A. Kajian Pustaka
2. Konsep Dasar Gerak dan Lagu a. Pengertian Gerak dan Lagu
Menurut Kamtini dan Tanjung (2005: 67) “Gerak merupakan gejala paling primer dari manusia dan gerak merupakan media yang paling tua dari manusia untuk merefleksikan keinginan-keinginannya atau merupakan bentuk pernyataan spontan
dan gerak batin manusia”. Misalnya bayi yang baru lahir sebagai bukti bahwa dia hidup maka akan menggerakkan beberapa anggota badannya atau orang bisu yang tidak dapat berkomunikasi lewat bahasa, maka akan menggunakan gerakan-gerakan yang bermakna sebagai ganti bahasanya. gerak merupakan pengalaman fisik yang paling elementer dari kehidupan manusia. Gerak tidak hanya terdapat pada denyutan- denyutan di seluruh tubuh manusia yang memungkinkan manusia hidup, tetapi gerak juga terdapat pada ekspresi dari semua pengalaman emosional manusia.
Matondang (2005: 130) mengungkapkan bahwa “Movement yang berarti gerakan, berasal dari kata dasar gerak. Dan gerak memiliki makna, suatu peralihan tempat (adanya aktifitas) yang dilakukan setelah ada dorongan (batin/perasaan)”.Aktifitas gerak dapat timbul setelah seseorang mendengarkan lagu/nyanyian.Dalam aktivitas gerak anak harus mendengar, mengerti dan memahami arti dari instruksi yang diberikan. Melalui aktivitas gerak anak dapat mengembangkan daya imajinasinya, karena ia harus menggunakan pancaindranya, dengan matanya, penciumannya, alat perabanya, pendengarannya, perasaannya untuk membentuk suatu gerak tubuh.
Gerak menjadi hal yang sangat kreatif bila dipadukan dengan musik/lagu yang diinterpretasikan anak menurut caranya masing-masing. Melalui gerak anak akan mengenali dirinya dan mengeluarkan perasaan-perasaan tertentu melalui gerakan- gerakan ekspresif. Menurut Mutiah (2012: 170) “lagu/musik merupakan media ekspresi diri dan rekreasi yang dibutuhkan anak”. Sejalan dengan ini Kamtini dan Tanjung (2005: 111) menyatakan bahwa “lagu adalah musik (bagian dari musik) yang
merupakan ungkapan pikiran/perasaan seseorang melalui nada dan kata yang berisi suatu gagasan (ide), berwawasan keindahan (citrarasa estetika).Musik dapat mendorong anak untuk mengekspresikan dirinya dan juga memberikan kesempatan kepada anak untuk melepaskan emosi yang tertahan.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa gerak merupakan sebuah perubahan yang mampu merefleksikan keinginan-keinginan seseorang dengan menggunakan bagian dari tubuhnya.Pengalaman dalam gerak memberikan anak kesempatan untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan daya imajinasinya.Sedangkan musik/lagu merupakan media ekspresi diri dengan mengungkapkan pikiran maupun perasaan seseorang melalui nada dan kata untuk mengeluarkan emosi yang tertahan.Jadi gerak dan lagu adalah sebuah aktivitas atau kegiatan yang dilakukan untuk mengekspresikan diri dengan mengungkapkan pikiran/perasaan yang diperlihatkan melalui gerak tubuh.
b. Karakteristik Gerak dan Lagu
Aisyah (2009) mengemukakan bahwa kegiatan gerak dan lagu secara keseluruhan menitikberatkan pada aktivitas gerak fisik anak. Selain itu anak mampu merespon dengan antusias pada kegiatan gerak dan lagu dikarenakan gerak yang erat hubungannya dengan musik merupakan isyarat yang ekspresif dan membebaskan diri dari ketegangan melalui gerakan-gerakan. Musik dapat diibaratkan sebagai bahasa dari emosi. Musik dapat memberikan kesenangan baik bagi yang mendengarnya maupun bagi memainkannya. Banyak orang memperoleh kesenangan yang sangat
baik dalam kontak langsung dengan musik seperti bernyanyi, bertepuk tangan, tertawa, berayun-ayun, melompat, berputar, berbaris, menari, berjoget atau tingkah laku lainnya. Dengan bermain musik menimbulkan kegairahan (semangat), menghilangkan ketegangan dan memberikan suasana nyaman. Adapun karakteristik yang membuat anak tertarik dengan kegiatan gerak dan lagu adalah sebagai berikut:
1. Menyenangkan
Kegiatan gerak dan lagu merupakan kegiatan yang dapat menyenangkan anak.Yang mana kegiatan ini membuat anak mengeluarkan emosinya melalui gerakan-gerakan ekspresif.
2. Kegiatan gerak dan lagu memiliki syarat yang sesuai dalam hal lirik, irama dan melodi.
Lagu-lagu yang digunakan dalam kegiatan gerak dan lagu sifatnya pendek, gembira dan bersemangat, merdu dan mudah dimengerti oleh anak.
3. Kegiatan ini meliputi tindakan (action).
Musik/lagu diperdengarkan sambil anak-anak menggerakkan tangan.Pada waktu menyanyi anak-anak perlu diberi kesempatan untuk menggerakkan tangan mereka dan sering kali seluruh tubuh mereka.
4. Kegiatan gerak dan lagu adalah pengalaman sukarela.
Pendidik tidak memiliki kekuatan untuk meminta agar anak berpartisipasi, tetapi akan menunggu sampai rasa senang tumbuh dan muncul pada anak-anak sehingga mereka akan segera bergabung.
5. Kegiatan gerak dan lagu bersifat spontan.
Anak-anak akan merespon lebih antusias untuk pengalaman musik atau gerak yang bebas dan susasana yang tidak tertata.
6. Kegiatan gerak dan lagu mengundang anak untuk berkontribusi.
Pendidik memulai dengan lirik dan melodi yang standar tetapi ditengah- tengah, ajaklah anak-anak untuk berkontribusi dengan ide mereka.Anak-anak sangat menyenangi komposisi yang asli dan juga menyukai percobaan dengan kata-kata, irama dan gerakan.
Adapun lagu-lagu yang digunakan dalam kegiatan gerak dan lagu pada penelitian ini yaitu :
1. Body Parts
Saat mendengarkan lagu ini, anak melakukan gerakan-gerakan dengan menyentuh bagian-bagian tubuh yang disebutkan dalam lagu.
2. Walking-walking
Dalam lagu anak memperagakan beberapa fungsi anggota tubuh seperti cara berjalan, berlari, berenang dan melompat.
3. Greetings
Saat mendengarkan lagu ini, anak melakukan gerakan dengan tangan seperti bersalam-salaman dan melambaikan tangan serta menggerakkan bagian-bagian tubuh lainnya mengikuti tempo/irama lagu.
4. If You’re Happy
Dalam lagu anak memperagakan beberapa ekspresi wajah seperti saat senang, sedih, takut dan mengantuk.
c. Manfaat Gerak dan Lagu
Music and movement activity atau kegiatan gerak dan lagumemegang peranan penting dalam proses tumbuh kembang seorang anak. Matondang (2005) mengatakan melalui musik, manusia dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan hatinya serta dapat mengendalikan aspek emosionalnya. Nyanyian adalah bagian dari musik.
Nyanyian berfungsi sebagai alat untuk mencurahkan pikiran dan perasaan untuk berkomunikasi. Aktifitas gerakan sendiri sangat dibutuhkan bagi anak usia dini dalam melatih dan mengembangkan motorik kasar mereka. Jadi dalam kegiatan gerak dan lagu, anak-anak tidak hanya menyuarakan lagu, tapi sekaligus membawakan isi dan makna nyanyian, serta meragakan nyanyian dengan gerak seperti gerak bebas atau gerak tari. Sehingga kegiatan gerak dan lagu sangat bermanfaat dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Sejalan dengan ini Mutiah (2012) mengemukakan manfaat gerak dan lagu pada umumnya gerak sangat membantu bagi anak yang mengalami ketegangan. Di mana dengan menggerakkan tubuhnya ke sekitarnya, maka anak dapat melepaskan energi-energi yang terpendam di dalam tubuhnya dan aktivitas tersebut akan menjadi katup yang aman bagi emosi anak. Sedangkan musik
memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengekspresikan dirinya, di mana dengan musik anak dapat merasakan perasaan senang, puas, melepaskan energi yang terpendam ataupun emosi-emosi yang tidak disetujui misalnya perilaku agresif.
Dengan belajar melalui gerakan, maka anak belajar tentang dirinya dan dunianya.
Berpartisipasi dalam latihan-latihan yang menggunakan gerak dapat memberikan anak kesempatan untuk menyalurkan energi yang tidak dapat dilakukan dengan cara lain.
Menurut Miranti, Engliana, Hapsari (2015) manfaat mengajarkan kosakata bahasa Inggris menggunakan gerak dan lagu adalah sebagai berikut:
1) Kegiatan gerak dan lagu akan memotivasi anak untuk lebih senang mempelajari bahasa Inggris.
Gerakan (movement) merupakan bahasa tubuh.Anak mengekspresikan perasaannya melalui aktivitas gerakan setelah mendengarkan nyanyian.Anak mempunyai hubungan yang aktif dalam merespon nyanyian. Melalui gerak dan olah tubuhnya akan dapat digambarkan apa yang dirasakan dan dimengerti oleh anak tersebut terhadap musik (nyanyian).
2) Dengan menyanyi anak menjadi senang dan lebih mudah dalam memahami materi ajar yang disampaikan.
Kemampuan guru dalam memilih lagu dan menciptakan gerakan yang sesuai dengan usia perkembangan anak akan berdampak pula terhadap berhasilnya proses pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini.
3) Melalui nyanyian dan gerakan kegiatan pembelajaran menjadi bervariasi, pendidik dapat menumbuhkan minat anak untuk lebih senang dan giat belajar, bahkan dapat memudahkan anak dalam memahami materi ajar yang disampaikan.
Dengan nyanyian seorang anak akan lebih cepat mempelajari, menguasai, dan mempraktikkan suatu materi ajar yang disampaikan oleh pendidik. Selain itu kemampuan anak dalam mendengar (listening), bernyanyi (singing), berkreativitas (creative) dapat dilatih melalui kegiatan ini.
4) Anak dibuat senang, tidak bosan, dan tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran.
Kegiatan gerak dan lagu merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak.
Dalam kegiatan ini anak tidak hanya dilatih mengucapkan kosakata bahasa Inggris melalui bernyanyi namun juga anak dituntun untuk memperagakan berdasarkan lagu sehingga membuat kegiatan ini tidak monoton dan anak menjadi tertarik mengikuti proses pembelajaran.
d. Langkah-langkah gerak dan lagu
Upaya meningkatkan kosakata bahasa Inggris melalui kegiatan gerak dan lagu dapat dilakukan dengan beberapa cara yang pada intinya adalah dalam kegiatan tersebut terdapat sisi edukatif yang mengenalkan anak pada kosakata bahasa Inggris.
Menurut Kamtini dan Tanjung (2005) sebelum pembelajaran dimulai hendaknya seorang pendidik tampil menarik didepan siswanya. Hal ini bisa dicapai dengan penampilan fisik dan kemampuan berbicara yang baik. Dengan berpenampilan
menarik diharapkan siswa senang tanpa muncul rasa takut sehingga proses pembelajaran bisa dilanjutkan dengan mudah. Berikut langkah-langkah kegiatan gerak dan lagu yaitu :
a. Mempersiapkan alat dan bahan sesuai tema
Sebelum memulai kegiatan ini hendaknya guru mempersiapkan alat seperti pengeras suara (jika diperlukan) dan musik/lagu yang akan diajarkan pada anak.
b. Anak mendengarkan musik/lagu
Pada langkah ini guru menyanyikan lagu atau memutar musik yang akan diajarkan pada anak.
c. Guru mengarahkan anak untuk merespon gerak sesuai dengan musik/lagu yang didengarkan
Selanjutnya guru mengarahkan anak untuk bergerak sesuai dengan musik/lagu yang diputarkan atau dinyanyikan oleh guru.
d. Guru dan anak bernyanyi sambil bergerak.
Setelah melatih anak bergerak, guru dan anak menyanyikan lagu yang telah didengarkan sambil bergerak.
e. Evaluasi
Tahap akhir pada kegiatan ini yaitu guru mengevaluasi hasil belajar anak dalam gerak dan lagu baik dari segi pelafalan lagu maupun ketepatan gerak anak.