• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jumlah Karyawan yang Mendapat Promosi

Dalam dokumen SR-2020-CIMB.pdf (Halaman 56-61)

Penilaian Kinerja Karyawan [404-3]

Jaminan pengembangan karir dilaksanakan CIMB Niaga melalui mekanisme penilaian kinerja kepada seluruh karyawan (100%) dengan memerhatikan pencapaian key performance indicators (KPI) tanpa membedakan suku, agama, ras, antargolongan, status sosial, gender, ataupun hal-hal lain yang bersifat diskriminatif yang berpotensi melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Di tahun 2020, KPI disesuaikan untuk mencakup penilaian target kinerja keuangan berkelanjutan, khususnya bagi Unit Kerja GCG & Sustainability. [SUSBA 1.4.2.1] [SUSBA 1.4.2.4]

Selama penerapan kondisi bekerja dari rumah, Bank tetap melakukan penilaian KPI dengan mempertimbangkan jumlah karyawan yang bekerja dari rumah dan produktivitasnya. Berdasarkan hasil penilaian KPI 2020, menunjukkan bahwa karyawan tetap produktif selama bekerja dari rumah dan memenuhi standar KPI yang ditetapkan.

Program Pensiun [201-3]

Untuk menjamin kesejahteraan karyawan tetap, termasuk mereka yang telah pensiun atau mencapai usia 56 tahun, CIMB Niaga menyertakan karyawan dalam Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS Ketenagakerjaan) yang mencakup asuransi kecelakaan kerja, jaminan hari tua, atau kematian. Kontribusi premi/

iuran program BPJS Ketenagakerjaan yang dibayarkan oleh CIMB Niaga adalah sebesar 6,24% dan karyawan sebesar 3%. Hingga akhir tahun 2020, CIMB Niaga telah menyisihkan imbalan pensiun (manfaat pasti dan iuran pasti) sebesar Rp575,28 Miliar dan perhitungan ini dilakukan oleh aktuaria independen untuk seluruh karyawan tetap sebagai partisipan.

Pension Program [201-3]

To ensure its permanent employees’ welfare, including those who have retired or have reached the age of 56 years, CIMB Niaga includes employees in the Workers' Social Security Program (BPJS Ketenagakerjaan), which includes occupational accidents, old-age or death insurance. 6.24% of the BPJS Ketenagakerjaan premium/contribution is paid by CIMB Niaga, while the employees paying 3%. In 2020, CIMB Niaga reserved pension and benefits (defined benefits and defined contributions) amounting to Rp575.28 billion, as calculated by an independent actuary for all employees as permanent participants.

Employee Performance Appraisal [404-3]

CIMB Niaga implements its career development guarantee through performance appraisals for all employees (100%) based on key performance indicators (KPI) achievement, without differentiating gender, age, ethnicity, religion, race, or other discriminatory matters. In 2020, KPIs will be adjusted by adding sustainable financial performance target assessments, particularly in the GCG & Sustainability Unit. [SUSBA 1.4.2.1] [SUSBA 1.4.2.4]

During the working from home conditions, the Bank still conducted KPI assessments by considering the number of employees working from home and their productivity. Based on the 2020 KPI assessment results, the evaluations showed that employees remained productive while working from home and still met the KPI standards set.

Bank menyediakan program persiapan pensiun (program bantuan peralihan) bagi para karyawan dan pasangannya, dengan tujuan memberikan informasi atas hak, kewajiban dan prosedur untuk mendapatkan manfaat pensiun serta program wirausaha pasca pensiun. Program wirausaha pasca pensiun bertujuan agar setiap karyawan CIMB Niaga yang telah menyelesaikan masa baktinya tetap dapat berkegiatan dan menghasilkan kemanfaatan. Hingga akhir 2020, terdapat 189 karyawan yang telah mengikuti program wirausaha pasca pensiun. [404-2]

Kesehatan dan Keselamatan Insan CIMB Niaga [403-1]

[403-2] [403-8]

Berdasarkan jenis usaha perbankan dan lokasi usaha yang berada di daerah perkantoran, risiko keselamatan kerja CIMB Niaga dikelola sesuai dengan kegiatan di dalam kantor dan di lapangan saat melakukan perjalanan dinas. Bank dalam memahami risiko keselamatan kerja yang ada telah menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang terintegrasi, namun belum secara spesifik memiliki komite khusus K3. Karyawan dapat menyampaikan hal-hal terkait K3 kepada Unit Kerja Human Resource atau melalui whistleblowing system. Meski demikian, CIMB Niaga memiliki peraturan pengelolaan K3 untuk menjamin lingkungan kerja yang sehat, layak, dan aman.

Ketentuan K3 ini tercantum dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang disusun dengan merujuk pada:

• Undang Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja

• Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 5 Tahun 1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

• Kebijakan Kepegawaian tentang Pengelolaan Risiko Keamanan dan Keselamatan Kerja Karyawan No.

A.11.01

Health and Safety of CIMB Niaga Personnel [403-1] [403- 2] [403-8]

Based on the type of banking business and location of the office, CIMB Niaga's work safety risks are managed based on office and business travel activities. For occupational safety risks, the Bank has implemented an integrated Occupational Health and Safety Management System (OHS), but does not have a specific OHS committee. Employees can submit OHS enquiries to the HC Work Unit or through the whistleblowing system. CIMB Niaga has established OHS management regulations to ensure a healthy, decent and safe working environment. The OHS provisions are contained in the Collective Labor Agreement (CLA), which was prepared by referring to:

• Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety and Health

• Minister of Manpower Regulation No. 5 of 1996 concerning Occupational Health and Safety Management Systems

• Employment Policy No. A.11.01 concerning Management of Employee Safety and Security Risks The Bank also provides a retirement preparation program (transition assistance program) for employees and their spouses, with the aim of providing information on the rights, obligations and procedures for obtaining pension benefits, as well as information on post- retirement entrepreneurial programs. The purpose of the post-retirement entrepreneurial program is to ensure that every CIMB Niaga employee completing their tenure can continue to carry out activities and generate benefits. By the end of 2020, there were 189 employees who had joined the post-retirement entrepreneurship program. [404-2]

Pengelolaan Risiko Kecelakaan Kerja Occupational Accident Risk Management

Di Area Bisnis: Gedung bertingkat, rumah kantor (rukan), rumah toko (ruko), maupun unit kerja mobile berbasis e-channel [403-5]

In the Business Area: Multi-storey buildings, office/houses, shop/houses, and e-channel based mobile working units [403-5]

• Pelaksanaan pelatihan K3 yang difasilitasi oleh pengelola gedung diadakan setiap satu tahun sekali

• Pelatihan dan pemberian informasi evakuasi dari gedung bertingkat secara berkala setiap satu tahun sekali

• Pelatihan dasar penggunaan alat pemadam kebakaran

• Pelatihan penyelamatan korban dari dalam gedung yang diikuti oleh pekerja pengamanan gedung

• Implementation of OHS training by building managers once a year

• Training and information on evacuation from multi-story buildings once a year

• Basic training in using fire extinguishers

• Training to rescue victims from inside the building attended by building security workers

Di Luar Area Bisnis: Perjalanan menuju atau pulang dari tempat kerja, lokasi peninjauan lapangan, dan kegiatan kunjungan nasabah [403-9]

Outside the Business Area: Travel to or from work, site field visits, and customer visiting activities [403-9]

• Pembekalan seluruh karyawan dengan polis asuransi kecelakaan kerja, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

• Employee occupational accident insurance policies, BPJS Kesehatan and Ketenagakerjaan

Bank dalam mengelola kesehatan kerja, telah mengidentifikasi tidak ada jenis pekerjaan yang memiliki risiko kesehatan kerja tinggi dan tidak ada kecelakaan kerja yang terjadi selama tahun 2020. Bank akan terus mencanangkan target zero accident. Untuk memastikan kesehatan semua karyawan terjaga, CIMB Niaga memberikan fasilitas, meliputi medical check- up di rumah sakit rujukan, asuransi kesehatan, adanya klinik dan ruang laktasi di kantor pusat, dan jaminan BPJS Kesehatan. Secara khusus bagi karyawan tetap, Bank memberikan fasilitas asuransi kesehatan umum, kacamata, dan gigi. Adapun selama masa pandemi COVID-19, CIMB Niaga membentuk Satuan Gugus Tugas COVID-19 yang bertugas menjalankan panduan penanganan dan upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. [403-3] [403-6] [403-9]

Bank in managing its occupational health, has identified there are no types of work that have a high occupational health risk and no work accidents occurred during 2020.

The Bank will continue to set a zero accident target. To ensure employees’ health is maintained, CIMB Niaga provides health facilities, including medical check- ups at referral hospitals, health insurance, a clinic and nursery room at the head office, and BPJS Health insurance. Specifically for permanent employees, the Bank provides general health insurance, glasses and dental facilities. During the COVID-19 pandemic, CIMB Niaga established a COVID-19 Task Force who adjusted some of the guidelines in an effort to control the spread of the COVID-19 virus. [403-3] [403-6] [403-9]

Satuan Gugus Tugas COVID-19 berisi pimpinan unit kerja yang menerbitkan panduan penanganan COVID-19 untuk bekerja di dalam kantor, serta menerapkan kebijakan bekerja di rumah untuk unit kerja non-kritikal. [403-7]

The COVID-19 Task Force included work unit heads who issued guidelines for handling COVID-19 for those working in the office, and implemented a work at home policy for non-critical working units. [403-7]

Ketentuan bekerja dari kantor selama pandemi, di antaranya:

1. Melakukan pembatasan jumlah karyawan di lingkungan kantor sesuai dengan undang-undang dan peraturan pemerintah.

2. Mewajibkan pemakaian masker, di dalam dan di luar gedung kantor.

3. Menyediakan vitamin dan alat kesehatan seperti hand sanitizer di setiap lantai ruang kerja, serta melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin ke semua ruangan kerja.

4. Melakukan pengecekan suhu tubuh bagi seluruh karyawan atau tamu yang masuk ke gedung.

5. Melakukan swab test atau rapid test di klinik, rumah sakit rujukan, dan kantor cabang Bank yang ditunjuk dan dijadwalkan.

6. Memasang pemisah acrylic antara nasabah dan teller Bank untuk menjaga keamanan dan menghindari penyebaran COVID-19.

7. Melaporkan temuan kasus melalui saluran siaga hotline: 0817-0105-470 atau ke gugustugas.covid19@cimbniaga.

co.id untuk layanan pertolongan atau pengaduan COVID-19.

Requirements for working from the office during the pandemic, included:

1. Limiting the number of employees in the office in accordance with the Government laws and regulations.

2. Requiring the use of masks, inside and outside office buildings.

3. Providing vitamins and medical devices such as hand sanitizers on each floor, as well as disinfecting all work spaces regularly.

4. Checking body temperature for all employees or guests entering the buildings.

5. Carrying out swab tests or rapid tests at designated and scheduled clinics, referral hospitals, and the Bank’s branch offices.

6. Installing acrylic separators between customers and Bank tellers to maintain security and avoid the spread of COVID-19.

7. Reporting any cases via the hotline: 0817-0105-470, or to [email protected] for assistance or complaints services about COVID-19

Satuan Gugus Tugas COVID-19 bekerja sama dengan beberapa dokter dalam program 'Anti Mati Gaya' untuk melakukan sosialisasi mengenai COVID-19 kepada seluruh karyawan CIMB Niaga melalui talkshow daring. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan melalui e-mail blast dan melakukan inspeksi lapangan. Untuk memastikan efektivitas kinerja Gugus Tugas COVID-19, maka Unit Kerja Human Resources (HR), Unit Kerja Business Continuity Management (BCM), Unit Kerja SPAPM, Unit Kerja Operational Risk Management (ORM), dan Unit Kerja Kepatuhan, melakukan evaluasi setiap dua minggu sekali. Hasil evaluasi ini disampaikan kepada Direksi untuk ditindaklanjuti jika terdapat hal penting yang memerlukan penanganan segera. Selain itu, Bank selalu mengawasi dan mendokumentasikan karyawan yang terpapar COVID-19 maupun yang telah sembuh, namun data tersebut tidak dapat diungkapkan dalam laporan ini. [403- 6] [403-10]

The COVID-19 Task Force continues to work with doctors using the Anti Mati Gaya program to disseminate information about COVID-19 to all CIMB Niaga employees through online talk shows. Socialization was also carried out via e-mail blasts and field inspections. To ensure the COVID-19 Task Force's effectiveness, the Human Resources (HR) unit, the Business Continuity Management (BCM) Unit, the SPAPM Unit, the Operational Risk Management (ORM) Unit, and the Compliance Unit carried out evaluations every two weeks. The evaluation results were submitted to the Board of

PILAR 2 | PILLAR 2

USAHA

Dalam dokumen SR-2020-CIMB.pdf (Halaman 56-61)