• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengomunikasikan Hasil Refleksi dan Niat Pribadi

Dalam dokumen RPP AGAMA KATOLIK-BP SD 5 (Halaman 58-68)

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

2. Mengomunikasikan Hasil Refleksi dan Niat Pribadi

Guru memberi kesempatan kepada peserta didik yang bersedia untuk membacakan hasil refleksi serta niatnya.

3. Penutup

 Melaksanakan penilaian dengan mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;

 Merencanakan kegiatan tndak lanjut dengan memberikan tugas baik cara individu maupun kelompok bagi peserta didik yang belum;

 Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

15 menit

G. Penilaian Hasil Belajar

Guru melakukan penilaian peserta didik dalam kegiatan:

1. Pada saat peserta didik berdiskusi Cara penilaiannya sebagai berikut:

No.

Nama Peserta

Didik

Aspek yang

dinilai Skor

Maks. Nilai Ketuntasan Tindak Lanjut

1 2 3 4 T TT R P

1.

2.

3.

4.

5.

Dst.

Aspek dan cara penilaian:

a. Kejelasan dan kedalaman informasi

1) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi lengkap dengan sempurna, skor 30.

2) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi lengkap dengan kurang sempurna, skor 20.

3) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi kurang lengkap, skor 10.

b. Keaktfan dalam diskusi

1) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktf dalam diskusi, skor 30.

2) Jika kelompok tersebut berperan aktf dalam diskusi, skor 20.

3) Jika kelompok tersebut berperan kurang aktf dalam diskusi, skor 10.

c. Kejelasan dan kerapian presentasi

1) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 40.

2) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor 30.

3) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.

4) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan kurang rapi, skor 10.

2. ”Refleksi Tingkah Laku”

Cara penilaiannya sebagai berikut:

No. Nama Peserta

Didik 1 2 3 4 5 Jumlah

Skor Keterangan

1.

2.

3.

4.

5.

Dst.

3. Kolom “Ayo Berlath”

a. Kolom Pilihan ganda dan uraian.

Skor penilaian sebagai berikut:

No.

Soal Cara penilaian Skor

maks.

1 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b.Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

2 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

3 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

4 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

5 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

Skor Maksimal 10

b. Tugas

Skor penilaian sebagai berikut:

1) Tugas produk

Cara penilaiannya adalah:

No. ASPEK 4 3 2 1

1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul 2. Pelaksanaan

a. Persiapan alat b. Teknik pencarian c. Kreatvitas 3. Hasil produk a. Bentuk fisik b. Inovasi

Total Skor

Keterangan penilaian:

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang baik 2) Tugas problem solving

Cara penilaiannya adalah:

a) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan benar dan dikumpulkan tepat waktu, skor 100.

b) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan benar dan dikumpulkan tdak tepat waktu, skor 75.

c) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan kurang benar dan dikumpulkan tepat waktu, skor 50.

d) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan kurang benar dan dikumpulkan tdak tepat waktu, skor 25.

3) Tugas proyek

Cara penilaiannya adalah:

No. ASPEK 4 3 2 1

1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul

2. Tahapan Proses Pembuatan a. Sistmatka penulisan b. Keakuratan sumber data c. Analisis data

d. Penarikan kesimpulan 3. Tahap Akhir

a. Performans

b. Presentasi/Penguasaan Total Skor Keterangan penilaian:

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang baik

Nilai akhir yang diperoleh oleh peserta didik adalah:

a. Nilai sikap: rata-rata ” Refleksi Tingkah Laku”

b. Nilai pengetahuan: nilai rata-rata pilihan ganda, essay c. Nilai Keterampilan: nilai diskusi dan tugas

Mengetahui,

Kepala SDN 101857 GUNUNG RINTIH

PERATEN BARUS, S.Pd NIP. 196402121986042008

Gunung Rinth, Juli 2018 Guru Mata Pelajaran

NOPRIANI BARUS, S.Ag NIP. 198811282022032004

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SDN 101857 GUNUNG RINTIH

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekert Kelas/Semester : V / 1

Topik : 2. Yesus Kristus

Subtopik : 6. Perjanjian Baru : Yesus Taat Pada Allah Alokasi Waktu : 4 x 35 Menit (2 Pertemuan)

A. Kompetensi Int

KI-1 Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

KI-2 Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamat [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah

KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estets, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tndakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

3.5 Memahami makna karya keselamatan Allah yang berpuncak pada sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus

4.5 Berkorban bagi orang lain sebagai perwujudan makna karya keselamatan Allah yang berpuncak pada sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus

Indikator

1. menyebutkan godaan-godaan yang tmbul saat mau melakukan pekerjaan baik dan cara mengatasinya;

2. menceritakan kembali peristwa Yesus dicobai oleh roh jahat;

3. menjelaskan bahwa Yesus adalah teladan dalam menghadapi kuasa jahat.

C. Tujuan Pembelajaran

1. menyebutkan godaan-godaan yang tmbul saat mau melakukan pekerjaan baik dan cara mengatasinya;

2. menceritakan kembali peristwa Yesus dicobai oleh roh jahat;

3. menjelaskan bahwa Yesus adalah teladan dalam menghadapi kuasa jahat.

D. Materi

1. Art dan macam godaan yang dialami manusia.

2. Tiga macam godaan yang dialami Yesus.

3. Sikap Yesus menghadapi godaan.

4. Sikap kita menghadapi godaan.

E. Metode Pembelajaran Metode :

 Ceramah.

 Tanya jawab.

 Penugasan.

 Diskusi.

 Demonstrasi.

Model Pembelajaran :

 Model pembelajaran langsung dipadukan dengan model pembelajaran lain yang kontekstual dan dengan pertmbangan efektfitas.

Pendekatan :

 Katekets dan Saintfik F. Media, Alat dan Sumber Belajar

 Kitab Suci.

 Komkat KWI 2010. Menjadi Sahabat Yesus. Buku Teks Pendidikan Agama Katolik untuk SD Kelas V, Yogyakarta: Kanisius.

 Komkat KWI 2006. Seri Murid-murid Yesus. Pendidikan Agama Katolik untuk SD Kelas V, Yogyakarta:

Kanisius.

 Pengalaman Hidup Guru dan Peserta Didik.

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

No. Kegiatan Waktu

1. Pendahuluan

 Membuka pembelajaran dengan bernyanyi bersama.

 Memulai pembelajaran dengan membaca doa dipimpin oleh salah satu peserta didik;

 Memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran;

 Mengajukan pertanyaan secara komunikatf berkaitan dengan materi;

 Menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai;

 Menyampaikan cakupan materi;

 Mempersiapkan media/alat peraga/alat bantu bisa berupa tulisan di papan tulis/white board, potongan kartu/kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca atau gambar), jika memungkinkan melalui tayangan slide (media LCD projector).

15 menit

2. Langkah Pertama: Membaca dan Mendengarkan Cerita 1. Cerita

Guru mengajak peserta didik untuk membaca dan mendengarkan ceritaberikut ini:

Kelinci, Serigala, dan Pohon Kopi

Pada suatu pagi, seekor anak kelinci yang lucu sedang menikmat wortel di kebun pinggiran hutan. Karena lapar, kelinci itu makan dengan lahap. Ia

tdak menyadari bahwa ada seekor serigala yang mengendap-endap, hendak memangsanya. Melihat kesempatan yang baik, Serigala yang semakin dekat dengan kelinci itu, melompat hendak menangkap kelinci. Namun kelinci yang lincah itu, bisa meloloskan diri dari terkaman serigala. Lompatan yang lincah dan kemahiranberlarinya, membuat kelinci mampu meninggalkan serigala jauh di belakangnya. Tiba di tepi hutan, pohon kopi yang memiliki daun-daun lebar merasa kasihan terhadap kelinci yang kelelahan. Pohon kopi menawarkan diri untukmelindungi kelinci dengan daun-daun lebarnya. Kelinci pun bersembunyi di bawah pohon kopi, dengan dilindungi oleh daun-daun kopi. Serigala pun tdak mampu menemukan kelinci, karena daun-daun kopi yang lebar dan sangat rapat melindunginya.Cukup lama kelinci bersembunyi di bawah pohon kopi. Rasa lelah dan lapar yang tertunda, membuat kelinci tergoda dengan daun-daun kopi yang segar.Ia kemudian mulai menyantap daun-daun kopi yang telah melindunginya.

Pohon kopi mengingatkan kelinci: “Hai kelinci, apa yang kamu lakukan? Astaga, berhentlah menyantap daun-daunku!”. Kelinci tdak menghiraukan peringatan pohon kopi, karena ia merasa lapar dan tdak mampu mengendalikan diri.

Akhirnya, daun kopi pelindungnya makin terbuka. Hal ini membuat badan kelinci terlihat jelas oleh serigala. Maka dengan mudah, serigala menangkap dan menerkam kelinci lucu itu. Sebelum mat kelinci itu pun berkata dalam hatnya: “pohon kopi, maafkan aku. Rasa lapar membuatku tergoda untuk menyantap daun-daunmu, padahal daun-daunmulah yang melindungi dan menyelamatkan aku”

*****

Langkah Kedua: Mendalami Cerita

Guru mengajak anak-anak untuk berdialog mendalami isi’pesan cerita tersebut, dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1) Bagaimana perasaanmu mendengar cerita di atas?

2) Apa kiranya pesan cerita di atas bagi dirimu sendiri?

3) Apakah kamu pernah mengalami godaan-godaan sepert yang dialamikelinci itu?

4) Apa godaan yang sering kamu alami?

5) Bagaimana kamu mengatasinya?

115 menit

No. Kegiatan Waktu Guru dapat memberi peneguhan, sebagai berikut:

Cerita binatang atau fabel di atas, mau menunjukkan kepada kita bahwa kita sering terpikat dan tergoda oleh sesuatu di dalam hidup ini. Mungkin saja barang atau hal tersebut merupakan sesuatu yang baik, bermanfaat bahkan sebagai kebutuhan. Ketertarikan bisa jadi merupakan hal yang wajar. Namun, menjadi tdak wajar apabila hal tersebut membuat kita lupa terhadap hal-hal yang lebih luhur. Apalagi jika keterpikatan tersebut membahayakan hidup kita, menjauhkan kita dari Allah dan membuat kita lupa diri.

Langkah Ketga: Membaca dan Mendengarkan Cerita Kitab Suci

Guru mengajak peserta didik untuk membaca dan mendengarkan cerita Kitab Suci berikut ini:

Yesus Dicobai (Bdk. Mat 4: 1-11)

Pada usia tga puluh tahun, Yesus mulai menampakkan diri di depan umum.

Selama itu, Yesus tnggal di Nazaret bersama ibu dan ayahnya, Maria dan Yosef.

Setap hari Yesus bekerja bersama Yosef sebagai tukang kayu.

Pada suatu hari, Yesus pergi ke Sungai Yordan. Ia minta supaya dibapts oleh Yohanes Pembapts, walaupun Ia tdak berdosa. Sesudah Ia dibapts, Roh Kudus mendorong Dia pergi ke padang gurun untuk berpuasa selama 40 hari 40 malam. Ia tdak makan dan tdak minum selama berpuasa. Suasana padang Gurun yang tandus dan panas matahari yang menyengat pada siang hari membuat Yesussangat leth.

Sesudah hari yang ke-40, Yesus merasa sangat lapar, haus, dan leth, maka muncullah setan untuk menggoda-Nya. Setan menghadap Yesus dan berkata,

“Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah batu-batu itu menjadi rot!” Tetapi Yesus menjawab, “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari rot saja, melainkan dari setap firman yang keluar dari mulut Tuhan!”

Kemudian, setan itu membawa Yesus ke kota suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata, “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri- Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk batu.” Yesus berkata kepadanya, “Ada tertulis:

Janganlah engkau mencobai Tuhan Allahmu!”

Selanjutnya, setan membawa Yesus ke atas gunung yang sangat tnggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya dan berkata: “Semua ini akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud menyembah aku!” Maka berkatalah Yesus kepadanya, “Enyahlah, engkau setan! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakt!”

Lalu setan itu meninggalkan Yesus, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani-Nya.

*****

Langkah Keempat: Mendalami Cerita Kitab Suci 1. Tanya Jawab

Guru mengajak peserta didik untuk berdialog mendalami isi/pesan cerita Kitab Suci, dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1) Di mana Yesus berpuasa?

2) Dalam Kitab Suci, padang gurun melambangkan apa? (Tempat godaan dan ujian di mana orang ditempa)

3) Bagaimana setan menggoda Yesus?

4) Percobaan mengubah batu menjadi rot berhubungan dengan godaan apakah itu?

5) Pecobaan agar Yesus menjatuhkan diri dari bubungan Bait Suciberhubungan dengan godaan apakah itu?

6) Percobaan agar Yesus memiliki semua kerajaan di dunia berhubungan dengan godaan apakah itu?

7) Bagaimana jawaban Yesus terhadap godaan-godaan tersebut?

8) Bagaimana sikapmu kalau kamu dicobai?

2. Peneguhan

Guru dapat memberi peneguhan:

No. Kegiatan Waktu Rangkuman

Godaan hampir setap saat datang di dalam hidup kita. Godaan-godaan itu datang dari setan atau roh jahat. Setan atau roh jahat selalu berusaha menghalangi kita agar tdak melakukan perbuatan baik yang sesuai dengan kehendak Allah.

Dengan godaan-godaannya, setan menginginkan agar kita jauh dari Allah, bahkan menolak kehendak Allah. Niat atau rencana yang baik, sering terbelokkan oleh hal yang menyenangkan, yang mudah atau yang menguntungkan.

Godaan dilancarkan Setan, dalam upaya menggagalkan rencana atau kehendak Allah di dalam diri kita. Sebagaimana Yesus bersikap tegas dan tdak mengenal kompromi, kita pun seharusnya memiliki sikap Yesus dalam menghadapinya.

3. Penutup

 Melaksanakan penilaian dengan mengajukan pertanyaan atau tanggapan peserta didik dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;

 Merencanakan kegiatan tndak lanjut dengan memberikan tugas baik cara individu maupun kelompok bagi peserta didik yang belum;

 Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

15 menit

G. Penilaian Hasil Belajar

Guru melakukan penilaian peserta didik dalam kegiatan:

1. Pada saat peserta didik berdiskusi Cara penilaiannya sebagai berikut:

No.

Nama Peserta

Didik

Aspek yang

dinilai Skor

Maks. Nilai Ketuntasan Tindak Lanjut

1 2 3 4 T TT R P

1.

2.

3.

4.

5.

Dst.

Aspek dan cara penilaian:

a. Kejelasan dan kedalaman informasi

1) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi lengkap dengan sempurna, skor 30.

2) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi lengkap dengan kurang sempurna, skor 20.

3) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman materi kurang lengkap, skor 10.

b. Keaktfan dalam diskusi

1) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktf dalam diskusi, skor 30.

2) Jika kelompok tersebut berperan aktf dalam diskusi, skor 20.

3) Jika kelompok tersebut berperan kurang aktf dalam diskusi, skor 10.

c. Kejelasan dan kerapian presentasi

1) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 40.

2) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor 30.

3) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.

4) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan kurang rapi, skor 10.

2. ”Refleksi Tingkah Laku”

Cara penilaiannya sebagai berikut:

No. Nama Peserta

Didik 1 2 3 4 5 Jumlah

Skor Keterangan

1.

2.

3.

4.

5.

Dst.

3. Kolom “Ayo Berlath”

a. Kolom Pilihan ganda dan uraian.

Skor penilaian sebagai berikut:

No.

Soal Cara penilaian Skor

maks.

1 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b.Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

2 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

3 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

4 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

5 a. Jika peserta didik dapat menuliskan sangat lengkap, skor 2.

b. Jika peserta didik dapat menuliskan lengkap, skor 1,5.

c. Jika peserta didik dapat menuliskan tdak lengkap, skor 1.

2

Skor Maksimal 10

b. Tugas

Skor penilaian sebagai berikut:

1) Tugas produk

Cara penilaiannya adalah:

No. ASPEK 4 3 2 1

1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul 2. Pelaksanaan

a. Persiapan alat b. Teknik pencarian c. Kreatvitas 3. Hasil produk a. Bentuk fisik b. Inovasi

Total Skor Keterangan penilaian:

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang baik

2) Tugas problem solving Cara penilaiannya adalah:

a) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan benar dan dikumpulkan tepat waktu, skor 100.

b) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan benar dan dikumpulkan tdak tepat waktu, skor 75.

c) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan kurang benar dan dikumpulkan tepat waktu, skor 50.

d) Jika peserta didik dapat menuliskan dengan kurang benar dan dikumpulkan tdak tepat waktu, skor 25.

3) Tugas proyek

Cara penilaiannya adalah:

No. ASPEK 4 3 2 1

1. Perencanaan a. Persiapan b. Rumusan Judul

2. Tahapan Proses Pembuatan a. Sistmatka penulisan b. Keakuratan sumber data c. Analisis data

d. Penarikan kesimpulan 3. Tahap Akhir

a. Performans

b. Presentasi/Penguasaan Total Skor Keterangan penilaian:

4 = sangat baik 3 = baik 2 = cukup baik 1 = kurang baik

Nilai akhir yang diperoleh oleh peserta didik adalah:

a. Nilai sikap: rata-rata ” Refleksi Tingkah Laku”

b. Nilai pengetahuan: nilai rata-rata pilihan ganda, essay c. Nilai Keterampilan: nilai diskusi dan tugas

Mengetahui,

Kepala SDN 101857 GUNUNG RINTIH

PERATEN BARUS, S.Pd NIP. 196402121986042008

Gunung Rinth, Juli 2018 Guru Mata Pelajaran

NOPRIANI BARUS, S.Ag NIP. 198811282022032004

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SDN 101857 GUNUNG RINTIH

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekert Kelas/Semester : V / 2

Topik : 2. Yesus Kristus

Subtopik : 7. Perjanjian Baru : Yesus Mengajarkan Pengampunan Alokasi Waktu : 4 x 35 Menit (2 Pertemuan)

A. Kompetensi Int

KI-1 Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

KI-2 Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamat [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah

KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estets, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tndakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

3.4. Memahami makna karya keselamatan Allah yang berpuncak pada sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus

4.1. Mensyukuri karya keselamatan Allah yang berpuncak pada sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus Indikator

1. Menceritakan kembali “Perumpamaan Anak yang Hilang” dalam Luk 15:11-32 2. Menyebutkan sikap Bapa di dalam“Perumpamaan Anak yang Hilang”

3. Menjelaskan mengapa Bapa mengampuni Si Bungsu dan bukannya menghukum dan juga menemui si Sulung yang marah.

4. Menjelaskan makna “Perumpamaan Anak yang Hilang” dalam Luk 15:11-32 bagi hidupnya.

C. Tujuan Pembelajaran

1. Dengan mendalami Luk 15:11-32 peserta didik dapat menjelaskan mengapa Bapa mengampuni Si Bungsu yang telah berbuat dosa.

2. Dengan mendalami Luk 15:11-32 peserta didik bersedia mengampuni orang yang berbuat salah kepadanya.

D. Materi

1. Berita tentang pencuri yang dihakimi massa dan diselamatkan polisi.

2. Kisah Luk 15: 11-32

3. Pengalaman hidup peserta didik dan guru tentang mengampuni E. Metode Pembelajaran

Metode :

 Ceramah.

 Tanya jawab.

 Penugasan.

 Diskusi.

 Demonstrasi.

Model Pembelajaran :

 Model pembelajaran langsung dipadukan dengan model pembelajaran lain yang kontekstual dan dengan pertmbangan efektfitas.

Pendekatan :

 Katekets dan Saintfik F. Media, Alat dan Sumber Belajar

 Kitab Suci.

 Komkat KWI 2010. Menjadi Sahabat Yesus. Buku Teks Pendidikan Agama Katolik untuk SD Kelas V, Yogyakarta: Kanisius.

 Komkat KWI 2006. Seri Murid-murid Yesus. Pendidikan Agama Katolik untuk SD Kelas V, Yogyakarta:

Kanisius.

 Pengalaman Hidup Guru dan Peserta Didik.

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

No. Kegiatan Waktu

1. Pendahuluan

 Membuka pembelajaran dengan bernyanyi bersama.

 Memulai pembelajaran dengan membaca doa dipimpin oleh salah satu peserta didik;

 Memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran;

 Mengajukan pertanyaan secara komunikatf berkaitan dengan materi;

 Menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai;

 Menyampaikan cakupan materi;

 Mempersiapkan media/alat peraga/alat bantu bisa berupa tulisan di papan tulis/white board, potongan kartu/kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca atau gambar), jika memungkinkan melalui tayangan slide (media LCD projector).

15 menit

2. Langkah Pertama: Mendalami Pengalaman tentang Pencuri yang Dihakimi Massa dan Diselamatkan Polisi.

Dalam dokumen RPP AGAMA KATOLIK-BP SD 5 (Halaman 58-68)