G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
7. Manyanyikan kembali lagu “satu nusa satu bangsa”
No. Kegiatan Waktu 4. Wawancara
Peserta didik, secara pribadi atau kelompok diberi tugas untuk mewawancarai guru Sejarah atau PKn sehubungan dengan pertanyaan sekitar Sumpah Pemuda yang dipilih untuk dipelajari?
Hasil wawancara disusun dalam bentuk laporan deskriptif!
No. Kegiatan Waktu yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.
Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!
Berkatlah siapa yang menganiaya kamu, berkatlah dan jangan mengutuk!
Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! Hendaklah kamu sehat sepikir dalam hidupmu bersama;
janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tnggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!
Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.
Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum!
Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!
2. Diskusi
Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok, lalu diminta berdiskusi dengan pertanyaan:
1) Apa saja yang dinasihatkan oleh Santo Paulus dalam Rom 12:1-21 2) Apa art karunia Roh?
3) Bagaimana karunia itu digunakan?
4) Apa hubungan karunia Tuhan dan kehidupan bersama?
3. Pleno
Selesai diskusi, setiap kelompok diminta melaporkan hasil diskusinya.
4. Peneguhan
• Bertndak seturut karunia Tuhan
“Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tnggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamuberpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing (Rom 12:3)” Paulus menasihatkan agar kita bertndak seturut karunia iman yang kita terima. Tidak perlu memikirkan yang lebih tnggi. Menurut St Paulus karunia pertama-tama yang diberikan kepada setap orang ialah iman. Dengan iman itu orang boleh mengenal Allah dan kehendaknya, yakni agar manusia bersatu kembali dengan Dia. Allah berkehendak bahwa manusia itu bahagia bersamaAllah.
• Macam-macam karunia satu tujuan
“Sebab sama sepert pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tdak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita,
walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.
Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasihat, baiklah kita menasihat. Siapa yangmembagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hat yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita(Roma 12:4-8)”.
Dari kutpan tersebut jelas bagi kita bahwa karunia ialah macam-macam kemampuan yang ada pada setap orang. Macam-macam karunia itu diberikan Tuhan agar jemaat, kebersamaan menjadi berkembang. Karunia yang diterima
No. Kegiatan Waktu Langkah Ketga: Refleksi dan Aksi
Peserta didik diminta merefleksikan dengan tahapan
1. Mengingat kembali pendalaman peristwa sumpah pemuda, mengenai karunia untuk bersatu
2. Mengingat-ingat nasihat St. Paulus tentang macam-macam karunia dan bagaimana menggunakan karunia itu.
3. kita melihat ke dalam diri sendiri apa yang menjadi karunia kita masing masing?Dan Sudahkah kita berbuat seturut karunia tersebut?
4. Merumuskan niat-niat yang akan dilakukan terkait dengan karunia yang telah diterima dari Tuhan.
Hasil refleksi dapat ditulis dalam bentuk doa, uraian, puisi atau syair nyanyian atau gambar.
3. Penutup
Melaksanakan penilaian dengan mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
Merencanakan kegiatan tndak lanjut dengan memberikan tugas baik cara individu maupun kelompok bagi peserta didik yang belum;
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
15 menit
G. Penilaian Hasil Belajar
Guru melakukan penilaian peserta didik dalam kegiatan:
1. Pada saat peserta didik berdiskusi Cara penilaiannya sebagai berikut:
No.
Nama Peserta
Didik
Aspek yang
dinilai Skor
Maks. Nilai Ketuntasan Tindak Lanjut
1 2 3 4 T TT R P
1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
Aspek dan cara penilaian:
a. Kejelasan dan kedalaman informasi
1) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi lengkap dengan sempurna, skor 30.
2) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi lengkap dengan kurang sempurna, skor 20.
3) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi kurang lengkap, skor 10.
b. Keaktfan dalam diskusi
1) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktf dalam diskusi, skor 30.
2) Jika kelompok tersebut berperan aktf dalam diskusi, skor 20.
3) Jika kelompok tersebut berperan kurang aktf dalam diskusi, skor 10.
c. Kejelasan dan kerapian presentasi
1) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 40.
2) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor 30.
3) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.
4) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan kurang rapi, skor 10.
2. ”Refleksi Tingkah Laku”
Cara penilaiannya sebagai berikut:
No. Nama Peserta
Didik 1 2 3 4 5 Jumlah
Skor Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
3. Kolom “Ayo Berlath”
a. Kolom Pilihan ganda dan uraian.
Skor penilaian sebagai berikut:
No.
Soal Cara penilaian Skor
maks.
1 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b.Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
2 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
3 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
4 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
5 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
Skor Maksimal 10
b. Tugas
Skor penilaian sebagai berikut:
1) Tugas produk
Cara penilaiannya adalah:
No. ASPEK 4 3 2 1
1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul 2. Pelaksanaan
a. Persiapan alat b. Teknik pencarian c. Kreatvitas 3. Hasil produk a. Bentuk fisik b. Inovasi
Total Skor Keterangan penilaian:
4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang baik
2) Tugas problem solving Cara penilaiannya adalah:
a) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan benar dan dikumpulkan tepat waktu, skor 100.
b) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan benar dan dikumpulkan tdak tepat waktu, skor 75.
c) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan kurang benar dan dikumpulkan tepat waktu, skor 50.
d) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan kurang benar dan dikumpulkan tdak tepat waktu, skor 25.
3) Tugas proyek
Cara penilaiannya adalah:
No. ASPEK 4 3 2 1
1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul
2. Tahapan Proses Pembuatan a. Sistmatka penulisan b. Keakuratan sumber data c. Analisis data
d. Penarikan kesimpulan 3. Tahap Akhir
a. Performans
b. Presentasi/Penguasaan Total Skor Keterangan penilaian:
4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang baik
Nilai akhir yang diperoleh oleh peserta didik adalah:
a. Nilai sikap: rata-rata ” Refleksi Tingkah Laku”
b. Nilai pengetahuan: nilai rata-rata pilihan ganda, essay c. Nilai Keterampilan: nilai diskusi dan tugas
Mengetahui,
Kepala SDN 101857 GUNUNG RINTIH
PERATEN BARUS, S.Pd NIP. 196402121986042008
Gunung Rinth, Januari 2019 Guru Mata Pelajaran
NOPRIANI BARUS, S.Ag NIP. 198811282022032004
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SDN 101857 GUNUNG RINTIH
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekert Kelas/Semester : V / 2
Topik : 3. Gereja
Subtopik : 1. Terlibat dalam Hidup Menggereja Alokasi Waktu : 4 x 35 Menit (2 Pertemuan)
A. Kompetensi Int
KI-1 Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamat [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estets, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tndakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
3.6 Memahami karya Roh Kudus dalam kehidupan menggereja 4.6 Mewujudkan karya Roh Kudus dalam kehidupan menggereja
Indikator
1. Menceritakan kembali kisah para rasul 2:41-47 2. Menceritakan kembali kisah para rasul 6:1-7 3. Menjelaskan bidang-bidang hidup menggereja
4. Menjelaskan alasan adanya bidang-bidang hidup menggereja
5. Menggambarkan profil kehidupan menggereja teman-teman di lingkungan gerejanya C. Tujuan Pembelajaran
1. Dengan mendalami kisah para rasul 2:41-47 dan 6:1-7 peserta didik dapat menjelaskan bidang-bidang hidup menggereja
2. Dengan mendalami kisah para rasul 2:41-47 dan 6:1-7 peserta didik dapat menjelaskan alasan adanya bidang-bidang hidup menggerja
3. Dengan menyebarkan angket peserta didik dapat menggambarkan profil hidup menggereja teman- teman di lingkungan Gerejanya
D. Materi
1. Profil hidup menggereja peserta didik dan teman-teman di lingkungan Gerejanya 2. Kisah para Rasul 2:42-47 dan 6:1-7
3. Pengalaman hidup peserta didik dan guru berkaitan dengan hidup Menggereja E. Metode Pembelajaran
Metode :
Ceramah.
Tanya jawab.
Penugasan.
Diskusi.
Demonstrasi.
Model Pembelajaran :
Model pembelajaran langsung dipadukan dengan model pembelajaran lain yang kontekstual dan dengan pertmbangan efektfitas.
Pendekatan :
Katekets dan Saintfik F. Media, Alat dan Sumber Belajar
Kitab Suci.
Komkat KWI 2010. Menjadi Sahabat Yesus. Buku Teks Pendidikan Agama Katolik untuk SD Kelas V, Yogyakarta: Kanisius.
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
No. Kegiatan Waktu
1. Pendahuluan
Membuka pembelajaran dengan bernyanyi bersama.
Memulai pembelajaran dengan membaca doa dipimpin oleh salah satu peserta didik;
Memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran;
Mengajukan pertanyaan secara komunikatf berkaitan dengan materi;
Menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai;
Menyampaikan cakupan materi;
Mempersiapkan media/alat peraga/alat bantu bisa berupa tulisan di papan tulis/white board, potongan kartu/kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca atau gambar), jika memungkinkan melalui tayangan slide (media LCD projector).
15 menit
2. Langkah Pertama: Mengamat dengan Membaca Susunan Pengurus dan Kegiatan Suatu Wilayah atau Lingkungan
Tim kerja bisa berbeda dari satu wilayah dengan wilayah lain sesuai bidang layanan yang dibutuhkan.
2. Tanya Jawab
Setelah membaca susunan pengurus dan kegiatan-kegiatan suatu wilayah atau lingkungan para peserta didik diminta menyusun pertanyaan, misalnya:
1) Apa saja kegiatan yang dilakukan dalam suatu wilayah atau lingkungan?
2) Mengapa kegiatan-kegiatan itu dilakukan?
3) Siapa saja yang terlibat dalam berbagai kegiatan tersebut?
4) Mengapa mereka terlibat dalam berbagai kegiatan menggereja?
5) ………
Para peserta didik diminta mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan yang dibuat, selanjutnya diinventarisasi dan dirangkum untuk didalami.
3. Wawancara
(dapat juga membaca informasi yang relevan dari buku atau mencari informasi dari sumber gerejawi di internet)
Peserta didik secara berkelompok tiga atau empat orang diajak untuk menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan yang diajukan dengan wawancara
mengenai masalah atau pertanyaan yang telah dipilih bersama, dengan:
1) Beberapa pengurus gereja wilayah atau stasi atau lingkungan.
2) Pastor paroki 4. Pleno
Informasi yang didapat dari bertanya kepada beberapa pengurus lingkungan atau wilayah, atau stasi dan Pastor paroki diplenokan.
5. Peneguhan
• Sebagaimana telah dilaporkan para peserta didik, bidang-bidang hidup menggereja ialah: peribadahan atau doa, pewartaan, persekutuan, dan pelayanan. Peribadatan itu meliput perayaan sakramen-sakramen, ibadatharian, dan ibadat-ibadat seturut kebutuhan umat. Pewartaan meliput banyak kegiatan, antara lain: persiapan bapts, krisma, pernikahan, mistagogi, evangelisasi, dan sebagainya. Persekutuan meliput berbagai paguyuban, misalnya: Orang Muda Katolik, kelompok pendampinganiman anak, Wanita Katolik Republik Indonesia, dan sebagainya. Pelayanan meliput pelayana kesehatan, pengembangan ekonomi, hubungan denganmasyarakat dan sebagainya.
• Berbagai bidang hidup menggereja tersebut dimaksukan untuk membantu umat agar dapat mengembangkan imannya sekaligus menjadi perwujudan perintah Tuhan Yesus. Dengan doa, umat dipersatukan dengan Tuhan dan sesama. Dengan pewartaan, iman umat dibangun dan kebangkitan Tuhan diwartakan kepada semua orang. Dengan pelayanan cinta kasih Tuhan kepada seluruh umat manusia dan seluruh ciptaan diwujudkan. Dengan persekutuan kesatuan dan persaudaraan umat dibangun. Dengan itu semua diharapkan Kehadiran Allah yang menyelamatkan dirasakan dan dimuliakan oleh umat beriman.
115 menit
No. Kegiatan Waktu 1. Membaca Kisah Para Rasul 2:42-47, 6:1-7
Kisah Para Rasul 2:42-47
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan rot dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
Dengan bertekun dan dengan sehat mereka berkumpul tap-tap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan rot di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hat, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tap-tap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
Kisah Para Rasul 6:1-7
Pada masa itu, ketka jumlah murid makin bertambah, tmbullah sungutsungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orangorang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari. Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua murid berkumpul dan berkata: “Kami tdak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja. Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu, dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman.”
Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antokhia.
Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itu pun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka. Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya.
2. Diskusi
Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok, lalu diminta berdiskusi dengan pertanyaan:
1) Apa saja yang telah dilakukan oleh para murid Yesus yang telahdibapts?
2) Mengapa mereka melakukan semua itu?
3) Bagaimana kehidupan para murid Yesus tersebut dapat dilaksanakan dalam situasi sekarang?
4) Apa makna kisah kehidupan jemaat perdana tersebut bagi hidupAnda?
3. Pleno
Selesai diskusi, setiap kelompok diminta melaporkan hasil diskusinya.
4. Peneguhan
• Mereka yang telah dibapts bertekun dalam pengajaran para rasul.Bidang pewartaan yang dilakukan Gereja sekarang adalah kelanjutandari pengajaran para rasul. Para murid memecahkan rot dan berdoa.
Perayaan ekarist dan doa-doa gereja lain adalah kelanjutan dari para murid memecahkan rot dan berdoa. Pengajaran firman dan doa membangun persaudaraan yang erat bagai sebuah keluarga. Mereka sehat sejiwa. Inilah yang disebut persekutuan.
Persaudaraan dalam Tuhan itu menggerakan mereka untuk berbagi. Milikmereka menjadi milik bersama. Dengan itu tdak ada yang berkekurangan
di antara mereka. Ketka ternyata para janda dan orang-orang miskin tdak terlayani para rasul mengangkat pelayan-pelayan bagi mereka agar para rasul dapat tetap melayani firman dan memecahkan rot.
• Suasana penuh persaudaraan dan kedamaian yang berpusat pada pemecahan rot dan firman, sehingga tdak ada yang berkekurangan adalah situasi yang dikehendaki Allah. Situasi di mana kehendak dan perintah Allah terlaksana adalah situasi yang diharapkan dan senantasa dikerjakan oleh Yesus. Dalam doa Bapa Kami Yesus berdoa dan mengajak para murid mendoakan Jadilah Kehendak-Mu. Yesus berkeliling menyembuhkan orang sakit, memberi makan banyak orang, mengajar, mengampuni dosa, mengusir setan adalah pekerjaan
No. Kegiatan Waktu usaha untuk menghadirkan Allah di tengah kehidupan manusia sekaligus sarana
umat mengembangkan imannya.
Langkah Ketga: Refleksi dan Aksi
Peserta didik diminta membuat refleksi dengan tahapan:
• Mengingat kembali berbagai bidang kehidupan menggereja sekarang
• Mengingat kembali berbagai bidang kehidupan gereja perdana
• Mengingat kembali apa tujuan dari berbagai bidang hidup menggereja itu
• Sejauh mana para siswa terlibat dalam berbagai bidang hidup menggereja dan sejauh mana imannya berkembang
• Niat-niat apa yang hendak dilakukan untuk mengembangkan imannya
Hasil refleksi dapat diungkapkan dalam bentuk doa, syair, pantun, puisi, gambar, atau uraian.
3. Penutup
Melaksanakan penilaian dengan mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
Merencanakan kegiatan tndak lanjut dengan memberikan tugas baik cara individu maupun kelompok bagi peserta didik yang belum;
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
15 menit
G. Penilaian Hasil Belajar
Guru melakukan penilaian peserta didik dalam kegiatan:
1. Pada saat peserta didik berdiskusi Cara penilaiannya sebagai berikut:
No.
Nama Peserta
Didik
Aspek yang
dinilai Skor
Maks. Nilai Ketuntasan Tindak Lanjut
1 2 3 4 T TT R P
1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
Aspek dan cara penilaian:
a. Kejelasan dan kedalaman informasi
1) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi lengkap dengan sempurna, skor 30.
2) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi lengkap dengan kurang sempurna, skor 20.
3) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi kurang lengkap, skor 10.
b. Keaktfan dalam diskusi
1) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktf dalam diskusi, skor 30.
2) Jika kelompok tersebut berperan aktf dalam diskusi, skor 20.
3) Jika kelompok tersebut berperan kurang aktf dalam diskusi, skor 10.
c. Kejelasan dan kerapian presentasi
1) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 40.
2) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor 30.
3) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.
4) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan kurang rapi, skor 10.
Cara penilaiannya sebagai berikut:
No. Nama Peserta
Didik 1 2 3 4 5 Jumlah
Skor Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
3. Kolom “Ayo Berlath”
a. Kolom Pilihan ganda dan uraian.
Skor penilaian sebagai berikut:
No.
Soal Cara penilaian Skor
maks.
1 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b.Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
2 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
3 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
4 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
5 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.
b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.
c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.
2
Skor Maksimal 10
b. Tugas
Skor penilaian sebagai berikut:
1) Tugas produk
Cara penilaiannya adalah:
No. ASPEK 4 3 2 1
1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul 2. Pelaksanaan
a. Persiapan alat b. Teknik pencarian c. Kreatvitas 3. Hasil produk a. Bentuk fisik b. Inovasi
Total Skor Keterangan penilaian:
4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang baik
Cara penilaiannya adalah:
a) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan benar dan dikumpulkan tepat waktu, skor 100.
b) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan benar dan dikumpulkan tdak tepat waktu, skor 75.
c) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan kurang benar dan dikumpulkan tepat waktu, skor 50.
d) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan kurang benar dan dikumpulkan tdak tepat waktu, skor 25.
3) Tugas proyek
Cara penilaiannya adalah:
No. ASPEK 4 3 2 1
1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul
2. Tahapan Proses Pembuatan a. Sistmatka penulisan b. Keakuratan sumber data c. Analisis data
d. Penarikan kesimpulan 3. Tahap Akhir
a. Performans
b. Presentasi/Penguasaan Total Skor Keterangan penilaian:
4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang baik
Nilai akhir yang diperoleh oleh peserta didik adalah:
a. Nilai sikap: rata-rata ” Refleksi Tingkah Laku”
b. Nilai pengetahuan: nilai rata-rata pilihan ganda, essay c. Nilai Keterampilan: nilai diskusi dan tugas
Mengetahui,
Kepala SDN 101857 GUNUNG RINTIH
PERATEN BARUS, S.Pd NIP. 196402121986042008
Gunung Rinth, Januari 2019 Guru Mata Pelajaran
NOPRIANI BARUS, S.Ag NIP. 198811282022032004