdasarkan tabel hasil uji reliabilitas di atas, dapat disimpulkan bahwa uji reliabilitas data terhadap keseluruhan item valid menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha = 0,872. Dengan merujuk pada pendapat Djemari dalam Dodiet, yang mengatakan bahwa angket dikatakan reliabel jika memiliki nilai Cornbach’s Alpha minimal 0,7. Sehingga dengan demikian dapat dikatakan bahwa instrumen penelitian yang telah diuji-cobakan ini dikategorikan reliabel karena menghasilkan nilai Aplha > 0,8. Uji reliabilitas instrument ini dilakukan dengan memasukkan item valid saja, dan membuang item tidak valid atau gugur. Untuk melakukan uji reliabilitas ini, peneliti menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 16 for windows.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

,872 16

25

G. TEKNIK PENGUMPULAN DATA/ PROSEDUR PENELITIAN

Dokumen terkait