• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

E. Analisis Data

1) Data mahasiwa Thailand sejumlah 25 orang.

2) Silabus pembelajaran dan outline pembelajaran yang dibuat oleh dosen sebelum melaksanakan proses pembelajaran.

diperoleh semakin mudah difahami. Penarikan kesimpulan atau verifikasi didasarkan pada berbagai analisis, baik melalui catatan lapangan, hasil observasi, maupun dari dokumen-dokumen yang diproses terus menerus.

1. Keabsahan Data

Pengecekan konsistensi (misalnya menggunakan pengkodean lainnya dalam mendiskripsikan kategori dan menemukan teks yang ada dalam kategori itu) dapat digunakan sebagai usaha untuk menilai pemeriksaan keabsahan analisis data, disamping itu digunakan juga faliditas atau pengecekan oleh stake-holders. 77Adapun keabsahan data yang digunakan oleh peneliti adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode.

Trianggulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan suatu yang lain, di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai perbandingan terhadap data itu. Teknik trianggulasi yang paling banyak digunakan adalah pemeriksaan melalui sumber lainnya, ada empat macam trianggulasi sebagai teknik pemeriksaan yang memenfaatkan pengumpulan sumber, metode, penyidik, dan teori.

Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber, kemudian data tersebut dianalisis, dan data-data yang dirasa tidak perlu maka direduksi. Dam penelutian ini juga

77 Lexy J.Moleong, Metode Penelitian Kualitatif. edisi refisi (Bandung: TP Remaja Rosdakarya, 2014), 300.

menggunakan triangulasi metode dengancara pengecekan derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian beberapa teknik pengumpulan data dan mengecek derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode berbeda.

2. Tahap-tahap Penelitian

Tahap-tahap penelitian ini akan diuraikan proses pembelajaran penelitian mulai dari penelitian pendahuluan, pengembangan desain, penelitian sebenarnya, sampai pada penyusunan laporan.

Tahap Pra-lapangan atau tahap awal dari penelitian ini adalah dengan mengajukan judul ke kantor fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan, adapun jurul yang ajukan “proses pembelajaran di IAIN Jember dalam pandangan mahasiswa Thailand”

Tahap berikutnya adalah proses penyusunan proposal penelitian yang diawali dengan studi pendahuluan terhadap objek yang akan diteliti yaitu mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran, serta penggunaan kejian teori yang diambil dari lireratur-literatur yang relevan dengan judul penelitian.

Tahap pengembangan lapangan desain penelitian, peneliti menentuka informan penelitian untuk pengumpulan data yang disesuaikan dengan penelitian kualitatif yaitu dengan menggunakan purposive sampling, yaitu dengan memilih informan yang dianggap dapat memberikan informani yang berkaitan dengan masalah penelitian, informan tersebut dipilih dari orang- orang yang mengerti tentang hal-hal yang diteliti. Pada tahapan ini peneliti

nenggunakan pengumpulan data menggunakan metode dan prosedur penelitian yang diuraikan pada metode penelitian. pengamatan berperan serta atau wawancara atau pengamatan deskiptif yang terdapat dalam catatan lapangan, baik berupa pengamatan dan wawancara terfokus yang sebelumnya telah dipilih peneliti. Uraian ini dapat berupa deskripsi data yang disajikan dengan topik yang sesuai dengan pertanyaan dalam penelitian, kemudian hasil temuan dilapangan, oleh peneliti diolah dan dikaitkan dengan teori yang telah disajikan, sehingga menjadi data yang akurat.

Tahapan terakhir adalah penulisan laporan, dalam hal ini peneliti menyusun hasil atau data yang diperoleh dari lapangan menjadi karya tulis ilmiah yang sistematis serta otentik.

A. GAMBARAN OBYEK PENELITIAN

Pada bab ini akan dipaparkan hasil penelitian yang telah ditelah dilakukan di IAIN Jember. Dalam hal ini bukan keseluruhan yang diteliti, tetapi hanya hal-hal yang terkait atau orang yang dianggap mengetahui dan mengenal tentang hal yang akan dikaji.

1. Sejarah Berdirinya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember

Secara sosiologis Jember merupakan wilayah berpenduduk mayoritas beragama Islam, pada tahun 1960 berdiri beragam lembaga Pendidikan Islam seperti Mu’allimat dan Muallimin, Pondok Pesantren dan Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Jember serta diperkuat perkembangan Islam di wilayah eks-karesidenan Besuki dengan berdirinya berbagai pondok pesantren. Untuk menempuh ke jenjang yang lebih tinggi harus ditempuh diluar daerah yaitu Surabaya, Malang bahkan Yogyakarta sehingga semakin terasa kuat keinginan masyarakat memiliki perguruan tinggi Islam.91

Kuatnya keinginan masyarakat tersebut akhirnya disadari dan direspon dengan cepat oleh para tokoh dan alim ulama di wilayah ini. Tepatnya pada

91 Tim Penyusun Buku Alih Status, Menggapai Impian Transformasi STAIN Menuju IAIN Jember, (Jember: STAIN Jember Press, 2014), cet. ke-1, hal.3.

tanggal 30 September 1964, diselenggarakan Konferensi Syari’ah Alim Ulama Cabang Jember. kegiatan itu bertempat di gedung PGAN Jl. Agus Salim No. 65 Jember dan dipimpin oleh KH. Abd. Syakur. Di antara keputusan terpenting dari konferensi tersebut adalah akan didirikannya perguruan tinggi Islam di Jember untuk mendidik kader-kader Islam yang berjiwa kuat.92

Untuk merealisasikan hal itu, dibentuklah suatu panitia kecil yang beranggotakan KH. Achmad Shiddiq, H. Shodiq Machmud SH., Muljadi, Abd.

Chalim Muchammad, SH., Drs. Sru Adji Surjadi, dan Maqsun Ar., BA. Setelah beberapa kali melakukan pertemuan, panitia menetapkan beberapa keputusan diantaranya; 1) Perguruan Tinggi yang akan didirikan adalah Fakultas Tarbiyah, dan 2) berkonsultasi kepada Rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. KH.

A. Sunarjo, SH dan Menteri Agama RI Prof. KH. Saifuddin Zuhri tentang kemungkinan di kemudian hari Fakultas Tarbiyah dapat dinegerikan. Konsultasi dilakukan oleh KH. Achmad Shiddiq dan kemudian diteruskan oleh H. Shodiq Machmud, SH. Hasilnya adalah pada prinsipnya menyetujui berdirinya Fakultas Tarbiyah Jember.

Sebagai tindak lanjut konsultasi tersebut, maka pada awal tahun 1965 berdirilah Institut Agama Islam Djember (IAID) Fakultas Tarbiyah yang dipimpin oleh H. Shodiq Machmud, SH. Sambil menunggu proses penegerian, pendaftaran mahasiswa angkatan pertama dibuka dan ternyata peminatnya cukup banyak, yakni sekitar 195 pendaftar dan dinyatakan lulus tes sebanyak 167 orang.

92 Penyusun, Menggapai Impian Transformasi STAIN Menuju IAIN Jember. 4.

Barulah pada awal Agustus 1965, diselenggarakan MAPRAM (Masa Bahakti Mahasiswa) atau saat ini dinamakan Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) yang ditangani oleh mahasiswa yang tergabung dalam organisasi ekstra kampus (OMEK) PMII dari Universitas Jember (Unej) dan IKIP Jember di bawah pimpinan Sandjaja, BA dan bertempat di PGAN Jember.93

Pergumulan dan pergulatan merealisasikan cita-cita luhur tidak hanya berhenti di situ. Berliku proses yang dilalui membawa hasil berupa IAID dinegerikan menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Jember berdasarkan SK Menteri Agama No. 4/1966 tanggal 14 Pebruari 1966. Penegerian dilakukan sendiri oleh Menteri Agama, Prof. KH. Syaifuddin Zuhri, pada tanggal 21 Pebruari 1966 bertempat di GNI Jember. Pada tahun yang sama (1966), dibuka Sekolah Persiapan IAIN di Jember berdasarkan SK Menteri Agama No. 31 Tahun 1967 tertanggal 1 Januari 1967. KH. Muchid Muzadi ditunjuk sebagai kepala sekolahnya. Sekolah persiapan ini, diampu oleh 36 guru tidak tetap dan 2 karyawan dengan siswa pada tahun angkatan pertamanya sebanyak 63 murid; 43 siswa tingkat I dan 20 siswa tingkat II. Tujuan didirikannya sekolah persiapan ini adalah untuk mempersiapkan siswa dari berbagai sekolah untuk menjadi mahasiswa IAIN. Pada tahun 1978, sekolah persiapan ini diubah menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

Keberadaan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Jember pun berakhir.

Berakhir dalam artian tidak berhenti dan mati, namun mengalami metamorfosis

93 Penyusun, Menggapai Impian Transformasi STAIN Menuju IAIN Jember, 5.

kembali. Menjajak Surat Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1997 tentang pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dan ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 291 Tahun 1997 tentang Organisasi dan Tata Kerja STAIN Jember, maka secara yuridis formal Fakultas Tarbiyah Jember IAIN Sunan Ampel berubah status menjadi STAIN Jember.

Dalam perkembanganya, terdapat empat aspek tantangan yang dihadapi perguruan tinggi Islam-tidak terkecuali STAIN Jember-akibat dari globalisasi yang sedang berlangsung saat ini. Keempat tantangan tersebut yakni; lahirnya kompetisi yang sangat tinggi dalam kehidupan masyarakat atau bangsa, penguasaan ilmu dan teknologi sangat penting untuk menghasilkan produk barang atau jasa sesuai tuntutan kualitas pasar, munculnya neo-imperialisme dari suatu bangsa kepada bangsa lain akibat dari penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan kondisi kompetitif dan terbukanya arus informasi antarnegara.94

Dalam konteks ini, STAIN Jember sebagai salah satu institusi yang ketiban sampur-atau tepatnya menyediakan diri untuk ditibani sampur-dalam konteks itu, tercambuk, akhirnya bersikeras dengan berbekal kemauan keras untuk mencapai cita-cita besarnya, yakni menjadi perguruan tinggi Islam dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya. Dengan kata lain, lembaga di ujung Timur Pulau Jawa ini bertekad untuk menjadi center of excellence dan center of Islamic civilazation. Hal tersebut dapat dilakukan jika ada tekad dan semangat serta langkah-langkah strategis menuju perubahan (change), pertumbuhan (growth),

94 Ibid., 6.

dan reformasi (reform) di segala bidang dengan terencana, sistematis, dan berkesinambungan. Sebagai bukti dan langkah kongkrit dari cita-cita itu adalah keseriusan untuk bermetamorfosis, beralih status dari STAIN Jember menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.

Keinginan beralih status tersebut bukan hanya dipertimbangkan melalui kejernihan hati dan pikiran, namun pada dasarnya dilandasi dengan beberapa keinginan berikut:

1. Menyesuaikan bentuk kelembagaan yang didasarkan pada kewenangan keilmuan yang ditawarkan sesuai dengan ketentuan sebagaimana yang tercantum dalam UU. No. 12 Tahun 2012.

2. Menciptakan World Class University sebagai center of excellence dan center of Islamic civilazation, sehingga dapat memainkan peran-peran strategisnya di masa mendatang.

3. Menghasilkan SDM berkualitas, profesional, keluasan ilmu, kedalaman spiritual, keluhuran budi pekerti, dan peka terhadap perubahan sehingga kompeten bersaing dalam kompetisi global.

4. Merespon tuntutan masyarakat dunia yang saat ini dihadapkan pada perubahan dalam struktur kehidupan dunia yang serba cepat dalam pelbagai bidang, baik menyangkut persoalan sosial, budaya, ekonomi, politik, maupun pendidikan.

Terlebih kemudian, apabila berpijak antara lain kepada potensi internal lembaga yang telah dimiliki oleh STAIN Jember, potensi wilayah

Tapal Kuda sebagai faktor pendukung-terlebih dari sisi stakeholders-lembaga ini, analisis SWOT yang dilakukan, maka perubahan atau peralihan status dari STAIN menjadi IAIN merupakan sebuah kebutuhan-sebuah historical necessity, bukan dan tidak lagi sekedar sebuah keinginan semata-mata, sebuah accident necessity.

Walhasil, perjalanan panjang pun mencapai titik akhir persinggahannya. Ibarat sebuah penjelajahan bahtera, maka telah sampailah pada pelabuhan tempat ditancapkannya jangkar sebagai penandanya. Dan begitu juga halnya pergumulan dan persetubuhan beragam karakter wacana dan silang pendapat yang melingkupinya, ditandai dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 142 Tahun 2014 tentang Perubahan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jember menjadi Institut Agama Islam Negeri Jember, maka resmilah sudah STAIN Jember dengan seabrek kelebihan dan kekurangannya telah menjai IAIN Jember.95

2. Visi, Misi, dan Tujuan a. Visi

Visi IAIN Jember adalah “Menjadi Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Nusantara”.

b. Misi

95 Muhibbin, Dkk, Menggapai Impian Transformasi STAIN Menuju IAIN Jember, (Jember: STAIN Jember Press, 2014),3-8

Dalam rangka menjabarkan visi agar dapat diejawantahkan dalam bentuk tugas yang harus dilakukan dan diwujudkan ke depan, maka IAIN Jember mengemban misi sebagai berikut:

1) Menyelenggarakan pendidikan ilmu-ilmu keislaman, sosial, dan humaniora yang unggul dan kompetitif.

2) Menyelenggarakan penelitian untuk mengembangkan aspek keilmuan dan keislaman berbasis pesantren.

3) Menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat dengan bertumpu pada keislaman berbasis pesantren untuk meningkatkan taraf dan kualitas kehidupan masyarakat.

4) Pengembangan dan penguatan kelembagaan dengan memperkuat kerjasama dalam dan luar negeri.

c. Tujuan

Adapun tujuan yang hendak diraih dari pengejawatahan visi dan misi tersebut adalah:

1) Terlaksananya pendidikan ilmu-ilmu keislaman, sosial, dan humaniora berbasis riset yang unggul dan kompetitif.

2) Menghasilkan penelitian yang mengembangkan dan mengintegrasikan aspek keilmuan, dan keislaman berbasis pesantren.

3) Terbangunnya pola pemberdayaan masyarakat yang bertumpu pada nilai- nilai keislaman berbasis pesantren untuk meningkatkan taraf dan kualitas kehidupan masyarakat.

4) Memiliki tata kelola yang baik (good governance) dan sistem manajemen dan kelembagaan yang profesional untuk menghasilkan pelayanan prima kepada sivitas akademika dan masyarakat.96

3. Letak Geografis

Secara geografis, letak IAIN Jember berada cukup strategis untuk dijadikan sebagai tempat lembaga perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan berada di pinggir jalan tepatnya di Jalan Mataram No. 1 Mangli Jember, tepat di belakang Polsek Kaliwates yang jalanannya tidak terlalu ramai dan suasana yang kondusif.

Lembaga ini memiliki pagar yang mengelilingi gedung IAIN serta terdapat beberapa petugas keamanan yang menjaganya.

Institut Agama Islam Negeri Jember tempatnya terletak di Jl. Mataram No.01 Mangli, Telp. (0331) 487550 Fax. (0331) 427005, kode pos 681316.

Adapun batas-batasnya adalah sebagai berikut :

a. Batas sebelah utara : Perumahan Milenia

b. Batas sebelah selatan : Persawahan dan sungai Bedadung c. Batas sebelah barat : Perumahan Penduduk

d. Batas sebelah timur : Perumahan Penduduk dan persawahan.

e. Jarak dari alun-alun kota jember 7,5 km f. Jarak dari terminal tawang alun 4,0 km 4. Struktur Oganisasi IAIN Jember

Berdasarkan peraturan mentri agama RI No.6 Th 2015 tentang organisasi

96 Muhibbin, Menggapai Impian Transformasi STAIN Menuju IAIN Jember, 10.

dan tata kerja IAIN Jember, struktur organisasi IAIN Jember dapat dideskripsikan sebagai berikut:

Institut Agama Islam Negeri Jember adalah perguruan tinggi keagamaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, berada dibawahnya dan bertanggung jawab kepada menteri agama dan secara fungsional dibina oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam. Institut dipimpin oleh seorang Rektor yang bernama Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM.

Institut mempunyai tugas untuk menyelenggarakan program pendidikan akademik dan/atau profesi, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang ilmu pengetahuan dan keagamaan Islam. Dalam melaksanakan tugas- sugasnya institut menyelenggarakan fungsi-fungsi diantaranya; Merumuskan dan menetapkan visi, misi, kebijakan dan perencanaan program, menyelenggarakan dan melaksanakan tridarma perguruan tinggi, melaksanakan pembinaan sivitas akademika, dan melaksanakan administrasi, evaluasi dan pelaporan.

Organisasi institute terdiri dari organ pengelola, organ pertimbangan dan organ pengawasan. Adapun organ pengelola terdiri atas: (1) Rektor dan Wakil Rector. (2) Fakultas. (3) Biro Administrasi umum, akadeemik, dan kemahasiswaan. (4) Lembaga dan (5) Unit pelaksanaan teknis.

Rektor yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM. mempunyai tugas memimpin dan mengelola penyelenggaraan pendidikan tinggi berdasarkan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Menteri Agama. Dalam melaksanakan tugas-tugasnya dibantu oleh 3 (tiga) orang Wakil Rektor yang

terdiri dari :

1. H.Nur Sholikin M.hum sebagai Wakil Rektor pada bidang akademik dan pengembangan kelembagaan yang bertugas untuk membantu Rektor dalam bidang akademik dan kelembagaan.

2. Drs.H.A.Mutohar.MM sebagai Wakil Rektor pada bidang administrasi umum, perencanaan, dan keuangan yang mempunyai tugas membantu Rektor dalam bidang administrasi umum, perencanaan dan keuangan.

3. Drs.H.Sukarno.M.Si sebagai Wakil Rektor pada bidang kemahasiswaan dan kerja sama yang mempunyai tugas membantu Rektor dalam bidang kemahasiswaan dan kerjasama.

Sedangkan fakultas merupakan unsur pelaksanaan akademik dalam lingkungan IAIN Jember. Fakultas dipimpin oleh seorang dekan yang berada dibawah naungan Rektor dan bertanggung jawab kepada Rektor. Fakultas mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan akademik dan dalam 1 satu rumpun disiplin ilmu pengetahuan, dan teknologi. Dalam melaksanakan tugasnya fakultas menyelenggarakan fungsinya yaitu; melakukan pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan akademik dan/atau profesi dalam lingkungan fakultas, melaksanakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, melaksanakan pengabdian pada masyarakat, melaksanakan pembinaan sivitas akademika, dan melaksanakan administrasi yang kemudian dilaporkan.

Fakultas pada IAIN Jember terdiri dari; (1) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dipimpin oleh Dr. H. Abdullah, S.Ag., M.H.I (2) Fakultas Syariah.

Dipimpin oleh Dr. H. Sutrisno Rs, M.HI (3) Fakultas Dakwah dipimpin oleh Dr.Ahidul Asror, M.Ag (4) Fakultas Ushuluddin, adab, dan humaniora, (5) Ekonomi dan Bisnis Islam dipimpin oleh Moch Chotib, MM Sedangkan organ fakultas terdiri atas Dekan dan Wakil Dekan, Jurusan, Laboratorium, dan bagian Tata Usaha. Dekan bertugas untuk memimpin dan mengekola penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kebijakan dari Rektor, dalam melaksanakan tugasnya Dekan dibantu oleh 3 (tiga) orang wakil dekan yang terdiri dari:

1. Wakil dekan bidang akademik yang bertugas membantu dekan dalam penyelenggaraan pendidikan akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

2. Wakil dekan bidang adminidtrasi umum, perencanaan, keuangan yang bertugas mambantu dekan dalam melaksanakan kegiatan bidang perencanaan dan pelaksanaan anggaran, akutansi, dan pelaporan keuangan, pengelolaan sarana dan prasarana, kepegawaian, ketatausahaan, dan kerumah tanggaan.

3. Wakil dekan bidang kemahasiswaan dan kerja sama bertugas untuk membantu dekan dalam pelaksanaan kegiatan di bidang kemahasiswaan dan kerjasama.

Adapun jurusan merupakan satuan pelaksanaan akademik pada fakultas yang bertugas menyelenggarakan program studi dalam 1 (satu) disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, atau seni. Jurusan terdiri dari ketua jurusan, sekertaris jurusan, ketua program studi, sekretaris program studi, dan dosen. Gambaran lengkap Struktur Organisasi IAIN Jember dapat dilihat pada lampiran 3

5. Data mahasiswa Thailand

Data mahasiswa Thailand merupakan bidata semua mahasiswa Thailand yang kuliah di IAIN Jember mulai dari semester 1, semester 3, dan semester No Identitas

1. Nama : Ishan Arong

Alamat ` : M.U Pupuyo Nonochik Pattani Tempat tanggal lahir : Pattani 3 Juni 1991

Asal sekolah : Al-Markazul Islami Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A2 2. Nama : Markan Ngoh

Alamat ` : 19 M.2 Don Penare Pattani 94190 Tempat tanggal lahir : Pattani, 02 Januari 1992

Asal sekolah : Adderasah Islamiah Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A 3. Nama : Ismail Ha

Alamat ` : 20 M4 T.Poming A.Panare J.Pattani Tempat tanggal lahir : Pattani, 15 Februari 1994

Asal sekolah : Wattaratham Islam Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A2 4. Nama : Furkon Musor

Alamat ` : 3A/1 M.2 T.Ka’dunun A.Saiburi CH.Pattani Tempat tanggal lahir : Pattani, 25 Februaru 1993

Asal sekolah : Aroonsas Vittaya C Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A2 5. Nama : Madarnin Lohren

Alamat ` : M.6 T.Banna A.Chana J.Songkhla Tempat tanggal lahir : Thailand Songkhla, 04 Maret 1994

Asal sekolah : Madrasah Alfalahiyah Al-Islamiyah Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A2

6. Nama : Masuphi Cheteh

Alamat ` : 59 M.6 Kalisa Rakngek Navathiwat Tempat tanggal lahir : Navathiwat, 01 Februari 1996 Asal sekolah : Darul Islam

Jurusan/semester/kelas: Usuluddin IAT/3/Q1 7. Nama : Saran Lohleh

Alamat ` : 194 M.4 Pakbang Thepha Songkhla 90150 Tempat tanggal lahir : Songkhla, 21 Meret 1995

Asal sekolah : Maahad Nuruddin/Saengtham Withaya mulniti Jurusan/semester/kelas: Usuluddin IAT/3/Q2

8. Nama : Sofyan Lanja

Alamat ` : T.Nongrat A.Yaring C.Pattani Tempat tanggal lahir : Pattani, 08 Juli 1996

Asal sekolah : Darul Ma’arif Majlis Agama Islam Pattani Jurusan/semester/kelas: Syari’ah MU/3/I2

9. Nama : Russuemi Ruesa

Alamat ` : 44/4 M.5 Saka Syisakhon Narathiwat 96210 Tempat tanggal lahir : 26 Januari 1993

Asal sekolah : Wattanatham Islam Jurusan/semester/kelas: Syari’ah AS/3/H2 10. Nama : Nisurainee Yanamaneng

Alamat ` : 40.M1. Lalo. Roso. Narathiwat 96150 Tempat tanggal lahir : Narathiwat, 22 November 1993 Asal sekolah : Wathanattham Islam School Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A2

11. Nama : Nur fatchari Yusoh

Alamat ` : M.3 Tyi-ngo A.Yi-ngo Ch.Narathiwas 96180 Tempat tanggal lahir : Narathiwas Thailand, 30 Maret 1995

Asal sekolah : Darulqur’annilkarim Jurusan/semester/kelas: Dakwah KPI/3/O2 12. Nama : Saadah Ismaae

Alamat ` : 34 M.3 T.Bothong A.Nongchik J.Pattani Tempat tanggal lahir : 28 Agustus 1994

Asal sekolah : Maahad Al-Markazul Islami Jurusan/semester/kelas: Tarbyah PAI/5/A2

13. Nama : Mariyae Jehleng

Alamat ` : 6 M.4 J.Lipasangol A.Nongci’ J.Pattani Tempat tanggal lahir : F4 Thailand, 18 Juni 1993

Asal sekolah : Maahad Al-Markazul Islami Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A2

14. Nama : Haleemoh Samaae

Alamat ` : 26 M.1 T.Samakki A.Rueso J.Narathiwat 96150 Tempat tanggal lahir : Thailand, 23 April 1996

Asal sekolah : Darunsat Witya Jurusan/semester/kelas: Syari’ah MU/3/I2 15. Nama : Hilmiyah Mani

Alamat ` : a2 M.6 T.Tanjungmas A.ranget J.Narathiwat Tempat tanggal lahir : 26 Juni 1994

Asal sekolah : Maahad Misbahil Islam Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A2 16. Nama : Subaidah Saleh

Alamat ` :25/3M4 Banhuakhlong, Bannok, Panarek, Pattani Tempat tanggal lahir : Thailand. 26 November 1996

Asal sekolah : Sekolah Addirasat Al-Islamiah

Jurusan/semester/kelas: Dakwah KPI/3/O1 17. Nama : Maseetoh Lateh

Alamat ` :166/3M.3 Bantadan,Taklakkapo,Yakring, Pattani 94150 Tempat tanggal lahir : Thailand, 15 Desember 1995

Asal sekolah : Addirasah Al-Islamiyah

Jurusan/semester/kelas: Pengembangan Masyarakat Islam PMI/3/P 18. Nama : Paosiyah Jehlor

Alamat ` : 45 M.6 T.Banna A.Chana J.Songkla 90130 Tempat tanggal lahir : 13 September 1995

Asal sekolah : Al-Falahiah Al-Islamiah Jurusan/semester/kelas: Syari’ah MU/3/I

19. Nama : Hanan Cheleh

Alamat ` : 4/3 M.4 Naket, Khokpo, Pattani 94120 Tempat tanggal lahir : Thailand, 07 Juni 1995

Asal sekolah : Maahad Muhammdiah Pattani Jurusan/semester/kelas: TH/3/R

20. Nama : Amanee Samae

Alamat ` : 190 M.1 Bangnangsta Yala 95130 Tempat tanggal lahir : 17 September 1995

Asal sekolah : Tarbiatulwatan School Jurusan/semester/kelas: IAT/3/Q2

21. Nama : Sakina Barosidik

Alamat ` : 50 M.2 Sakom, Thepha, Songkhla 90150 Tempat tanggal lahir : Songkhla, 01 November 1995

Asal sekolah : Al-Fatahiah Al-Islamiah Jurusan/semester/kelas: Ilmu Hadits IH/3/R 22. Nama : Sofeeyah Mahama

Alamat ` :186 M.1 T.Mareboto’ A.Ra-nge’ J.Narathiwat

Tempat tanggal lahir : Narathiwat, 08 Desember 1993

Asal sekolah : Maahad Al-Muhammadiah Al-Islamiah Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah PAI/5/A2

23. Nama :Tasnim Ngoh

Alamat ` :10/1 Pantaitimor, Taluban, Saiburi, Pattani Thailand Tempat tanggal lahir : 28 Oktober 1996

Asal sekolah : Samarddee Witya School

Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah Pendidikan Bahasa Ingris (PBI)/1/PBI1 24. Nama : Nachmeeyah Musor

Alamat ` :22 Bangtayard Pattani Thailand Tempat tanggal lahir : 27 Januari 1997

Asal sekolah : Saiburi Islam Witya School

Jurusan/semester/kelas: Tarbiyah, Pendidikan Bahasa Ingris (PBI)/1/PBI2 B. PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Penelitian ini mengunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat untuk memperoleh data yang berkaitan dan mendukung dalam penelitian ini, dan untuk mendapatkan data kualitatif. Setelah mengalami proses peralihan data dengan berbagai metode yang dipakai mulai dari data yang global hingga data yang fokus, maka secara beraturan akan disajikan data-data yang ada dan mengacu pada rumusan masalah atau fokus penelitian.

1. Perencanaan pembejalaran oleh dosen dalam pandangan mahasiswa Thailand.

Perencanaan merupakan hal yang paling penting dilakukan sebelum proses pembelajaran berlangsung, agar pembelajaran yang akan dilaksanakan

Dokumen terkait