• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENTALITAS WIRAUSAHA

MENTALITAS WIRAUSAHA

A. MENTALITAS WIRAUSAHA

Seorang wirausaha tidak cukup mengandalkan gagasan kreatif dalam pembuatan produk saja, dia memerlukan strategi yang jitu dan eksekusi yang tepat.

Keberhasilan ditentukan banyak hal, tetapi yang paling penting apakah Anda benar-benar mengenali karakter Anda dan berada pada bidang yang Anda sukai dan minati?

Bukan tidak mustahil keberhasilan hanya soal waktu saja bagi orang-orang yang benar-benar menyukai pekerjaannya. Kata para pengusaha, produk itu betapapun sederhananya harus dikeloni-diajak bicara, diberi perintah, dan diberikan sentuhan pribadi Anda.

Mentalitas dari wirausahawan adalah cara berfikir seorang pengusaha dalam berperilaku. Menjadi seorang wirausaha memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada pekerja biasa. Wirausahawan harus menempa mental untuk menjadi orang yang lebih bertanggung jawab, disiplin dan inovatif. Berikut dikemukakan bergai mentalitas yang perlu dipersiapkan sebagai seorang wirausahawan.

1. Persiapan Mentalitas Wirausaha Pemula

Rasa takut merupakan sumber kegagalan bagi setiap orang ingin terjun menjadi wirausaha. Mentalitas yang demikian ini harus dirubah menjadi mental pemberani dan mau memulai.

Belajar dari pengalaman para pengusaha sukses, disebutkan sikap dan mental yang perlu dipersiapkan oleh para pengusaha pemula, antara lain:

a. Bermimpi

Mimpi yang dimaksudkan di sini adalah sesuatu yang diinginkan seseorang yang mendorong dirinya untuk berbuat. Misalkan, mimpi untuk menjadi orang kaya. Apa yang harus anda perbuat untuk mewujudkan mimpi itu?.

Lakukanlah sesuatu yang menurut anda dapat mencapai mimpi tersebut. Kerja keras merupakan kunci sukses menggapai mimpi, namun diperlukan juga kecerdasan dalam mewujudkannya.

b. Berani Mengambil Resiko

Wirausaha dalam menjalankan bisnis penuh dengan ketidak pastian. Berbisnis tidak selamanya akan mendulang untung besar. Resiko rugipun terbuka lebar, meskipun anda sudah merencakanannya dengan baik. Anda tidak boleh kapok dan lalu mundur manakala dalam perjalanan usaha itu mengalami kerugian. Pelajari faktor-faktor penyebab kerugian anda itu, kemudian jadikan pelajaran untuk meraup keuntungan pada usaha berikutnya.

c. Berani Gagal

Bangkrut merupakan resiko tertinggi dalam berusaha. Anda harus mempersiapkan diri terhadap resiko gagal ini. Pengusaha-pengusaha sukses semuanya pernah mengalami kebangkrutan, namun dia bangkit lagi untuk memulainya. Anda harus siap bangun kembali dari kegagalan yang pernah dialami nanti.

d. Berani Susah

Hampir rata-rata pengusaha sukses yang anda lihat sekarang ini, bermula dari kehidupan ekonomi yang tidak berkecukupan. Meraih kesuksesan memerlukan waktu yang cukup lama. Jangan kaget jika penderitaan nanti akan dialami apabila sudah terjun ke dunia wirausaha. Apabila anda tahan banting menghadapinya, di balik kesusahan itu terdapat kesejahteraan yang besar.

2. Dua Belas Sikap Mental Pengusaha

Menurut Bob Reiss penulis Bootsrap 101 dan pembicara kewirausahaan di Universitas Harvard Amerika, ada dua belas sikap mental yang harus dimiliki oleh para wirausahawan. Dengan mempelajari dua belas sikap mental ini, akan menempatkan dalam pola pikir yang benar untuk mencapai keberhasilan kewirausahaan. Kedua belas sikap mental tersebut dikemukakan berikut ini.

a. Memiliki gairah untuk bisnis

Bekerja itu harus menyenangkan. Semangat merupakan cerminan gairah seseorang dalam bekerja.

Semangat yang anda miliki dalam berbisnis akan membantu diri anda dalam mengatasi masalah pada masa- masa sulit. Jaga dan selalu perbaruilah gairah anda tersebut.

b. Menjadi orang yang dapat dipercaya

Orang akan memiliki keyakinan kepada orang yang dipercayainya dan ingin berbuat yang terbaik untuk mereka. Hal yang sama juga berlaku bagi pelanggan bisnis anda. Jika pelanggan percaya pada anda, apapun akan anda

dapatkan dari mereka. Sebagai wirausaha menjaga kepercayaan pelanggan itu sangat penting bagi kelangsungan hidup perusahaan yang anda dirikan.

c. Jadilah fleksibel kecuali pada nilai-nilai inti

Pengusaha sukses selalu membuat rencana. Namun dalam pelaksanaannya tidak jarang rencana dan strategi tersebut akan berubah seiring waktu. Dalam kondisi yang demikian, maka fleksibilitas merupakan hal pokok yang harus dimiliki para pengusaha. Namun fleksibelitas itu tidak boleh kompromi jika melanggar nilai-nilai dasar.

Meskipun tekanan begitu besar atau iming-iming keuntungan yang besar.

d. Jangan biarkan rasa takut gagal menghambat anda.

Kegagalan adalah kesempatan belajar untuk berpeluang menjadi sukses. Selama anda tidak berhenti untuk mencoba, pemodal tidak pernah berhenti untuk mendanai bisnis anda.

e. Membuat keputusan yang cepat dan tepat

Membuat kepusan yang tepat dan cepat merupakan kunci pembuka kesuksesan. Untuk dapat berbuat demikian, gunakan intuisi anda, buat perencanaan dan berfikirlah dengan jernih. Segera ambil keputusan. Jangan terburu-buru namun jangan ditunda karena peluang akan meninggalkan anda.

f. Aset terbesar perusahaan adalah diri sendiri

Jaga kesehatan diri anda dengan baik. Kesehatan diri anda lebih berharga daripada mesin paling mahal atau perangkat canggih komputer. Anda tidak harus memilih antara kesehatan atau perusahaan anda. Yang perlu anda lakukan hanya menyeimbangkan kegiatan anda. Uang bukan segala-galanya, kesehatan dan keluarga juga utama.

g. Kendalikan ego.

Jangan melakukan sesuatu dengan maksud membuat orang lain terkesan pada diri Anda. Lakukan karena memang Anda harus melakukannya. Teguh pendirian diperlukan, tapi maunya sendiri bukan pilihan bijak.

h. Percayalah

Anda harus percaya diri bahwa anda akan berhasil.

Keyakinan ini akan menular pada karyawan, mitra kerja dan setiap orang yang anda hadapi. Termasuk pelanggan anda.

i. Menerima kritik dan mengakui jika salah

Sampaikan pada karyawan, mitra kerja dan pelanggan anda, bahwa anda dengan senang hati menerima kritik jujur mereka. Kritik adalah pengamat paling teliti bagi usaha anda dan gratis.

j. Pertahankan etos kerja yang kuat

Etos kerja yang kuat menjadikan suasana kerja menjadi fokus dan nyaman. Ini juga akan membantu anda mengalahkan pesaing anda terutama jika produk atau layanan anda sangat mirip.

k. Bangkit dari kemunduran

Pasti akan ada banyak pasang surut saat anda membangun bisnis. Belajar dari kemunduran dan terus maju. Anda tidak dapat mengubah masa lalu. Namun anda mampu membangun masa depan yang lebih baik.

l. Secara berkala harus keluar dari zona kenyamanan Anda untuk mengejar sesuatu yang penting

Sering kali anda merasa tidak nyaman jika menerapkan perubahanperubahan yang diperlukan dalam teknologi, menejemen, karyawan, rencana dan sebagainya.

Tetap terapkan dan biasakan diri anda dengan hal-hal baru (yg tidak nyaman) untuk mencapai tujuan utama perusahaan.