BAB III METODE PENELITIAN
D. Jenis Instrumen dan Cara Penggunaannya
40
Gambar: Spiral Tindakan Kelas36
41
segala peristiwa dan kegiatan yang terjadi selama kegiatan tindakan berlangsung.
Instrumen pengumpulan data adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik dalam arti lebih cermat, lengkap dan sistematis, sehingga lebih mudah diolah.38
Jadi instrumen adalah alat bantu yang digunakan oleh peneliti untuk mempermudah mengumpulkan data.
Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Lembar observasi
Observasi adalah suatu cara untuk mengadakan penilaian dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung dan sistematis.39
Observasi merupakan metode pengumpulan data yang menggunakan pengamatan terhadap obyek penelitian. 40
Observasi dalam pengertian psikologis, observasi atau yang disebut dengan pengamatan, meliputi pemuatan perhatian terhadap suatu objek dengan menggunakan seluruh alat indera.41
38 Isniarni .”Penerapan Metode Pembelajaran EPA Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Prestasi Belajar Siswa Materi Pokok Segiempat Kelas VIID SMP Negeri 8 Mataram Tahun Pelajaran 2009/2010.( (skripsi IAIN Mataram, Mataram, 2010) h.44
39 Nurkencana , Evaluasi Hasil Belajar, h. 51
40 Yatim Rianto, Metode Penelitian Pendidikan ( Surabaya: SIC, 2001), h. 96.
41 Suharsimi Arikunto , Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik ( Jakarta : PT Rineka
Cipta , 2006), h. 156.
42
Untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dan kegiatan guru dalam proses belajar mengajar digunakan beberapa deskriptor melalui lembar observasi.
Data tentang aktivitas belajar siswa dianalisis secara deskriptif kualitatif. Indikator tentang aktivitas belajar siswa yang diamati ada 4 tahap yaitu tahap penomeran, tahap mengajukan pertanyaan, tahap berpikir bersama, dan tahap menjawab. Pada masing-masing tahap tersebut memuat 3 deskriptor. Adapun penskorannya dengan cara skor 4 diberikan jika deskriptor yang tampak lebih dari 75%, skor 3 diberikan jika deskriptor yang tampak antara 50% sampai 75%, skor 2 diberikan jika deskriptor yang nampak antara 25% sampai 50% dan skor 1 diberikan jika deskriptor yang tampak lebih kecil atau sama dengan 25%. Maka skor maksimal ideal (SMI) aktivitas belajar yang diperoleh siswa adalah16.
Analisis data aktivitas siswa menggunakan MI (mean ideal) dan SDI (standar deviasi ideal).
Sedangkan indikator kegiatan guru dalam proses belajar mengajar yang diperhatikan dalam penelitian ini antara lain:
1) Memberikan apersepsi (mengingatkan kembali materi sebelumnya yaitu titik dan sudut, yang berkaitan dengan segitiga)
43
2) Membangkitkan rasa percaya diri dan memotivasi siswa, bahwa dengan menggunakan metode belajar NHT(Numbered Heads Together)
3) Menyampaikan materi pelajaran dengan menggunakan metode belajar NHT (Numbered Heads Together)
4) Membimbing siswa dalam diskusi kelompok dengan menggunakan metode belajar NHT(Numbered Head Together) 5) Memberikan contoh soal dan soal latihan, kemudian
diselasaikan dengan cara penerapan metode belajar NHT (Numbered Heads Together)
6) Mengakhiri pembelajaran
Peneliti menggunakan pedoman ini dengan cara membuat format atau tabel pengamatan sebagai instrumen. Format yang disusun berisi deskriptor yang terdiri dari tahap penomeran, tahap mengajukan pertanyaan , dan tahap berpikir bersama dan tahap menjawab. Masing- masing tahap tersebut memiliki item-item tersendiri tentang kejadian atau tingkah laku yang digambarkan guru dan keadaan siswa yang sedang terjadi ketika proses belajar berlangsung di kelas.
Kegiatan atau tingkah laku yang dimaksud adalah bagaimana guru menerapkan metode pembelajaran Numbered Heads Together dalam menjelaskan materi segitiga dalam proses pembelajaran dan juga menggambarkan keadaan siswa ketika proses belajar mengajar berlangsung di kelas. Dalam lembar observasi ini juga berisi lembaran
44
khusus yang belum diisi sebagai tempat observer menulis komentar jika ada deskriptor yang belum tampak pada saat peneliti melakukan pengajaran.
2. Tes hasil belajar
“Tes adalah suatu cara untuk mengadakan penelitian yang berbentuk suatu tugas yang harus dikerjakan oleh anak atau sekelompok anak sehingga menghasilkan suatu nilai tentang tingkah laku atau prestasi anak tersebut, yang dapat dibandingkan dengan nilai yang dicapai oleh anak-anak lain atau dengan standar yang telah ditetapkan.42
Sedangkan menurut Suharsimi tes adalah sederetan pertanyaan atau latihan yang digunakan untuk mengukur keterampilan pengetahuan dan intelegensi.
Dalam Rianto juga disebutkan bahwa tes adalah serentetan atau latihan yang digunakan untuk mengukur kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.43
Jadi, berdasarkan pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa tes diadakan untuk mengetahui dan mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes yang berbentuk essay.
Untuk mengetahui hasil belajar siswa dilakukan evaluasi dengan menggunakan instrumen berupa test. Ini dibuat guna mengetahui hasil
42 Nurkencana,PPN Sunartana ,Evaluasi Hasil Belajar (Surabaya: Usaha Nasional, 1990), h. 34.
43 Yatim Rianto , Metode Penelitian Pendidikan .h. 103.
45
belajar siswa dalam memahami materi yang diberikan oleh guru pada setiap siklus.
Tabel
Kisi-Kisi Tes untuk Mengukur Tingkat Prestasi Siswa Setelah Menerapkan Pembelajaran Kooperatif Learning Model Numbered
Heads Together Pada Materi Segitiga di Kelas VIII-B MTsN Kelebuh
Tahun Pelajaran 2010/2011
Pokok bahasan
Pokok Sub Bahasan
Jenis Kegiatan
Jumlah
Soal Bentuk Soal Penge-
tahuan (C1)
Pemahaman
(C2) Penerapan (C3)
Segitiga
Sifat – sifat segitiga berdasark an sisi dan
sudutnya 1
1
3
5 Essay
Jumlah sudut- sudut pada
segitiga 2 2 Essay
Keliling dan luas
segitiga 1
2 3 Essay
Jumlah
Soal 1 2 7 10
3. Dokumentasi
Menurut Suharsimi dokumentasi adalah alat yang dijadikan acuan untuk mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, traskrip, buku-buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, agenda dan lain sebagainya.44
44 Ibid, h. 158.
46
Sedangkan pedoman dokumentasi sendiri memuat garis besar atau kategori yang akan dicari datanya.
Adapun data-data yang akan dikumpulkan melalui pedoman dokumentasi adalah data-data mengenai dokumen atau arsip yang ada di MTsN Kelebuh. Data tersebut berupa gambaran umum MTsN Kelebuh, letak geografisnya, keadaan sarana dan prasarana, keadaan guru, keadaan siswa, keadaan pegawai yang ada di MTsN Kelebuh dan struktur organisasi MTsN Kelebuh serta data-data lain yang sekiranya dibutuhkan.