• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

b) Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Tabel 4.12 Hasil Uji Independent Sample t Test Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Kelas Rata-rata thitung ttabel p Posttest eksperimen 74,55

2,171 2, 023 0,036 Posttest kontrol 64,21

Sumber: Output SPSS Versi 18, diolah dari lampiran 8

Untuk menentukan harga ttabel dengan mencari ttabel menggunakan tabel distribusi t dengan taraf signifikan a = 0,05 : 2 = 0,025 dan db = N-2 = 41-2 = 39 maka diperoleh t0,05 = 2,171. Setelah diperoleh thitung 2,171 ttabel = 2, 023 maka diperoleh thitung > ttabel atau 2,171 > 2,023 dan nilai sig (2-tailed) diperoleh 0,036 maka diperoleh 0,036 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh penggunaan media herbarium terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam konsep bagian-bagian tumbuhan siswa kelas IV SD Inpres Bontonompo Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa.

Data-data pengujian hasil hipotesis dikumpulkan peneliti dengan mengajarkan Bagian-bagian tumbuhan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan jumlah pertemuan sebanyak 6 kali yaitu 3 kali pertemuan di kelas eksperimen dan 3 kali pertemuan di kelas kontrol. Pertemuan 1 dan 2 di kelas eksperimen diawali dengan melakukan pretest kemudian dilanjutkan dengan pemberian treatment, pertemuan ke 3 dilanjutkan dengan proses pembelajaran kemudian dilakukan posttest. Pertemuan 1 dan 2 pada kelas kontrol diawali dengan pemberian pretest kemudian diberikan pembelajaran secara konvensional, pertemuan ke 3 dilanjutkan dengan proses pembelajaran kemudian dilakukan posttest. Pretest dilakukan pada awal pertemuan sebelum memberikan perlakuan dan posttest pada akhir pertemuan setelah selesai memberikan perlakuan untuk mengetahui hasil belajar siswa.

Hasil observasi aktivitas guru menunjukkan bahwa dalam melakukan proses pembelajaran didapatkan data yaitu: pada kelas eksperimen skor perolehan 178 pada kelas kontrol 149, skor rata-rata pada kelas eksperimen 3,4 pada kelas kontrol 2,8 dan persentase pada kelas eksperimen 68% pada kelas kontrol 56%.

dapat disimpulkan bahwa aktivitas guru dalam proses pembelajaran kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol.

Hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan bahwa dalam melakukan proses pembelajaran didapatkan data yaitu: pada kelas eksperimen skor perolehan 246 pada kelas kontrol 182, skor rata-rata pada kelas eksperimen 11,7 pada kelas kontrol 8 dan persentase pada kelas eksperimen 53,18% pada kelas kontrol 42,10%. dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa dalam proses pembelajaran kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol.

Dari hasil analisis statistik deskriptif diperoleh nilai pada kelas eksperimen yaitu: Pretest kelas eksperimen nilai rata-ratanya 39,55, nilai minimum 10 dan nilai maksimum 70. Pada posttest kelas eksperimen nilai rata-rata 74,55, nilai minimum 50 dan nilai maksimum 100. Pada pretest kelas kontrol nilai rata-rata 38,42, nilai minimum 10 dan nilai maksimum 70. Pada posttest kelas kontrol nilai rata-rata 64,21, nilai minimum 30 dan nilai maksimum 90.

Analisis data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari uji normalitas dan uji homogenitas yang dilakukan berdasarkan hasil pretest dan posttest masing-masing kelas. Uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan diketahui bahwa sig = 0.098 untuk pretest kelas eksperimen dan sig = 0,150 untuk posttest kelas eksperimen, nilai sig = 0,200 untuk pretest kelas kontrol dan nilai sig = 0,107 untuk posttest kelas kontrol, dan taraf signifikansi yang digunakan ialah a = 0,05 sehingga terdistribusi normal karena nilai sig >

0,05.

Analisis berikutnya ialah uji homogenitas yang memiliki tujuan untuk melihat apakah variansi-variansi dari populasi sama atau tidak. Uji varian pada uji homogenitas dilakukan menggunakan program SPSS versi 18. Hasil pengujian uji homogenitas dengan taraf signifikansi α (5 %) diperoleh data signifikansi hasil belajar IPA materi bagian-bagian tumbuhan yaitu 0,502. Karena nilai 0,502 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua populasi memiliki variansi sama atau homogen.

Setelah melaksanakan pembelajaran yang telah dijelaskan maka hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA konsep bagian-bagian tumbuhan dengan

menggunakan media herbarium lebih baik dari hasil belajar menggunakan pembelajaran konvensional.

Analisis data dan uji hipotesis pada pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh t0,05 = 0,216. Setelah diperoleh thitung 0,216 ttabel = 2, 023 maka diperoleh thitung < ttabel atau 0,216 < 2, 023 dan nilai sig (2-tailed) diperoleh 0,830 maka diperoleh 0,830 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1

ditolak.

Analisis data dan uji hipotesis pada posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thitung 2,171 ttabel = 2, 023 maka diperoleh thitung > ttabel atau 2,171

> 2,023 dan nilai sig (2-tailed) diperoleh 0,036 maka diperoleh 0,036 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh penggunaan media herbarium terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam konsep bagian-bagian tumbuhan siswa kelas IV SD Inpres Bontonompo Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa.

Kesimpulan, berdasarkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa melalui media herbarium lebih baik dari hasil belajar yang menggunakan pembelajaran konvensional hal ini dipertegas dengan penelitian yang dilakukan oleh Hermanti Hasugian, Martina Asiati Napitupulu perbedaan hasil belajar spermatophyte siswa yang diajar menggunakan media herbarium dan tanpa herbarium di kelas X SMA Negeri 2 Kisaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar Biologi siswa pada media herbarium dengan tidak menggunakan media herbarium pada materi spermatophyte SMA Negeri 2 Kisaran. Hal ini sesuai dengan pernyataan Maryati Z yang mengemukakan bahwa banyak hasil penelitian yang menunjukkan bahwa proses pendidikan akan lebih berhasil bila anak turut

aktif dalam proses pendidikan tersebut. Dengan perkataan lain, yang menjadi pusat kegiatan dalam kegiatan pendidikan bukalah guru melainkan anak. Hal ini mengandung pengertian perlunya berbagai fasilitas belajar, termasuk media pendidikan. Pernyataan lain yang dipertegas dalam penelitian yang dilakukan oleh British Audio-Visual Association menghasilkan temuan bahwa rata-rata jumlah informasi yang diperoleh seseorang melalui indera menunjukkan komposisi sebagai berikut:

75% melalui indera penglihatan (visual) 13% melalui indera pendengaran (auditori) 6% melalui indera sentuhan dan perabaan 6% melalui indera penciuman dan lidah

Dari hasil temuan penelitian tersebut dapat diketahui bahwa pengetahuan seseorang paling banyak diperoleh secara visual atau melalui indera penglihatan.

Dengan demikian, penggunaan media yang dapat dilihat (visual) dalam kegiatan pendidikan untuk anak akan lebih menguntungkan, sedangkan proses pendidikan yang sebagian besar bahan ajar disampaikan secara verbal dengan mengandalkan indera pendengaran tidak banyak menguntungkan dalam pencapaian tujuan pendidikan.

Selain itu, ditegaskan juga dengan pernyataan dari Sapriati Objek nyata (realia) adalah benda sebenarnya yang digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Realia mudah didapat dan dapat membangkitkan minat belajar, serta dianggap sebagai media ideal untuk memperkenalkan siswa kepada suatu topik baru. Contoh media ini untuk pembelajaran IPA adalah (1) bagian dari tumbuh-tumbuhan dan hewan untuk melihat secara dekat tentang struktur dan

fungsinya, (2) spesimen, yaitu tumbuh-tumbuhan, hewan, atau bagian-bagiannya yang diawetkan, misalnya insektarium, terarium, herbarium untuk memudahkan pengamatan dalam pembelajaran topik tertentu.

71 BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan penelitian, uji hipotesis dan analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan media herbarium dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran IPA memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Inpres Bontonompo. Pada analisis Uji T yaitu nilai posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thitung = 2,171 dan ttbel = 2, 023 pada taraf signifikan α = 5% dengan p = 0,036 sehingga 2,171 > 2, 023 atau 0,036 < 0,05 , maka t hitung > t tabel dengan demikian H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media heribarium terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam konsep bagian-bagian tumbuhan siswa kelas IV SD Inpres Bontonompo Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan yang telah diberikan, peneliti memberikan saran sebagai berikut:

1. Disarankan kepada guru khususnya guru IPA agar memepertimbangkan penggunaan media herbarium dalam pembelajaran agar pembelajaran lebih menarik.

2. Untuk mempermudah dalam pencapaian kompetensi dasar diharapkan kepada guru untuk lebih mengoptimalkan penggunaan media dan memilih media yang relevan dengan pembahasanmateri pelajaran.

3. Bagi peneliti yang berminat mengembangkan lebih lanjut penelitian ini, diharapkan mencermati keterbatasan penelitian ini, sehingga penelitian selanjutnya dapat menyempurnakan hasil penelitian ini.

73

DAFTAR PUSTAKA

Amal, Amri. 2019. Bahan Ajar Konsep Dasar IPA. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.

Anggari, Angi st, dkk. 2017. Buku Siswa Tema 3 Peduli Terhadap Lingkungan.

Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Arifin, zainal. 2011. Evaluasi Pembelajaran, Bandung: Remaja Rosda Karya.

Badan Penelitian Dan Perkembangan Pertanian. 2012. Indigofera Sebagai Pakan Ternak. Jakarta: IAARD Press.

Dahar, Ratna wilis. 2011. Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Erlangga.

Gusti Ayu Pt Nova Widiyantini dkk. Penerapan Pembelajaran Inkuiri dengan Bantuan Herbarium untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 32 Pemecutan Kecamatan Denpasar Barat. E-juornal PGSD, Volume 2 Nomor 1.

Hermanti Hasugian & Martina Asiati Napitupulu. 2016. Perbedaan Hasil Belajar Spermatophyta Siswa yang Diajar Menggunakan Media Herbarium dan Tanpa Herbarium di Kelas X SMA Negeri 2 Kisaran. Jurnal Pelita Pendidikan.Volume. 2 Nomor. 3.

Kadryanto, dkk. 2006. Biologi 1. Yudhistira.

Karmana, Oman. 2007. Cerdas Belajar Biologi. Bandung: Grafindo Media Pratama.

Kurniawan, Deni. 2014. Pembelajaran Terpadu Tematik (Teori, Praktek, Dan Penilaian). Bandung: Alfabeta.

Marthaa Saa, dkk. 2016. Studi Penerapan Media Herbarium pada Pembelajaran Biologi Sub Materi Tumbuhan Spermatopytha di SMP Kabupaten Sorong.

Biolearning Journal. Volume 3 Nomor 2.

Maya A. Pujiati. 2017. Seni Membuat Herbarium. Solo: Tiga Ananda.

Mudlofir, Ali. 2014. Pendidik Nasional. Depok: PT. Rajagrafindo Persada.

Mulyasa. 2013. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Neolaka Amos & Grace Amialia A. Neoloca. Landasan Pendidikan Dasar Pengenalan Diri Sendiri Menuju Perubahan Hidup. Depok: Kencana.

Rimang, Siti Suwadah. 2011. Meraih Predikat Guru dan Dosen Paripurna. Bandung:

Alfabeta.

Sadiman, Arief S, dkk. 2012. Media Pendidikan. Depok: Rajawali Pers.

Samad Muliati & Maryati Z. 2017. Media Pembelajaran. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.

Sapriati, Amalia. 2014. Pembelajaran IPA di SD. Banten: Universitas Terbuka.

Sugiyono. 2018a. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

. 2019b: Metodologi Penelitian Pendidikan (Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D dan Peneitian Pendidikan). Bandung: CV.

Alfabeta.

Sujana, Atep. 2014. Dasar-dasar IPA . Bandung: UPI Press

Sujana, Nana. 2012. Penelitian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Supardi. 2017. Statistika Deskriptif untuk Penelitian Pendidikan. Banten: PGSD UPI Kampus Serang

Susanto, Ahmad. 2016. Pengembangan Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jakarta:

Prenadamedia Group.

Syafaruddin, dkk. 2019. Guru, Mari Kita Menulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Deepublish Publisher.

Tim Pustaka Phoenix. 2012. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi terbaru. Jakarta Barat: PT. Media Pustaka Phoenix.

Prastowo, Andi. 2017. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik Terpadu. Jakarta: Kencana.

Wedyawati Nelly & Yasinta Lisa. 2019. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.Yogyakarta: CV. Budi Utama

LAMPIRAN-LAMPIRAN

LAMPIRAN 1

RENCANA PELAKSANAAN

PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

(RPP KELAS EKSPERIMEN) Satuan Pendidikan : SD Inpres Bontonompo

Kelas / Semester : IV / 1 (Satu)

Tema 3 : Peduli Terhadap Makhluk Hidup

Sub Tema 1 : Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku Muatan Terpadu : IPA

Pembelajaran ke : 3

Alokasi waktu : 6 pertemuan (2 x 35) menit A. KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI IPA

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.1 Menganalisis hubungan antara

bentuk dan fungsi bagian tubuh pada hewan dan tumbuhan

3.1.1 Menganalisis hubungan antara bentuk dan fungsi bagian-bagian tumbuhan

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa mampu mengidentifikasi bagian-bagian tubuh tumbuhan 2. Siswa mampu menjelaskan fungsi bagian-bagian tumbuhan.

D. MATERI PEMBELAJARAN

 Bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya

E. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN Pendekatan Pembelajaran : Saintifik

Metode Pembelajaran : Pembelajaran kooperatif

Model Pembelajaran : Kooperatif learning tipe (STAD)

Teknik : Diskusi, tanya jawab, penugasan, dan ceramah Pertemuan 1

F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu Pendahuluan  Kelas dibuka dengan salam, menanyakan

kabar, dan mengecek kehadiran siswa.

 Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa.

 Menyanyikan Lagu Garuda Pancasila.

 Guru melakukan apersepsi

 Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan dan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan.

15 menit

Kegiatan inti

 Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok secara heterogen

 Guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengamati media herbarium materi bagian-bagian tumbuhan: akar, batang, daun, bunga, dan buah/biji.

 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang bagian-bagian tumbuhan dan penjelasannya.

 Siswa mengerjakan tugas yang berikan guru secara berkelompok kemudian mempersentasikannya

 Guru memberikan kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa

45 menit

Penutup  Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.

 Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran.

 Kelas ditutup dengan do’a bersama dipimpin salah seorang siswa.

10 menit

G. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

Sumber Belajar : Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV, Tema 3: Peduli Terhadap Makhluk Hidup, Subtema 1: Hewan dan Tumbuhan

di Lingkungan Rumahku, Pembelajaran 3. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Media : Tumbuhan hasil pengawetan (Herbarium).

Pertemuan 2

F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu Pendahuluan  Kelas dibuka dengan salam, menanyakan

kabar, dan mengecek kehadiran siswa.

 Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa.

 Menyanyikan Lagu Garuda Pancasila.

 Guru melakukan apersepsi

 Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan dan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan.

15 menit

Kegiatan inti

 Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok secara heterogen

 Guru membuka kegiatan kembali dengan memperlihatkan jenis-jenis akar, batang, daun, bunga, dan buah/biji yang telah diawetkan.

 Guru menjelaskan materi ajar

 Guru membagikan tugas kepada setiap kelompok kemudian mempresentasikan di depan kelas

 Guru memberikan kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa

 Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.

45 menit

Penutup  Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.

 Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran.

 Kelas ditutup dengan do’a bersama dipimpin salah seorang siswa.

10 menit

G. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

Sumber Belajar : Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV, Tema 3: Peduli Terhadap Makhluk Hidup, Subtema 1: Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku, Pembelajaran 3. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Media : Tumbuhan hasil pengawetan (Herbarium).

Pertemuan 3

F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu Pendahuluan  Kelas dibuka dengan salam, menanyakan

kabar, dan mengecek kehadiran siswa.

 Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa.

 Menyanyikan Lagu Garuda Pancasila.

 Guru melakukan apersepsi

 Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan dan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan.

15 menit

Kegiatan inti

 Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok secara heterogen

 Guru membuka kegiatan dengan memperlihatkan media herbarium materi bagian-bagian tumbuhan beserta menjelaskan fungsinya.

 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya.

 Siswa mengerjakan tugas yang berikan guru secara berkelompok kemudian mempersentasikannya

 Guru memberikan kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa

 Siswa menjawab pertanyaan dari guru

45 menit

Penutup  Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.

 Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran.

 Kelas ditutup dengan do’a bersama dipimpin salah seorang siswa.

10 menit

G. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

Sumber Belajar : Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV, Tema 3: Peduli Terhadap Makhluk Hidup, Subtema 1: Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku, Pembelajaran 3. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Media : Tumbuhan hasil pengawetan (Herbarium).

H. PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA (Pretest)

No Soal Kunci

Jawaban

Kriteria Skor 1 1. Bagian-bagian tumbuhan di bawah ini,

kecuali….

a. Akar, batang, daun, bunga, buah/biji c. Daun b. Batang

c. Daun

d. Taring d. Taring

e.

d. Taring

Benar 10

Salah 0

2 2. Tulang daun menyirip misalnya pada…

a. Bambu c. Pepaya

b. Jambu c. Pepaya

d. Ketela d. Ketela

b.Jambu

Benar 10

Salah 0

3 3. Kangkung dan bayam adalah contoh tumbuhan berbatang…

a. Kayu c. Basah

b. Kulit c. Basah

d. Daun d. Daun

c. Basah

Benar 10

Salah 0

4 4. Tempat melekatnya daun, bunga dan buah adalah…..

a. Akar c. Punggung

b. Batang c. Punggung

d. Taring d. Taring

b.Batang Benar 10

Salah 0

5 5. Jambu dan mangga adalah tumbuhan yang memilki akar…

a. Serabut c. Tunggal

b. Tunggang c. Tunggal d. Tinggal

d. Tingga b.Tunggang

Benar 10

Salah 0

6 6. Daun dibedakan menjadi daun…

a. Daun tunggal dan daun majemuk c. Daun sendiri dan daun dua b. Daun individu dan daun sejajar

c. Daun sendiri dan daun dua

d. Daun semangka dan daun mangga d. Daun semangka dan daun mangga a.Daun

tunggal dan daun majemuk

Benar 10

Salah 0

7 7. Batang berfungsi untuk mengangkut zat hara dari…

a. Akar ke batang c. Akar ke daun

b. Batang ke daun c. Akar ke daun

d. Daun ke akar d. Daun ke akar

c.Akar ke daun

Benar 10

Salah 0

8 8. Salah satu bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat

perkembangbiakan misalnya pada tanaman cocor bebek adalah…

a. Batang c. Bunga

b. Daun c. Bunga

d. Akar d. Akar

b.Daun Benar 10

Salah 0

9 9.Bunga yang memiliki tangkai, kelopak bunga, mahkota bunga, putik dan benang sari disebut bunga…

a. Bunga mati c. Bunga sempurna

b. Bunga tak sempurna a. Bunga sempurna

b. Bunga tak lengkap d. Bunga tak lengkap

c.Bunga sempurna

Benar 10

Salah 0

10 10. Berikut fungsi daun adalah…

a. Menyerap air dan zat hara

b. Menjadi cikal bakal tumbuhan baru c. Menyerap cahaya matahari

d. Memperkokoh tumbuhan

c.Menyerap cahaya matahari

Benar

10

Salah 0

(posttest)

No Soal Kunci

Jawaban

Kriteri a

Skor 1 1. Yang termasuk bagian tumbuhan di

bawah ini adalah…

a. Ekor c. Taring

b. Batang c. Taring

d. Kepala d. Kepala d. Taring

e.

b. Batang

Benar 10

Salah 0

2 2. Daun sejajar misalnya pada tumbuhan…

a. Ketela b. Pepaya c. Mangga d. Jangung

d. Jagung

Benar 10

Salah 0

3 3. Gambar di bawah ini merupakan tumbuhan yang berbatang…

a. Berkayu b. Basah

c. Lunak d. Rumput

a. Basah

Benar 10

Salah 0

4 4. Batang merupakan tempat melekatnya bagian tumbuhan lainnya yaitu…..

a. Akar c. Daun, bunga dan bu

b. Taring

c. Daun, bunga dan buah

d. Rambut akar d. Rambut akar d. Taring

c. Daun, bunga dan

buah Benar 10

Salah 0

5 1. Pohon kelapa merupakan tumbuhan yang berakar…

b.Serabut

Benar 10

Salah

0

a. Pendek b. Serabut

c. Tunggang d. Tinggi

6 2. Batang memilki 3 jenis yaitu…

a. Basah, berkayu dan rumput b. Lunak, keras dan ringan c. Berair, menguap dan lurus d. Ringan, berat dan lurus

d. Daun semangka dan daun mangga a. Basah,

berkayu, dan rumput

Benar 10

Salah 0

7 3. Bagian tumbuhan yang berfungsi mengangkut zat hara dari akar ke daun adalah…

a. b.

c. d.

b.

Benar 10

Salah 0

8 4. Bagian tumbuhan sebagai tempat fotosintesis adalah…

a. Daun b. Bunga c. Buah d. Batang

d. Akar

a. Daun Benar 10

Salah 0

9 5. Bunga sempurna memiliki bagian yang lengkap yaitu…

b.Tangkai,ke lopak bunga,

Benar 10

a. Mahkota bunga, putik dan benang sari

b. Tangkai, kelopak bunga, mahkota bunga, putik dan benang sari c. Kelopak bunga, bintik bunga, putik

dan benang sari

d. Putik, benang sari dan kelopak bunga

d. Bunga tak lengkap mahkota

bunga, putik dan benang sari

Salah 0

Benar

10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

(RPP KELAS KONTROL) Satuan Pendidikan : SD Inpres Bontonompo

Kelas / Semester : IV / 1 (Satu)

Tema 3 : Peduli Terhadap Makhluk Hidup

Sub Tema 1 : Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku Muatan Terpadu : IPA

Pembelajaran ke : 3

Alokasi waktu : 6 pertemuan (2 x 35) menit A. KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.

2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI IPA

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.1 Menganalisis hubungan antara

bentuk dan fungsi bagian tubuh pada hewan dan tumbuhan

3.1.1 Menganalisis hubungan antara bentuk dan fungsi bagian-bagian tumbuhan

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Siswa mampu mengidentifikasi bagian-bagian tubuh tumbuhan 2. Siswa mampu menjelaskan fungsi bagian-bagian tumbuhan.

D. MATERI PEMBELAJARAN

 Bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya

E. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Pembelajaran : Saintifik Metode Pembelajaran : Konvensional

Teknik : Tanya jawab, penugasan, dan ceramah Pertemuan 1

F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu Pendahuluan  Kelas dibuka dengan salam, menanyakan

kabar, dan mengecek kehadiran siswa.

 Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa.

 Menyanyikan Lagu Garuda Pancasila.

 Guru melakukan apersepsi

 Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan dan aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan.

15 menit

Kegiatan inti

 Peserta didik mengamati gambar yang ada dalam buku.

 Peserta didik membaca teks yang terdapat dalam buku Peserta didik tentang bagian- bagian tumbuhan

 Guru memberikan pertanyaan kepada siswa

 Siswa menjawab pertanyaan secara individu untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari

45 menit

Penutup  Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung.

 Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran.Kelas ditutup dengan do’a bersama dipimpin salah seorang siswa.

10 menit

G. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN

Sumber Belajar : Buku Guru dan Buku Siswa Kelas IV, Tema 3: Peduli Terhadap Makhluk Hidup, Subtema 1: Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku, Pembelajaran 3. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta : KementerianPendidikan dan Kebudayaan.

Media : Tumbuhan hasil pengawetan (Herbarium)

Dokumen terkait