• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 13 HASIL ASSESSMENT WASTE

G. Pekerjaan Pemasangan Keramik

Berdasarkan hasil WAM pekerjaan plester dan acian sebagaimana tabel di atas, tampak bahwa ranking waste tertinggi adalah Defect (18,92%), Motion (18,21%), dan Waiting (16,96%). Selanjutnya, Overproduction (15,07%), Inventory (11,51%), Processing (11,32%). Sedangkan. ranking terakhir Transportation dengan nilai 8%.

g. Pekerjaan Pemasangan Keramik

No Simbol Penjelasan

9 I_T Penumpukan material pekerjaan pemasangan keramik menyebabkan tingginya transportasi (pemindahan) material dari gudang penyimpanan

10 D_O Kerusakan pekerjaan pemasangan keramik mendorong pekerja membuat material pekerjaan melebihi yang diperlukan.

11 D_I Kerusakan pekerjaan pemasangan keramik berakibat pada penumpukan material

12 D_M Kerusakan pekerjaan pemasangan keramik berakibat pada gerakan pekerja yang tidak perlu (mengobrol, merokok, dsb.)

13 D_T Kerusakan pekerjaan pemasangan keramik menyebabkan tingginya transportasi (pemindahan) material dari gudang penyimpanan

14 D_W Kerusakan hasil pekerjaan pemasangan keramik menyebabkan pekerja menunggu arahan kerja dari mandor dan menunggu material

15 M_I Gerakan pekerja yang tidak perlu (mengobrol, merokok, dsb.) berdampak pada penumpukan material pemasangan keramik

16 M_D Gerakan pekerja yang tidak perlu (mengobrol, merokok, dsb.) berdampak pada kerusakan pekerjaan pemasangan keramik

17 M_P Gerakan pekerja yang tidak perlu (mengobrol, merokok, dsb.) berdampak pada proses pekerjaan pemasangan keramik yang tidak sesuai spesifikasi

18 M_W Gerakan pekerja yang tidak perlu (mengobrol, merokok, dsb.) berdampak pekerja menunggu arahan kerja dari mandor dan menunggu material pemasangan keramik 19 T_O Peningkatan transportasi (pemindahan) material

pemasangan keramik menyebabkan pekerja membuat bahan/material pemasangan keramik melebihi yang diperlukan.

20 T_I Peningkatan transportasi (pemindahan) material pemasangan keramik dari gudang penyimpanan menyebabkan penumpukan material

21 T_D Peningkatan transportasi (pemindahan) material pemasangan keramik dari gudang penyimpanan

No Simbol Penjelasan berdampak pada kerusakan hasil pekerjaan

22 T_M Peningkatan transportasi (pemindahan) material pemasangan keramik dari gudang penyimpanan menyebabkan gerakan pekerja yang tidak perlu (mengobrol, merokok, dsb.)

23 T_W Peningkatan transportasi (pemindahan) material pemasangan keramik dari gudang penyimpanan berdampak pekerja menunggu arahan kerja dari mandor dan menunggu material

24 P_O Proses pekerjaan pemasangan keramik yang tidak sesuai spesifikasi berdampak pada pekerja membuat material pemasangan keramik melebihi yang diperlukan.

25 P_I Proses pekerjaan pemasangan keramik yang tidak sesuai spesifikasi berakibat pada meningkatnya penumpukan material di gudang penyimpanan.

26 P_D Proses pekerjaan pemasangan keramik tidak sesuai spesifikasi berakibat pada kerusakan hasil pekerjaan 27 P_M Proses pekerjaan pemasangan keramik tidak sesuai

spesifikasi berakibat pada gerakan pekerja yang tidak perlu (mengobrol, merokok, dsb.)

28 P_W Proses pekerjaan pemasangan keramik tidak sesuai spesifikasi berakibat pada pekerja menunggu arahan kerja dari mandor dan menunggu material yang datang dari gudang penyimpanan.

29 W_O Pekerja menunggu arahan kerja dari mandor dan menunggu material yang datang dari gudang penyimpanan menyebabkan pekerja membuat bahan material pemasangan keramik melebihi yang diperlukan.

30 W_I Pekerja menunggu arahan kerja dari mandor dan menunggu material yang datang dari gudang penyimpanan berakibat pada meningkatnya penumpukan material pemasangan keramik di gudang penyimpanan.

31 W_D Pekerja menunggu arahan kerja dari mandor dan menunggu material yang datang dari gudang penyimpanan menyebabkan berakibat pada kerusakan hasil pekerjaan pemasangan keramik

Berdasarkan tabel di atas lalu diberikan bobot dan ditabulasi ke dalam tabel berikut.

Tabel 68. Skor dan Tingkat Keterkaitan Pekerjaan Pemasangan Keramik

No Tipe Pertanyaan Skor Tingkat Keterkaitan

1 O_I 2 U

2 O_D 5 O

3 O_M 10 I

4 O_T 9 I

5 O_W 14 E

6 I_O 9 O

7 I_D 15 E

8 I_M 11 I

9 I_T 11 I

10 D_O 6 O

11 D_I 6 O

12 D_M 13 E

13 D_T 6 O

14 D_W 10 I

15 M_I 0 X

16 M_D 5 O

17 M_W 2 U

18 M_P 5 O

19 T_O 2 U

20 T_I 0 X

21 T_D 6 O

22 T_M 6 O

23 T_W 2 U

24 P_O 10 I

25 P_I 5 O

26 P_D 18 A

27 P_M 9 I

28 P_W 16 E

29 W_O 18 A

30 W_I 15 E

31 W_D 18 A

A= 17-20 (Absolutely Necessary), E= 13-16 (Especially Important), I= 9-12 (Important), O= 5-8 (Ordinary Closeness), U= 1-4 (Unimportant), X=0 (No Relation)

Dari Tabel 69, lalu dibuatlah Waste Relationship Matrix untuk pekerjaan pemasangan keramik.

2) Waste Relationship Matrix (WRM)

Adapun WRM untuk pekerjaan pemasangan keramik ini bisa ditilik pada gambar berikut.

From/To O I D M T P W

O A O O X U I A

I U A O X X O E

D O E A O O A A

M I I E A O I X

T I I O X A X X

P X X X O X A X

W E X I U U E A

A= Absolutely Necessary, E= Especially Important, I=Important, O=Ordinary Closeness, U= Unimportant, X=No Relation Gambar 29. WRM Pekerjaan Pemasangan Keramik

Berdasarkan SRW dan WRM pekerjaan pemasangan keramik, lalu dilanjutkan dengan pembuatan Waste Matrix Value seperti tabel berikut:

Tabel 69. Waste Matrix Value Pekerjaan Pemasangan Keramik

From/To O I D M T P W Total %

O 10 4 4 0 2 6 10 36 15,65

I 2 10 4 0 0 4 8 28 12,17

D 4 8 10 4 4 10 10 50 21,74

M 6 6 8 10 4 6 0 40 17,39

T 6 6 4 0 10 0 0 26 11,30

P 0 0 0 4 0 10 0 14 6,09

W 8 0 6 2 2 8 10 36 15,65

Total 36 34 36 20 22 44 38 230 100

% 15,65 14,78 15,65 8,70 9,57 19,13 16,52 100 Keterangan: A=10, E=8, I=6, O=4, U=2, dan X=0

Tabel di atas menunjukkan bahwa untuk wasteFrom

tertinggi adalah Defect (21,74%) dan terkecil yakni Processing (6,09%). Sedangkan, untuk wasteTo” tertinggi adalah Processing (19,13%) dan terendah Motion (8,7%). Berdasarkan nilai Waste Matrix Value tersebut, akan dilakukan penghitungan Waste Assessment Model (WAM) sebagaimana akan diuraikan lebih lanjut.

3) Waste Assessment Model (WAM).

a) Bobot awal pertanyaan kuesioner berdasarkan WRM.

Tabel 70. Bobot Awal Pertanyaan Kuesioner Berdasarkan WRM Pekerjaan Pemasangan Keramik

No Aspek Pertanyaan

Jenis Pertanyaan Bobot Awal Untuk Tiap Jenis Waste

O I D M T P W

1 Man To Motion 0 0 4 10 0 4 2

2 From Motion 6 6 8 10 4 6 0

3 From Defects 4 8 10 4 4 10 10

4 From Motion 6 6 8 10 4 6 0

5 From Motion 6 6 8 10 4 6 0

6 From Defects 4 8 10 4 4 10 10

67 Method From Process 0 0 0 4 0 10 0

68 From Defect 4 8 10 4 4 10 10

Total Skor 300 282 406 320 184 358 336

b) Bobot pertanyaan dibagi Ni

Tabel 71. Bobot Pertanyaan Dibagi Ni Pekerjaan Pemasangan Keramik

No Aspek Pertanyaan

Jenis Pertanyaan

Ni Bobot untuk Tiap Jenis Waste (Wjk) Wo.k Wi.k Wd.k Wm.k Wt.k Wp.k Ww.k

1 Man To Motion 9 0,00 0,00 0,44 1,11 0,00 0,44 0,22

2 From Motion 11 0,55 0,55 0,73 0,91 0,36 0,55 0,00

3 From Defects 8 0,50 1,00 1,25 0,50 0,50 1,25 1,25

4 From Motion 11 0,55 0,55 0,73 0,91 0,36 0,55 0,00

5 From Motion 11 0,55 0,55 0,73 0,91 0,36 0,55 0,00

No Aspek

Pertanyaan Jenis

Pertanyaan Ni Bobot untuk Tiap Jenis Waste (Wjk) Wo.k Wi.k Wd.k Wm.k Wt.k Wp.k Ww.k

6 From Defects 8 0,50 1,00 1,25 0,50 0,50 1,25 1,25

67 Method From Process 7 0,00 0,00 0,00 0,57 0,00 1,43 0,00

68 From Defects 8 0,50 1,00 1,25 0,50 0,50 1,25 1,25

Total Skor (sj) 52 46 64 42 36 48 58

Total Frekuensi (fj) 52 42 61 50 42 52 46

c) Perkalian antara bobot dengan penilaian hasil kuesioner WAQ

Tabel 72. Perkalian antara Bobot dengan Penilaian Hasil Kuesioner Pekerjaan Pemasangan Keramik

No Aspek Pertanyaan

Jenis Pertanyaan

Rata- Rata Jawaban

WAQ

Nilai Bobot untuk Tiap Jenis Waste (Wjk) Wo.k Wi.k Wd.k Wm.k Wt.k Wp.k Ww.k 1 Man To Motion 0,46 0,00 0,00 0,20 0,51 0,00 0,20 0,10

2 From Motion 0,17 0,09 0,09 0,12 0,15 0,06 0,09 0,00

3 From Defects 0,08 0,04 0,08 0,10 0,04 0,04 0,10 0,10

4 From Motion 0,25 0,14 0,14 0,18 0,23 0,09 0,14 0,00

5 From Motion 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

6 From Defects 0,38 0,19 0,38 0,47 0,19 0,19 0,47 0,47

67 Method From Process 0,21 0,00 0,00 0,00 0,12 0,00 0,30 0,00

68 From Defects 0,08 0,04 0,08 0,10 0,04 0,04 0,10 0,10

Total Skor (Sj) 17,79 15,67 21,61 13,84 13,32 15,00 19,53

Total Frekuensi (Fj) 50 39 60 48 39 50 46

d) Hasil Yj final untuk pekerjaan pemasangan keramik

Tabel 73. Hasil Perhitungan Waste Assessment Model (WAM) Pekerjaan Pemasangan Keramik

O I D M T P W

Skor Yj 3,04 3,16 3,01 3,16 2,91 3,33 2,97 Pj Faktor 0,02 0,02 0,03 0,02 0,01 0,01 0,02 Yj Final 0,06 0,05 0,08 0,08 0,03 0,05 0,07 Hasil Akhir (%) 15,16 11,88 18,49 17,86 8,24 11,25 17,12

Ranking 4 5 1 2 7 6 3

Dari tabel di atas menunjukkan bahwa untuk pekerjaan pemasangan keramik, ranking utama waste yaitu Defect (18,49%), diikuti Motion (17,86%), Waiting (17,12%) dan keempat adalah Overproduction (15,16%). Sedangkan, untuk tiga ranking berikutnya adalah Inventory (11,88%), Processing (11,25%) dan terakhir Transportation (8,24%).

h. Pekerjaan Pemasangan Pintu dan Jendela