Tujuan Pembelajaran
Pada bab ini, kamu diharapkan mampu menelaah peran lembaga negara dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.
Kata Kunci
Lembaga Negara, Alat Negara, Kedudukan, Peran
Peta Konsep
Cipanas, dan terakhir Istana Tampak Siring yang terletak di Pulau Dewata Bali.
Berdasarkan informasi di atas, kamu dapat mengetahui bahwa Presiden Indonesia memiliki hak yang melekat pada dirinya dari segi fasilitas penujang kinerja berupa rumah dinas kepresidenan dan kantor presiden yang dikenal dengan istilah istana presiden. Namun, hal yang perlu diperhatikan ialah kekuasaan presiden sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan.
Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara (Pasal 10 UUD NRI Tahun 1945). Presiden juga memiliki kedudukan untuk menjalankan pemerintahan (lembaga eksekutif). Hal tersebut berhubungan dengan pembagian kekuasaan yang dilakukan negara Indonesia dengan sistem pemerintahan yang dikenal dengan istilah Trias Politica.
Dalam pengelolaan negara, pasti dibutuhkan lembaga negara sebagai alat perlengkapan negara untuk mencapai tujuan bersama. Hal demikian juga
Pengertian
Kedudukan dan Fungsi Peran dalam Berbagai Bidang
Lembaga Negara
Gambar 6.1 Istana Bogor
Sumber: Reno Hastukrisnapati Widarto/detikfoto
Siapakah yang berhak bertempat tinggal di Istana Negara? Istana pada Gambar 6.1 meru pakan salah satu istana negara yang berada di Bogor, Jawa Barat. Istana Negara tersebut dikenal dengan nama Istana Bogor yang saat ini berfungsi sebagai kediaman Presiden Republik Indonesia. Perlu diketahui bahwa Indonesia saat ini mempunyai 6 istana negara yang memiliki fungsi berbeda-beda.
Keenam istana itu ialah Istana Merdeka, Istana Negara, Istana Bogor, Istana Yogyakarta, Istana
Bab 6 Menelusur Lembaga Negara 165 negara dan lembaga negara lainnya akan membentuk sebuah hubungan kesetaraan, yaitu hubungan saling mengontrol (check and balance) sehingga terwujud keseimbangan kekuasaan. Hubungan antarlembaga negara tersebut akan membentuk sebuah sistem pemerintahan. Bintan R. Saragih dalam Jimly Asshidiqqie (1994) menyebutkan bahwa sistem pemerintahan adalah keseluruhan dari susunan atau tatanan yang teratur dari lembaga-lembaga negara yang berkaitan antara satu dan yang lainnya baik secara langsung maupun tak langsung menurut rencana atau pola untuk mencapai tujuan negara. Lalu, apa perbedaan antara lembaga negara dan alat negara? Bagaimana peran lembaga negara di Indonesia?
Sebagai bahan referensi jawaban dari pertanyaan di atas, kamu dapat mengingat kembali pengertian tentang suprastruktur dan infrastruktur politik.
Suprastruktur politik merupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan alat kelengkapan negara. Bentuk-bentuk suprastruktur politik di Indonesia terbagi atas tiga kekuasaan yang dikenal sebagai kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Infrastruktur politik adalah segala sesuatu di luar alat kelengkapan negara secara formal yang memiliki pengaruh dan andil terhadap kebijakan pemerintahan. Contoh infrastruktur politik ialah partai politik, kelompok kepentingan, dan media massa.
Selain pemaparan di atas, kamu dapat ingat kembali materi pada Kelas XI yang membahas tentang bentuk negara, bentuk pemerintahan, dan sistem pemerintahan Indonesia yang berlaku berdasarkan UUD NRI Tahun 1945. Pemahaman kamu pada materi sebelumnya sangat dibutuhkan dalam menelusur lembaga negara pada bab ini sebagai dasar untuk memahami materi dan melakukan aktivitas pembelajaran. Mari, kita mulai menelusur lembaga negara Indonesia.
Asesmen Awal, Siap Belajar
1. Mengapa setiap negara membutuhkan lembaga negara?
2. Bagaimana pembagian kekuasaan yang berlaku di Indonesia?
3. Apa yang kamu ketahui tentang suprastruktur politik?
4. Mengapa kedudukan lembaga negara di tingkat pusat memiliki kedudukan yang setara?
5. Apa saja lembaga negara yang berkedudukan pada tingkat daerah?
A. Pengertian Lembaga Negara
Secara umum, lembaga negara merupakan badan atau organisasi yang tugas, fungsi, dan kewenangannya secara tegas diatur dalam Undang-Undang Dasar.
Namun, secara terminologi, lembaga negara memiliki arti yang berbeda-beda.
Dalam bahasa Inggris, disebut political institution; dalam bahasa Belanda, disebut staatsorgaan; dalam bahasa Indonesia, disebut dalam beberapa istilah, yaitu
”lembaga negara”, ”badan negara” atau ”organ negara” (Huda, 2020). Semua istilah tersebut dapat memiliki arti yang sama, tetapi bagi negara Indonesia, padanan kata yang tepat ialah lembaga negara.
Keseluruhan pengertian di atas dapat dijadikan dasar pemahaman tentang arti lembaga negara. Kamu bisa menyederhanakan arti lembaga negara sebagai suatu badan, organisasi, dan alat negara yang dibentuk dalam rangka menjalankan tugas-tugas negara yang diberikan kepadanya oleh undang-undang dan merupakan bagian dari sistem pemerintahan.
Sebagai acuan dalam memahami dan menelaah suatu lembaga negara, berikut ini merupakan ciri-ciri yang harus kamu ketahui.
1. Setiap lembaga negara memiliki struktur organisasi yang jelas dalam pemerintahan.
2. Lembaga negara menjalankan fungsi-fungsi kenegaraan sesuai dengan bidang politik, agama, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.
3. Lembaga negara dapat dibentuk oleh konstitusi (hukum dasar), undang- undang atau peraturan perundang-undangan yang berlaku di suatu negara.
4. Keberadaan lembaga negara terdapat di pusat pemerintahan (ibu kota) ataupun di daerah teritorial kewenangan pemerintahan.
Lembaga-lembaga negara yang ada di Indonesia meliputi lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Lembaga-lembaga negara Indonesia tersebut memiliki peran dan fungsi masing-masing dalam menjalankan tugasnya. Lembaga legislatif bertugas untuk membuat undang-undang. Lembaga eksekutif bertugas untuk menjalankan dan mengimplementasikan undang-undang tersebut. Lembaga yudikatif bertugas menegakkan hukum dan keadilan secara independen.
Dalam menjalankan tugasnya, setiap lembaga negara harus mematuhi prinsip- prinsip demokrasi dan menjunjung tinggi hak asasi manusia serta berpegang pada nilai-nilai keadilan, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas. Setiap
Bab 6 Menelusur Lembaga Negara 167 Selain itu, lembaga negara Indonesia juga harus memastikan bahwa kepentingan publik diutamakan dalam setiap kebijakan yang dibuat dan pelaksanaan tugas- tugas negara. Sebagai bagian dari sistem pemerintahan, lembaga negara Indonesia memiliki peran penting dalam menjalankan tugas-tugas negara untuk mewujudkan tujuan negara yang telah ditetapkan, yakni terciptanya kesejahteraan rakyat, keadilan sosial, dan kemajuan bangsa.
Siap Eksplorasi
Bentuklah kelompok terdiri atas 3-5 orang. Cari dan temukan contoh lembaga negara yang kalian ketahui! Kemudian, tampilkan jawaban kalian pada saat diskusi kelas!
Berikut ini hal yang harus diperhatikan dalam diskusi kelas.
1. Tampilkan jawaban hasil diskusi kelompok secara tegas dan lugas.
2. Setiap anggota kelompok mencatat semua hasil diskusi dari kelompok lain.
3. Catatan hasil diskusi akan dipergunakan sebagai modal untuk aktivitas pembelajaran selanjutnya.
Tabel 6.1 Rambu-Rambu Penilaian Aktivitas Presentasi
Kesesuain Presentasi Sikap Komunikasi
Kesesuaian jawaban dengan materi.
Kreativitas dalam pembuatan media atau penyampaian.
Perilaku yang ditampilkan dalam penyampaian pendapat.
Penggunaan bahasa
Indonesia yang baik dan santun.
Setelah melakukan Aktivitas 6.1, kamu mengetahui bahwa lembaga negara dan alat negara memiliki perbedaan. Hal mendasar dari lembaga negara ialah lembaga ini dapat melakukan tindakan secara langsung untuk dan atas nama negara, atau hanya menjalankan fungsi administratif atau penunjang fungsi sebagai kelengkapan negara. Adapun alat negara ialah kelengkapan negara yang memiliki tugas lebih spesifik untuk memelihara pertahanan negara maupun menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Aktivitas 6.1
B. Kedudukan dan Fungsi Lembaga Negara
Pada subbab ini, kita akan menelusur lebih lanjut tentang kedudukan dan fungsi lembaga negara. Jika diperhatikan ketentuan dan penjabaran dalam UUD NRI Tahun 1945 terkait dengan lembaga-lembaga negara Indonesia, terdapat perubahan kedudukannya. Pada UUD NRI Tahun 1945 sebelum amandemen, MPR memiliki kedudukan sebagai lembaga tertinggi (superior) pemegang kedaulatan rakyat sebagaimana ditentukan dalam Pasal 1 ayat (2) “Kedaulatan adalah di tangan rakyat, dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat”. Hal ini mengakibatkan pembagian kedudukan lembaga negara menjadi 2, yaitu lembaga “tertinggi” negara dan lembaga “tinggi” negara (TAP MPR III/
MPR/1978 tentang Kedudukan dan Hubungan Tata Kerja Lembaga Tertinggi Negara dengan/atau antara Lembaga Tinggi Negara).
Perubahan terjadi setelah adanya amandemen UUD NRI Tahun 1945.
Kedudukan MPR tidak lagi sebagai lembaga tertinggi negara, melainkan lembaga negara yang sama kedudukannya dengan lembaga-lembaga negara lainnya.
Setelah amandemen, sesuai Pasal 1 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 ”Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar”.
Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa lembaga negara di Indonesia saat ini memiliki kedudukan yang sama sesuai dengan pembagian kekuasaan pemerintahan.
Siap Mengingat Kembali
Sistem pembagian kekuasaan Negara Republik Indonesia yang digunakan sampai saat ini terbagi atas tiga hal, yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
Aturan hubungan kelembagaan diatur dengan ketentuan yang tertuang dalam konstitusi (UUD NRI Tahun 1945) untuk mewujudkan check and balances dalam menjalankan pemerintahan. Sistem pembagian kekuasaan tersebut dikenal dengan nama ”Trias Politica” yang di gagas oleh Montesquieu.
Lalu, bagaimana dengan fungsi lembaga negara? Apakah setiap lembaga memiliki fungsi yang sama pada pembagian kekuasaan di negara Indonesia?
Untuk menjawab persoalan di atas, mari, kita lakukan penelusuran pada Aktivitas 6.2. Sebelumnya, perhatikanlah Gambar 6.2 berikut ini.
Bab 6Menelusur Lembaga Negara 169
Gambar 6.2 Struktur Kelembagaan Republik Indonesia Sumber: Bahan Sosialisasi MPR RI 31-8-2020
Gambar 6.2 merupakan bagan macam-macam lembaga negara yang berada di Indonesia. Jika diperhatikan, ada titik-titik yang memisahkan antara alat kelengkapan negara yang berkedudukan di pusat dan daerah.
Siap Eksplorasi
Buatlah sebuah tim kecil yang terdiri atas 2–3 orang. Kemudian, cari dan temukan informasi terkait Gambar 6.2 sebagai berikut.
1. Carilah informasi terkait lembaga negara yang ada pada Gambar 6.2.
2. Hal yang perlu diketahui ialah:
a. nama lengkap lembaga negara,
b. kedudukan lembaga negara yang diatur dalam UUD NRI Tahun 1945, dan
c. fungsi lembaga negara.
4. Cari informasi lembaga negara pada tingkat daerah yang ada di sekitarmu.
5. Gunakan literatur seperti buku, jurnal atau artikel, baik online atau offline. Kamu juga dapat berkunjung ke perpustakaan untuk menambah literasi dalam proses pencarian.
Pada Aktivitas 6.2, hal yang perlu diperhatikan ialah fungsi lembaga negara.
Adapun beberapa fungsi lembaga negara menurut Bagir Manan dalam Isharyanto (2015) bahwa lembaga negara dikategorikan dalam 3 jenis berdasarkan fungsinya, yaitu seperti berikut.
1. Lembaga negara yang menjalankan fungsi negara secara langsung atau bertindak untuk dan atas nama negara, seperti Lembaga Kepresidenan, DPR, dan Lembaga Kekuasaan Kehakiman. Lembaga-lembaga yang menjalankan fungsi ini disebut alat kelengkapan negara.
2. Lembaga negara yang menjalankan fungsi administrasi negara dan tidak bertindak untuk dan atas nama negara. Artinya, lembaga ini hanya menjalankan tugas administratif yang tidak bersifat ketatanegaraan. Lembaga yang menjalankan fungsi ini disebut sebagai lembaga administratif. Di Indonesia, contohnya ialah Lembaga Administrasi