• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Pendidikan

Dalam dokumen +mt - Digilib IAIN Palangkaraya (Halaman 111-141)

LAMT'IRAN.LAMPIRAN

A. Kajian Teks Pasal IIL Memilih Ilmu, Guru, Teman dan Ketabahan Didalam Menuntut IImu

3. Metode Pendidikan

berilmu

pengetahuan

yang mampu mengabdikan dirinya

kepada

khaliknya

dengan sikap dan kepribadian

bulat

yang

merujuk

kepada penyerahan

diri

kepada

Allah

Swt dalam segala aspek kehidupannya, baik kehidupan duniawiah maupun ukfuowiah.

Pengertian diatas, memberikan pemahaman

bahwa

konsep

dan tujuan pendidikan Islam,

menginginkan adanya kebaikan,

baik

secara

vertikal

dan horisontal, dan konsep

guru

yang ditawarkan al-

Zamuji

menurut

penulis belum

terpenuhi. Karena sebenamya Islam menekankan

kepada

penganutnya

untuk mendayagunakan semul

kemampuan yang ada pada dirinya dalam rangka memahami fenomena alam semesta, baik alam

mikro

maupun makro.

a.

Metode menurut

Al-Zanuji

Pengertian metode yang ditawarkan al-Zamuji memang tidak nampak secara jelas, bahkan pengertian dari metode

itu

sendiri tidak dijelaskan oleh al-Zamuji, namun

dari

penjelasan diatas pengertian metode sudah

dapat dipahami,

selanjutnya

jika di telusuri

dan dipahami ada beberapa metode yang dijelaskan oleh al-Zamuji dalam kitabya

Talim Muta'allim

walaupun penjelasan

itu tidak

semuanya terdapat pada Pasal

III

dari kitab

Ta'lim Mura'allim

yang dijadikan sebagai data

primer dalam

penulisan

skripsi ini,

adapun diantara metode-metode itu adalah:

l)

Musyawarah

Musyawarah merupakan metode yang dilawarkan al-Zamuji dalam kitabnya

Talim Muta'allim,

dalam ajaran Islam musyawarah bukan merupakan

hal

yang asing

lagi,

sebab dalam

kitab

suci al- Qur'an ada penekanan untuk melakukan kegiatan musyawarah,semisal pada surah As-Syur4 ayat. 487 yaitu:

-*i:: l, Ji* G:r1^rts . - t- -t t-i-

Artinyai

".-.

Sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian

dari rejeki

yang kami berikan kepada mereka".(Q.S As-Syura'

:487)I

"

Depuneman Agama RI, ,41-Qur'an Dan Terjemohannyo, t.lp, Pl-Syaamil CipLa Mcdia: t.th, h.487

Dalam

sejarah,

para

sahabat

nabi juga sering

melakukan

kegiatan musyawarah semisal ketika

terjadi

perang uhud, dan juga pada saat perang

jamal

antara pasukan Mu'awiyah

dengan

pasukan

Ali

bin Abi Tholib. Kanamallahu ll/ajhah.

Dalam

penjelasannya

al-Zamuji tidak begitu

banyak

menyatakan

ketentuan-ketentuan

yang harus dilakukan

dalam melaksanakan musyawarah, namun

ia lebih banyak

menceritakan pengalaman-pengalaman

dari

beberapa

pelajar yang ketika

ingin menuntut

ilmu

pengetahuan diawali dengan bermusyawarah dengan para tokoh

/

ulama pada masa

itu.

Selain itu al-Zamuji juga mengutip beberapa pendapat tokoh, semisal perkataan

Ali

dan Suf,an Tsauri, pemyataan dua orang tokoh tersebut adalah:

)21 .-M1Ft :J", ,o_2j;u o, jr,l J.tLa t :ull JU

J.r J*.,, .M) .t)b-) 4w s\: J .r J*Ju ,iJ" !J

C Y;4J .,,, Y ,Fs ,st*- st .ts:-i. !

"(: eV €it

..>) G)jll OUJ d,)tJU,-. Jtit ,-.,;L+ !J

4J

jr ) J,.

'/ y'Jl :-Ut .J t'; .irr .rr:+ i./-Jl f -dr,l g )JL; :.ill

+.-)l) a,ot

a=r

or-2L:Jl oK; ,t4t--rl;,J',!kSbl

Artinya:

"Ali

Ra berkata: "Tiada seorang I'ang

nsak ktrena

hermus.tltluruh"

dan juga dikatakan :"Satu orang utuh, setengah orang dun orong lak berarti, orung utuh yaitu orang yang mempunyai pendapat benar juga

mau

bermusyawarah. sedangkan

setengah orang yaitu

yang mempunyai pendapat benar tetapi

tidak

mau bermusyawarah, atau

turut

bermusyawarah tetapi

tidak

mempunyai pendapat, dan orang yang tidak berarti adalah orang yang tidak mempunyai pendapat lagi

tidak pula mau

bermusyawarah".

Dan

kepada

Sufian

Ats-Syauri,

Ja'far

Ash-Shodiq

ra

berkata: "Musyawarahkan urusanmu tlingan orang-orang yang bertolova kepada Alloh SWT"

Menuntutu ilmu adalah perkara paling mulya. tetapi juga paling sulit.

Karena itulah,

musyawarah.

disini menjadi lebih penting

dan diharuskan pelaksanaannya".3a

Dari

pemyataan

Ali

Karramallahhu

Waj'hah

tersebut, ia

mengkatagorikan tipologi orang dikaitkan dengan

kegiatan musyawarah, ada tiga: pertama adalah

tipe

orang utuh,

yaitu

orang yang mempunyai pendapat benar tetapi tetap mau ikut dalam kegiatan musyarvarah,

menurut penulis orang-orang

semacam

ini

akan

bertambah dan berkembang wawasannya karena selain dia mempunyai satu pendapat maka

iajuga

akan mendapatkan masukan-masukan dari pendapat orang lain t'aktor itulah yang akan menjadikan ia tebih maju dan berkembang. kedua

tipe

Orang .setengah,

ini

merupakan tipe orang yang mempunyai pendapat tapi tidak mau ikut dalam kegiatan musyawarah, tip€ orang semacarn

ini

menurut penulis merupakan tipe orang

yang

merugi karena

sikap

demikian

tidak

akan menambah

wawasan keilmuannya dan pengalamannya,

dikarenakan keengganannya dafam bermusyawarah, ketiga tipe Orang lak berguna,

ini

merupakan

ripe-ripe orang yang binasa sebab sela:n

tidak mempunyai pendapat yang

benal

orang semacam

ini juga

enggan bermusyawarah hingga kerugian yang ada padanya ada

du4

perrama

sudah

tidak

punya pendapat benar dan

tidak

mau bermusyawarah,

ta Aliy As'o,l. Binbihgon Bogi Pemtntul llm , h. 17

kerugian-kerugian

inilah

yang menjadikannya masuk pada kategori orang binasa.

Jika

dilihat dari nilai

maniaat

dari

metode Musyawarah ada beberapa fungsi manajemen yang dapat dilakukan, yaitu perencanaan

Qtlanning),

Pengorganisasian

(organizing),

Pengarah (directing), Pengawasan

(controlling), dan Koordinasi (coordinating),

adapun manfaat

dari

musyawarah adalah dimungkinkan terkikisnya istilah prinsip elitisme, yang mengajarkan bahwa yang

jadi

pemimpin adalah yang paling tahu cara mengurus dan menyelesaikan masalah.

2)

Mudzakarah, Munadharah (Diskusi) dan Mutharahah

Metode

selanjutnya

adalah

mudzakarah, munadharoh dan mulharahah, menurut

Drs. H. Aliy As'ad

kata mudzakarah dalam terjemahan kitab

Ta'lim Muta'allim

itu diartikan dengan fontnr saling mengingatkan, kemudian munadharah diartikan dengan

fr;ntm

saling mengadu panclangun atau pendapat, terakhir mutharahah diartikan dengan

fontm diskusirs

penyebutan pada ketiga istilah

ini

memang lebih populer dikalangan Satri ketimbang pelajar-pelajar yang ada di lembaga-lembaga pemerintah, ketiga metode

ini

biasanya dilakukan secara berkelompok oleh para santeri. setelah sebelumnya materi itu dipelajari bersama-sama dengan ustdaznya. kegiatan belajar dengan metode tersebut biasanya dilakukan pada waktu-waktu

esktr4

yaitu waktu yang memang disediakan untuk mengulang-ulang pelajaran atau

"

ibid.h. a9

istilah

di

pesantren Muthota,ah, sebagaimana

hal ini

pernah penulis alami sewaktu berada

di

pondok pesantren Darul

llmi,

ketiga metode

ini

biasa digunakan untuk membahas permamlahan_permasalahan atau

materi yang

siangnya dipelajari santri, menurut

al-Zamuji

metode belajar semacam

ini

lebih baik dan cepat didalam menguasai materi- materi pelajaran dibanding belajar sendirian, alasan al-Zamuji adalah dengan adanya

kegiatan

mudzakarah tersebut

pelajar

disamping

mengulang

pelajaran,

juga

menambah pengetahuan

yang

baru, pengetahuan

itu

hemat penulis adalah pengetahuan_pengetahuan yang berasal

dari

teman-teman

pelajar yang lainnya,

sehingga selain

pemahaman yang telah

dimiliki

pelajar

tadi,

ia

juga memiliki

dan mengetahui pemahaman dari teman-temannya, analoginya ketika dia

punya

pemahaman terhadap

satu materi, materi itu

kemudian di mudzakarahkan bersama lima orang temannya maka pelajar tadi akan mendapatkan pengetahuan, dan pendapat yang berbeda dari lima orang tenannya yang aktifl dalam kegiatan mudzakarah tersebut, sehingga pelajar tadi didalam saru materi yang sama ia akan mendapatkan lima pengetahuan, dan pandangan yang berbeda_beda, hal inilah yang akan memperkaya dan menambah khazanah keilmuan pelajar, dan rentunya pengembangan wawasan itu tidak akan didapat bagi pelajar yang tidak melakukan metode

belajar

dengan mudzakarah. Munadharah dan muthorahah-

Dalam metode diskusi atau dalam istilah

al_Zarnuji muthorahah juga dipergunakan oleh nabiyullah Ibrahim As, sewaktu beliau menghanc'rrkan berhala-berhala sesembahan ummatnya, dalam diskusi tersebut nabi lbrahim ingin meyakinkan pada ummatnya bahwa berhala adalah benda mati yang tidak bermanfaat dan tidak pula dapat memberikan kemudharatan, sehingga cara atau metode yang tepat

dalam

menyampaikan

misi

tersebut adalah menggunakan metode

diskusi yang didalamnya ada saling uji

argumentasi sehingga kebenaran yang nampak tidak bisa terbantahkan lagi.

3)

Menghapal

Pembelajaran dengan metode menghapal dalam kitab Ta,lim Muta'allim penulis temukan dari perkataan al-Z.amuji, pada pasal

Vl,

halaman 34 yaitu:

(s=)\ ,t*s ,.)l

'---,.

,-r---.- ..f Yl ;* .r;L- ,st u.;ts

+LJ

sg-tJl

11 ,,>lr---.--,, C;l ,.-)t .-fj

,.g-rJr

.rr:l q5-ta-i :l-r.-lg dj

.g-rJl-g

,;g,;t ql_i cSJlf

,U).___;

t^ ;l-1

.11

Artinya:

"Suatu

cara

yang lebih efisien dan efektif untuk menghapal pelajaran

Itly Tu!"li

pendidikan yaitu: pelajaran hari kemaren diulang'5 (iima) kali, hari lusa 4 (empat) kali. hari kemaren 3 (tiga) kali, har-i sebelum itu 2 (dua) kali dan

hari

sebelumnya lagi satu kali. 16

'u ibid. h.59

Menghapal yang dianjurkan oleh al-Zarnuji merupakan salah satu

dari

pada bentuk metode resitasi- Seorang penuntut

ilmu

harus dapat menghapal pelajaran yang telah diberikan dan dipelajari. Untuk menghapal memerlukan waktu yang lama, sebab apabila riilakukan dengan begitu

saj4

maka hasil hapalannya mudah terlupakan, oleh karena

itu al-Zamuji

memberikan metode manghapal dengan cara pelajaran yang lalu diulang sebanyak lima kali, pelajaran dua hari yang lalu diulang empat kali, pelajaran tiga hari yang lalu diulang sebanyak tiga

kali,

setelah empat hari kemudian pelajaran

itu

diulang dua kali, dan pelajaran lima hari yang lalu diulang satu kali.

Pada metode menghapal,

materi yang

akan dihapal, harus disesuaikan dengan kemampuan pelajar dalam kekuatan menghapal dcngan cara menguiang-ulang pelajaran, dan

juga

dalam menghapal ungkap al-Zamuji, pelajar harus menggunakan suaranya dengan keras

dan penuh semangat, namun juga jangan

terlalu

berlebihan, hingga tidak menyusahkan dan menyakiti

diri

sendiri. Karena segala perkara

itu

yang terbaik adalah dilakukan secara

adil

proposional./sedang- sedang saja.

Dan

juga

al-Zamuji memberikan anjuran untuk pelajar supaya mudah menghapal

ilmu

pengerahuan haruslah mematuhi peraturan sebagai berikut:

a)

Senantiasa mengulang hapalan, berusaha keras serta mengurangi makan dan

juga

memakan makanan yang dapat mengeluarkan dahak, shalat diwaktu malam dan membaca al-Qur'an.

b)

Senantiasa memb€rsihkan gigi, minum madu dan memakan 2

I

bij i

anggur

kering

setiap

hari jika

merasa

lapar,

sebelum makan makanan yang lain-

c) Menjauhkan diri dari perbuatan maksiat dan dosa

serta kegundahan, membaca tulisan

di

batu nisan, dan berjalan diantara iring-iringan onta dan membersihkannya dari kutu-kutu.37

Metode menghapal dari al-Zamuji

ini

merupakan metode unik yangjarang ada diketemukan, di masyarakat di abad ke

l2

Masehi, belajar dengan metode menghapal al-Zamuji itu sangat

efektif

bagi pelajar yang akan menghapal sebuah materi pelajaran. Sebab dengan menghapal maka

murid siap

menampilkan

ilmunya

dihadapan

orang lain,

misalnya membaca do'a" ceramah dan berbagai keterampilan lainnya.

b.

Metode Pendidikan menurut para tokoh.

l)

Dr.Abdunahman Shaleh Abdullah

Abdurrahman Shaleh

Abdullah dalam melihar fungsi

dan manfaat metode sangatlah penting, hal ini dapat dilihat dari pemyaraannya bahwa "guru tidak boleh memberi pengaruh kepada pelajar dengan metode

80

r7 Ahmad Zacky Syat'a dan Malluh Ahnan. tirika dan Kunci sukses Bclajar.200l. h

yang hanya akan merusak fitrahnya" hal ini menurut Abdurrahman Shaleh

"Allah tidak

mengutusku untuk mentbuat kerusakan alau perbuatan yang tidak ada gunanyo, melainkan mengutusku untuk mengajar dan

ntelakukan hal-hal yung muduh .

Berkaitan

dengan pengertian

hadist

tersebut

jelas

bahwa

seorang guru

sebagaimana

penjelasan Abdurrahman,

hendaknya memudahkan urusan-urusan

bagi para

pelajamya

dalam

membentuk kecendrungan-kecendrungan atau karakteristik kepribadiannya, sehingga

guru

harus

memiliki

pertimbangan

dalam

menentukan metode-metode mana yang harus diterapkan, sebagaimana guru harus bisa memilih waktu yang tepat untuk menyesuaikan dengan metode apa yang tepat pada waktu tersebut. Selanjutnya Abdurrahman mengungkapkan bahwa penerapan metode secara bertahap, dimulai dari yang sederhana menuju kepada hal

yang kompleks merupakan prosedur kependidikan yang

juga

diperintahkan

oleh

al-Qur'an. Sedangkan

variasi dalam

menggunakan

metode adalah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan

yang diharapkan. Menurut Abdurrahman Shaleh ada beberapa metode yang kesemuanya tedapat

dari al-Qur'an

walaupun

dalam

penyampaiannya

terlihat secara implisit, yaitu: Metode Mudzakarah,

Munadharah, Mutharahah.

Forum

Mudzakarah

(diskusi),

Munadharah

(saling

adu

pandangan

dan

argumentasi)

dan Mutharahah

(membacakan kitab

18 AMurrahman Shaleh Abdullah, l eori-teori Pendidikan Berdasarkon Al-Qur'aa Jakana. P'I. Rineka Cipta. 2005. h. 204

berdasarkan hadist nabi yang artinya:

pelajaran kepada temannya) adalah metode yang biasa dipakai oleh para

Santri,

sebagaimana dikatakan

oleh al-Zamuji

bahwa seorang santri hendaknya

selalu

membiasakan mudzakarah

dan

munadharah dan mutharahah, kesemua itu adalah bagian dari metode belajar mengajar yang ditawarkan al-Zarnuji, dalam hal

ini ia

mangatakan hendaknya kesenrua

metode itu

dilaksanakan

pelajar

dengan bersungguh-sungguh penuh kesadaran, penuh penghayatan dan mejaga hal-hal yang bersifat negatif.

2)

Dr. Armai Arief, M.A.

Metode

diskusi lebih rinci

dijelaskan

oleh Armai Arief

dia menyatakan diskusi adalah suatu proses yang melibatkan dua individu atau

lebih,

berintegrasi secara

verbal dan saling

berhadapan,

saling

tukar informasi (information sharing), saling mempertahankan pendapat

/sef

mainlenace)

dalam

memecahkan sebuah masalah

tertentu

(problenr solving) re metode diskusi dalam proses belajar mengajar adalah sebuah cara yang dilakukan dalam mempelajari bahan atau menyampaikan materi dengan

jalan

mendiskusikannya, dengan

tujuan dapat

menimbulkan pengertian sena perubahan tingkah laku pada peristiwa. Dengan demikian metode diskusi bisa diartikan bahwa metode diskusi adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran dimana guru memberi kesempatan kepada para

sisrva untuk

mengadakan pembicaraan

ilmiah guna

mengumpulkan pendapat,

membuat

kesimpulan

atau

men)rusun

berbagai

altematif pemecahan atas suatu masalah.

re Armai Arief. M.A. Pengdnktr

llnl

Dan ltetodologi pendi.li*an Islam, Jakana.

Ciputat Prcss: 2002. h. 145

Selain itu juga

dinyatakan

bahwa

dengan

metode

diskusi mempunyai fungsi untuk merangsang murid berpikir atau mengeluarkan pendapatnya sendiri mengenai persoalan-persoalan yang kadang-kadang

tidak

dapat dipecahkan

oleh

suatu jawaban atau satu cara

saj4

tetapi memerlukan wawasan/ilmu pe ngetahuan

yang mampu

mencari jalan terbaik (altematif terbaik).

3)

Nur Uhbiyati

Diskusi

merupakan metode

efektif yang

sangat

baik

untuk mengasah otak, melatih dalam memberikan pendapat, mengalahkan lawan, menumbuhkan kepercayaan pada

diri

sendiri bahkan mampu membina pelajar untuk mengungkapkan pendapat tanpa harus melihat teks.ao

Selanjutnya menurut

Armai Arief

ada beberapa syarat dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan metode diskusi agar kegiatan belajar tersebut bisa berjalan dengan baik.

y'

Permasalahan

yang

didiskusikan hendaknya

menarik

perhatian anak didik, seperti masalah-masalah yang masih hangat dan Up to Date,

/

Hendaknya persoalan yang didiskusikan adalah persoalan yang

relatif

banyak menimbulkan pertanyaan, sehingga

anak

didik terangsang untuk mengeluarkan pendapat masing-masing, sehingga tercipta suasana diskusi yang hangat dan aktif.

ro Dra. Nur Uhbiyati,llmr Pendidikan Isldrr, lJandung. Pustaka Setia: 1996, h. 159

/

Peranan

modemtor yang aspiratif dan

proposional sangat menentukan jalannya diskusi dengan baik.

/

Permasalahan

yang didiskusikan hendaknya

membutuhkan pertimbangan, dari berbagai pihak.al

Dari

pengertian diatas

jelas

seorang

guru harus

memulai langkah-langkah awal dalam pembelajaran dengan metode diskusi dengan

diawalai: (l).Guru dan murid

menentukan masalah, (2),Menentukan bentuk diskusi yang akan digunakan sesuai dengan masalah yang akan

didiskusikan dan

kemampuan

murid dalam

melaksanakan diskusi.

Sehingga proses kegiatan diskusi bisa berjalan dengan baik dan lancar.

4)

M. Rasyid Ridha

Ivtenurut M.Rasyid

Ridh4

metode musyawarah arla dikarenakan

Allah Swt telah

manganugrahkan kepada manusia akan kemerdekaan penuh dan kebebasan yang sempuma dalam urusan dunia dan kepentingan

masyaraka! dengan jalan memberi petunjuk untuk

melakukan musyawarah.

Menurutnya didalam

musyawarah

harus

menghasilkan agenda ketetapan

program yang

dijalankan, sebagai

wujud

aplikasi kervajiban ikhtiar manusia. Dengan demikian dalam bermusyawarah tidak membuang waktu sia-sia, sehingga terjadi adanya efisiensi waktu.

Menurut

M

Rasyid Ridha didalam metode musyawarah dalam pembelajaran harus mengandung unsur sebagai berikut:

)t

Armai Aief,,

Pengantar llmt. dan lLleto.lologi pendidikan lsl.)m, h.

l4j

a)

Pelajar mendapat hak untuk berbicara

Hak

bicara

yang dijamin didalam

kegiatan pembelajaran dengan metode musyawarah adalah pembicaraan tersebut mengandung makna

tabligh

dan amar

ma'ntf

nahi munkar. konsep

ini

merupakan salah satu ajaran Islam yang terdapat dalam musyawarah. dan hak kebebasan untuk mengungkapkan pendapat

ini

sudah ada dan dipraktekkan oteh

nabi

Muhammad Saw, Para

Khulafa'ur

Rasyidin serta masyarakat pada waktu itu.

b)

Pelajar mendapat kebebasan untuk memitih

"Kebebasan" merupakan syarat mutlak dalam mengembangkan potensi

fitrah yang dimiliki pelajar,

kebebasan

memilih dalam

metode musyawarah memberi gambaran bahwa dalam penrlidikan memerlukan adanya

demokrasi pendidikan, yaitu terjadinya interaksi

antara berbagai pengetahuan yang

dipelajari

dan pengalaman pelajar yang diperoleh

melalui

usaha-usaha

krsatif dari indifidu

masing-masing pelajar. Demokrasi pendidikan merupakan bentuk perlawanan dari sistem pembelajaran

yang

menjadikan

guru

sebagai pusat belajar.

(teacher oriented) sementara peserta

didik

dianggap

..robot"

yang

hanya datang, duduk dan mencatat segala intbrmasi yang disampaikan oleh guru.az

r: Subari, .!',pervisi Pe ndidikan Dalam Rangko perbaihan siluasi Mengajdr, Jaklnr,).

Bumi Aksara:1994. h.8

c. Keunggulen

Dan Kelemahan metode

Pendidikan dari d-Zarnuji

Metode dalarn

pembelajaran

yang

dikemukakan

oleh al-Zamuji cukuplah banyak, dan tidak hanya terbatas pada 4 (empat)

metode

sebagaimana penulis jelaskan dalam

skripsi ini,

namun keempat metode

inilah yang lebih banyak

pembahasaanya

dibanding dengan

metode lainnya"

dilihat dari

unsur kelebihan dan kekurangannya maka metode- metode

yang

dijelaskan

al-Zamuji

tersebut

tentu memiliki

kedua unsur tersebut.

1)

Kelebihan / keunggulan metode menurut al-Zarnuji

Pada

metode musyowarah dari

penjelasan

al-Zarnuji dan jika dibandingkan detgan

metode musyawarah

menuut para tokoh,

dapat

disimpulkan

bahwa metode Musyawarah mempunyai

kelebihan

sebagai berikut:

a) Belajar dengan metode musyawarah berarti pelajar

telah

melaksanakan

perintah Allah Swt, dalam firmannya didalam

al-

Qur'an yaitu:-r )Il u/ P ) u J

. yaitu: "dan bennusyawarahla dengan mereka dalam urusan

itu' kata'Lrusan"

masih bersifat umum sehigga dalam belajar mengajar pelajar

juga dituntut

untuk memecahkan berbagai persoalan dan

juga

permasalahan

baik itu terkait dengan materi ilmu

pngetatruan

maupun tugas

yang diberikan oleh

gurq

b)

Metode musyawarah bagi pelajar akan memberikan informasi dan masukan-masukan

dari pihak lain,

sebab

didalam

musyawarah

akan ditemukan teori-teori, masukan dan pendapat dari berbagai pihalq selanjutnya masukarL pendapat tersebut diuji, ditimbang dan dibandingkan deng;an pendapat ataupun

teori

lainnya selanjutnya

yang terbaik dan yang tepatlah nantinya akan

dijadikan kesepakatan bersama dalam pemecahan suatu masalah.

c)

Kadar pemahaman, kecintaan dan keikhlasan pelajar akan lebih terasah

dan teruji,

dengan

cara belajar

dengan menggunakan metode musyawarah,

d)

Adanya

nilai-nilai

kebebasan untuk

memilill

berpendapat dan berbicara dalam proses pendidikan akan dipercleh pelajar yang melakukan kegiatan pembelajaran dengan metode musyawarall sebab pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mengarahkan pelajar dalam mengembangkan frtahnya. Dan fitrah pelajar tidak akan berkembang manakala pendidikan hanya berbentuk interaksi satu arah.

Selain

keunggulan

dari metode

musyawarah, keunggulan metode diskusi/mudzakaralL munadharah

dan

mutharahah adalah

menginginkan adanya keaktiftan dari para pelajar

dalam mengembangkan

intelejarsi

intelektual,

spritual dan

emesionalnya sehingga

terciptalah

pelajar-pelajar

yang

berwawasan

luas

dan berkepribadian muslim.

2)

Kekurangan metode menut al-Zamuji

Peranan metode berasal dari kenyataan yang menunjukkan bahwa

materi

pendidikan

tidak mungkin akan tept diajarkan,

melainkan dib€rikan dengan cara-cara

yang

memperhatikan pada

tepat

tidaknya metode yang digunakan, ketidak tepatan dalam menggunakan metode akan menghambat proses kegiatan

belajar

mengajar

yang pada

akhimya berakibat pada mernbuang-buang waktu dan tenaga yang tidak diperlukan.

Untuk itu

metode pembelajaran mempuyai peranan yang amat penting

didalam

mensukseskan

kegiatan pembclajaran, sehingga

dalam

menentukan metode

guru

harus mangetahui

nilai-nilai

kelebihan dan kekurangan

dari

masing-masing metode ters€but.

hingga guru

bisa mengantisipasi

sisi

kelernahan metode yang digunakan dan menambah atau mempertahankan sisi positip dari metode yang dipilih.

Berikut akan penulis gambarkan beberapa kelemahan dari metode pembelajaran yang ditawar*an oleh al-Z:rrnll,ii:.

a)

Metode Musyawarah

Pada metode musyawarah

ini

merupakan sebuah metode untuk mencari keberanian dan melatih sikap berani untuk berbicara' namun

datam metode

musyawarah

jika tidak dipethatikan tata

cara pelaksanaan metode tersebut akan memunculkan beberapa hal negatif yaitu:

(l) Akan

mernunculkan

sikap negatif

berupa

emosi,

keangkuhan dengki dan dendam

jika

metode musyawarah

itu

tidak dilakukan dengan penuh kesadaran, tenang dan penuh penghayatan.

(2)

Jika

orientasi dalam bemusyawarah

untuk

menjatuhkan lawan bicara, maka akan memunculkan permusuhan

b)

Metode diskusi, Mudzakarah dan Mutharahah

Sedangkan pada maode diskusi, mudzakarah dan mutharaha juga memiliki sisi kekurangan,

jika

tidak mengindahkan proseJaturan

dalam

melaksanakan metod esebagaimana dimaksud, adapun sisi lemah dari metode itu adalah:

(l)

Jika tidak hati-hati, maka

jika

ada pelajar atau siswa yang tidak

aktif

dalam proses pembelajaran yang sedang berjalan, maka ia

akan menjadi

peserta

yang pasip didalam proses

kegiatan

pembelajaran ters€but, sehingga kegiatan diskusi akan didominasi pada pelajar-pelajar yang pandai dan fokal sehingga pelajar yang

'kurang"

pandai akan minder dan berdiam

diri

didalam proses pembelajaran

dengan metode diskusi. Dan metode

diskusi dijadikan kesempatan untuk melepas tanggung jawabnya.

(2)

Sulit

memprediksi hasil yang akan dicapai karena pembelajaran dengan metode diskusi biasanya memerlukan waktu yang lama dan panjang. Sehingga

untuk

mengukur kemampuan

yang

didapat pelajar akan sulit tercapai.

Dalam dokumen +mt - Digilib IAIN Palangkaraya (Halaman 111-141)

Dokumen terkait