• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pancasila sebagai Pemandu

Dalam dokumen Pendidikan Pancasila Kelas XII (Halaman 80-87)

Siap Mengingat Kembali

C. Pancasila sebagai Pemandu

e. Intoleransi

Kata intoleransi berasal dari kata toleransi yang mendapatkan imbuhan “in-” yang bermakna tidak sehingga kata intoleransi berarti tidak toleran. Kata toleransi sendiri berarti bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri. Karena itu, intoleransi dapat didefinisikan sebagai keadaan di mana seseorang atau sekelompok masyarakat selalu memaksakan keyakinannya untuk dituruti pihak lain, padahal sesungguhnya pihak lain pun mempunyai hak yang sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam konteks Indonesia, praktik intoleransi terjadi di lingkungan sekitar kita, termasuk di sekolah. Penyebab maraknya intoleransi cukup beragam, beberapa di antaranya:

1. sikap memungkiri kemajemukan (keberagaman) sebagai keniscayaan, 2. adanya kepentingan politik pihak tertentu yang menggunakan agama untuk

membangkitkan solidaritas berlebihan yang saling berlawanan,

3. kemiskinan yang berpengaruh pada rendahnya tingkat pendidikan dan wawasan serta kemasabodohan,

4. kurang adanya komunikasi (dialog) cerdas yang mendukung keberagaman dan kebangsaan sehingga memunculkan prasangka-prasangka yang berpotensi memicu kebencian.

Bab 2 Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global 63 pribadi yang luhur. Pribadi luhur tersebut dibuktikan dengan pengamalan ajaran dan nilai agama/kepercayaan seperti mengasihi dan membantu orang lain, bersikap adil, toleran, menjaga perdamaian, melestarikan lingkungan, dan lain sebagainya. Demikian juga, jika setiap diri kita mengamalkan sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima dari Pancasila.

Memahami dan mengamalkan Pancasila bukan saja harus dilakukan oleh aparat negara ataupun satu kelompok tertentu. Lebih dari itu, semua komponen bangsa, baik aparat negara ataupun seluruh bangsa Indonesia harus memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kapasitasnya masing-masing. Penegak keadilan seperti hakim dan kepolisian harus mengamalkan sila-sila Pancasila dalam menjalankan tugasnya. Demikian juga bagi legislatif (DPR, DPD, DPRD tingkat I dan II), pemerintah (mulai dari Presiden, Gubernur, Bupati, Walikota, kepala desa, lurah, RT/RW) juga harus mengamalkan sila-sila Pancasila dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Seluruh rakyat Indonesia juga harus mengamalkan sila-sila Pancasila.

Berbagai kelemahan bangsa dan negara Indonesia serta tantangan dan ancaman yang sedang dan akan dihadapi bangsa dan negara Indonesia dapat diatasi dengan pengamalan sila-sila Pancasila secara sungguh-sungguh. Dalam konteks individualisme, misalnya, Pancasila tidak menghilangkan kepentingan individu setiap warga negara melainkan menyeimbangkannya dengan kepentingan bersama. Karena itu, kepentingan individu harus diseimbangkan dengan kepentingan nasional. Demikian juga dengan tantangan fundamentalisme pasar yang menganggap manusia semata-mata sebagai makhluk ekonomi yang memiliki motivasi mengejar keuntungan sehingga berpotensi menciptakan kesenjangan dan ketidakadilan di tengah-tengah masyarakat. Pancasila dapat menjadi jawaban atas tantangan tersebut, di mana di dalam ekonomi Pancasila, pasar harus dikelola dan diatur sedemikian rupa oleh negara sehingga tercipta lingkungan ekonomi yang adil di dalamnya.

Siap Berkinerja

Setelah membaca bahan bacaan di atas, serta dua materi sebelumnya melalui analisis SWOT, sekarang saatnya mendiskusikan secara lebih mendalam.

Kamu diminta untuk menentukan masing-masing 3 kelemahan, kekuatan, peluang, dan tantangan sebagaimana yang diulas dalam materi-materi sebelumnya. Kemudian, carilah dan tentukan salah satu contoh kasus

Aktivitas 2.6

yang spesifik yang terjadi baik di sekitar kamu maupun melalui pencarian informasi di internet. Berdasarkan isu/tantangan dan kasus yang kamu pilih, sekarang diskusikan dengan rekanmu untuk menjawab pertanyaan:

bagaimana Pancasila menjawab tantangan tersebut? Pancasila merupakan pandangan hidup yang selalu dapat digunakan bangsa Indonesia untuk menghadapi tantangan-tantangan yang muncul pada era globalisasi. Berikut ini beberapa pertanyaan yang perlu didiskusikan oleh kalian.

1. Bagaimana kebijakan dan strategi yang dapat dilakukan untuk memperkuat kekuatan yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia? Siapa saja yang harus melakukan kebijakan dan strategi tersebut?

2. Bagaimana kebijakan dan strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi kelemahan bangsa dan negara Indonesia? Siapa saja yang harus melakukan kebijakan dan strategi tersebut?

3. Bagaimana kebijakan dan strategi yang harus dilakukan untuk meningkatkan peluang pengamalan Pancasila dalam kehidupan global? Peran-peran apa saja yang dapat dilakukan oleh Indonesia?

4. Bagaimana kebijakan dan strategi yang harus dilakukan untuk menjawab tantangan global yang sedang dan akan dihadapi oleh bangsa dan negara Indonesia?

Siapkan bahan paparan, baik melalui kertas maupun elektronik, untuk dipresentasikan di kelas.

Bab 2 Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global 65

Uji Kompetensi

Pilihlah jawaban yang paling tepat.

1. Pancasila dapat disebut sebagai kekuatan yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia karena dengan Pancasila, ....

A. revolusi harus dilakukan secara terus-menerus

B. kebebasan dan hak individu harus didahulukan di atas hak negara C. seluruh kekayaan alam dikelola oleh negara untuk kepentingan

masyarakat umum

D. mendapatkan kesempatan untuk bersaing secara bebas

E. semua rakyat harus memasang lambang burung garuda di rumah masing-masing

2. Bonus demografi adalah ....

A. kompensasi tambahan yang didapatkan warga negara

B. usia produktif penduduk lebih tinggi daripada usia tidak produktif C. usia produktif lebih rendah daripada usia tidak produktif

D. hadiah umur panjang yang dimiliki setiap warga negara E. hadiah yang diberikan oleh rakyat kepada negara

3. Keragaman bangsa Indonesia merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia karena ....

A. keberagaman akan menyebabkan konflik sosial B. setiap suku dapat menikah dengan suku yang berbeda C. hubungan antarpemeluk agama dapat hidup rukun D. dapat meningkatkan kompetensi multikulturalisme

E. dapat menjadi rujukan dunia tentang bentuk multikulturalisme 4. Sumber daya alam (SDA) Indonesia dapat menjadi kekuatan dan kelemahan

sekaligus. Pilih mana pernyataan yang salah.

A. Indonesia adalah negara pengekspor terbesar kayu lapis di dunia.

B. SDA Indonesia merupakan kelemahan karena tidak dikelola dengan baik.

C. Indonesia adalah salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.

D. Pengelolaan SDA masuk kategori tantangan dalam analisis SWOT.

E. Sumber Daya Alam memiliki komponen biotik dan abiotik

5. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh Pancasila adalah individualisme.

Individualisme adalah ....

A. paham yang mendahulukan kepentingan individu di atas kepentingan masyarakat atau negara

B. paham yang menjadikan kepentingan individu harus dikelola oleh negara C. paham yang memaksa setiap warga negara untuk memeluk agama D. paham yang digunakan untuk oleh kelompok komunis

E. paham yang menolak adanya Hak Asasi Manusia

Esai

1. Pancasila disebut sebagai kekuatan yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia dibandingkan dengan ideologi-ideologi lain. Berikan penjelasan apa yang membedakan Pancasila, komunisme, dan kapitalisme. Sebutkan keunggulan Pancasila dibandingkan dengan ideologi komunisme dan kapitalisme.

2. Pilih salah satu dari peluang dan tantangan yang dimiliki bangsa dan negara Indonesia dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan global.

Kemudian, analisis apakah kekuatan yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia dapat menjawab tantangan tersebut.

Bab 2 Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global 67

Pengayaan

A. Untuk memperkaya dan memperdalam informasi tentang kekuatan dan peluang Indonesia, kamu dapat membaca menindaklanjuti materi kamu melalui mencari di internet dengan frasa kunci sebagai berikut.

1. 44 Fakta tentang Indonesia.

2. Apa saja yang menjadi keunggulan Indonesia.

3. Making Indonesia 4.0.

B. Untuk memperkaya dan memperdalam informasi tentang kelemahan dan tantangan Indonesia, kamu dapat membaca menindaklanjuti materi kamu melalui mencari di internet dengan frasa kunci sebagai berikut.

1. 10 Kelemahan Indonesia.

2. Merawat Ideologi Pancasila dan Tantangan di Masa Depan.

3. Alasan Tersembunyi Kenapa Kita Susah Maju.

C. Untuk memperkaya dan memperdalam informasi tentang Pancasila sebagai Pemandu, kamu dapat mencari di internet dengan frasa kunci sebagai berikut.

Mohammad Mona Adha & Erwin Susanto, Kekuatan Nilai- Nilai Pancasila dalam Membangun Kepribadian Bangsa.

Klik tautan berikut: https://buku.kemdikbud.go.id/s/7idkj2 atau pindai QR Code berikut.

Indonesia Jauh Lebih Besar dari yang Kita Kira.

“2050, Andai Kita Tidak Melakukan Apa-Apa.

Film, “Langit Tak Selamanya Abu-Abu”. Klik tautan berikut:

https://buku.kemdikbud.go.id/s/hfwgot, atau pindai QR Code berikut.

Siap Bereleksi

Tuliskan refleksimu pada pembelajaran ini.

Tanggal:

1. Dari proses pembelajaran hari ini, hal yang saya dapatkan ialah:

2. Dari proses pembelajaran hari ini, hal yang perlu saya tindak lanjuti ialah:

Pindai Aku!

Pindai Aku!

"Nilai-nilai Pancasila disarikan dari nilai, budaya,

dan tradisi bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang

terkandung dalam Pancasila dapat menjadi solusi

atas berbagai persoalan global, seperti peperangan,

krisis lingkungan hidup, kesehatan, individualisme,

dan perubahan iklim. Tantangannya saat ini adalah

bagaimana mempraktikkan nilai-nilai Pancasila

dalam kehidupan global."

Bab 3 Kesadaran Warga Negara dalam Menghadapi Kasus Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban 69

Kesadaran Warga Negara dalam

Dalam dokumen Pendidikan Pancasila Kelas XII (Halaman 80-87)